DOKTER JENIUS

DOKTER JENIUS
MENYEMBUHKAN AYAH .


__ADS_3

Setelah beberapa jam kemudian, Mereka telah membuat beberapa makanan dan di tata di atas meja dengan rapi . Xiao Tu dan Beruang yang ternyata bernama Tongsa dan telah berubah menjadi seorang pria besar dan gagah , membantu mereka juga . Tak berapa lama terlihat Siyue dan Raja sedang makan bersama dengan beberapa hewan kontrak dan hewan penjaga Siyue . Kini Raja sudah terbiasa dengan sikap Siyue pada semua hewan kontraknya. Jadi walau bertambah dua hewan kontrak Siyue. Dia sudah biasa. Walau dalam hatinya dia ada kecemburuan. Namun Dia bisa membuat hatinya sadar diri. Apalagi Siyue bisa menjaga perasaannya. Jika dia berada bersama Raja. Dia menyuruh para sahabat kontaknya menjaga perasaan Raja. Hanya satu yang tak bisa di atur, Ivy.... Ivy tidak perduli ada Raja atau pun tidak . jika Dia berubah menjadi manusia saat bersama Siyue, dia akan tetap manja dengan master kontaknya itu. Terkadang Siyue sampai bingung melihat dua pria yang akan saling berebut ingin di perhatikan. Karena itulah jika tidak terlalu penting, Siyue akan membuat Ivy menjadi kalung , atau tinggal bersama Xiao Hua. Dan kini untuk menyembuhkan sang Ayah terpaksa Siyue harus mengeluarkan Ivy.


Ivy yang memang tidak terlalu menyukai makanan itu kini sedang duduk manis di sebelah Siyue berlawanan dengan Raja . Di sana juga ada dua hewan kontrak Raja yang sudah akrab dengan hewan kontrak Siyue. Melihat kemunculan Ivy, terlihat wajah Raja sudah kesal. Demi kedamaian Siyue harus pandai - pandai merayu sang Kekasih agar hatinya tenang .


"Sayang....ikan ini enak Lo.." ucap Siyue sambil mengambilkan daging sapi berbumbu.


Mendengar ucapan Siyue yang memanggilnya sayang , Raja bahagia . namun kebahagiaan luntur saat mendengar ucapan Ivy .


"Yueyue...aku juga mau...aku mau ikan itu.." seru Ivy sambil memegang tangan Siyue di sebelah kiri dengan manja. Ivy memang duduk di sebelah kiri Siyue. Sedangkan di sebelah kanan Siyue adalah Raja. Melihat Tingkah Ivy. Terlihat Raja kesal dan ingin marah .


"Ivy..bukanya makanan itu ada di depanmu..?" ucap Siyue dengan sabar .


"Tapi aku ingin kau mengambilkannya untukku..." ucapnya dengan manja.


Siyue tahu Ivy menggoda Raja. Akhirnya Siyue mengambilkan Ivy apa yang Dia minta. Lalu segera duduk dengan tenang. Siyue memilih diam dan makan, Dia tak lagi mengambilkan makanan buat Raja. Jika itu dia lakukan, pasti Ivy akan membuat ulah lagi. sedangkan Raja terlihat kesal. Dia hanya bisa menatap Ivy dengan horor. Sedangkan para hewan Yang lain hanya bisa menatap sebentar pada kejadian itu . hanya Kedua hewan pengawal Siyue yang baru melihat Ivy kaget. Karena baru sekarang tumbuhan sombong Ivy berkontrak dengan manusia. Mereka semakin kagum pada Siyue.


Setelah makan dengan penuh drama, Siyue kembali ke kamar mandi sambil membawa Ivy. Dan Raja tidak mau ketinggalan.


"Sayang apakah kau tidak ingin berkultivadi di bawah pohon Roh..." tanya Siyue lembut .


"Tidak...aku ingin brsama kalian..." jawab Raja dengan wajah kesal.


"Baiklah tapi jangan cemberut seperti itu..." goda Siyue .


"Aku tidak suka pria hijau itu berada di dekatmu..." ucap Raja.


"Tapi Dia tumbuhan kontrakku, dia bagai bagian dari tubuhku kau tahu itu kan...?" jawab Siyue dengan sabar .


Mendengar ucapan Siyue , Raja baru sadar.


"Aah...kenapa aku cemburu pada dia...?tapi dia seorang Pria..." teriaknya dalam hati.


"Baiklah aku tidak akan cemburu ..." ucapannya dengan wajah masih kesal.


"Nach..gitu dong opa sayangku..."ucap Siyue sambil mencium sekilas pipi Raja sebelum dia masuk kedalam ruang kamar mandi tempat sang Ayah berendam dan Ivy telah berada di sana. Melihat tingkah Siyue dan melihat apa yang di lakukan padanya. Raja tertegun. Dan tak lama senyuman lebar tercetak di bibir seksinya. Dan akhirnya dia masuk dengan wajah bahagia. Ketika sampai di dalam, terlihat Siyue dan Ivy sudah mulai sibuk dengan sang Ayah. Raja duduk di pojokan di kursi yang Siyue ambilkan dari luar kursi itu tadi memang sengaja Siyue ambil agar sang Raja bisa duduk dengan tenang. . Terlihat Siyue berbicara sebentar dengan Ivy lalu mulai melanjutkan pengobatan kembali . dan terlihat Ivy berdiri dengan serius. Terlihat mereka mulai mengeluarkan tenaga dalamnya. cahaya putih keluar dari telapak tangan Siyue . Tak berapa lama terlihat asap hitam keluar dari tubuh Sima Yuan bergumpal di atas kepala . dan tak lama menuju ke Ivy. Asap itu terlihat mengambang kembali di atas kepala Ivy . dan tak lama masuk kedalam tubuh Ivy melalui kepalanya. Pengobatan itu hampir satu jam Siyue lakukan bersama Ivy. Dan akhirnya secara perlahan Siyue mengakhirinya . terlihat wajahnya sedikit pucat. Namun senyum di wajahnya memperlihatkan kebahagiaan di hatinya. Melihat semua itu, membuat Raja bahagia.


"Demi senyum ini. Aku akan menghilangkan rasa kesalku pada pria itu. Walaupun dia terlalu manja pada gadisku..." ucap Raja dalam hati.


"Ivy...ternyata cara ini lebih baik. Trimakasih. Mungkin dua atau tiga kali lagi Ayahku akan terbebas dari racun itu...?" ucap Siyue.


"Apapun akan aku lakukan kalau itu perintahmu Yue'er..."jawab Ivy dengan sikap manja . namun Siyue sudah terbiasa dengan sikap pria hijau itu .


"Sekali lagi trimakasih Ivy..." ucap Siyue lagi.


"Sama-sama.....ya sudah aku akan kembali ke tempat Xiao Tu. aku harus mencerna racun yang baru aku dapatkan hari ini dan besok kita akan mengulang lagi..." ucap Ivy sambil mengacak rambut Siyue. Tanpa mendengar jawaban dari Siyue, Ivy langsung menghilang. Melihat Ivy pergi , Terlihat Raja bernafas lega.


"Gimana keadaan Ayah sekarang sayang...?" tanya Raja dengan lembut.


"Seperti yang kau lihat, keadaan Ayah telah semakin membaik. dua hari lagi Ayah pasti ajan semakin sehat...." ucap Siyue.


"Kita memounyai waktu hanya tiga hari sayang..." kata Raja.


"Tapi untuk Alam teratai ada enam hari gege...?" jawab Siyue.


"Jadi satu hari Alam nyata, di sini dua hari..?"


ucap Raja .


"Benar... Lalu bagaiaman dunia Dinensi Raja...?" tanya Siyue menanyakan dunia Dimensi yang di miliki Raja.


"Sama...selusih satu hari...." jawab Raja .


"Yqng Mulia...boleh Siyue meminta tolong....?" tanya Siyue pada sang kekasih .

__ADS_1


"Katakan saja...apapun akan ku lakukan kalau aku bisa...." jawab Raja.


"Bisa membantuku mengangkat Ayah untuk di pindahkan ke ruang obat...." ucap Siyue tak enak hati. Bagaiaman bisa dia menerintah sang penguasa kerajaan Darga ini . tapi bagaimana lagi. kalau dia meminta pada hewan kontraknya, pasti si posesif kesal.


"Tentu saja sayang...bukanya dia juga Ayahku..." bubar Raja sambil tersenyum menggoda . Siyue hanya bisa tersenyum dan seperti biasa wajahnya akan memerah saat dia malu. Raja segera membantu Siyue mengangkat sang Ayah untuk di bawa masuk kedalam ruang pengobatan. Di sana ada tempat tidur khusus pasien. Setelah membaringkan tubuh sang Ayah serta mengganti bajunya. Siyue berjalan kearah ramuan obat. Dia berbalik dan mendekati Raja.


" Gege...ayo ikut..." ucapnya.


"Kemana...?" tanya Raja.


"Mencari bahan obat yang aku butuhkan untuk membuat ramuan...." jawab Siyue.


Mereka berdua segera keluar dari ruangan itu ketika sampai di luar, Siyue membawa Raja ke taman atau ladang tanaman obat. Dan mengambil beberapa tumbuhan obat yang dia butuhkan. lalu mengambil air jiwa dan daun Roh. Dan dia juga membawa Raja melihat pohon Bery Red miliknya.


Saat melihat pohon Bery Red yang berbuah lebat itu. raja sampai ternganga..


"Sayang..apakah itu pohon Bery Red ..." tanya Raja keheranan.


'Benar gege...memang kenapa....?" tanya Siyue heran .


"Lebat sekali...apakah ada yang tahu kau memiliki pohon ini...?" tanya Raja.


"Ada...ketiga sahabatku tahu aku memiliki pohon ini, tapi mereka tak pernah tahu kalau pohon ini tumbuh di sini..." jawab Siyue.


"Maksudmu, hanya aku yang pernah datang kemari...?" ucap Raja bangga. Siyue menganggukkan kepala mungilnya.


Mendengar kalau hanya dia yang di bawa Siyue melihat buah Beri Red terlihat senyuman di wajah tampannya semakin lebar. .Dia bahagia karena Siyue mulai mempercayakan rahasianya padanya.


"Trimakasih sayang...kepercayaan ini akan kupegang teguh selama hidupmu.." ucap Raja sambil memeluk Siyue.


"Aku tahu gege... Karena aku ingin mencintaimu dengan sungguh- sungguh maka aku ingin tidak ada rahasia di antara Kita..." jawab Siyue.


"Trimakasih sayang..." ucapannya bahagia.


"Gege...kenapa kau tidak berneditasi di sini saja selama menunggu aku menyembuhkan Ayah, dan aku minta , tolong biarkan Twins berada di sini bersama Pamannya. Aku kasihan melihat Liong Bay agak bersedih..." ucap Siyue.


"Oh ya aku hampir lupa. Ada datu hewan kontrakku yang masih belum kau ketahui. Jadi jika kau nanti tanpa sengaja bertemu dengannya , Jangan Kaget Ya..." ucap Siyue.


"Masih adalagi. hewan kontrakmu yang belum aku ketahui...?" tanya Raja heran.


"He he he Iya... Tapi dia jarang keluar..." jawab Siyue.


"Baiklah...aku akan meperkenalkam diri. Padanya saat kami nanti bertemu...."ucap Raja sambil tersenyum.


"Ya sudah aku kembali ke istana,..." ucap Siyue . namun Raja masih sempat memeluk dan mencium keningnya sebelum Siyue melangkah pergi. Setelah sampai di ruang obat didalam istananya, Siyue segera mulai memurnikan Ramuan yang telah dia bawa , setelah mencuci dan membersihkannya . perluk waktu dua jam lebih Siyue bisa membuat pemurnia pil penyembuh buatannya . dan kini di depannya telah terlihat enam buah pil warna merah kekuningan yang terlihat sangat indah sedang melayang di atas tripot miliknya . Setelah memasukkan pil ramuan tadi kedalam botol giok yang sudah dia siapakah , Siyue baru bernafas lega , Siyue membersihkan meja dan tungku yang baru saja dia gunakan. Perlahan Siyue berdiri dari kursi yang berada di depan tungku obat. Perlahan dia mendekati sang Ayah. Dia mengambil satu obat yang dia buat tadi. Lalu meminumkannya pada sang Ayah. Dengan bantuan air Suci. Pil masuk dengan sempurna.


"Cepatlah sembuh Ayah....aku ingin tahu kenapa kau tinggalkan aku di tangan kakek Si. Walaupun aku mendapatkan kasih sayang yang berlimpah dari mereka. Namun aku masih ingin tahu, kenapa kau biarkan aku jauh darimu dan di mana ibuku berada. Apakah dia masih hidup ataukah sudah tiada..." ucap Siyue sambil memegang Tangan Sang Ayah. Di tatapnya wajah sang ayah yang kini tidak sepucat tadi saat pertemuan mereka pertama kali. Begitu juga dengan kulitnya. Kulit sang Ayah kini tidak sehitam tadi . Siyue tersenyum melihat perubahan Sima Yuan. Dia lalu memeriksa denyut nadi sang Ayah . Siyue bernafas lega saat merasakan denyut nadi sang Ayah yang semakin normal. Dia lalu duduk lotus tidak jauh dari tempat sang Ayah , dan mulai berkuktivasi untuk menggantikan tenaga yang dia gunakan untuk pengobati sang Ayah. Hari - hari dia lalui dengan menyembuhkan Sang Ayah, berkyltivasi, atau sekedar berbincang dengan hewan kontraknya dan hewan pengawalnya. Dan terkadang memasak di dapur. Sedangkan Raja tetap bermeditasi atau berkultivasi di bawah pohon Roh. Dan hari ini tepat enam hari mereka di dalam ruang teratai dia membawa sang Ayah masuk kedalam ruang Teratai . tiba- tiba dia dan para sahabat hewannya di kejutkan dengan cahaya dari arah pohon Roh. Mereka melihat Raja sedang duduk lotus . namun terlihat cahaya kuning keemasan membungkus dirinya. Dan Raja terlihat duduk lotus namun dalam keadaan melayang di udara hingga sampai satu meter setengah dari tanah. . semua terdiam saat melihat kejadian itu. Mereka takjub melihat kejadian itu .


"Yueyue...kekuatan Kekasihmu sangat tinggi. Lihatlah dia mengalami terobosan, hingga melayang di udara...." ucap Xiao Tu.


" Calon Suamimu ternyata sangat kuat Putri.... Kami bangga padanya...." kata Tongsa si beruang Salju.


"Semoga dia tidak mengecewakan diriku..." kata Siyue pelan. Namun terlihat senyum manis di wajahnya.


"Kalau melihat tingkah dia padamu saat ini... Kami yakin dia sangat mencintaimu Yue'er...." ucap Feng Qui yang berada di belakangnya.


"Semoga saja Qui..." jawab Siyue.


Tak lama terlihat Raja kembali turun Kebawa . beberapa saat Raja terlihat berdiri bangun dari duduk lotusnya dan berjalan kearah mereka . Melihat sang Raja mendekat, mereka meninggalkan Siyue sendiri.


"Gege...kau mengalami terobosan...?" kata Siyue sambil tersenyum saatvRaja tekah berada di depannya .


"Benar sayang Terimakasih telah mengijinkan aku berkultivasi di tempatmu hingga aku mengalami terobosan..." ucap Raja sambil memeluk Siyue .

__ADS_1


"Selamat ya.... Kekuatan gege telah bertambah..." ucap Siyue.


'Trimakasih Sayang...." jawab Raja.


Mereka berdua segera masuk ke dalam istana. Karena hari ini adalah hari terakhir perjanjian Siyue dengan guru Yun Jin. Siyue harus menyelesaikan pengobatannya. Sang Ayah pun kini telah membaik. Racun di dalam tubuh sang Ayah tinggal sedikit. Dan hari ini Siyue akan menuntaskan mengeluarkan racun dari tubuh Sina Yuan. Karena racun di dalam tubuh Sima Yuan tidak membahayakan Jiwa Sima Yuan lagi, Karena itu Ivy tidak perlu lagi membantu Siyue .


Siyue mulai melakukan penyembuhan pada sang Ayah sambil merendam dia dalam air suci. Dalam waktu satu jam terlihat perlahan uap hitam tipis keluar dari tubuh Sima Yuan. uap hitam itu perlahan hilang di udara. Dan kini kulit tubuh Sima Yuan telah kembali putih bersih. Setelah selesai melakukan pengobatan, Siyue yang belum pernah melihat tubuh Pria dewasa itu. Terlihat memerah saat melihat tubuh sang Ayah yang kini telah kembali berwarna putih bersih seperti biasanya. Melihat semua itu, akhirnya Raja meminta Siyue untuk pergi menjauh. Dia yang akhirnya memakaikan baju pada sang Ayah. Hari-hari kemarin tidak terlalu masalah karena kulit hitam sang Ayah serta kecemasan hatinya membuat Siyue tidak menyadarinya. Dan hari- hari selanjutnya , Siyue mengobati sang Ayah bersama Poison ivy di lakukan diatas pembaringan yang ada di dalam ruang obat. Tanpa membuka bajunya. Dan sekarang karena setelah ini mereka keluar dari ruang teratai dan juga untuk menuntaskan pengobatan, Siyue kembali memasukkan sang Ayah kedalam Bak mandi yang penuh dengan air Suci. Tentu saja baju sang ayah basah dan itu harus di ganti. Di situlah Siyue merasakan malu saat memandang tubuh Sima Yuan. Dan Saat Raja menyuruhnya keluar, dengan cepat Siyue menyetujuinya .


"Sayang sudah selesai..." terdengar suara Raja dari dalam ruang obat. Dengan cepat Siyue masuk kedalam ruangan. Terlihat sang Ayah telah terlihat rapi. Raja dan Siyue segera membawa Sima Yuan kembali ke dunia nyata . Ketika sampai di dalam ruang goa kembali , ternyata Guru Yun Jin dan Wei Zi belum kembali. Mereka segera menbaringkan kembali sang Ayah di atas batu Giok abadi. Untunglah batu giok abadi selain bisa menyerap panas , tetapi juga bisa memperkuat tubuh yang sedang Sakit. Batu ini juga sangat baik untuk berkultivasi.


Tak berapa lama guru Yun Jin Dan Wei Xi telah kembali. Melihat Siyue juga telah kembali, guru Yun Jin seberapa masuk kedalam goa untuk melihat Sina Yuan yanh di obati Siyue. Dan ketika mereka masuk dan melihat keadaan Sina Yuan, guru Yun Jin berseru gembira.


" Ya Dewa .....Kak...kau telah sembuh... tubuhmu telah pulih kembali. ?!" serunya tak percaya. Dia mendekat dan memegang, menatap dan megusap wajah Sima Yuan seakan tak percaya kalau orang itu telah sembuh kembali. Dan tak lama Dia memeluk rmtubh yang kini belum siuman itu. Guru Yun Jin menangis sambil memeluk tubuh di depannya. Sedangkan Wei Zi menatap kearah tubuh yang terbaring itu dengan tatapan tak percaya. Bebarkah Siyue bisa menyembuhkan Paman Sima Yuan yang tekah keracunan berpuluh tahun . sedanfkan sang Paman Yun Ji yang kuat itu saja tidak mampuh menyembuhkannya . Setelah puas, guru Yun Jin berdiri dan menatap pada Siyue.


"Yue'er...kau telah menyembuhkannya...?" ucapnya seakan tak percaya.


"Belum sepenuhnya Guru...beliau masih belum sadarkan diri . tapi soal racun yang ada di dalam tubuhnya , guru jangan khawatir...semua racun telah hilang, kita tinggal menunggu beliau sadar..." ucap Siyue lembut .


"Yue'er...ternyata ayahmu sembuh dari tangan putrinya sendiri . Trimakasih nak.." Ucap guru Yun Jin sambil memeluk tubuh Siyue. Tentu saja melihat guru Yun Jin memeluk sang kekasih , Terlihat wajah sang Raja kesal. Untunglah guru Yun Jin hanya sebentar memeluk Siyue.


Setelah lepas dari pelukan sang Guru. Siyue merasa tubuhnya di seret Raja kedekatnya. Untung guru Yun Jin tidak menyadarinya. Beliau kembali mendekati tubuh Sima Yuan.


"Ini suatu keajaiban Yue'er...aku rak pernah menyangka kau akan sanggup membuat racun di dalam tubuh Ayahmu hilang..." pujinya berkali- kali.


"Tapi nak...kita harus pergi dari sini..." ucap guru Yun Jin.


"Memangnya kenapa guru...?" tanya Siyue heran.


"Benar Yue'er...kita harus cepat pergi dari sini...." ucap Wei Zi menambahi.


"Memangnya ada apa guru...?" tanya Siyue kembali.


"Karena para Kultivator tingkat tinggi dan beberapa perguruan. sedang berjalan menuju kemari. Aku takut mereka akan menemukan Ayahmu yang masih terluka dan batu giok ini...akan menjadi masalah kalau sampai mereka tahu..." ucap Guru Yun Jin.


"Kenapa mereka datang kemari guru...?" tanya Siyue lagi.


"mereka mendengar kalau Naga telah bangun, mereka ingin menangkap sang Naga..." jawab guru Yun Jin.


"Lo kenapa seperti itu, memangnya kenapa dengan Naga guru...?" tanya Siyue. heran.


"Mereka mencari mustika Naga. Karena Naga telah bertapa di sini begitu lama, pasti dia bangun karena mustika telah dia dapatkan...." kata guru dengan wajah cemas. Mendengar ucapan guru Yun Jin , Siyue kaget. Sebab Naga berada di dini hanyalah menunggu kedatangan dia.


" Guru...sebenarnya Naga berada di sini bukan mencari mustika , tapi sedang menunggu kedatangan seseorang..." kata Wei Zi.


"Apa maksudmu Wei Zi...." ucap guru Yun Jin sambil menatap Wei Zi. Terlihat Wei Zi menatap Siyue.


" Nanti kita akan membicarakan masalah ini guru, sekarang lebih baik kita membawa Ayah pergi dulu dari sini.." ucap Siyue.


"Sayang ..Ayahmu masih dalam keadaan seperti itu. Kita tidak bisa membawa Dia dari sini..." kata Raja.


"Benar kata Raja Yue'er...kita tidak bisa pergi dengan membawa Kakak dalam keadaan seperti itu.." ucap Guru Yun Jin. Mereka terdiam semua. .


"Aah ..kalau soal Ayah aku bisa menyembunyikan guru.. Tapi kalau batu goik.. Apakah bisa di bawa...?" kata Siyue.


"Masalah batu giok itu gampang Siyue... karena batu itu milikku,..." jawab Guru Yun Jin .


"kalau begitu sudah beres guru... Biarkan Ayah aku yang menyembunyikannya..." jawab Siyue.


Siyue segera menyuruh Tiger dan Xiao Tu membawa sang Ayah untuk kembali di bawa ke Ruang Teratai. Sedang batu giok kembali di srembunyikan Guru Yun Jin. Setelah melakukan semuanya. Mereka segera keluar dari goa. Raja kembali memakai topengnya. Mereka segera turun dari puncak gunung Naga Salju.


Cukup dulu ya.. Aku sambung besok.


Jangan lupa like, vote , dan komennya

__ADS_1


Author tunggu.


Bersambung.


__ADS_2