DOKTER JENIUS

DOKTER JENIUS
DUNIA KECIL 2.


__ADS_3

Ketika samapai di dalam lorong itu Mereka bagai masuk ke dalam dunia lain, memang benar sich mereka masuk ke dalam dunia kecil , Tempat lain dari Dunia Nyata . Namun saat meteka menikmati sensasi itu, tiba- tiba Mereka merasa bagai di sedot pusaran udara yang membawa paksa mereka semua. Mereka merasa di ombang- ambingkan oleh sebuah tenaga yang Kuat. namun mereka berusaha mempertahankan genggaman tangan mereka satu sama lainnya. . Dan kemudian mereka bagai di hempaskan di dataran berpasir . Mereka Merasa kan sakit badan bagai mendapatkan pukulan dari orang banyak. Namun Siyue Merasa jatuh di atas tubuh seseorang . dia segera bangun dan melihat diapa yang ada di bawahnya .ternyata dia Rong Han . Dia berada di atas tubuh Rong Han kakak kedua nya .


"Kakak....maaf aku jatuh fi atas tubuhmu..sakit Ya...? maaf...." ucap Siyue dengan perasaan bersalah.


"Fuu...tidak masalah Yue'er...Kau sekarang bertambah berat...." goda Rong Han sambil tertawa.


"Ck..Kakak....Tentu saja aku berat..., bukankah sekarang Siyue sudah besar...Ayo bangun..."ucap Siyue dengan wajah cemberut dan memerah serta mengulurkan tangan nya membantu sang Kakak berdiri. Tentu saja wajah imutnya membuat sang Kakak semakin Tertawa. Rong Hao segera berdiri . mereka menatap sekeliling mereka. Dan ternyata saudara dan sahabat mereka berada juga di sana. Ada juga beberapa orang yang tidak mereka kenal .


"Aah..untunglah kita masih tetap utuh..." Ucap Siyue yang melihat semua saudara dan sahabatnya serta murid Elang Putih teman dari Wei Zi lengkap Ada di antara mereka.


"Syukurlah kalian semua Ada di sini..Ayo kita lihat keadaan di sini..." Ucap Siyue sambil mengibaskan bajunya yang penuh Debu dan pasir.


"Yue'er...Sini aku betulkan tambutmu..." Ucap Rong Han dengan sayang. Siyue mendekat, dan dengan lembut Rong Han membetulkan ikatan di rambut Siyue. Entah kenapa tiba-tiba terlintas di kepalanya saat-saat kecil dulu Rong Han sering membetulkan ikatan rabutnya.


"Kak...ternyata Kau tak pernah lupa Cara membetulkan rambutku..." Ucap Siyue haru .


"Dan Kau juga tak pernah berubah tidak tahu Cara membetulkan ikatan rambutmu sendiri dengan benar..." Ucap Rong Han sambil tersenyum.


"Karena aku memiliki Kakak yang akan selalu membantuku..." ucap Siyue manja .


"Dasar gadis manja.. Bagaiaman kalau kau sudah menjadi istri Raja...apakah suami kamu yang akan mengikatkan rambutmu....?" ucap Rong Han sambil menyelesaikan ikatan rabut Siyue .


"Kakak....mana dia bisa...baiklah aku nanti ajqn belajar...." ucap Siyue.


"Dasar gadis manja...." ucap Rong Han sambil menjitak kepala Siyue. Sejak kecil dia akan melakukan itu jika dia gemas akan tingkah atau kenakalan Siyue . dan Siyue sejak di Dunia modern pun tidak bisa membetulkan rambut nya dengan rapi . namun dengan ikatan asal- asalan yang diblajukan Diyue, membuat tamoilannya demakin menawan. Karena dia bagaia pria nakal dam bandel . Setelah selesai, mereka memutuskan untuk segera melanjutkan perjalanan. Tiba- tiba pin di Dada mereka menyala dengan tulisan nama dan perguruan mereka. Begitu juga dengan yang lain, pin masing - masing orang Menyala seperti milik Siyue.


"Hey...apakah ini Pin yang harus kita jaga...?" Tanya Chan Sin sambil menatap pin yang Ada di dadanya.


"Benar...bukankah kata guru besar pin ini akan mencatat apa yang kita dapatkan . Dan kita juga harus menjaga agar jangan sampai di rebut oleh kelompok lain..." Ucap Feng Xun.


"Kalau begitu kita harus menjaga jangan sampai pin kita ini di rebut kelompok lain,..." Ucap Siyue.


"Kalau bisa Malah kita yang merebut pin kelompok lain..." Ucap Pangeran Luo Yi. Dan di benarkah oleh yang lain .


"Ya sudah Mari kita berburu nilai terbaik dengan membunuh hewan Roh sebanyak- banyak nya ..." Ucap Siyue. Merekapun segera berjalan di tanah berpasir yang tetlihat tidak terlalu Luas itu. Namun panas matahari yang menyengat membuat kepala rasanya mau pecan. Ternyata di sana juga Ada kelompok lain, Namun sepertinya mereka tidak lengkap . mereka hanya bertiga. Dua wanita dan satu pria . Melihat itu Siyue mendekat bersama Pangeran Luo Yi dan bertanya.


'Kalian dari kelompok Perguruan mana...?" Tanya Siyue. Mereka sedikit kaget. Mungkin takut pin mereka akan di rebut.


"Jangan kkhawatir aku hanya bertanya dan tak ingin merebut pin mu ataupun Melukaimu..."ucap Siyue.


Mlihat kesunguhan di mata Siyue mereka terlihat tenang.


"Kami dari sekte pedang Terbang..." Ucap salah satu gadis itu. Mendengar nama itu di sebut , terlihat keterkejutan di wajah kelimook Siyue. Apalagi Ning Si.


"Pedang Terbang...?" Ucap Siyue.


"Iya benar....memangnya kenapa...?apakah kalian perna ke sekte kami, atau Ada saudara kalian yang pernah belajar di perguruan kami..?" Kata gadis tadi .


"Oo tidak...kami hanya pernah mengenal salah satu putri tetua kalian..tapi itu sudah lama..."jawab Siyue. Terlihat Ning Si diam cuek tak bereaksi.


" Oh ya..siap ..?apakah Putri Ning Suilo atau Putri Ning Lanyu ...? Aah tapi kami bisa menebak pasti Putri Ning Lanyu..." ucapnya dengan yakin .


"Kenapa Kau bisa menebak Putri Ning Lanyu seyakin itu...?" Tanya Siyue lagi.


"Karena kami tahu Sifat dari putri Ning Suilo dan Putri Nibg Lanyu yang sangat beda..." ucap Gadis itu .


"Ayo kita ngomong sambil betjalan. .." ajak Siyur. Terlihat keraguan di wajah mereka .


"Lebih baik kalian bersama kami terlebih dahulu sampai kalian bisa bertemu dengan teman Kalian...." Ucap Siyue . wajah nya yang tampan membuat kedua gadis di depannya memerah Karena salah tingkah.


"Oh ya Nona....Lalu kenapa Kau tadi bisa menebak Kalau putri Ning Lanyu lah yang mengenal kami..?" Tanya Siyue.


"Karena antara Putri Ning Lanyu dan Putri Ning Soilo hanya Putri Nung Lanyu lah yamg bisa berteman dengan siapapun . Karena hanya putri Lanyulah yang ramah dan baik hati, Sedang kan Putri Ning Soilo Adalah gadis dingin , angkuh dan kejam..." Ucap gadis itu pelan.


"Oo..begitu... Lalu apakah tetua Sekte Pedang Terbang hanya memiliki dua putri Apa tidak Ada lagi putra beliau...maksudku apakah anak tetua perguruan kalian hanya dua orang putri itu saja.., Karena setahuku seorang Tetua sering memiliki istri lebih dari Satu..." Ucap Siyue memancing.

__ADS_1


"Tidak ...tetua kami memiliki satu istri , Tiga Putri dan Dua Putra.


Putri Ning Suilo Adalah Nona pertama sekte kami , Sedangkan Putri Ning Lanyu merupakan anak kelima ...Putri Ning Lanyu seorang gadis yang baik hati dan ramah. Hingga banyak orang yang menyayangi nya.. Karena itulah aku menebak pasti putri Ning Lanyu yang telah bertemu dengan kalian."


Ucap wanita itu.


"Lalu kau tadi bilang kalau sektemu memiliki tiga Putri . putri pertama dan putri ke lima, lalu putri satunya....? kok tidak kau sebutkan.. apa dia sudah meninggal...?" Tanya Siyue lagi dengan wajah heran yang di buat- buat.


"Aku tidak tahu...Dia pitri kedua..aku tidak tahu soal Putri kedua karena aku masuk ke sekte ini hampir tiga tahun lalu, saat aku masuk Putri kedua memang sudah tidak Ada di sana . Yang aku dengar, katanya Putri kedua telah berbuat tak senono dengan seorang Pria. Hingga Dia di usir dari Sekte .Tapi walau begitu. Banyak teman- teman senior yang tidak mempercayainya, sebab Putri kedua terkenal dengan kebaikannya, katanya selain baik , cerdas, dan pintar. Dia juga cantik..." Ucap gadis itu.


"Kasihan.. jadi setelah itu tidak Ada yang tahu keadaan putri kedua...?" Tanya Siyue lagi. "Aku kurang tahu..hanya saja, aku mendengar kalau setelah kepergian putri kedua. nyonya selalu sakit - sakitan Karena kesedihannya ?" Kata wanita itu lagi. "Mendengar ucapan Wanita itu, tetlihat airmata Ning Si mengalir dengan deras. Hingga membuat Chan Sin mengusap punggungnya pelan.


Melihat itu Siyue menghentikan pembicaraannya atau obrolan mereka .


Mereka melintasi padang pasir itu dengan cepat. Namun tiba- tiba mereka di kejutkan oleh Keributan dan suara nyaring dari arah depan . teriakan dan suata yang sangat keras. Dan asap menebal terlihat dari jauh.


"Sepertinya kita dalam bahaya kalau kita tetap di Sini. Kak Luo Yi...keluarkan elangmu,... Ning Si..Kau bisa menyuruh hewan kontrakmu kan.." ucap Siyue.


"Tentu Yue'er...." ucap Ning Si


"Trikamakasih...dan Tolong yang memiliki hewan kontrak yang bisa Terbang keluarkan sekarang srbelum kita terlambat...!" Seru Siyue.


"Aku Ounya Yue'er..." ucap Wei Zoli. mendengar ucapan Wei Zi Siyue tersenyum.


"Trimakasih Kak..." jawab Siyue sambil tersenyum .


"Sama-sama...." lalu Wei Zi mengeluarkan burning Nasar milik nya .


Buru-buru Pangeran Luo Yi mengeluarkan Elang pemberian Siyue. Begitu juga dengan Ning Si. Sedang Siyue sendiri menyuruh Feng Qui berubah. Kini Ada empat burung besar yang siap Terbang. Melihat burung Phoenix milik Siyue murid sekte Elang putih dan ketiga murid pedang Terbang tercengang kagum. Namun mereka tidak bisa membiarkan lama terkagum- kagum pada burung Phoenix milik Siyue, Karena bahaya di depan mereka akan membunuh mereka jika mereka tidak bergerak dengan cepat .


"Kakak...kalian bertiga bersama Feng Xun ikut denganku , untuk kalian bertiga, Bawa masing - masing tiga orang. Dan untukmu kak Weizi...bisa kan kalau Kau menbawa empat orang..? sebab burung Nasar milikmu sangat besar Kak..." Ucap Siyue.


"Baik Yue'er.." Ucap Wei Zi .


Mereka segera cepat - cepat naik keatas hewan kontrak masing-masing dengan membawa tiga teman mereka . sedangkan Siyue dan Wei Zi membawa empat teman.


"Yue'er ...sayang sekali..Andai tidak terlalu banyak seperti tadi, kita bisa memburu mereka . dan bisa mendapatkan poin dan Nilai dari hewan- hewan tadi . .." Ucap Wei Zi Dari atas hewan kontraknya.


"Benar apa Katamu kak..tapi jangan Karena kita mengejar poin , keselamatan diri kita, kita abaikan..." Ucap Siyue.


"Masih Ada jalam lain untuk bisa mendapatkan Penambah poin .bukan hanya hewan Roh yang bisa menambah poin, tapi tumbuhan langkah akan menambah poin juga..." Ucap Siyue lagi .


"Benar juga ucapanmu Yue'er..." Ucap kembali Wei zi.


Setelah Rimbongan hewan tadi pergi. Mereka segera mendarat kembali ke tanah. Dan mereka mulai memburu binatang untuk Di ambil inti Roh mereka. Mereka saling berlomba membunuh binatang Roh. Baik yang sangat kuat, maupun yang nya tidak terlalu kuat. Sedang kan Siyue akan membunuh binatang yang mereka Fikir tidak mampu mereka lawan. Para murid dari Elang Putih sangat kagum melihat sikap Siyue yang tenang dalam menghadapi semua binatang buas itu. Apalagi saat mereka tadi melihat burung kecil yang Ada di pundaknya ternyata seekor Phoenix . Akhirnya mereka mulai memasuki debuah hutan yang cukup lebat.


"Tinsai... kalian tadi masuk kedalam Dunia kecil ini bersama kelimpoknya Siapa...?" Tanya Chan Sin. Tinsai Adalah murid Pria sekte pedang Terbang .


"Kelompok Nona pertama yaitu Putri Ning Soilo...kenapa...?" Tanya Tinsai .


" Tidak Ada ... Hanya saja kenapa kalian bisa terpisah. ..bukankah segarusnya kalian bisa saling menjaga. .." Tanya Siyue.


Saat itu aku tak sengaja memegang lengannya Karena aku takut terpisah dengan krlompok, kebetukan saat itu aku berada di sebelah dia . Tanpa sengaja aku memegang tangan nya , Namun tanganku yang saat itu sedang memegang tangan nya tiba- tiba dia sentakkan Hingga terlepas Dari tangan arau lengannya. Mungkin karena sentakan itu, kami terhempas Dan akhir kami terpisah dari kelompok. " ucap Tinsai bercerita.


''Oo..Begitu..." Jawab Siyue.


Dan saat itulah mereka bepapasan dengan sekelomook orang yang sedang berjalan berlawanan Arah . ternyata mereka juga terdiri Dari beberapa orang kelompok yang menjadi satu seperti kelompok Siyue. .


Mereka Ber badan kekar dan terlihat sangat sombong dan angkuh. Jika dibandingkan dengan kelompok Siyue yang Ber badan kekar dan terlihat wibawah serta lembut. Berbanding terbalik dengan sikap mereka yang urakan. Melihat mereka akan berpapasan, mereka sengaja mrnghadang di tengah jalan di depan mereka .


"Minggir....jangan halangi jalan kami..." ucap Siyue tenang .


"Ha ha ha...tidak semuda itu anak Muda..." ucap salah Dari dari mereka .


,"Apa mau kalian...?" Tanya Siyue dengan wajah dingin .

__ADS_1


"Serahkan semua hasil poin kalian dan juga Pin kalian pada kami..." Ucap orang itu lagi. mereka bertingkah tengil , sombong dan merendah kan kelompok Siyue Cs , sepertinya pria itu pemimpin dari rombongan itu. Mereka terdiri lebih dari 20 orang .


"Semudah itukah kami harus menyerahkan milik kami para kalian...? Atau.. Begini saja. Bagaimana kalau Kalimat itu aku tunjukkan pada kalian...apakah kalian mau..?" ucap Siyue dengan santai.


"Brengsek.... kalian ternyata tidak mau di kasihani..Dasar Bodoh,..." Seru nya marah.


"Kenapa Kami harus menerima rasa kasihan kalian dengan cara seperti itu..kalian Fikir kami manusia bodoh..!" Seru Siyue ikut kesal.


"Bagus ... kalau begitu kami tak ragu membunuh kalian, kawan-kawan..Ayo kita habisi mereka. Dan kita bisa mendapatkan hasil yang sudah mereka kumpulkan...!" Seru pria itu pada teman- teman nya. Mendengar ucapannya segeta mereka mengepung Kelompok Siyue . dan Akhirnya terjadilah perkelahian di antara Siyue dan para pria yang ingin merampok hasil jerih payah milik mereka. Siyue segera mengambil cambuk sinarnya. Dan terlihat Kilatan cambuk yang memakan korban. Setiap orang yang terkena cambukan dari cambuk milik Siyue . akan Merasa tubuh nya Lemas dan tak bertenaga. Dan mereka akan jatuh terduduk atau terlentang tanpa bisa bangun lagi . begitu juga dengan para sahabatnya dan kakak Siyue. Mereka dengan mudah melumpuhkan lawan. Dan akhirnya menyisahkan Pria yang tadi berbicara dengan begitu arogan dan Sombong itu di depan Siyue. Dia terlihat terdududuk di santai dengan wajah pucat.


"A..am pun tuan...maaf kan aku yang begitu sombong di hadapanmu kalau boleh tahu Siapa anda sebenarnya...?" Ucap Pria itu dengan wajah ketakutan .


"Kau bertanya Siapa aku...? Apakah Kau tidak bisa melihat logo baju yang kami pakai...?" Ucap Siyue dengan tenang .


'Mu...murid sekte Tapak Dewa...!" Seru pria itu Lengan wajah kaget. Dia tidak menyangka kalau orang yang mereka hadapi merupakan murid perguruan tapak Dewa.


"Sekarang apakah kalian masih ingin menyerang kami lagi...?" Tanya Siyue dingin.


" Ti..tidak tuan... Maafkan kami yang bodoh ini.." Ucap pria itu lagi.


"Kalau begitu serahkan semua hasil rampokan kalian dan pin kalian semua...!" Ucap Siyue lantang.


"Ba... baik putri..." Ucap pria itu lagi. Dan setiap orang yang berada di kelompok pria itu, segera mengeluarkan katong perbekalan mereka. Melihat semua itu . para sahabat dan sang kakak segera mengumpulkan kantong Mereka. Ternyata hasil jarahan mereka cukuo banyak saat mereka melihat isi setiap kantong mereka . Siyue menyuruh yeman- temannya membawa semua kantong pergi. Sebelum dia pergi mengikuti geng nya , Siyue memberi kantung besar pada mereka yang berisi bahan makanan sambil berkata.


"Kalian aku beri makan yang cukup sampai saat kembali kealam Nyata, jangan terlalu boros dan serakah . tapi hasil jarahan kalian semua serta pin kalian aku ambil. Semua itu Karena kalian sendiri yang meminta. Jika saja kami yang kalah, belum tenyu kalian membiarkan kami hidup ,Tapi aku berharap kalian akan menjadi orang baik ... Nach kami pergi . dalam beberapa jam lagi kalian akan sehat kembali. Jika kalian ingin mengejarku dan ingin merebut barang milik kalian silahkan, ya sudah kami pergi.." Ucap Siyue. Siyue segera pergi mengejar teman- temannya yang sudah pergi lebih dahulu dari tempat itu. Setelah agak jauh dari mereka. Siyue menyuruh sahabatnya dan sang Kakak untuk membagi jarahan itu sama rata. Dengan oatuh mereka membagi jarahan itu .


"Yue'er...ini kantong milik kepala kelompok tadi. Ini kami berikan padamu. .." Ucap sang Kakak Fang Yan .


"Tidak kak... bagilah dengan mereka..." Kata Siyue menolak.


"Kau harus menerima nya Yueyue...atau kami tidak akan menerima pemberian ini..." Kata Wei Zi .


"Ck...kalian mengancamku...? Baiklah kalau itu mau kalian...aku akan menerima kantong ini. Nach sudah kan...sekarang kalian ambil bagian kalian..." Ucap Siyue dengan nada kesal . Semua orang tersenyum mendengar ucapan Siyue Namun bagi murid Elang putih maupun murid pedang Terbang baru sekarang melihat Kebaikan seseorang yang mereka anggap pemimpin seperti Siyue. Dia rela berkorban apapun dan mengalah demi kepentingan dan kebahagian orang yang Ada di sekitarnya. Andai ini terjadi pada orang lain, pasti mereka akan mengambil lebih banyak keuntungan dari teman lainnya untuk kepentingan diri sendiri .


Setelah selesai mereka segera kembali melanjutkan Perjalanan mereka menelusuri jalan setapak yang akan menuju perbatasan Dunia kecil dengan Dunia Alam Nyata. Dan seperti biasa, setiap mereka menemukan bahan obat atau bertemu dengan hewan Roh mereka akan membunuh dan mengambil inti Roh untuk mendapatkan poin , walaupun mereka telah mendapatkan poin yang banyak dari jarahan mereka tadi.


Tak terasa waktu berlalu dengan cepat. Sudah dua minggu ini mereka berada di Dalam Dunia kecil . hari- hari mereka lalui dengan mencari tumbuhan obat dan inti dari hewan Roh. Seperti hari ini. Saat mereka sedang berjalan sambil berbincang, tiba tiba mereka bertemu dengan sekelompok orang yang ternyata kelompok dari si Putri darah Phoenix palsu yaitu Lin Yun . Dia berjalan bersama Beberapa orang Murid perguruan, tapi Siyue yakin kalau mereka Dari perguruan darah Suci. Ada tiga orang wanita Muda, dan Delapan orang pria bertubuh kekar se umuran Feng Yan atau Rong Han bersama gadis itu .


"Hey...laki - laki p****r ternyata kita bertemu di sini..." Ucapnya dengan keras dan kasat .


"A aah...ternyata tuan Putri Lin Yun..Aku fikir pencundang Dari mana yang menyapaku... " jawab Siyue dengan tenang .


"Tutup mulutmu...!dasar pria tak tahu diri. Apakah Kau tidak menyadari kalau Kau itu seorang Pria..?.berani sekali kau menggoda Raja. Sadarlah kau ini seorang pria....kau menyesatkan fikiran seorang Raja... Dan Apakah Kau tidak tahu kalau kami sudah di takdirkan bersatu oleh Dewa..! " Ucapnya dengan lantang.


"Benarkah...?Yang aku tahu takdir Raja yang di buat Dewa adalah berpasangan dengan gadis darah Phoenix...?" Jawab Siyue tenang .


"Dan itu aku....semua orang tahu kalau aku gadis darah Phoenix...dan itu menunjukkan kalau aku Adalah jodoh Raja Chu Tian Ji . Kami saling Mencintai, jadi Pergilah dari Sisinya jangan mengganggu hubngan kami.." Ucapnya dengan nada sinis.


"Begitu ya...jadi kalian saling mencintai..?lalu Siapa yang telah di tolak mentah- mentah oleh Raja...?"' Kata Siyue dengan wajah sinis.


"Brengsek tutup mulutmu... Kau itu hanya seorang pengawal, pengawal itu sama saja dengan seorang pelayan, jadi jangan sekali- Kali Kau berani bermimpi selamanya berada di dekat Raja. Jika aku sudah Menjadi Ratu, Kau lah yang pertama Kali akan Ku tangkap dan Ku hukum...!" Teriaknya marah .


"Benarkah kau akan menhadi Ratu...?memang benar aku memang pengawal Raja, lalu kenapa Kau ketakutan kalau aku dekat dengan Raja, bukankah aku seorang Pria...?" Ucap Siyue meledek.


"Dasar Pria tak tahu diri. Teman- teman...Ayo kita bunuh Pria brengsek ini...!" Teriaknya marah.


"Ha ha ha...kenapa bukan Kau sendiri yang maju melawanku...apakah Kau takut Kalah seperti Beberapa bulan yang lalu itu...? Ck, Ck , Ck , dasar pengecut . Baik suru semua temanmu itu maju ...." Ucap Siyue .


"Sombong...teman-teman...kita bunuh Pria sombong ini. Buat dia Menjadi makanan Srigala di tempat ini...!" Terima gadis itu. Mereka segera mengepung ronbongan Siyue Cs.melihat itu Siyue berseru. Kak biarkan aku yang melawan mereka sendiri. jika Memang aku tidak mampuh melawan mereka, kalian boleh membantuku..." ucap Siyue.


"Baiklah Your'er...kau harus hati- hati..." ucap Pangeran LuoYi .


Udahan dulu ya...aku lanjut episode selanjutnya. Maaf telat lagi, sebab ada kerabat berpulang pada Allah kemarin...🙏🙏


Jangan lupa like, vote dan komennya aku tunggu

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2