DOKTER JENIUS

DOKTER JENIUS
DUNIA KECIL 1


__ADS_3

"Baik akan aku lakukan..." Ucap Yun Jin . tak lama terlihat Raja dan Siyue segera keluar dari Istana milik nya.


Setelah memberi pesan pada semua hewan kontraknya, Siyue segera menghilang dari ruang Teratai nya.


Tak Terasa hari-hari berlalu dengan cepat , penerimaan murid baru sudah berlalu hampir tiga minggu yang lalu. Para sahabatnya dan teman Siyue sudah Mulai Belajar di perguruan. benar saja , guru Wang langsung memilih Ning Si dan Feng Qun untuk menjadi murid pengobatan selain murid umum. Kekuatan mereka membuat mereka masuk ke dalam murid inti perguruan. Yang artinya mereka akan sering bertemu dan kembali bersama dengan Siyue , Yang merupakan murid khusus guru besar Yang Si .


Tapi Siyuepun tak bisa bersantai , Karena selain mempelajari ilmu dari guru Yang Si, Siyue juga harus mempelajari ilmu dari guru San We. Dan ternyata ilmu yang di ajarkan pada Siyue oleh kedua guru memiliki gerakan ilmu pedang ataupun kekuatan yang hampir sama. Entah memang mereka sengaja atau memang mereka dulu nya Satu perguruan. Siyue tidak tahu itu . Dan pelatiham Siyue semakin Muda , karena saat berlatih di ruang Dimensi Teratai , Dia mendapatkan pelatihan dari kedua murid senior dua perguruan itu. Sang Ayah dan sang Paman.


Saat Yun Jin tahu kalau Siyue juga murid dari guru besar nya, dia sangat kaget. Apa lagi mendengar kalau mereka berebut untuk menjadikan Siyue murid dua guru besar itu. Apalagi Sang ayah, Sima Yuan sampai meneteskan air Matanya karena bahagia saat mendengar semua itu


"Tak pernah kusangka kalau Putriku akan secerdas dan sejenius ini..."ucapnya dalam hati.


Mereka berdua melatih Siyue di Ruang Teratai dengan sungguh- sunggu. Hari- hari Siyue lalui dengan Latina terus menerus . sesekali dia akan pergi menghadap Guru besar. Atau bertemu dengan para sahabatnya untuk berlatih bersama. Beberapa Kali Siyue mengajak mereka berlatih di kaki gunung dengan seijin guru Yang Si. Dan pada pagi ini saat Siyue dan Raja menghadap guru besar. Guru besar memberitahukan akan Ada pertemuan di aula besar untuk semua murid.


"Kalian berdua Pergilah ke aula besar... Akan Ada pertemuan semua murid di sana,. " kata guru Yang Si.


" Baik guru..." Ucap mereka bersamaan.


Setelah memberi Hornat dan salam, Siyue dan Raja pergi keluar ruangan. Ketika mereka sampai di luar, tiba- tiba Ye Mai mendekati Raja dan Siyue.


"Maaf yang Mulia....Ada utusan dari Istana . Mereka mengatakan Ada kabar baru tentang Yang Mulia Kaisar dan Ratu, Juka masalah di perbatasan utara..Jadi yang Mulia di mohon segera kembali ke Istana..." Ucap Ye Mai. Mendengar berita itu, Raja menatap wajah Ye Mai lalu ke Siyue.


"Gege harus pergi, ini sangat Penting..." Jawab Siyue.


"Kau tidak apa - apa aku tinggal...?" Tanya Raja.


"Tidak masalah, dan bawa ketiga pengawal anda..." Ucap Siyue.


" Tidak. Ye Xie.." Namun ucapan Raja telah di potong Siyue.


"Yang Mulia....anda lebih membutuhkam mereka. Hamba masih Ada tiga pengawal dan hewan kontrak hamba.." Ucap Siyue sambil tersenyum lembut.


"Baiklah kalau itu maumu. Tapi Kau harus selalu hati- hati. Sebab aku tidak Ada di sampingmu.." Ucapnya khawatir.


"Jangan khawatirkan Siyue. Siyue akan baik-baik saja..." Ucap Siyue meyakinkan.


"kalau begitu aku pergi..jaga diri baik - baik sayang..." Ucapnya sambil memeluk dan nencium kening Siyue. Setelah itu dia melangkah pergi.


"Tunggu Tian'ge...!" Seru Siyue. Dia mengambil Beberapa botol pil dan air suci dari dalam Cincin Ruangnya serta mengeluarkan kuda milik Raja.


"Bawalah ini..." Ucap Siyue sambil menyerahkan tiga botol pil pada Raja dan dua botol pada ke tiga pengawal Raja.


"Apa ini...?" Tanya Raja.


"Pil penyembuh, dan pil Yuanyang serta air Suci. Untuk pil Yuanyang hanya Ada Beberapa biji...." Jawab Siyue.


Mendengar pemberian dari Siyue raja terlihat kaget . tak berapa lama Ada senyuman di wajahnya.


"Trimakasih Yue'er..." Ucapnya sambil kembali memeluk dan mengecup lembut kening Siyue.


"Baiklah aku pergi..." Ucap Raja dengan berat hati.


"Iya..hati-hati yang Mulia..." Jawab Siyue .


Siyue menatap ketiga pengawal pribadi Raja dan berkata .


" itu untuk kalian aku tidak mengharap kalian terluka. Tapi jika itu terjadi, obat di tagan kalian itu bisa menyembuhkannya yang karena obat di tangan kalian itu Adalah pil penyembuh dan air Suci. Dan aah ....aku hampir lupa ini pil untuk kuda kalian dan kuda Raja. Beri mereka pil dan air Suci semigu sekali... " ucap Siyue.


Mendengar apa yang di berikan Siyue pada mereka. Ketiganya Merasa sangat terharu.


"Trimakasih Putri..." Ucap mereka setempak.


"Sudah - sudah Pergilah, lihat kalian telah di tinggal oleh raja kalian..." Ucap Siyue .

__ADS_1


Mereka segera mohon diri dan pergi. Setelah melihat mereka telah pergi menjauh, Siyue segera melangkahkan kakinya pergi ke aula besar. Dan saat sampai di sana, dia melihat semua teman dan saudaranya telah berada di sana. Mereka terlihat sedang menunggu kedatangannya.


"Kalian sudah berada di Sini...?" Tanya Siyue sambil Tertawa.


"Kami menunggu kedatanganmu..lo mana Yang Mulia dan Tiga pengawalnya...?' Tanya Pangeran Luo Yi keheranana . sebab tidak pernah sedikitpun sang Raja pergi dari Sisi Siyue. Hingga waktu mereka bersama Siyue terbatas. mereka tahu begitu besar Cinta Raja para adik atau sahabat mereka itu .


"Ada sesuatu di Istana , mereka kembali keistana...." Ucap Siyue .


"Ya sudah Ayo kita masuk kedalam aula..." Ajak Feng Xun namun saat mereka akan melangkah masuk terdengar suara panggilan dari belakang mereka.


"Siyue....!" Teriak seseorang yang membuat mereka semua mencari arah suara. Terlihat Murong dan Lian Kun mendatangi mereka.


" Ternyata Kalian sudah berada di sini.." ucap Murong sambil memberi salam .


"Ternyata saudara Murong dan saudara Lian...apa kabar....?" sapa Feng Xun ramah .


"Maaf kami baru bisa bertemu dengan kalian hari ini , sebab Beberapa hari ini Ada tugas dari guru Munsa..." Ucap Murong .


"Tidak masalan...bukankah kita sekarang sudah bertemu..." ucap Feng Xun lagi .


"Hay Siyue apa kabar...? Lama tidak jumpa. Lo mana pengawal setiamu itu..." Ucap Murong


. "Pengal setia..? Siapa Yue'er...?" Tanya Feng Xun .


"Si Ye Xie.. Dia sedang bertugas dengan yang Mulia Raja..." Kata Siyue dengan tenang.


"Ya sudah Ayo kita masuk, sebentar lagi guru pasti akan datang..." Ucap Siyue. Merekapun segera masuk kedalam ruangan. Seperti biasa mereka akan menjadi pusat perhatian Dari semua murid terutama Siyue. Namun dengan gaya cueknya Soyue berjalan kearah tempat duduk yang ada di aula. Sikap Siyue membuat orang segan padanya. Apalagi mereka tahu kalau Pria tampan itu Adalah pria paling dekat dengan penguasa Kerajaan Darga ini . Siyue dan kawan - kawan segera duduk di tempat duduk yang cukup untuk mereka yang terdiri dari sebelas orang. Dengan tenang mereka menunggu kedatangan guru.


Tak berapa lama terlihat guru Wang , guru Munsa guru They datang dan berjalan kearah depan aula ..mereka segera berdiri memberi salam pada ke tiga guru . Setelah itu terlihat kedua guru , yaitu guru Wang dan guru They duduk . Sementara guru Munsa terlihat masih berdiri di depan para murid . dan tak lama diapun berkata.


"Kita mulai saja pembicaraan kita. Disini guru hanya memberitahukan pada kalian semua. Tiga hari lagi akan di bukanya Dunia kecil yang kalian tahu kalau Dunia kecil di buka setiap Lima tahun sekali . dan tiga hari lagi Dunia kecil akan Di buka . Karena kita baru saja menyelenggarakan penerimaan murid baru, maka guru tidak sempat mempersiapkan kalian untuk ikut memasuki Dunia kecil . Karena itu, Guru terpaksa meminta para murid inti Sekte yang akan pergi ke Dunia kecil. Jadi murid inti mulai hari ini harus bersiap untuk pergi kedunia kecil. Sedang untuk murid lain kalian tidak usah sedih, Ada tugas sendiri bagi kalian, begitupun untuk murid inti yang nantinya juga tidak terpilih kalian juga sama akan mendapatkan tugas dari Sekte. kiranya Pemberitahuan guru cukup sekian saja. Bagi Murid inti tetap di Sini dan untuk murid yang lain silahkan keluar. Dan tugas kalian akan guru umumkan nanti sore . sedang kan untuk murid baru, untuk sementara ini kalian tidak atau belum menerima tugas Dari Sekte. Anda boleh istirahat di kamar tinggal kalian dan untuk yang terpilih , kalian berada di Dunia Kecil selama satu bulan, jadi saat menhekang akhir bulan , kalian harus sudah berada fi batas Dunia Kecil dan Dunia Nyata . kalau tidak, kalian tidak dapat kembali lagi kedunia Nyata... ..." Ucap guru Munsa mengakhiri ucapannya . Setelah mendengar ucapan guru Munsa, semua murid terdiam. dan pada akhirnya mereka yang bukan murid inti keluar ruangan . kini tinggal murid inti yang terdiri dari seratus lima puluh orang itu saja yang Ada di ruangan itu . Dari beribu murid hanya tiga ratus murit yang masuk menjadi murid inti. Tapi separuhnya sekarang sedang mendapatkan tugas keluar Sekte dan tinggal seratus lima puluh orang saja yang tinggal Di sana .


Kini ganti guru Wang yang berdiri memberi petuah.


Sekte Tapak Dewa akan mengeluarkan lima kelompok, dan dalam Satu kelompok terdiri dari Delapan orang. Jadi kami akan menyeleksi kembali kalian semua. Dan untuk mereka yang tidak terpilih, jangan berkecil hati. Karena kalian akan mendapat tugas lebih pentimg lagi. Untuk soal pengujian Kami ber enam yang langsung turun sendiri . jadi kalian harus mempersiapkan diri dengan benar. Karena waktu tinggal tiga hari lagi. Maka seleksi akan kami mulai hari ini juga.


Nach sekarang kalian boleh beristirahat sebentar. Sambil menunggu Guru Yang Si dan Guru Rong serta guru Kim datang , ..." ucap guru Wang mengakhiti ucapannya.


Setelah menunggu Beberapa saat , tiga guru datang dan Guru besar Yang Si langsung memberi perintah untuk segera di mulai ujian seleksinya. Tak berapa lama terlihat satu persatu murid mendapat ujian dari keenam guru. Dan dari seratus lima puluh murid , hanya Siyue saja yang tidak mendapat ujian, Karena dia merupakan murid khusus dari guru Yang Si sendiri. Ketika hari telah Malam , ujian di lanjutkan besok pagi.


Keesokan Paginya sebelum mata hari terbit, ujian telah di Mulai kembali. Karena peserta tinggal sedikit. Maka ujian di lakukan oleh empat guru saja. Pada siang harinya. Telah terbentuk lima peserta yang bisa ikut masuk kedunia kecil . Dalam seleksi itu, ternyata Murong, Lian Kun dan Yuan Ru gagal ikut. Dan karena ke tiga kakak dan para sahabatnya lolos, Siyue meminta pada sang guru untuk memasukkan mereka dalam satu kelompok . (wah...Siyue nepotisme nich 😂) . Dan untung nya Guru Yang Si dan guru Wang menyetujuinya. Sebab guru Yang Si tahu kedekatan mereka dari kelompok Siyue Cs. Setelah di Tentukan kelompok para peserta . Mereka di beri waktu dua hari untuk bersiap- siap . Setelah keluar dari aula besar, mereka semua termasuk tiga sahabat mereka yang tidak lolos memilih ikut Siyue ke kamar Inap Siyue. Mereka yang akan pergi bersiap diri. Sedangkan yang Tiga cuma membantu saja. Walaupun hati mereka sedih, tapi mereka tidak sakit hati. Mereka bertiga membantu mempersiapkan segala kebutuhan temannya yang akan pergi ke Dunia kecil . Setelah semua sudah siap, dan bajupun memang berada di Cincin ruang mereka, maka mereka memilih untuk bermeditasi saja di ruang kamar Siyue.


Sore harinya Yuan Ru, Murong Dan Lian Kun harus berkumpul di aula kembali. Jadi tinggal Siyue Cs saja yang berneditasi di kamar Siyue. Meteka akan keluar kamar saat harus kembali sebentar kekamar mereka. dan sekalian makan di kantin, selebihnya mereka buat bermeditasi di ruangan Siyue atau berlatih di kaki gungung . Dua hari berlalu dengan cepat , Saat ini mereka telah bersiap akan pergi keaula besar untuk segera berangkat ke tempat pemberangkatan ke Dunia Kecil. Siyue telah mempersiapkan para sahabat dan sang kakak. Juga tiga hewan penjaga Siyue . Feng Qui, Tiger dan Liong Bay. Sedangkan beruang Salju dan Xiao Tu tetap berada di ruang Teratai. Tak lupa si Manja Ivy. Mereka berempat sudah berada di tempat mereka masing - masing, Tiger di leher Siyue seperti asesoris baju, Liong Bay yang melingkar dengan Indah di pergelangan tangan Kiri Siyue, dan Feng Qui yang duduk dengan tenang di pundak Siyue. Mereka hanya terlihat seperti asesoris pelengkapan penampilan Siyue yang terlihat tampan dan lembut itu.


Mereka segera keluar dari kamar Siyue. Ketika mereka akan meninggalkan kamar Siyue, tiba- tiba Raja dan ketiga pengawalnya datang . melihat kedatangan Raja, para sahabat dan Teman Siyue segera berangkat tetlebih dahulu . Sedangkan Raja segera memeluk tubuh Siyue dengan erat.


"Kalian akan pergi ke Dunia kecil...?" Ucap Raja.


"Iya..." Jawab Siyue.


"Kau harus hati-hati...jaga diri baik-baik...aku tidak ingin Kau mengalami masalan yang tidak kita ingin kan..." ucap Raja dengan wajah sedih


"Iya..aku akan selalu berhati-hati...gege juga seperti itu, jaga diri baik- baik...ingat , jangan lupa makan..." Ucap Siyue. Sebab Siyue tahu di saay Raja belum mengenalnya, Raja kuat tidak makan berhari - hari . Mendengar ucapannya sendiri, Siyue ingin Tertawa. Kenapa aku seperti berbicara dengan Suamiku.. Ck...gara- gara Raja Bucin, aku ikutan menghayati peran...." Batin Siyue.


"Iya aku akan ingat itu . Andai tidak Ada masalah di perbatasan pasti aku ikut kalian..." Ucap Raja sambil merenggangkan pelukannya dan menatap Siyue dengan tatapan sendu .


"Sudah jangan sedih...Siyue banyak yang jaga Kok.. Seharusnya gege yang harus hati-hati.. Karena kalian menghadapi musuh..." Ucap Siyue.


"Iya gege tahu...gege akan hati- hati...Karena sekarang sudah Ada Kau yang menunggu gege , Berapa hari Di dalam Dunia kecil...?" Tanya Raja lembut.


"Kata guru hanya satu bulan saja. Kami harus sudah berada kembali di pintu perbatasan Dunia kecil , satu bulan lagi..." Jawab Siyue.


"Kalau begitu satu bukan lagi Aku akan datang menjemputmu di sana." Ucap Raja.

__ADS_1


"Baik...dan kalian bertiga jaga Raja dengan benar, ingatkan selalu agar dia mau makan. Walaupun sedikit. Aku tahu dia kuat. Tapi dia sudah terbiasa makan saat betsamaku selama ini. , jadi lambungnya sudah terbiasa mendapatkan Isi. Kalau dia badel Laporkan itu padaku, jangan takut padanya, atau kalian yang akan mendapatkan masakan dengan dariku ...!" Ancam Siyue. Namun Matanya masih menatap Raja dengan tenang. Mendengar ucapan Siyue, Ke tiga pengawal Raja tersenyum dan berucap.


"Baik Putri... Kami akan melakukannya..." Ucap mereka bersamaan. Namun mereka menahan tawa saat melihat wajah crmberut Raja. Tapi sebenarnya Raja sangat terharu melihat perhatian Siyue padanya. Dia bagai di perhatikan oleh sang istri. Tak lama dia berucap .


"Iya sayang...aku akan memperhatikan kesehatanku..." Ucap Raja haru.


"Ya sudah aku mau pergi ke aula. Takutnya Guru telah menunggu kedatanganku..." Ucap Siyue.


"Aku akan mengantarmu..." Ucap Raja.


"Tidak usah...nanti gege akan semakin tidak ingin berpisah dengan Siyue. Sekarang kembalilah keperbatasan, Siyue akan ke Aula besar..." Ucap Siyue.


"Tapi sayang....." ucap Raja seakan tak ingin berpisah dengan Siyue .


"Gege....." Ucap Siyue lembut .


"Baik aku pergi. ..." Raja kembali memeluk Siyue. Terlihat jekas jesedihan dinwajah tamoan itu saat menatap Siyue. Siyue menyadari dalam beberapa bulan ini, Raja memang selalu bersamanya. Dan Kini mereka harus berpisah . Melihat kesedihan di wajah pria tampan itu, membuat Siyue tak tega.


".Sayang....bukankah kita hanya sebulan saja berpisah ..." Ucap Siyue .


"Iya aku tahu....tapi hatimu seaman tak rela berpisah denganmu...." Ucap Raja denfan wajah sedih.


"Satu bukan lagi jemput aku di perbatasan Dunia kecil. Sekarang aku pergi dulu... CUP....." ucap Siyue dambil berjinjit mencium sekilas bibir merah milik dang Raja. Dan dia Segara pergi meninggalkan Raja yang tertegun mendapatkan ciuman dari Siyue .di bibir nya . Sedangkan Siyue sendiri berjalan cepat meninggalkan Raja dan Merasakan wajahnya memerah Karena malu, Demi melihat wajah tampan itu agar tak begitu sedih, Siyue dengan nekat melakukannya.


Begitu juga dengan ketiga pengawal Raja. Mereka kaget melihat perbuatan Siyue yang tak pernah mereka sangaka . tak berapa lama Raja tersadar, dia Tertawa kegirangan ,


Lalu dia berseru.


"Yue'er...aku akan datang menjemputmu , ingat itu...!" Seru nya dengan gembira. Siyue tidak menjawab , hanya memalingkan wajah nya sejenak dan melambaikan tangan nya. Tak Kama terlihat dia telah berlari kearah aula Sekte. Sambil Tertawa Raja berlari keluar dari Sekte tapak Dewa bersama ketiga pengawalnya yang Merasa bahagia melihat kebahagiaan sang Junjungan.


Sedangkan Siyue sendiri segera pergi ke aula Sekte. Ternyata semua sudah berkumpul hanya tinggal menunggu kedatangan para guru. Siyue segera berkumpul dengan para sahabat dan sang Kakaknya. Tak berapa lama para guru datang. Setelah mendapat petuah dari guru besar, mereka segera di berangkatkan . ternyata mereka berkumpul di sebuah Padang Luas. Dan ternyata di sana juga sudah datang para utusan dari Beberapa perguruan atau Sekte. Salah satunya Sekte Elang Putih.


Mereka bertemu dengan kelompok Wei Zi yang ternyata satu kelompok dengan. putri Kerajaan Darga , putri dari Selir Ma yang bernama Chu Shi Wa.


"Siyue...Kau di sini...?" Seru Putri Shi Wa.


"Jiejie...Kau ikut juga...dan kak Wei Zi...Kau satu kelompok dengan Jiejie Shi Wa. ?!" Seru Siyue gembira. Begitu juga dengan. Putri Shi Wa. Dia memeluk Siyue dengan akrab .


"Yue'er... Kau bersama Siapa..?" Ucapnya. Saat itu Pangeran Luo Yi yang selalu bersama Siyue berada di sebelah Siyue.


"Aah..hampir lupa.. Mereka saudaraku, Ayo Jiejie aku perkenalkan dirimu pada mereka..." Siyue menarik tangan Pangeran Luo Yi yang Ada di sampingnya.


"Ini Kakakku Luo Yi. Tampan kan...?"Ucap Siyue Menggoda . terlihat wajah Putri Shi Wa memerah .


"Salam....." Ucap Putri Chu Shi Wa sambil mengeoaljan rangan do depan dada dan menundul sedikit .


Satu persatu Siyue kemperkenalkan mereka semua. Namun Siyue bisa melihat kalau Shi Wa yang Cantik selalu memperhatikan Pangeran Luo Yi. Namun pangeran Luo Yi terlihat Dingin dan acuh . Melihat Itu Siyue tersenyum .


"Apakah aku harus mempersatukan mereka.? Aah ..lebih baik aku coba he he he..." Tawa Siyue dalam hati.


Beda dengan Wei Zi , Dia telah berbaur dengan keemapat sahabat dan saudara Siyue . Ternyata kelompok Wei Zi hanya terdiri dari tuju orang saja.


. "Yue'er...bagaiaman Kalau kita pergi bersama...?" Kata Wei Zi.


"Boleh juga kak kalau teman -teman Kakak mau ..." Ucap Siyue .


Dan saat teman- teman Wri Zi di tanyakan, mereka semua setuju . Apalagi mereka di beri tahu kalau Siyue juga murid dari guru San We. Siyue menunjukkan tanda pengenal dirinya sebagai murid guru San We .Akhirnya mereka memutuskan untuk bersama-sama saja. Merekapun segera berbaris untuk bisa masuk ke dalam Dunia kecil .


Waktu yang di tentukan untuk masuk kedalam Dunia kecil terbatas . hingga membuat mereka para peserta berdesakan ingin masuk terlebih dahulu takut tertinggal . Tak berapa lama dunia Kecil terbuka. Mereka berebut masuk ke dalam pintu yang nerbemtuk goa . Goa itu terbuka dan saat itulah mereka melihat isi hoa bagai lorong gelap tak berujung . Siyue meminta semua temannya untuk saling berpegangan tangan dan meminta jangan sampai terleoas apapun yang terjadi .Ketika samapai di dalam lorong itu Mereka bagai masuk ke dalam dunia lain, memang benar mereka masuk ke dalam dunia kecil. Tempat lain Dunia Nyata . Namun tiba- tiba Mereka merasa bagai di sedot pusaran udara yang membawa paksa mereka semua. Mereka merasa di ombang- ambingkan oleh sebuah tenaga . Dan kemudian mereka bagai di hempaskan di dataran berpasir .


Bersambung dulu ya ....aku lanjut besok. Kalau yang nanya kenapa up date malam, itu tendanya author Ada kesibukan pagi hari . jadi maaf kan author Ya. 🙏🙏


Jangan lupa like, vote, dan komennya author tunggu.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2