DOKTER JENIUS

DOKTER JENIUS
PENYEMBUHAN KAKEK KAISAR


__ADS_3

"Tenanglah...kalau kalian takut, biar guru Yang Si ikut masuk denganku.." Kata Raja dengan tenang.


"Tapi yang Mulia....!" Ucap salah satu pria paruh baya yang sejak tadi tidak menyukai kehadiran Siyue .


"Jangan khawatir aku yang akan bertanggung jawab...atau guru wang juga bisa ikut kami masuk ke dalam kamar pengobatan..." Ucap Raja dengan tenang .


"Baik yang Mulia hamba akan ikut..." jawab guru Wang . Akhirnya mereka hanya bisa menatap Raja dan Siyue serta dua guru keluar meninggalkan tempat pertemuan dengan wajah cemas. Mereka takut terjadi sesuatu pada Kaisar Tua . Siyue keluar dari ruangan itu bersama Raja , Guru Yang Si serta guru Wang . dengan di iringi tatapan cemas keempat orang yang di tinggal kan di ruangan itu . Ternyata ruang pengobatan tidak terlalu jauh dari ruang pertemuan . Ruangan itu hanya di batasi oleh Satu ruang ,entah ruang apa . Setelah sampai di ruang pengobatan, mereka segera masuk ke dalam ruang pengobatan. ruangan itu tidak seluas Ruang pertemuan , namun cukup lengkap untuk ruang pengobatan di jaman kuno ini . Siyue bisa mencium bau ramuan obat saat masuk kedalam ruangan itu . Siyue dan Raja serta kedua gurunya masuk lebih ke dalam. Ketika mereka sampai di balik sekat yang terbuat dari kayu ukiran, Siyue melihat seorang Pria Tua yang terlihat tidur dengan tenang . bibirnya terlihat tersenyum lembut. Sangat jelas di wajah Tua itu Karisma Agung yang memancar jelas di wajah Tua itu . Wajah itu sangat mirip dengan Raja Chu Tian Ji. dalam versi tunya.


"Yang Mulia...boleh hamba melihat denyut nadi Dari yang Mulia Kaisar ...?" Tanya Siyue dengan wajah tenang.


"Silahkan Yue'er..." Ucap Raja dengan lembut.


Siyue kini menatap pada kedua gurunya. Walaupun dia sudah mendapatkan ijin dari sang penguasa , namun Kaisar tua dalam tanggung jawab pengobatan kedua gurunya itu .


"Maaf guru...apakah boleh murid memeriksa denyut nadi yang Mulia Kaisar..." Ucap Siyue meminta ijin.


"Lakukanlah..." Ucap guru Yang Si. Walaupun dalam hati dia ragu dan tak yakin akan kemampuan Siyue.


Perlahan Siyue mendekati tempat pembaringan Kaisar Tua. Dengan duduk dikursi yang Ada di dekat pembaringan, Siyue terlihat memegang tangan Kaisar Tua. Dan dia Merasakan denyut nadi Kaisar Tua . terlihat sekali wajah serius di raut muka Siyue . Lalu dia membuka mata dan Mulut Kaisar . lalu dia memejamkan Matanya .


"Ivy....Kau bisa merasakan racun yang Ada di tubub kaisar Tua ini...?" Ucap Siyue di dalam telepatinya dengan Poison Ivy yang berada di dada Siyue , Poison Ivy merubah diri menjadi kalung putih berbandul giok hijau .


"Benar Katamu Yue Er...Pria Tua ini menderita keracunan . Dan racun yang ada di tubuh pria tua ini merupakan racun langkah . Aku rasa di dunia ini jarang orang yang menggunakan Racun ini. Lagian sulit sekali mendapatkan racun sekuat ini...ini racun kelabang iblis di campur dengan racun bung salju...gila...siapa yang tega ingin membunuh Pria Tua ini....!" Seru poison Ivy dengan marah.


"Racun kelabang iblis....? aneh...aku baru sekarang mendengar racun itu, dan racun bunga salju...apakah sehebat itu racun bunga salju..? tapi apakah Kau bisa menghilangkan racun itu Vy...?" Tanya Siyue.


"Itu pekerjaan kecil Yue'er...lagian semakin kuat racun yang kuserap, semakin kuat Tubuhku...Dan soal Racun bunga Salju sebenarnya tidak begitu kuat, tapi Karena di campur dengan racun kelabang iblis, maka Racun itu sangat mematikan...untung Kakek Tua ini masih mampu Bertahan. tapi tidak untuk Beberapa hari lagi. Karena organ di dalam tubuh nya akan rusak..." ucap Poison Ivy.


"Jadi di dalam kesengsaraan Kaisar Tua, Kau bahagia Karena kekuatanmu betambah, Dasar pria beracun..." Runtuk Siyue yang membuat Poison Ivy tertawa. Setelah mendengar ucapan Ivy. Siyue membuka Matanya.


"Maaf yang Mulia...kalau hamba boleh jujur tentang penyakit Kaisar , ..Kaisar terkena Racun kelabang Iblis yang di campur dengan racun bunga salju...." Kata- kata Siyue membuat Raja dan guru besar Yang Si dan guru Wang terkejut Bukan main.


"Apaa...racun...?" seru mereka bersamaan.


Siyue hanya menjawab dengan anggukan.


tak berapa lama Raja berkata dengan lemah.


"Yue'er..apa benar ucapanmu itu...?" Tanya Raja dengan wajah pucat .


"Sangat benar yang Mulia..."jawab Siyue.


"Siyue...itu, itu tidak mungkin...yang Mulia kaisar tidak menunjukkan gejala keracunan..." Ucap guru Yang Si setelah sadar dari keterkejutannya .


"Racun itu memang tidak bisa terlihat guru.. Tapi kita bisa melihat dari kelemahan detak jantung dan tanda pada lidah dan mata seseorang yang terkena racun . Dan Racun yang menyerang Kaisar walau tak terluhat tapi sangat ganas. Saat guru meneriksa Yang Mulia kaisar, apakah anda melihat organ dalam pada tubuh Kaisar Ada yang rusak .. ?apalagi dentian yang Mulia...." mendengar ucapan Siyue guru Yang Si dan guru Wang terkejut, Kenapa gadis ini bisa tahu sedetil itu . Apakah bebar ucapannya...sebab apa yang di katakan Siyue benar adanya.


"Racun ini tidak berbekas. tidak berbau ataupun menimbulkam gejala keracunan, Karena itulah orang yang terkena racun ini terlihat hanya memiliki penyakit biasa yang parah tapi lambat laun dia akan binasa sebab racun ini menyerang organ dalam tubuh. Untung saja guru Yang dan guru Wang memberi ramuan yang menekan racun dalam tubuh Yang Mulia Kaisar . kalau tidak, dia tidak akan bisa Bertahan sampai sekarang.. " ucap Siyue.


"Lalu apa yang harus kami lakukan...?" Tanya Raja .


"Tidak Ada.... Ijin kan hamba mencoba mengobati beliau..." Ucap Siyue lembut.


Mendengar ucapan Siyur, terlihat keterkejutan di wakah kedua guru besar .


"Apa Kau bisa Siyue...?" Tanya guru Yang Si.


"Akan Siyue coba guru..." Jawab Siyue.


"Jangan sembrono nak...penyakit yang Mulia itu , nyawa taruhannya..." Kata Guru yang Si.


"Kalau begitu ijin kan Siyue mencoba guru..." Ucap Siyue yang masih merendah.


".Gimana yang Mulia...?" Tanya Guru Yang Si bingung.


"Biarkan dia mencoba guru...." Kata Raja Chu Tian Ji.


"Lakukanlah Yue'er...aku percaya padamu, pasti kau bisa melakukannya .. Dan aku akan selalu mendukungmu..." Kata Raja dengan yakin.


'Trimakasih yang Mulia... Siyue harap tidak akan aada orang yang menggangu pengobatan Kaisar Tua. Dan maaf apa boleh Siyue duduk di atas pembaringan kaisar...?" Kata Siyue pelan.


Mendengar permintaan Siyue. Dada kedua guru itu bertalu cepat karena apa yang di ucapkan Siyue tidak Ada yang berani melakukannya. Namun kedua guru bernafas lega saat mendengar ucapan Raja.


.

__ADS_1


"Lakukanlah...tapi hati - hati...jika Kau tak mampuh jangan di paksa..." Kata Raja lembut.


"Trimakasih yang Mulia. ... Tapi Tolong batu Siyue membuka baju atas yang di pakai Yabg Mulia Kaisar ..." Ucap Siyue yang membuat ketiga orang itu kaget kembali.


"Untuk apa Yue'er..." Tanya Raja.


"Hanba akan menggunakan pengobatan akupuntur..." Jawab Siyue.


"Akupuntur...!!" Seru kedia guru Siyue .


"Kau...kau bisa melakukan pengobatan akupuntur....?" tanya guru Yang Si dengan wajah kaget.


."Benar guru...nanti Siyue jelaskan, tapi yang penting sekarang kita menyembuhkan dulu Kaisar tua...sebab kita berpacu dengan waktu...." Kata Siyue sambil menatap pada gurunya. Akhirnya dengan wajah kaget dan penasaran, mereka membuka baju kaisar tua. Terlihat kaisar sudah bertelanjang .


"hati-hati Yue'er..." Kata Raja dengan wajah cemas.


"Jangan khasatir yang Mulia..." Jawab Siyue. Dia segera naik ke pembaringan Kaisat Tua dan Malai mengambil jarum akupunturnya. Dan tak lama terlihat Siyue dengan terampil menusukkan jarum akupunturnya ketubuh Kaisar Tua. Dalam sekejap saja tibuh Tua itu penuh dengan jarum akupuntur .setelah itu terlihat tangan Siyue mulai terangkat di atas tubuh Kausar Tua.


Tak berapa lama terlihat sinar Biru bercampur putih dan semburat merah keluar dari telunjuk jari tangan Siyue. Begitu juga denfan telapak tangan kiri Siyue , telapak tangan kiri Siyue memgeluarkan cahaya putih dan kedua cahaya itu menyebar keseluruh tubuh kaisar Tua.


Melihat kekuatan Siyue kedua gurunya memganga tak percaya. "Di...dia...dia menggunakan pengobatan akupuntur jari emas..." Seru Kakek Wang tanpa sadar.


"Wang...kecilkan suaramu..Kau bisa mengganggu Siyue dalam pengobatan...." Bisik guru Yang Si.


"Aah...maaf kak..aku lupa..." Ucap guru Wang dengan menatap kagum Siyue. Mereka terus melihat Siyue mengobati Kaisar Tua. Tiba-tiba mereka melihat cahaya hitam keluar dari gumpalan cahaya purih dan biru. Cahaya hitan terlihat mengarah ke dada Siyue dan masuk ke dalam batu giok yang ada di dada Siyue. Batu giok bagai menyedot kkabut hitam itu .


Cukup lama Siyue melakukan pengobatan. Dan akhirnya cahaya hitam yang keluar dari cahaya milik Siyue berhenti mengalir , Secara perlahan cahaya Biru dan putih milik Siyue memudar. Dan akhirnya hilang sama sekali.


Terlihat wajah Siyue sedikit memucat. Dan helaan nafas terdengan dari mulutnya. Setelah itu dengan cepat Siyue mencabuti jarum akupunturnya yang menancap di tubuh Tua Kaisar Tua. Saat Jarum sudah tercabut dari Titik akupuntur di tubuh sang Kaisar Tua , Dari setiap Titik jarum terlihat darah bercampur nanah keluar dari belas jarum yang tertancap . Nanah dan darah yang keluar sangat bauh dan amis . Dan dari Mulut Kaisar mengalir darah hitam yang juga sangat bau .


"Ye Xie...." Ucap Siyue.


'Ya Putri... Jawab Ye Xie sambil berjalan kearah Siyue.


"Tolong Bantu aku mengambilkan air panas cukup bayak untuk membersihkan darah beracun di tubuh Kaisar Tua..kalau bisa dalam bak besar ." ucap Siyue.


"Baik Putri..."jawab Ye Xie dan Ye Gu , mereka segera keluar ruangan .


'Ini....INI...racun Siyue....?" Tanya guru Wang tak percaya.


"Namun Kaisar masih beruntung. Hamba masih bisa mengeluarjan racun itu . dan guru...apakah ini Buah Bery yang kalian Cari..." Ucap Siyue sambil memberikan Buah Bery Red yang telah di bawa Xiao Tu.


"Apaa....Buah Bery Red..." seru mereka hampir bersamaan .


"Jadi...jadi Kau Kah pria Muda yang di sebutkan tadi...!" Kata guru Yang Si .


" Benar guru..." Jawab Siyue .


"Tapi mereka bilang Pria itu memiliki harimau Mangli...?" Tanya guru Wang.


"Tiger...turunlah..." Kata Siyue . dan sesuatu yang Ada di leher Siyue tiba- tiba melompat turun ke lantai kapal. Dan benda kecil itu berubah menjadi hewan besar dan ganas.


"Harimau Mangli...!" Seru kedua guru dengan wajah kaget. Sedang kan sang Raja menatap Siyue dengan penuh bangga.


"Yue'er...bukankah harimau itu yang Kau dapatkan saat di hutan Roh dulu...?" Ucapnya.


"Ternyata yang Mulia masih ingat..." Jawab Siyue.


"Ya Dewa....Siyue...di dalam tubuh Muda mu ini aku menemukan Begitu banyak keajaiban.. Aku tak pernah menyangka kalau murid baruku merupakan seorang tabib atau dokter yang sangat hebat..!" Seru Guru Yang Si dengan kagum.


"Aku tak pernah menyangka kalau akan mendapatkan murid sehebat ini kak..." Ucap guru Wang dengan bangga.


Percakapan mereka terhenti saat Ye Xie dam Ye Gu datang dengan membawa air panas dalam bak besar .


"Ye Xie, Ye Gu...Bantu aku memasukkan Kaisar kedalam bak mandi..." Ucap Siyue. Dengan Bantuan guru , mereka memasukkan Kaisar ke dalam bak Mandi berisi air panas. Siyue sudah memasukkan Beberapa botol besar air Suci.


"Apa yang Kau masukkan kedalam bak itu Siyue..." Tanya Guru Wan


"Air Suci guru..." Jawab Siyue. Lagi- lagi Siyue membuat Kedua gurunya kaget Bukan main.


"Siyue...Kau bisa membunuhku jika Kau selalu mengagetkan guru...' Ucap guru Wang kesal.


"Guru...itu memang Kenyataan yang Ada ..." ucap Siyue.

__ADS_1


"Dari mana kau mendapatkan air Suci sebanyak itu...?" Ucap sang guru.


"Seorang sahabat telah memberiku Beberapa botol guru. .." jawab Siyue . Kini kakek sudah di rendam dalam bak mandi dengan air panas dan Beberapa ramuan serta cairan herbal sudah Siyue masukkan ke dalam bak mandi itu. Terlihat wajah Kakek mengeryit saat tubuh kurusnya terkena air panas yang penuh dengan ramuan itu. Sedangkan Siyue membawa Kursi tinggi dan duduk di belakang Kaisar Tua.


Dia mulai menyalurkan tenaga dalamnya kembali ke dalam tubuh Kaisar Tua. Dan tak berapa lama terlihat cairan darah hitam kembali keluar dari Mulut Kaisar tua. Setelah Beberapa Kali darah hitam keluar dari Mulut Kaisar Tua, Siyue baru menghentikan pengobatannya. Tanpa Ada yang tahu , Siyue mengalirkan tenaga dalamnya pada air yang di buat berendam Kaisar Tua . Hingga air yang di buat berendam tidak mengurangi panasnya. Hingga satu jam kemudan, Siyue menyudahi pengobatannya. Dan menyuruh Ye Xie dan Ye Gu serta Ye Mai untuk mengangkat Kaisar dari dalam bak mandi.


Mereka menggantikan baju Kaisar seijin Raja. Setelah Kaisar mengganti baju dengan baju yang bersih. Terlihat wajah Kaisar tidak sepucat sepeeti sebelum di obati .Kini Kaisar seperti orang yang sedang tidur biasa. Beda dengan Siyue, walaupaun dia terlihat Segar, namun wajahnya terlihat sedikit pucat. Tapi dia terap gigih dalam menjalankan tugas. dia tetap merawat Kaisar Tua. Sekarang dia berada di depan tungku obat. Dia akan memurnika beberapa ramuan yang akan di campur dengan Buah Beri Ref. Beberapa bahan yang di campur dengan Bery Red adalah. Daun Roh, air Roh serta Beberapa rem bah dan tumbuhan obat Tak lupa Buah Bery Red. Siyue tak perduli dia makan atau tidak, dalam satu hari itu dia tidak memperdulikan makanan ataupun minuman yang telah di sediakan. Untunglah Ada tiger dan Xiao Tu yang membawakan dia Buah dan air Suci yang sudah di campur dengan air jiwa. Raja sangat cemas melihat keadaan Siyue yang tidak memikirkan dirinya. Sejak mulai naik kapal ini sampai seharian penuh, Siyue tetap merawat Kaisar Tua dengan sabar. Dan Kini dia mulai memurnika. Ramuan buat Kaisar Tua. Satu jam kemuduan, Siyue membuka Tutup obat di depannya. Guru Yang Si dan guru Wang serta guru We Bai terlihat Ada di kamar itu melihat keadaan Siyue. Dan saat Siyue membuka tutup tungku, mereka melihat hasil obat yang Siyue Buat .


Harumnya saja membuat ketiga guru itu berdecak kagum. Dan tak lama mereka melihat delapan pil ramuan Melayang keluar dari tungku obat . dengan sigap Siyue memasukkan delapan pil itu ke dalam botol giok kecil yang memang sudah di siapkan. Setelah selesai Siyue mengbalikan tripod nya ke dalam Cincin Ruangnya . saat dia meluhat tiga gurunya , Siyue memperlihatkan pil Bery red kepada Ketiga gurunya.


"Guru...bagaimana dengan pil ramuan yang beru aku Murnikan ini...?" Kata Siyue sambil memperlihatka. Pil ramuan Bery Red .


"Sempurna...sangat sempurna nak.... Dari mana Kau Belajar memurnikan ramuan ...?" Tanya guru Wang yang memang merupakan master pengobatan selain guru Yang Si .mereka tak menyangka gadis belia ini mampu memurnikan pil ramuan sebagus itu .


"Seorang tabib yang tidak ingin di ketahui Namanya guru..." Jawab Siyue berbohong . Mana mungkin dia mengatakan kalau dia Belajar dari dunia teratai dan dia Roh masa depan .


"Apakah tehnik akupuntur jari emasmu juga di ajarkan oleh tabib itu...?" Tanya guru Yang Si dengan wajah penasaran.


"Benar guru..." Waaa...aku berbohong lagi 😢


"Kalau begitu mulai sekarang Kau harus menjadi murid utamaku..." Ucap guru Wang dengan serius.


"Tidak bisa Wang...kau tidak bisa membuat dia menjadi muridmu sendiri . sebab sejak pertama Kali aku bertemu dia, aku sudah menganggap dia sebagai murid utamaku . Dan aku tidak ingin mengangkat murid lagi...jadi aku tidak mau Kau mengangkat dia jadi murid utamamu." Ucap guru yang Si menolak keinginan guru Wang . sebab dia tahu tabiat guru wang. Jika dia sudah mengklaim seorang murid jadi murid utama, maka dia tidak di perbolehkan mendaoarkan ilmu apapun dari guru lain, dan itu tidak di inginkan guru Yanh Si . sebab dia tahu bakat Siyue yang tinggi . Mendengar ucapan Guru Yang Si Terlihat wajah guru Wang sedih .


"Kak biarkan aku mengajar Siyue juga ya...?" Ucap Kakek Tua itu. Dan Siyue baru tahu kalau guru Wang Adalah adik Kandung guru Yang Si.


"Dasar Pria Tua pikun..bukankah dia murid utama sekte kita, kenapa Kau masih meminta padaku...." ucap guru Yang Si kesal .


"Guru sebenarnya Siyue punya kandidat baik untuk murid guru, dia merupakan teman baikku mereka selalu Belajar tekun denganku selama dalam perhalanan kami nenuju Alam tengah ..." Kata Siyue merekomendasikan para sahabatnya .


"Benarkah...siapa mereka dan dimana mereka...?" Kata Guru Wang antusias.


"guru Yang Si pernah bertemu dengan. mereka..." Kata Siyue pada guru Yang Si.


"Aku bertemu mereka...?" Kata guru Yang Si heran.


"Mereka sahabatku , yang dulu ikutan mendaftar di kerajaan Feng dan yang termasuk lima besar guru..." Kata Siyue mengingatkan para sahabatnya pada guru Yang Si . Terlihat guru Yang Si terdiam sejenak tak lama dia berucap.


"Ya...aku ingat, jadi mereka semua sahabatmu...? Lalu mengapa mereka tidak ikutan dalam turnamen kemarin...?" Tanya guru Yang Si.


"Maaf guru.. Mereka tidak ingin berpisah denganku. Jika mereka kemarin ikutan turnamen pemilihan, maka kami akan terpisah, dan mereka tidak mau itu terjadi , Karena itu mereka pergi ke Alam atas sendiri dan akan mendaftarkan diri saat Ada pemerimaan murid baru di Sekte tempat aku Belajar. Karena kami ingin tetap bersama guru... 'kata Siyue menjekaskan.


"Jadi maksudmu semua temanmu akan mendaftar di sekte kita....?" Kata guru Yang Si. Namun sebelum Siyue menjawab, terdengar keluahan dari pembaringan Kaisar Tua. Secara serempak mereka menatap kearah tempat tidur. Terlihat secara pelan Kaisar Tua membuka mata secara perlahan,


"Yang Mulia..!" Seru ke tiga guru bersamaan.


"Kakek....!" Tiba - tiba terdengar suara Raja Chu Tian Ji dari arah pintu . tak lama sosoknya yang gagah dan tampan sudah berada di dekat pembaringan.


"Kakek Sudah sadar...!" Seru Raja bahagia.


"Ji'er...Ada apa...kenapa dengan Kakek..." Ucap Pria Tua itu dengan nada masih lemah dan keheranan .


"Maaf yang Mulia...jangan terlalu banyak bicara dulu... Beliau baru sadarkan diri..." Kata Siyue perlahan.


"Aah maaf...aku terlaku bahagia Yue'er..." ucap Raja dengan bahagia. Tanpa terasa airmata jatuh di pipinya. Perlahan Siyue mendekat.


"Maaf yang Mulia...ijinkan hamba melihat denyut nadi yang Mulia..." Ucap Siyue mendekati tempat tidur. Kaisar Tua menatap Sabah tampan yang berdiri dekat sang Cucu .


"Lakukanlah nak....." Ucapnya dengan suara lemah . Siyue segera mendekat dan mulai meneriksa denyut nadi Kaisar Tua .


"Ji'er...siapa pria tampan ini...?.." Kata Si Kakek sambil menatap Siyue lembut .


"Dia bukan seorang pria kek, tapi seorang Wanita ...Namanya Siyue, Dia yang telah mengobati Kakek , dan dia yang membuat Kakek sadarkan diri..." Ucap Raja Chu Tian Ji dengan perasaan bangga. Sedanfkan Siyue menatap sebentar pada Raja yang telah mengatakan kebenaran tentang dia .


"Seorang wanita...?" ucap sang Kakek sambil tersenyum melihat binar cinta di mata sang Cucu.


"Maaf yang Mulia...Kakek Kaisar tidak boleh terlalu banyak berbicara . dia harus banyak isturahat...dan Yang Mulia Kaisar... maaf minumlah ini dulu..." Ucap Siyue sambil membantu Kaisar Tua meminum pil Bery Red dan air jiwa. Dengan sabar dan lembut Siyue menyuapi Kaisar Tua. Setelah itu dia menyelimuti Kaisar Tua.


"Maaf aku terlalu bahagia, Kek..istirahatlah.. jika Kau tidak mengikuti perintahnya, Doktermu akan marah..." Ucap Raja Chu Tian Ji lembut sambil tersenyum menggoda. Kakek Kaisar Tua yang melihat tingkah cucunya yang beda tersenyum Senang . Dia tak pernah melihat Chu Tian Ji bersikap seperti itu pada siapapun selain dia.


"Ternyata gadis polos ini telah meluluh kan hatinya..." Batin Kakek Kaisar .


Bersambung dulu ya....aku lanjut besok.

__ADS_1


Jangan lupa, Luke, vote dan komennya aku tunggu . Cinta selalu untuk kalian .❤❤


Bersambung .


__ADS_2