
"Ha ha ha...kau tahu itu..." ucap dewa Yang Xi sambil tertawa.
"Sudah duduklah...kau memang harus bangga pada calon menantumu itu. Tapi kau juga harus berterimakasih karena Dewa Brahmadya mau menciptakan dan meminta Dewa maha kuasa untuk menyempurnakan ciptaannya..." ucap Dewa Agung. Mendengar ucapan Dewa Agung, Dewa yang Xi Menjawab.
"Tapi aku juga mengucapkan terimakasih oadamu, jika kau tidak meminta oada dewa Brahmadya, aku takutoutra Bengalju itu tidak akan mendaoat jodoh yang baik...." ucap Dewa Yang Xi .
"Baiklah aku terima ucapan Terimakasih mu padaku, Karena aku juga tidak mau anak bengalmu itu hidup sendirian...." ucap Dewa Agung . Mendengar itu Dewa Yang Xi tertawa. Dan dia segera menatap Dewa Brahmadya yang duduk di sebelah Dewa Agung .
"Yang Mulia Terimakasih...kau memberi hadiah terbesar untuk ku dan Putraku..aku nanti akan bersulang untukku ..." ucap Dewa Yang Xi sambil tertawa bahagia.
"Sudahlah...jangan terlalu sungkan, aku juga bangga akan kekuatan yang dia miliki . selama ini Aku tak pernah bangga seperti saat melihat calon menantumu itu . Kesempurnaan dia hampir melebihi Dewi Senior. ..Kau belum sepenuhnya melihat kekuatannya . " ucap Dewa Brahmadya.
"Hamba akan menunggu itu Dewa Brahmadya..." ucap Dewa Yang Xi.
"Pasti kau akan melihatnya. ...Ya sudah sekarang bawa duduk keluargamu..." ucap Dewa Bramadya .
" Trimakasih Dewa Brahmadya..." Akhirnya mereka duduk tak jauh dari tempat ketiga Dewa utama berada. Dan mereka bertemu dengan kedua orang Tua Dewa Saora. Yang ternyata telah berangkat lebih dahulu . Merekapun duduk bersama- sama.
Mereka berbincang bersama hingga acara di mulai. Namun saat itulah Feng Qui berbisik pada Siyue.
"Yue'er...pria yang ingin membunuhmu sekarang berada di sini. Dia menyamar menjadi salah satu pelayan ..." bisik Feng Qui.
"Oh ya...apakah kau yakin Dia penjahat itu...?Apakah dia mengawasiku.. " ucap Siyue dengan wajah tenang.
"Pertahankan sikapmu, jangan menatapnya, jangan membuat mereka curiga ,sepertinya dia akan membawa minuman untukmu..." ucap Feng Qui lagi.
"Benarkah...dan aku yakin minuman itu sangat perlu di curigai..." ucap Siyue dengan wajah tenang.
Dan benar saja, terlihat seorang pria dewasa menghampiri meja Siyue. Pria ini cukup tampan, wajah nya terlihat tenang saat mendekati Meja Siyue. Namun saat Dia semakin dekat, Dia melihat wajah Siyue yang rupawan. Hatinya bergetar tak karuan.
"Ck...dasar Dewi gila...gadis secantik ini di suruh membunuh...Dan wajahnya sangat lembut dan bijak..dasar wanita keparat. Andai aku tahu gadis seperti ini yang menjadi targetku, tak sudi aku mengabulkan permintaannya... Dasar sial... Andai aku menerima uang bayarannya, pasti sudah aku kembalikan ...rasanya aku tak tega membunuh gadis ini...tentu saja Dewa Wiqya lebih memilih dia dari pada si kutu kupret itu...sial...benar- benar sial aku sekarang...."ucapnya dalam hati.
Dan ucapan itu tiba- tiba Siyue bisa mendengarnya
"Tunggu.. kenapa aku bisa mendengar suara fikirannya... apakah dia manusia..?ucap Siyue dalam hati.
Dia sekilas menatap pria di depannya.
"Kak Zuzaku...apakah kau mendengarku...!" seru Siyue dalam telepatinya.
"Ada apa Yue'er...?" tiba- tiba panggilan Siyue di respon Zuzaku.
"Kak...sejak aku datang ke alam Nirwana ini, aku tidak bisa mendengar percakapan hati para Dewa... Memang aku pernah sekali mendengar ucapan Dewa Wiqya saat dia mendapatkan ingatan Raja Chu Tian Ji . Tapi aku sudah menutup aura darinya. Hingga aku tidak bisa mendengar lagi. Tapi kenapa aku bisa mendengar ucapan dari pria yang ada di depanku ini...apakah dia manusia...?" tanya Siyue keheranan.
"Apaa...kau bisa membaca fikiran orang...?sejak kapan itu...?" tanya Zuzaku balik bertanya .
"Hehe he...sudah agak lama sich.. Apakah kalian tidak merasakannya....?" tanya Siyue mencoba membela diri.
"Kau ini... Mana mungkin kami tahu...apakah itu termasuk pada hewan seperti kami...?" tanya Zuzaku lagi.
"Tentu saja...tapi aku nggak pernah bisa membaca isi fikiran kalian... Apakah karena kalian mahluk kontrak ku ya..?" tanya Siyue membuat Zuzaku bernafas lega sebab jika Siyue tahu apa yang ada di dalam otak para mahluk kontraknya bisa bahaya😂😂.
"Mungkin juga...dan sekarang aku tahu, kau tidak bisa membaca fikiran Dewa dan Dewi karena mereka seorang Dewa . lalu kenapa kau bisa membaca fikiran pria di depanmu, mungkin kekuatan batin pria itu lebih rendah darimu, atau dia memiliki darah manusia..." ucap Zuzaku .
"Oo..begitu ya..ya sudah kau bisa kembali bermeditasi..." ucap Siyue.
"Lalu apa yang akan kau lakukan dengan rencana Dewi Langyu..." tanya Zuzaku .
"Kalau hari ini dia tak membuat masalah, aku tak akan bertindak kejam . tapi jika dia macam- macam..maka dia akan tahu akibatnya..." ucap Siyue dengan tenang.
Zuzaku terdiam, dan terlihat senyum di wajah dinginnya.
__ADS_1
"Ternyata kau sudah semakin Dewasa Yue'er...aku semakin bangga memiliki master sekalugus adik seperti dirimu..." ucapnya perlahan.
Sedangkan di depan Siyue. Ternyata pria itu melangkah melewati meja keluarga Dewa Yang Xi. Mungkin dia akan melakukan sesuatu tapi dia masih waras untuk tidak bertindak di depan keluarga Dewa Yang Xi. Dia berjalan menjauh dari meja Siyue. Sedangkan acarapun sudah di mulai. Ternyata hari ini adalah acara penampilan para muda- mudi , para Dewa- dewi yang akan menampilkan keahlian mereka di dalam kesenian, seperti ,tarian, musik ataupun syair dan puisi . Setelah mendapat nasehat dari Dewa Brahmadya dan Dewa Agung. Setelah mendapat nasehat dari kedua Dewa utama, acarapun segera di mulai. satu persatu mereka mulai tampil menunjukkan keahlian mereka dalam bidang- bidan seni . Ada yang menari, ada juga yang memainkan alat musik sambil bernyanyi . Dan ada juga yang membaca ouidi ataupun syair . cukup lama pertunjukkan itu di sajikan. Kebanyakan yang membaca puisi ataupun Syair dari para Dewa. Dari peserta wanita hanya sebagian saja. Kebanyakan mereka ikut dalam tarian ataupun memainkan alat musik . Hingga tiba- tiba terlihat Dewi Langyu datang ke arena . dia mempersembahkan tarian yang terlihat memang sangat gemulai . dan saat tariannya nya berakhir, terlihat dia banyak mendapatkan tepuk tangan dari para penonton. dan ketika saatnya dia akan turun, tiba - tiba dia berkata.
"Maaf Yang Mulia tiga Dewa utama...Saya mendengar gadis dari bumi yaitu teman wanita Dewa Wiqya sangat pandai dalam menari. Dan dia datang kesini karena mendapatkan undangan Dewa Agung. Bagaiaman kalau sekarang dia kita minta untuk menampilkan tariannya...?" ucapnya lantang. Tentu saja ucapannya membuat semua orang menatap pada gadis yang kini duduk di dekat dewa Wiqya .
melihat apa yang di lakukan dewi Langsy, Siyue tersenyum lembut. Namun senyuman membuat orang terpesona. Sedangkan Dewa Wiqya sendiri marah bukan main, dia tahu kalau dewi Langsy ingin mempermalukan Siyue di pesta itu . Saat dia ingin berdiri dan melabrak dewi Langsy, Siyue menahan tangannya. Dia berkata perlahan.
"Biarkan ini menjadi urusanku Honey..." ucap Siyue.lembut . Mendengar ucapan Siyue , Dewa Wiqya terdiam . perlahan Siyue berdiri dan berjalan kearah arena . wajahnya tetap tersenyum manis membuat semua orang terpesona . Sesampainya di arena, Siyue berdiri berhadapan dengan Dewi Langsy .
"Boleh juga Dewi...hamba yang rendah ini akan mencoba menunjukkan keahlian hamba... Namun jika tidak berkenan di hati semua Dewa, Mohon kiranya anda sekalian memaafkan hamba..." ucap Siyue lembut.
Sedangkan Dewa Yang Xi dan Dewi Bao Yu sangat marah. Mereka tidak pernah menyangka kalau gadis itu sangat licik iri dan dengki . Kemarin Dia sudah membuat ulah untuk mempermalukan Siyue di depan Dia dan para tamu yang tak seberapa. Tapi ternyata dia belum puas, dan kini Dia berubah lagi .
"Aku tidak pernah menyangka kalau Dewi Langsy bisa berbuat sejauh ini. Aku tahu dia sangat mengharapkan menjadi istri Wiqya ... tapi seharusnya dia sadar kalau Wiqya tidak mencintai dia... dan seharusnya dia menerima dengan tangan terbuka, bukan seperti ini.. " ucap Dewi Bao Yu dengan wajah kesal dan marah.
"Dia terlalu terobsesi dengan Wiqya Yu'er.. tapi sikapnya seperti bukan seorang Dewi . Lihatlah sendiri. Sikap Siyue lebih baik dari Sikap Langyu. ..."ucap Ibu Dewa Saora.
"Jika saja dia calon Istri Saora...betapa bahagianya aku..." batin ibu Dewa Saora .
"Saat sebelum Wiqya hilang, aku sudah memberi waktu padanya untuk mendapatkan Cintanya Wiqya tapi dia tidak mampu... jangankan mendapatkan cinta Wiqya, mendapat ucapan atau sapaan manis dari Wiqya saja dia tidak bisa..." ucap Dewi Bao Yu dengan wajah kesal.
Sedangkan di arena , terlihat Dewi Langsy menatap Siyue dengan pandangan sinis dan marah. Dia semakin marah saat dia melihat hari ini Siyue terlihat sangat cantik dan terkesan ceria . Dia menyadari semua Dewa menatap Siyue dengan tatapan memuji dan kagum . Dia merasa menyesal memanggil Siyue kedepan. namun karena dia sudah memanggil Siyue dan ingin mempermalukan. gadis itu, terlihat seringai licik di bibirnya .
Dia hanya mampu menatap Siyue dengan tatapan Sinis.
"Srlamat mempertunjukkan keahlianmu Siyue...semoga kau bisa membuat mereka keluarga Dewa Wuqya tak menyesal memilihmu sebagai pendamping Dewa Wiqya...." ucapnya pelan dan Sinis saat melewati Siyue . Mendengar ucapan dewi Langsy , Siyue hanya tersenyum lembut. Melihat Senyum itu, Dewi Langsy mengira Siyue ketakutan . Akhirnya dia melangkah turun dari Arena dengan senyum puas . Siyue berjalan ke tempat pemain musik untuk meminta mengiringi tariannya . setelah itu dia berdiri di tengah arena. Perlahan dia mengambil pedang Tianfang dari Cincin ruangnya. Saat pedang Tianfang di keluarkan semua orang merasakan cahaya mejic keluar dari pedang itu. semua orang yang telah melihat kemampuan dan kekuatan Pedang itu saat berada di arena pertarungan merasakan kekuatan dari pedang, dengan wajah kagum. Sedangkan bagi mereka yang baru melihat sangat terkejut dengan pedang di tangan Siyue.
Seperti contohnya Dewa Shui yang datang bersama putra pertanyaan, Istri dan Dewi Tumbuhan . Begitu juga dengan Dewi Teratai .Dia datang bersama keluarganya.
Dan saat melihat pedang Tianfang di keluarkan. Mereka betseru
"Pedang Tianfang...." Seru beberapa penonton . Sedangkan mereka yang telah melihat pedang Tianfang dikeluarkan saat pertarungan , hanya terkejut sebentar.
"Benar Ayah...dia menjadi mahluk kontrak Ratu Siyue..." jawab Dewi Teratai. Tak beda dengan Dewa Senhao...Dewa Shui pun kaget.
"Bagaimana dia bisa memiliki pedang Itu...?" ucap Dewa Shui yang tidak terlalu sehat. Namun sudah bisa berjalan dengan tegak. dan sekarang berada di sana hanya ingin melihat sang Putra kembali .
"Karena Zuzaku bersama dia Ayah..." ucap Dewi Tumbuhan .
"Apaa...Zuzaku bersama dia... Apa benar ucapanmu itu Nak...?" kata sang Ayah.
"Tentu saja Ayah...Dia memang manusia jenius..dan aku lihat hubungan Ratu Siyue dengan mahluk kontraknya bagai adik dan kakak...mereka saling menyayangi, bukan bagai master dan mahluk kontrak..." ucap Dewi Tumbuhan .
"Aah...terang saja Kakamu tak rela berpisah dengan gadis itu...kau tahu..mustahil sekali bisa memiliki ikatan kontrak denga. burung Zuzaku milik Dewa Agung itu...tapi ternyata gadis itu telah merebut kepercayaan dewa Burung itu dari dewa Agung , Itu menunjukkan kemuliaan sifat gadus itu. Siapa yang tak suka memiliki master sekaligus sahabat, adik dan keluarga seperti dia..." ucap Sang Ayah sambil tersenyum. Dia kini rela melihat Poison Ivy ikut Siyue. Dewi Tumbuhan pun merasa lega melihat kebahagiaan di mata sang Ayah.
Dan di arena terlihat Musik mulai mengalun. irama pertama terlihat pelan dan tenang. Tak berapa lama terlihat musik mulai mengikuti gerakan tarian pedang dua nyawa milik Siyue. Gerakan Siyue terlihat sangat lentur tegas dan indah. Semua orang menatap Siyue penuh kekaguman. Dan tiba- tiba di tengah pernainan pedang , sebuah bayangan turun mengiringi langkah Siyue. Dan ternyata bayangan itu adalah Dewa Wiqya yang turun masuk kedalam tarian pedang Siyue . Dewa Wiqya yang duduk melihat sang kekasih yang sedang menarikan tarian oedang merasakan sesuatu Saat melihat gerakan Siyue. tiba- tiba alam bawa sadarnya merasakan gerakan yang sangat fimiliar buatnya. Dan dia merasa tertarik untuk masuk mengimbangi gerakan Siyue. Hingga akhirnya dia melompat ketengah arena dan bergabung dengan Siyue. Kini ilmu pedang dua nyawa di lakukan berdua dengan pasangannya. Semua orang bagai tersihir oleh gerakan keduanya bagai satu kesatuan yang sangat sempurna . semua orang bagaikan tak ingin bernafas keras- keras, takut kehilangan momen yang sangat menakjubkan. Hingga terlihat tidak terdengar satupun suara di sana, hanya terdengar sesekali benturan senjata milik Siyue dan Dewa Wiqya . kedua orang itu terlihat melayang di udara dengan gerakan gemulai. Dan saat mengakhiri tarian mereka, Siyue melayang dan hinggap di tangan Dewa Wiqya yang di rentangkan . dan Saat musik berakhir, Siyue melompat turun dari tangan Dewa Wiqya . Dengan tangan di pinggang Siyue, mereka berdua memberi hormat pada tiga Dewa Utama dan para penonton. Setelah itu mereka berjalan keluar dari arena . namun baru beberapa langkah. Keadaan yang semula sunyi tiba- tiba di penuhi dengan tepukan tangan bergemuruh dari para penonton. Dan terdengar suara memuji dan kagum serta teriakan dari para undangan. Dewi Langsy yang sejak tadi sudah menahan kemarahan ketika melihat semua orang menatap Siyue dengan tatapan memuja dan kagum, merasakan dadanya sesak karena marah. apalagi saat Dewa Wiqya turun menyempurnakan tarian Siyue, Api cemburu dan iri membakar dirinya. Yang semula ingin mempermalukan Siyue, malah membuat Siyue mendapat kekaguman dan pujian dari seluruh dewa yang ada di ruangan itu. Semua itu membuat dia semakin marah dia tiba- tiba melompat ke arena.
"Ha ha ha..Jangan bangga dulu anak manusia.. aku tahu kau datang kemari karena dapat undangan dari yang Mulia Dewa Agung... Tapi Yang Mulia tidak tahu kalau kau sebenarnya adalah seorang penipu, .." ucap Dewi Langsy.
"Penipu...?" ucap Siyue dengan wajah heran. Terlihat burung kuning hinggap di bahu Siyue dengan tenang.
"Dia merubah rencana Yue'er.. Sekarang mereka ingin mempermalukan dirimu.."ucap Feng Qui pelan.
Mendengar ucapan Feng Qui terlihat bibir Siyue terangkat sedikit. Dan senyum itu membuat Feng Qui merinding walaupun tidak ada yang menyadarinya.
"Bagus...kini aku tak akan segan bertindak lagi...kau yang meminta Dewi...Qui.. masukkan satu pil kejujuran padanya...dan kau Ivy...lakukan apa yang kau mau..." ucap Siyue di sela seringainya.
"Baik Yue'er..." ucap mereka bersamaan, dan terlihat tawa dari Ivy yang hanya bisa di dengar Siyue.
"Ya...kau adalah seorang penipu...?" ucap Dewi Langsy dengan wajah mengejek .
__ADS_1
"Darimana kau bisa menyebutku penipu...?" ucap Siyue dingin.
"Ha ha ha... Kau fikir belangmu tidak akan ada yang tahu...? Kau salah...Kau itu sebenarnya seorang pe****r murahan , kau sengaja menjebak Dewa Wiqya agar tunduk padamu...! kau berusaha membuat Dewa Agung mau mengundang...Dasar Pe***r murahan...." ucapnya dengan sinis . Melihat kejadian itu , Dewa Agung ingin berdiri dan menghukum Dewi itu . dengan berbuat dan berkata demikian , sama saja Dewi Langsy telah menuduh dewa Agung berkomplot dengan Siyue untuk menipu para Dewa di Nirwana terutama keluarga Dewa Wiqya. Namun saat dia ingin berkata, Dewa Brahmadya mencegahnya.
"Biarkan saja...dia yang akan menghukum Dewi liar itu..." ucap Dewa Brahmadya.
"Maksud yang Mulia...?" tanya Dewa Agung.
"Aku sudah tahu Siapa dewi Langsy Putri dari Dewa Kenzho itu... Dewi yang tak pantas menjadi seorang Dewi...lihat saja hukuman apa yang akan dia dapatkan...dan kau akan tahu siapa dia sebentar lagi.... " ucap Dewa Brahmadya dengan tenang . Sedangkan di arena terlihat Dewi Langsy masih memojokkan Siyue. Sedangkan Dewa Wiqya sudah berwajah merah karena marah.
"Kau itu ngomong apa Ha....berani sekali kau menghina kekasihku...!" seru Dewa Wiqya marah. Ingin rasanya dia merobek wajah wanita di depannya.
"Jangan terpancing Honey..akan ada pertunjukan sebentar lagi..." ucap Siyue .
"Tapi Yue'er...." ucap Dewa Wiqya yang tidak tahan mendengar omongan Dewi Langsy .
"Dewa Wiqya...kau menolak diriku dan kau memilih gadis pe****r ini...Ck.. Ck , Ck... jangan menyesal jika aku membongkar keburukan Gadis yang kau pilih menjadi Kekasihmu itu...!" ucapnya sambil menatap Sinis Siyue dan dewa Wiqya . Siyue menahan Dewa Wiqya yang ingin menghampiri Dewi Langsy karena sangat marah.
"Sayang...biarkan aku yang menghadapi gadis ini. Aku mohon apapun yang terjadi jangan membantuku . biarkan aku yang menyelesaikannya...kau percaya padaku kan...?" Ucap Siyue lembut. Dewa Widya menatap Siyue dan saat melihat ketenangan di mata gadisnya, kemarahan Dewa Wiqya bagai di siram air dingin. Dia sangat percaya dengan gadisnya. melihat itu Dewa Wiqya tersenyum .
"Baik aku percaya padamu,..." ucapnya lembut.
"Trimakasih... Sekarang kembalikan ketempat Ayah dan Bunda...tenangkan mereka. Pasti mereka sedikit bimbang jadi hibur mereka, aku akan menyelesaikan urusan ini . tapi ingat Honey harus percaya kalau aku dapat menyelesaikan semua ini.."ucap Siyue lembut, Dia mengedipkan sebelah matanya dengan Wajah menggoda. Melihat tingkah sang Kekasih, ingin Rasanya Dewa Wiqya mencium gadis nakal yang sedang berdiri depannya.
"Baik aku pergi..." ucap Dewa Wiqya sambil mencium lembut kening Siyue dan mengusap kepalanya sebelum pergi. Menerima perlakuan seperti itu dari Dewa Wiqya , Siyue terlihat wajahnya memerah karena malu.
"Ck..dasar pria mesum...apa dia nggak malu melakukan di depan orang banyak..." umpat Siyue.
Sedanfkan oara penonton terlihat tercengang melihat tingkah Drwa Wiqya, mereka tak pernah menyangka Dewa Wiqya bisa melakukan itu di depan mereka. Merekapun tahu kalau Siyue malu, terlihat wajahnya memerah bagai tomat, dan bibirnya cemberut kesal. Namun bukannya memoerjekek wajahnya , malah Dia terlihat semakin cantik menggemaskan .
Perbuatan Dewa Wiqya membuat Dewi Langsy semakin meradang karena marah dan cemburu.
"Dasar wanita penggoda...lihat saja.. sebentar lagi kau akan malu ...!" teriak Dewi Langsy tak terkontrol karena marah dan cemburu.
"Benarkah...?Waah...aku ingin tahu, apa yang aku lakukan hingga aku mendapatkan rasa malu...apakah itu menakutkan...?" ucap Siyue dengan tenang. Sedangkan dewa Widya yang tadinya berhenti karena merasa sangat marah mendengar ucapan Dewi Langyu, segera kembali melangkah setelah mendapat dorongan pelan dari sang Kekasih agar berjalan kembali .
"Mau kemana Yang Mulia...apakah Yang Mulia tidak tahan lagi melihat kebusukan wanita yang kau banggakan...?" ucap Dewi Langsy dengan Sinis.
"Urusanmu denganku Dewi Langsy yang cantik... Bukan dengan kekasihku..." ucap Siyue dengan wajah konyolnya. Melihat tingkah Siyue yang tenang membuat para tamu yang ada di sana bagai mendapatkan hiburan. Yang satu melotot dengan marah, sedangkan yang lain bertingkah tenang dan konyol. Melihat tingkah Siyue, Dewa Brahmadya dan Dewa Agung merasa gemas dan lucu. Ingin rasanya mereka menyentil kening gadis nakal itu.
"Cih dasar wanita murahan...kau fikir kau akan tetap menjadi kekasih Dewa Wiqya jangan besar kepala, dan jangan sok polos...Kau berwajah bagai wanita lugu dan tak berdosa untuk menutupi keboborakmu , dasar Wanita ja***g...!" teriaknya marah. Namun bukannya marah Siyue malah terlihat menahan tawanya. Sebab tanpa Seorang pun yang tahu, Feng Qui dan Ivy berjalan mendekati Dewi Langsy. Dan pasti kalian tahu kan apa yang di perbuat kedua pria tampan itu. Selain memberi bubuk racun, mereka memasukkan pil kejujuran pada mulut Dewi Langsy. Pil itu akan bekerja setelah dua jam kemudian. Dan oil itu akan berlaku hanya dalam satu jam . terlihat Dewi Kangsy tersendak sendiri. Itu dalam penglihatan orang lain, tapi tidak untuk Siyue dan Dewa Bramadya maupun Dewa Agung. Mereka berdua melihat Feng Qui dan Ivy yang kasat mata.
Namun di saat itulah tiba- tiba seorang pria tampan dengan Wajah sedih datang masuk dan langsung berdiri di depan Siyue.
"Sayang...kenapa kau tinggalkan aku... bukankah kau berkata hanya beberapa hari saja meninggalkan aku, tapi ini sudah satu minggu sayang...kau tega ya...? Kau tega meninggalkan suamimu Sendiri..." ucap Pria itu. Melihat kedatangan Pria itu, Siyue pura - pura kaget.
"Kau...kau siapa...kenapa kau memanggilku sayang..? Aku tidak mengenalmu , dan aku tidak tahu siapa kau.." seru Siyue dengan wajah marah.
"Sayang... kau melupakan suamimu ini... Bukankah kita menikah karena kecelakaan itu...! Aku sudah memaafkan segala tingkah lakumu selama ini, tapi kenapa kau tidak mengakui diriku yang merupakan suamimu... Jangan membuatku malu sayang..." ucap pria yang Siyue tahu kalau pria ini adalah pria yang tadi membawa minuman ke arah mejanya.
"Benarkah kau suamiku dan kita menikah...?" ucap Siyue dengan wajah tenang .
"Tentu saja .." ucap Pria itu . namun Dia sedikit merasa cemas saat melihat ketenangan di wajah Siyue. Tapi tidak dengan Dewi Langsy. Dia merasa Siyue mulai ketakutan dia segera berkata .
"Ha ha ha.. Kau berusaha mengelak...itu tak akan bisa...kami telah mendapatkan beberapa Saksi saat kau kami tangkap dalam satu kamar. Dan kami dengan cepat menikahkan dirimu.... " ucapnya lantang . Dia segera bertepuk tangan dan beberapa orang datang menghampiri mereka . Melihat kedatangan mereka Siyue menunjukkan wajah ketakutan .
"Aku fikir sampai di sini dulu ceritanya Ya... Aku lanjut besok lagi. trimakasih... Jangan Lupa like, vote dan komennya aku tunggu .
jika masih ada salah ketik atau typo , author mohon maaf sebesar - besarnya 🙏🙏
Bersambung.
__ADS_1
.