DOKTER JENIUS

DOKTER JENIUS
PESTA AKHIR FESTIVAL BUNGA 2


__ADS_3

"Ha ha ha.. Kau berusaha mengelak...itu tak akan bisa...kami telah mendapatkan beberapa Saksi saat kau kami tangkap dalam satu kamar. Dan kami dengan cepat menikahkan dirimu dengan dia.... " ucap Dewi Langsy dengan lantang .


Dia segera bertepuk tangan dan beberapa orang datang menghampiri mereka . Melihat kedatangan mereka Siyue menunjukkan wajah ketakutan . Melihat wajah Siyue Dewi Langsy gembira. dia tertawa dengan keras lupa di mana dia sekarang. hingga terlihat dia bagai bukan seorang Dewi .


"Ha ha ha...kenapa kau takut...Bukankah memang suatu kebenaran semua yang aku katakan gadis pembohong...!" seru Dewi Langsy dengan wajah gembira. Dia sudah merasakan kebahagiaan yang akan dia dapatkan , karena usaha doa untuk menjebak Siyue akan berhasil . Dia tak menyangka rencananya yang dia ubah malah akan berhasil. Saat tadi ketika Pria yang menjadi teman kencannya mendatangi dirinya dan berbisik ingin berbicara sebentar dengannya, dia keluar dengan alasan pada kedua orang tuanya untuk pergi kekamar kecil. Ketika mereka sampai di luar, ternyata pria suruhannya berkata akan melepas tugasnya untuk membunuh Siyue. Tentu saja dia marah. Apalagi Pria itu akan menggantikan kerugian dia yang telah di tiduri pria itu dengan uang. Tentu saja dia semakin marah. Dan akhirnya terciptalah jebakan ini. Pertama- tama prin itu kembali menolak. Tapi saat dia mengancam dengan ancaman akan menyakiti adik satu- satunya dari pria itu . akhirnya pria itupun mau dengan terpaksa. Dan kini ternyata idenya malah muda di laksanakan . tidak masalah jika tidak membunuh Siyue, dengan Kejadian yang akan dia buat. Pasti Siyue akan segera pergi dan di usir dari Alam Nirwana dan tak akan berani datang kembali ke mari. Melihat wajah Siyue yang ketakutan, Dewi Langsy tertawa gembira.


"Kenapa...kenapa sekarang kau merasa takut...apakah kau masih mau menyangkal ..." ucap Dewi Langsy dengan wajah mengejek. Melihat keadaan sang kekasih, Dewa Wiqya merasa sakit hati, dia tahu sang kekasih tidak akan melakukan itu. Dia ingin menolong, tapi dia telah berjanji tidak akan ikut campur dalam menangani dewi Langsy . Walaupun dia merasakan hatinya sakit. Tapi dia percaya Siyue pasti bisa menyelesaikan masalah itu.


"Dasar anak nakal...bisa- bisanya dia mempermainkan wanita itu.... " ucap Dewa Agung sambil menahan gemas.


"Aku tak pernah menyangka di dalam sikap lemah lembutnya masih ada sikap jailnya... dasar anak nakal. Tapi aku tahu, dia mempunyai kejutan buat Dewi Langsy . dan itu yang ingin aku ketahui...Benar - benar anak nakal...di sinilah yang membuat semua mahluk kontraknya sangat menyayangi Dia, dia bisa bersikap lembut, sayang, dan sekaligus kejam. Hanya saja dia bisa menempatkan pada tempat yang semestinya..." ucap Dewa Brahmadya dengan wajah bangga sekaligus gemas.


"Terang saja dewa keadilan jadi sedih ketika dia tahu gadis itu kekasih dewa Wiqya . kasihan dia...cinta belum sempat berkembang , akhirnya harus layu..." ucap Dewa Kehidupan sambil tersenyum.


"Benar...dan kalian tahu...Dia memintaku untuk mengatakan padamu Kak.. Agar kau membuatkan dia gadis ataupun Dewi yang seperti Siyue , mana bisa...!" ucap Dewa Agung pada Dewa Brahmadya .


"Ha ha ha .. Bagaiaman bisa...ya sudah kita lanjutkan pembicaraan kita nanti, lihtlah anak bakal itu mulai berdrama ..." ucap Dewa Brahmadya.


"Dewi...mana mungkin aku melakukan perbuatan itu... Sedangkan aku tidak mengenal dia..." ucap Siyue memelas.


"Ha ha ha...sekarang baru kau berkata seperti itu, mana sifat garangmu tadi ha...?" ucap Dewi Langsy mengejek.


"Dan sebentar lagi kau akan di buang kembali ke bumi, dan tak akan bisa kembali ke alam Nirwana ini...dan kau tidak bisa bertemu lagi dengan dewa Wiqya, karena Paman Yang Xi Dan Ayi Bao Yu tidak akan mengijinkan Dewa Wiqya menemui dirimu " ucap Dewi Langsy.


"Benarkah....?jadi kalau kita mempunyai kesalahan kita akan di buang dari Alam Nirwana...?" ucap Siyue yang wajahnya berubah tegas.


"Tentu saja... apalagi manusia seperti dirimu...manusia kotor dan Ja***g sepertimu...Cih memalukan . Sekarang tidak adalagi orang yang bisa menolongmu..." ucap Dewi Langsy dengan bangga dan bahagia. Sedangkan tamu yang lain merasa sangat kasihan pada Siyue. Namun ada juga yang bersyukur atas musibah Siyue.


"Ximli apa yang terjadi sebenarnya ...kenapa seperti ini...?" ucap Ayah Dewi Teratai. Ximli adalah nama Dewi Teratai .


"Tidak Ayah ...aku yakin Siyue tidak akan melakukan apa yang di tuduhkan padanya, Aku dengar, Dewi Langsy sangat tergila- gila pada Dewa Wiqya. Jadi aku yakin ini ulah dari Dewi Langsy yang ingin menjauhkan Siyue dengan Dewa Wiqya...tapi sepertinya ini bukan Siyue yang terjebak, tetapi dewi Langsy lah yang akan masuk perangkap Siyue..." ucap Dewi Teratai Ximli.


"Bernarkah...kenapa kau bisa seyakin itu...?" tanya sang Ayah.


"Apakah tadi ayah tidak melihat senyuman kecil di bibir Siyue ...? Senyuman itu memang samar sekali Ayah.." ucap Dewi Teratai.


"Benarkah...syukurlah kalau begitu , kita lihat saja selanjutnya..." ucap Ayah Dewi Teratai merasa lega . Begitu juga dengan Dewi Bao Yu Bunda Dewa Wiqya .


"Ya'er...kenapa kau diam saja.. Cepatlah tolong Siyue....Bunda yakin Yue'er tidak bersalah. Pasti ini jebakan Dewi Langsy.. dasar wanita jahat...ayo pergilah bantu dia.." ucap Dewi Bao Yu dengan cemas .


"Bunda sejak tadi aku ingin kesana , tapi aku tidak bisa Bun ...aku tidak bisa membantu Yue'er...karena dia memintaku untuk tidak ikutan dalam urusannya dengan dewi Langsy...kalau aku turut membantu, bisa- bisa aku menggagalkan rencana dia Bun..." ucap Dewa Wiqya.


"Maksudmu Siyue sudah tahu kalau dia akan di jebak...?" tanya sang Bunda.


"Sepertinya dia tahu..dan dia sekarang sepertinya sedang membalik menjebak dewi Langsy..." ucap Dewa Wiqya .


"Aku tadi juga sempat khawatir Bun...tapi saat aku melihat matanya, di sana aku melihat kejernian matanya. Tidak ada rasa khawatir ataupun takut . di mata jernih nya aku melihat cemohan pada dewi Langsy. Itu bertanda dia tidak bersalah dan kita tidak perlu khawatir... aku curiga dia memiliki rahasia Dewi Langsy." ucap Dewa Yang Xi.


"Benar kata Paman Bik...Siyue bukan gadis yang lemah yang mudah di gertak, aku yakin kalau Siyue sekarang ini memang sengaja menjebak Dewi Langsy, Dasar gadis nakal... Dia memang terlihat lembut dan manja. Tapi jika dia sudah bertindak pada seseorang yang dia anggap kesalahannya sudah melebihi batas, maka dia akan sangat kejam bik...dia juga bisa licik. Namun kelicikannya ada oada tempatnya....Dia sangat menghormati dan menyayangi orang yang memang pantas dia sayangi. Demi orang yang dia sayangi maka dia akan rela mengirbankan keselamatan dirinya sendiri. Tapi sebaliknya bagi mereka yang menghianati dia ataupun sudah di luar batas kebenaran, dia jahat dan tak mengenal kompromi..." ucap Dewa Saora memberitahukan Sifat Siyue .


Mendengar ucapan Dewa Saora, terlihat senyum di bibir Dewa Yang Xi dan Dewi Bao Yu. Mereka semakin bangga pada Suyue . sedangkan di area pertunjukan, terlibat Siyue sedang berbicara dengan wajah datar.


"Jadi bagaiaman jika semua yang kau ucapkan itu sebenarnya terjadi pada dirimu..? Karena kaulah pelakunya..?"tanya Siyue datar,


Hilang sudah sikap ketakutannya pada Dewi Langsy yang dia tunjukan tadi. Kini terlihat wajah tegas dingin dan tegar . tak adalagi kelembutan di matanya .


"Apa maksudmu...!" seru Dewi Langsy dengan wajah kaget.


"Aku katakan bagaimana jika yang kau ucapkan tadi sebenarnya pantas untuk dirimu...! kaulah yang melakukan semuanya, " ucap Siyue dengan suara naik satu oktaf.


"Lancang mulutmu...siapa kau hingga berani mengucapkan kata seoerti itu padaku.. Kau itu siapa..? Kau hanyalah manusia rendahan yang tidak sederaja denga ku yang merupakan seorang Dewi...!" teriak Dewi Langsy dengan marah .


"Tapi aku lebih baik darimu, walaupun aku bukan seorang Dewi, tapi aku masih bisa menjaga harga diri dan martabatku, daripada kau yang seorang Dewi yang kau katakan terhormat dan bernartabat, tapi tidak bisa menjaga harga diri dan martabatnya dan mengobral tubuhmu pada pria yang bukan suamimu..." ucap Siyue dingin.

__ADS_1


Mendengar ucapan Siyue semua orang terkejut, begitu juga dengan orang Tua dewi Langsy. Sang Ayah sampai terlonjak kaget dan berdiri. Sedangkan Dewi Langsy kaget bukan main, terlihat wajahnya memerah karena marah.


"Lancang mulutmu...kau berani memfitnah seorang Dewi, kau bisa terbunuh sekarang juga...!" teriak Dewi Langsy . sedangkan Ayah Dewi Langsy yaitu dewa Kanzho segera melompat kearah arena, dia tiba- tiba Menyerang Siyue dengan kekuatannya. Semua orang kaget, tapi Siyue yang sudah menyadari apa yang akan terjadi , segera melompat menghindar . Dan terlihat pertarungan dewa Kenzho dengan Siyue. Di saksikan oleh semua dewa. Untunglah perkelahian itu dapat di cegah dengan turunnya dewa Agung ke arena . Dewa agung membalikkan kekuatan yang di lontarkan Dewa Kenzho kepada Siyue. Hingga menghantam dadanya sendiri. Dewa Kenzho terjatih dan ingin marah. Tapi saat melihat yang menahan kekuatannya adalah Dewa Agung. Diapun terdiam.


"Apa yang kau lakukan Kenzho...;!" seru dewa Agung marah.


" Maaf yang Mulia...Dia telah memfitnah putrimu yang Mulia...!" seru Dewa Kenzho dengan marah.


"Memfitnah....? Apa benar dia memfitnah putrimu...kau sudah menyelidikinya...? dan kenapa baru sekarang kau sakit hati mendengar ucapan Siyue, lalu kenapa saat Putrimu memfitnah diriku kau diam saja...?" ucap Dewa Agung dengan kesal dan marah.


"Apa Maksud yang Mulia...? Kapan putri hamba memfitnah yang Mulia..." ucap dewa Kenzho kaget.


"Oo jadi kau tidak sadar kalau Putri kesayanganmu itu menghinaku...? Lalu apa artinya Dia mengatakan kalau Siyue yang datang kesini atas ijinku itu sebenarnya tidak pantas datang kesini...apa hak dia menilai kebijakanku ha...!" ucap Dewa Agung sambil menatap tajam dewa Kenzho.


Mendengar perkataan dewa Agung, Dewa Kenzho mulai paham, dia menatap sang putri dengan geram. Lalu dia kembali menatap Dewa Agung.


"Tapi yang Mulia... hamba minta keadilan untuk putri hamba.. hamba mohon yang Mulia..." ucap Dewa Kenzho dengan wajah marah menatap Siyue.


"Keadilan apa...?" tanya Dewa Agung.


"Gadis Bumi itu telah memfitnah putri hamba, karena itu tolong tegakkan keadilan untuk putri hamba..." ucap dewa Kenzho .


"Baik...aku akan mencari keadilan untuk putrimu.. " ucap Dewa Agung dengan datar. Dia menatap sekilas pada dewi Langsy. Walaupun menunduk dewa Agung bisa melihat senyum kepuasan di wajah licik itu. Setelah itu dia menatap Siyue.


"Yue'er...kau datang kesini atas perintah dariku...aku yang mengundang dirimu. Lalu sekarang ada masalah seperti ini dan kau di tuduh memfitnah dewi Langsy... Apakah kau punya bukti atas tuduhan yang kau ucaokan tadi...?" kata dewa Agung denga. wajah dingin.


" Ampun Hamba Yang Mulia...hamba mengatakan apa adanya, mana mungkin hamba berbohong ..."jawab Siyue dengan tenang .


"Bohong...jelas- jelas kau memfitnah diriku, kalau ucapanmu benar mana buktinya...!" teriak dewi Langsy dengan penuh kebencian.


"Baik...apakah kau ingin aku membuka keburukanmu disini...?" tanya Siyue dengan wajah tenang .


"siapa takut...tinjukkan saja... Siapa yang takut dengan semua omong kosongmu itu...!" seru dewi Langsy dengan wajah sombong dan angkuh. Dia yakin Siyue tidak akan memilikinya . bukankah Dia baru saja datang ke alam Nirwana. mana mungkin dia punya bukti ha ha ha .


"Tunjukan saja..." ucap dewa Kenzho yang merasa semakin yakin karena di wajah sang Putri tidak terlihat wajah ketakutan .


"Baiklah akan aku tunjukkan, tapi hamba minta setelah ini terbuka, hamba minta tidak ada balas dendam pada hamba ataupun manusia di bumi. Karena ini masalah bukan kesalahan manusia bumi ataupun orang lain jadi ini murni Putri anda yang mencari masalah . Sekali lagi bukan hanba ataupun rakyat bumi , apakah anda mau berjanji Yang Mulia Dewa Kenzho..." ucap Siyue yang membuat siapapun yang mendengarnya merasa terharu. Tak terkecuali dewa Kenzho sendiri...dalam keadaan seperti ini, gadis ini masih memikirkan keselamatan manusia Bumi.


"Baik aku akan berjanji seperti yang kau inginkan..." ucap Dewa Kenzho dengan tegas.


"Baiklah dan semua dewa di sini sebagai saksinya. Sekarang akan kutunjukkan semua bukti yang hamba miliki. .." ucap Siyue dengan tenang .


Siyue segera mengambil batu dewa dari cincin Ruangnya, di sana ada dua batu dewa. Siyue mulai menyalurkan kekuatan tenaga dalamnya kedalam batu dewa. Tak lama terlihat cahaya putih memancar dari batu dewa. Mulanya terlihat agak buram, namun karena kekuatan Siyue kini sudah berada di rana alam Roh emas awal. Yang berarti sebentar lagi berada di Alam Dewa. Membuat cahaya batu dewa semakin terang dan tak lama , terlihat bagaikan Film di dunia modern yang menunjukkan aktivitas seseorang , dan iti Dewi Langsy. Dewi Langsy yang di marahi oleh sang Ayah lalu pergi ke istana miliknya. Dan takbkama dia menyuruh Pelayannya . semua kejadian setelah itu terpampang dengan jelas, percakaoan dewi Langsi di Restoran yang menyuruh membunuh Siyue , serta adegan tak senono dewi Langsy dengan pria yang ada di depan mereka yang mengaku sebagai suami Siyue. Serta permintaan dewi Langsy pada Pria itu untuk segera membunuh Siyue. Semua lengkap tanpa ada penambahan ataupun perubahan. Semua itu membuat Dewi Langsy pucat pasi. Dan terakhir Siyue menunjukkan bagaimana pertemuan Dewi Langsy dengan pria itu dan mereka yang mulai membuat skenario untuk menjebak Siyue.


Melihat Semua itu, Dewi Langsy tak dapat berbicara. Sang Ayah yang melihat bukti yang di dapatkan Siyue bagai disambar petir. Melihat perbuatan Dewi yang melakukan sesuatu yang dilarang . Kini dia mulai mengerti kenapa Siyue tadi meminta persetujuan dia . wajah Dewa Kenzho merah karena menahan marah . Dia menatap wajah sang Putri yang terlihat sangat pucat. Batu Dewa sudah di simpan kembali oleh Siyue. Jadi semua wajah menatap ke arah Dewi Langsy dengan tatapan menghina. Sedangkan Dewa Kenzho yang kemarahannya sudah mencapai ubun- ubun terlihat menatap dewi Langsy dengan tatapan tajam. Andai bisa ingin rasanya dewa Kenzho menelan bulat- bulat Dewi Langsy Putrinya yang tak tahu diri itu .


"Apakah benar semua yang telah kita lihat Langsy...?" tanya Dewa Kenzho .


Dewi Langsy berusaha mengelak, tangannya dia goyang kan untuk berkata tidak, tidak Ayah..itu tidak benar. Namun yang keluar dari mulutnya adalah kalimat.


"Benar ayah...Benar sekali..itu memang Langsy....." tentu saja dia kaget dengan ucapannya sendiri. Dia pendekap mulutnya .


"Kenapa kau lakukan semua itu Sy'er... kenapa....?kenapa kau lakukan itu....?" tanya sang Ayah.


Aku putus asa karena Dewa Wiqya tidak mau padaku. Aku mencoba lari dari kenyataan dan aku di perkenalkan dengan Kenikmatan itu Ayah...Dan saat aku merasakan kenikmatan itu, aku menjadi kecanduan ..." ucap Dewi Langsy yang kembali mendekap mulutnya.


"Lalu kenapa kau ingin membunuh Siyue..? malah berusaha menjebak dia ..?" tanya Dewa Agung.


"Karena hamba benci dia, sangat membencinya... Dia yang hanya seorang manusia Bumi , seorang manusia hina dan rendah kenapa bisa dengan mudah mendapatkan cinta Dewa Wiqya. Kenapa Dewa Wiqya mau dengan dia ....? sedangkan hamba..hamba yang seorang Dewi dia tolak mentah- mentah...! Apa kekurangan hamba yang Mulia..." ucapnya dengan wajah marah.


"Kau berkata dia manusia rendah...? Apakah kau tidak tahu kalau dia itu seorang Ratu...?dia adalah ratu dari Negri Phoenix. Dia pemguasa kerajaan Phoenik.... Kau tahu di mana Negri Phoenix..?" ucap Dewa Agung dengan marah. Semua orang terkejut mendengar ucapan dewa Agung . mereka memang belum tahu Siapa Siyue kecuali keluarga Dewi Teratai , Dewi Tumbuhan, dan keluarga Dewa Wiqya sendiri.


"Negri Phoenix...! Ratu Phoenix....?". seru mereka berjamaah.

__ADS_1


"Ma..maksud yang Mulia dia Ratu atau penguasa Negri sakral itu.. ?" seru Dewa Kenzho dengan wajah kaget. Namun sebelum Dewa Agung menjawab , sebuah suara bariton terdengar menjawab pertanyaan Dewa Kenzho .


"Benar...Dia adalah junjungan kami..kenapa putri bodohmu itu berani mengusik Adik kesayangan kami..." Terdengar suara dingin yang tiba- tiba muncul dan kini di depan semua Dewa , Terlihat semua mahluk kontrak Siyue serta penjaganya berdiri di belakang Siyue. Untungnya mereka menggunakan tubuh manusia mereka. dan di sebelah Siyue terlihat dua pemuda tampan berpakaian putih bersih rambut di ikat sebagian serta mahkota kecil di kepala mereka.


"Lo...kalian keluar semua...?" tanya Siyue dengan wajah kaget .


"Ibu...siapa yang berani menghinamu...!" seru kedua pemuda tampan itu dengan wajah marah. Mereka berdua memegang kedua tangan Siyue . melihat kedua pria kembar itu , Siyue kaget bukan main. Kalian sudah selesai meditasinya...?" ucap Siyue.


"Apakah ibu tidak melihat kami yang telah berubah setampan ini...?" ucap pemuda tampan yang berada di sebelah kanan Siyue .


"Ck.. mulut narsismu persis persis seperti Ayahmu...." ucap Siyue sambil menatap mereka berdua.


"Di mana Ayah ibu....?" ucap sakah satu dari Twins Naga .


"Kau akan bertemu dia setelah ini....." ucap Siyue lembut .


Sedangkan semua orang yang berada di dalam istana Dewa Agung terkejut melihat para pria gagah yang berada di belakang Siyue . Tak terkecuali dewa Agung yang berdiri agak dekat dari Siyue.


Apalagi bagi mereka yang belum tahu kalau Zuzaku merupakan heran kontrak Siyue. Melihat kehadiran mereka , Semua orang bagai tak percaya. sebelas Pria tampan dengan dua gadis berdiri dengan gagah di sekitar Siyue. Terlihat mereka menatap Dewai Langsy dengan penuh kemarahan. Zuzaku yang berdiri persis di belakang Siyue berjejer dengan yang lain , menatap tajam pada Dewi Langsy .


"Kau fikir kau lebih tinggi derajatmu dengan Siyue kami... Jangankan separuh , seujung kuku Siyue kau bukan tandingannya...berani sekali kau menghina dia...apa yang kau banggakan, kau membanggakan kehidupan liarmu itu he..." ucap Zuzaku dingin . terlihat sekali kalau wajah- wajah mereka menatap dewi Langsy dengan tatapan jijik dan marah . Melihat tatapan mereka yang sinis dan dingin terkesan menakutkan membuat wajah Dewi Langsy yang sudah pucat, kini semakin pucat dan badannya bergetar.


"Zuzaku...!" seru Dewa Kenzho. Bukan hanya Dewa Kenzho yang berseru, tetapi para tamu yang sedang menyaksikan kejadian itu


" Benar...kami semua adalah mahluk penjaga Ratu kami..." ucap Zuzaku dingin . Semua orang diam terpanah tanpa berbicara. Hanya Dewa Brahmadya yang tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


"Yue'er...kau memang unik dan tanpa cela...hingga semua mahluk kontrakmu bangga dan sakit hati melihat kau terhina. Dasar anak nakal...mana ada manusia yang memiliki hewan penjaga lebih dari dua..." ucap dewa Brahmadya. Senyum itu berganti dengan tawa Ringan .


"Kalian pada keluar...?ada apa..?" ucap Dewa Agung sambil tersenyum.


"Jika yang Mulia tidak bisa memberi keadilan pada Ratu kami karena perbuatan Dewi bo**k itu, yang telah menginjak dan mempermalukan Ratu kami, kami akan mengambil Alih untuk menghukumnya..." ucap Zuzaku dingin. Mendengar ucapan Zuzaku terlihat senyuman di bibir Dewa Agung. Karisma yang terpancar membuat orang tenang.


"Apakah hukuman yang kalian berikan itu masih kurang...?" kata Dewa Agung lembut. Mendengar itu Siyue , Feng Qui dan Ivy terkejut. Mereka sadar kalau ternyata ketiga Dewa utama tahu perbuatan mereka .


"Apakah cuma itu..? Aku rasa tidak sepadan dengan kekurang ajaran dia membuat Ratu kami hampir tercemar namanya...." ucap Zuzaku dingin . dan semua mahluk kontrak Siyue menganggukkan kepalanya .


"Kak..sudahlah...kau tahu Ivy kan...? Dan kita tahu kekuatannya..." ucap Siyue yang kini menghadap pada semua hewan kontraknya . Sebab mendapat hukuman dari dewa Agung ataupun Brahmadya lebih baik daripada penyakit yang di berikan Ivy jika Dewi Langsy tahu itu.


Mendengar ucapan Siyue , Zuzaku menghela nafas berat. Dia menatap Siyue lalu berkata.


"Hatimu terlalu baik adikku... Baiklah karena Yue'er berkata seperti itu . aku tidak menuntut lebih banyak lagi, tapi jika ada lagi yang ingin macam- macam pada Ratu kami...jangan salahkan kami jika bertindak kejam..." ucap Zuzaku dingin menakutkan .


Mendengar ucapan Zuzaku, Dewa Agung maupun Dewa Brahmadya hanya bisa menghela nafas panjang . Sebab mereka tahu racun apa yang akan di terima dewi Langsy. Setelah mengucapkan kata- kata itu, semua pria yang berada di samping Siyue menghilang seketika. Hanya dua pemuda tampan yang berada di samping kiri kanan Siyue yang masih diam.


"Kenapa kalian tidak pergi juga..?" tanya Siyue.


"Kami masih ingin bersama Ibu...boleh kan bu..?" ucap pemuda yang berdiri di sebelah kiri Siyue . sejenak Siyue menatap mereka berdua. Tak lama


"Hmm baiklah .. tapi dengan satu syarat. Kalian tidak boleh bertindak semaunya..." ucao Siyue sambil menganggukan kepala . Terlihat keduanya bersorak dan berubah di depan semua orang menjadi naga putih besar. Lalu berubah kembali menjadi kecil dan melingkar dengan manis di lengan kanan dan Kiri Siyue. Membuat semua orang kembali terkejut tidak terkecuali dewa Wiqya yang belum mengenal mereka. Namun sekelebat ada bayangan keduanya di benak Dewa Wiqya.


"Mereka kah yang merupakan mahluk pasangan kita Yue'er..." batin Dewa Wiqya. Dan terlihat senyuman di bibirnya. Tak lama terdengar suara dewa Agung.


Kau telah tahu semuanya Kenzho ,..dan semua orang telah mendengar janjimu tidak melakukan pembalasan pada siapapun terutama pada Siyue , karena kita semua tahu kalau semua itu kesalahan outrimu sendiri. Karena itu mulai sekarang setatus dia sebagai Dewi aku cabut. Setatusnya Dia sekarang adalah manusia bumi bukan lagi seorang Dewi . Kini terserah padamu kau bisa membawa dia kerumahmu, atau membuang dia ke bumi. Karena Kejahatannya dan perbuatan buruk dan keji yang dia lakukan di luar akal kita sebagai Dewa . Dia seperti manusia yang tak bisa menahan hawa nafsu . Dan jika suatu saat terjadi sesuatu padanya, itu karena karma yang dia buat..." ucap Dewa Agung pada dewa Kenzho. mendengar ucapan dewa Agung , Dewa Kenzho masih bernafas dengan lega . karena dia masih bisa membawa Dewi Langsy kembali pulang. Dia hanya memiliki tiga anak , dua pria dan satu wanita. Dan Dewi Langsy putri bungsunya.


"Hamba mengucapkan terimakasih yang Mulia... Atas kemurahan yang mulia tidak menghukum putri hamba dengan hukuman mati..."ucap Dewa Kenzho .


"Siyue yang mengampuni Putrimu Bukankah tadi kau sudah mendengar dan melihat sendiri..." ucap dewa Kenzho.


Ucapan dulu ya...kita lanjut besok.


Nggak di gantung lagi kan...? Jangan lupa like, vote dan komennya author tunggu. Kalau masih ada salah ketik lagiatau typo maafkan author ya....🙏🙏🙏


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2