
"Baik Kak..." Jawab sang adik.
"Ya sudah aku akan kekamar dulu...dan bersihkan mayat- mayat itu..." Ucap Raja sambil beranjak pergi. Mereka yang mati di ruangan itu Karena korban dari kemarahan sang Raja tadi . Siapapun tak akan bisa lolos dari ke matian , jika berada di dekat Raja Iblis .
Raja segera melangkah pergi menuju kamarnya. Tanpa curiga Dia membuka pintu kamarnya dengan kunci yang selalu dia bawa . Dengan perasaam masih marah Karena banyak tahanan yang lari. Dia segera berseru pada pelayan agar menyiapkan air hangat untuk dia mandi. Dia masih belu menyadati kalau tahanan yang paling penting yang merupakan keselanatan hodup baginya , Kibi telah hilang dari jerajaan Iblis ini ..
#####
Sedangkan di tempat lain, Siyue dan Dewa kekuatan telah sampai di sebuah gunung tempat Guru Saujin beristirahat . mereka berhenti di sebuah goa di pinggiran tebing.
"Guru...apakah ini tempat guru...?" Tanya Siyue sambil melihat sekelilingnya.
"Benar Siyue...di sini kita bisa menyatukan mereka berdua... apakah mereka sudah saling bertemu...?" Tanya guru Saojin lagi.
"Belum guru... Siyue masih belum mempertemukan mereka...."jawab Siyue .
"Baiklah kalau Begitu Kita keluarkan mereka dari ruang terataimu..."kata guru Saojin lagi .
"Baik guru..."jawab Siyue .
Setelah pamit pada guru Saojin, Siyue segera masuk kedalam Ruang teratai untuk menjemput Raja, sedangkan Dewa Wiqya sendiri , Xiao Tu dan Tiger yang akan membawa dia keluar untuk bertemu dengan guru Saojin.
Siyue masuk ke dalam istana muliknya . Sesampinya di dalam ruang pengobatan, Siyue melihat kalau Raja sedang duduk di dekat ranjang yang di atasnya tertidur sang Ibu . perlahan Siyue mendekati Raja. Mendengar langkah mendekat , langkah yang sudah dia hafal dia menengok kearah seseorang yang datang . dan dia sangat bahagia melihat orang yang selalu dia zrindukan itu yang datang. Dia segera bangun.
"Sayang... Kau sudah datang.. Apakah kita masih di Alam iblis.. !" Tanya Raja dengan lembut sambil memeluk tubuh semamapi itu.
"Tidak.. Kita tidak lagi di Alam Iblis, kita berada di tempat guru Saojin.." Jawab Siyue .
"Jadi kita sudah keluar Dari tempat Raja Iblis..?" Tanya dia dengan lembut. Dia memeluk Siyue dengan sayang. Merasakan Dekapan hangat sang Kekasih, Siyue merasakan sesak di Dada. Tak terasa air matanya mengalir, namun dengan cepat dia mengusap air mata yamg telah jatuh di pipinya. Setelah puas memeluk tubuh cantik itu, Raja menjauhkan sedikit wajah Siyue. Wajah tampan itu menatap Siyue penuh Cinta . perlahan bibir seksi itu ******* lembut bibir merah Siyue. Mereka larut dalam ciuman lembut mereka , ciuman penuh cinta. Hingga Siyue kehabisan nafas, Raja baru melepas ciumannya.
"Honey...Kau ingin membunuhku..." Ucap Siyue dengan kesal . dan Raja hanya tertawa.
"Kenapa Kau selalu bodoh dalam berciuman Karena itu kita harus sering-sering berciuman agar Kau lebih pandai lagi..."goda Raja .
"Ck.. Dasar Yang Mulia saja yang ingin mencium Siyue.." Ucap Siyue semakin kesal.
"He he he...ternyata Kau tahu niatku ..." Ucap Raja terkekeh .
"Dasar mesum..." Ucap Siyue.
"Tidak apa-apa mesum dengan Kekasih sendiri..." Jawab Raja sambil kembali terkekeh.
"Ya sudah gimana kabar Yang Mulia Ratu dan Raja...?" tanya Siyue.
"Mereka baik - baik saja baby..." Ucap Raja dengan lembut. Mendengar panggilan baby beberapa kali dari sang Kekasih , Dia tersenyum . ternyata lidah sang Raja sudah mulai fasih mengucapkan kata baby.
"Kenapa Kau tersenyum...?" Tanya Raja saat melihat Siyue tersenyum.
"Tidak...aku hanya bahagia sekali saat Yang Mulia memanggilku baby..."ucap Siyue. Dan itu membuat Raja mencium lembut pipi Siyue .
"Aku akan selalu memanggilmu dengan panggilan itu baby....." Kata Raja .
Siyue hanya membalas dengan tersenyum lembut. Dia berjalan kearah Pembaringan yang terdapat Ratu Darga sedang tidur.
"Lalu di mana Kaisar...?" Tanta Siyue.
"Dia sedang berendam ..." Jawab Raja.
"Honey...Ada sesuatu yang harus kamu lakukan, bisa kah Kau ikut aku menemui guru...?" Kata Siyue sambil tersenyum. Walau dalam hati, entah perasaan apa lagi. Ada kesedihan yang perih yangbdia rasakan di dalam hatinya .
"guru...? Maksudmu Guru Saojin...?" tanya Raja.
"Iya...beliau ingin bertemu dengan dirimu. Ada sesuatu tang akan dia katakan Padamu..." Ucap Siyue.
"Baik...kita kesana sekarang...?" Kata Raja.
__ADS_1
"Ayo..tapi sebentar dulu... aku akan memberitahu mereka agar menjaga Ayah dan Bunda...." jawab Siyue.
"Baik ...." jawab Raja tenang. Mereka segera keluar Dari ruang perawatan. Siyue menemui Tongsa dan Xiao Hua . dia menitipkan kedua orang Tua Raja .
".Tongsa..tolong jaga mereka untuk sementara. Aku akan cepat kembali ..." Ucap Siyue .
"Pergilah...di sini masih Ada kami yang akan menjaga kedua orang Tua itu..." Jawab Tongsa. . Akhirnya Siyue keluar dari Ruang Teratai. Ketika sampai di Ruang Goa kembali. Siyue melihat guru sedang bersama Xiao Tu Tiger dan Dewa Wiqya. Saat mereka bertemu. Terlihat keterkejutan di mata mereka berdua Maksudnya APA ini...? Dan Siapa pria itu...?" Tanya Raja . namun sebelum Siyue menjawab, tiba-tiba Raja berseru kepalanya pusing. Dan Dia segera memeluk Siyue. Begitu juga dengan Dewa Wiqya. Dia memegang kelalanya yang Teresa sakit.
"Dia...dia...ucap Dewa Wiqya terbatah- batah .
"benar...dia Adalah separuh jiwamu yang bereinkarnasi menjadi Putra Raja Darga....jawab guru Saojin.
"Dan saat Inilah waktu kalian untuk persatu. Karena tugas berat untuk membunuh raja lblis Ada di tangan kalian berdua..." Ucap guru Saojin .Terlihat Raja Chu Tian Ji masih memeluk Siyue dengan erat.
"Hey Kau perempuan licik...Kau sengaja mendekati Pria tolol itu Karena Kau tahu kalau Pria tolol itu Adalah Reinkarnasiku. Dan Kau sengaja mendekati dia agar bisa memilikiku setelah kami persatu...." Ucapnya dengan Sinis.
"Dasar Dewa Geblek...Kau fikir Karena Kau seorang Dewa , semua orang akan memuji ketampananmu...? Dan ingin menjadi istrimu...? Maaf...yang aku cintai bukan seorang Dewa, tapi Seorang Raja yang bernama Chu Tian Ji..." Ucap Siyue kesal .
"Dan aku tidak ingin bersatu denganmu ..." Ucap Raja sambil memeluk erat Siyue .
"itu tidak mungkin yang Mulia...kalian Adalah satu jiwa. Dan sekarang waktunya kalian bersatu.. "Ucap Saojin.
"Tidak jika aku harus berpisah dengan Siyue. "Ucap Raja tegas.
"Raja ini demi kelangsungan hidup manusia...aku melihat Raja iblis mulai menghim pun kekuatan untuk menyerang Nirwana, dan hanya Dewa perang yang bisa melawan Raja Iblis..." Kata Saojin menjekaskan .
"Yang Mulia.. anda harus mau bersatu dengan Dewa Wiqya...Karena keadaan Dunia hanya tetap berjalan semestinya jika anda bersatu dengan Dewa Wiqya..." Ucap Siyue.
"Tapi aku tidak ingin berpisah denganmu... tidak baby.. Aku tidak mau..." Ucap Raja semakin memeluk erat Siyue.
"Honey...dengar kan Siyue...jika kita memang berjodoh sesulit apapun pasti kita akan di ketemukan kembali oleh Dewa..tapi kalau tidak, anggaplah itu Bukan jodoh kita...Kau tahu...jika bukan Karena kepentingan Dunia... aku pun tak ingin berpisah denganmu, Kau mengerti..." Ucap Siyue sambil merengkuh wajah Raja Chu Tian Ji di dalam kedua tangan nya dan menatap wajahnya Lekat.
"Bukan Hanya Kau yang berkorban...akupun juga berkorban sayang...dan ingat ucapanku ini.." Siyue menarik wajah Raja Chu Tian Ji dan Berisik.
"Apa yang harus aku lakukan...?" Kata Raja dengan wajah dingin.
"Kita masuk kedalam goa lebih dulu..." Ucap guru Saojin.
"Hey...tapi dengarkan kau wanita yang telah menggoda setengah jiwaku...jika nanti ada apa- apa dengan Kekasih cengengmu itu, kau jangan berharao aku akan menggantikan dia dindalam hidupmu..." Ucap Dewa Wuqya dengan nada songong .
"Tak akan pernah . dan aku berharap, kita tidak Akan pernah bertemu kembali.... " jawab Siyue.
"Baguskah...kalua begitu ayo kita pergi..." Ucap Dewa Wiqya. Setelah agak masuk kedalam ruang goa , mereka tiba di ruangan yang terlihat cukuo lebar. Dan di sana Ada lempeng Batu giok yang cukup untuk satu orang tidur di atasnya. Guru Saojin berdiri di sebelah Dewa Wiqya.
"Yue'er...keluarkan Batu giokmu...?" Ucap guru Saojin.
"Baik guru...dengan cepat Siyue mengeluarkan batu giok pemberian sang guru. Serta menaruh di dekat Batu yang Sudah Ada di sana. Setelah itu guru Saojin berkata. Kalian berdua silahkan tidur di sana, aku akansegera membuat prose's penyatuan kalian..."ucapnya. Dengan. enggan Raja berjalan kearah Batu milik Siyue. Sedangkan Dewa Wiqya Malah sudah tiduran di atas Batu yang tadi sudah Ada di sana. Setelah mereka tidur,
"Siyue Bantu aku untuk menjaga Raja dengan kekuatanmu..." Ucap Guru Saojin.
"Baik Guru..." Jawab Siyue.
"Dan Kalian berdua, bantu kami dengam kekuatan kalian...." ucap Guru Saojin pada mereka Raja dan Dewa Wiqya. .sedangkan para Mahluk kontrak Siyue dan Raja. Berdiri berjaga di depam pintu goa. segera Guru Saojin dan Siyue dduduk lotus di atas kepala Dewa Wiqya San Raja Cu Tian Ji. Dan Prose's penyatuanpun di mulai Siyue membantu Raja untuk Bertahan dari rasa sakit yang akan terjadi saat penyatuan Nanti.
Setelah cukup lama bermeditasi mengeluarkan kekuatan . Dewa kekuatan lalu berkata.
"Yue'er bersiaplah membantu Raja..." Kata guru Saojin.
"Baik guru...." Jawab Siyue. Dan tak lama terlihat tangan Guru Saujin mengeluarkan cahaya berwarna putih yang sangat terang. Sedangkan tangan Siyue terlihat cahaya berwarna-warni mulai terlihat keluar dari telapak rangannya . cahaya itu mulai menyelubungi Raja dan Dewa Wiqya . dan Siyue membantu menyalurkan kekuatan ke tubuh Raja Chu Tian Ji. Mungkin Karena Ada perasaan sayang di antara mereka berdua Hingga kekuatan Siyue benar - benar memberikan Kekuatan yang banyak , untuk mrmbuat Raja Merasa tenang.
Waktupun berjalan dengan cepat. Tak Terasa dalam penyatuan itu, mereka membutuhkan waktu Hingga tiga hari. Dan pada hari ketiga. Siyue merasakan. Kekuatan yang menyerap kekuatan manik- manik Jiwa semakin melemah, namun Siyue tidak berani membuka Mata. Dan saat dia Merasa tidak Ada kekuatan yang menyerap lagi, Siyue mulai membuka matanya. Betapa terkejutnya dia Karena dia tidak lagi menemukan Raja Chu Tian Ji di depannya.Dia segera menarik kembali kekuatan nya. Dia hanya bertanya dalam hati
. "Kemana Raja pergi...?" Ucapnya dalam hati. Namun guru Saojin yang berada di dekat nya. Berkata.
"Raja Chu Tian Ji telah musnah. Dia telah persatu dengan Dewa Wiqya..." Ucal guru Saojin.
__ADS_1
"Oo..Begitu... baguslah guru...dan guru harus memberi pengertian pada Dewa Wigya kalau dia harus berpamitan pada kedua orang Tua Raja Chu Tian Ji. Dan anda harus bisa memberi oengertian pada mereka..." Kata Siyue sambil menatap ke tubuh Dewa Wiqya yang masih belum siuman setelah penyatuan.
"Pasti Siyue..." Ucap guru Saojin.
"Baguslah... Kalau begitu Siyue moon Diri guru.. Siyue akan pergi sebelum Teman sombong anda terbangun. ..." Ucap Siyue.
"Kau mau pergi kemana...?" Tanya guru Saojin lagi.
"Pergi ke Kerajaan Phoenix ..Siyue harap, guru menyembunyikan keberadaan Siyue di kerajaan Phoenix dari siapapun,.." Jawab Siyue. "Baik...guru janji Padamu..." Ucap guru Saojin.
Aah...Soyue gampir lupa oada ketiga pengawal Raja. Apakah mereka akan tetap bersama Raja, atau akan kembali ke kerajaan Darga.
"Ucap Siyue. Dia lalu mengeluarkan Ketiganya dari ruang Teratai. Saat mereka berada di luar, Guru Saojin menjelaskan secara singkat tentang Raja dan Dewa Wiqya . Dan menjelaskan kalau yang ada di depan mereka adalah dewa Wiqya . "Kalau kalian ingin tetap mengabdi pada Dewa Wiqya silahkan. Kalian bisa mengatakan sendri pada Dewa Wiqya nanti..." Ucap Guru Saojin.
"Putri...apakah hamba boleh ikut putri saja..?" Ucap Ye Xie dengan wajah penuh harap.
"Benar Putri...apakah kami boleh ikut putri saja...sebab kami belum tahu Sifat dari Dewa Wiqya. Hamba takut Dewa tidak berkenan dengan keberadaan kami di dekatnya .." Ucap Ye Mai.. Mendengar ucapan mereka, Siyue terdiam cukup lama, dan akhirnya dia berucap.
"Baiklah...kalian boleh ikut dengan diriku. Tapi...apakah kalian tidak menyesal, .." Tanya Siyue lagi.
"Tidak Putri.."jawab mereka serempak .Baiklah kalau begitu kalian bisa kembali lagi ke Ruang teratai lebih dahulu. Nanti setelah kita sampai di Kerajaan Darga, aku akan mengeluarjan kalian..." Ucap Siyue .
"Baik Putri..." Ucap ketiganya secara bersanaan.
"Baiklah guru...kami mohon diri , Semoga semuanya baik- baik saja Guru..." Ucap Siyue
"Pergilah...jaga diri baik-baik...guru tahu hatimu sedang sakit nak...hati- hati dalam perjalananmu.... "Jawab guru Saojin menasehati.
"Trimakasih guru.." Jawab Siyue. Akhirnya Siyue segera pergi menaiki burung Zuzaku . untuk menghindari perbuatan mereka di ketahui Raja Iblis, Siyue tidak membawa mereka kembali ke kerajaan Darga. Siyue membawa mereka pergi ke kerajaan Phoenix. Dan dalam sekejab saja, Mereka telah berada di udara wilaya Kerajaan Phoenix. Saat burung Zuzaku Terbang di udara dengan gagah nya bersama api yang Ada di tubuh nya.maka terjadilah kegemparan di kerajaan Phoenix . para penduduk pada keluar semua. Saat itu di Kerajaan Phoen hari memang masih agak gelap menjelang pagi, Karena itu saat Zuzaku lewat si udara kota kerajaan Phoenix, maka akan sangat terlihat tubuh Zhuzaku yang besar bercahaya karena bara apinya . namun mereka sangat kagum karena ada seseorang yang fuduk tenang di tengah cahaya api tunuh Zuzaku . Dan saat mereka melihat wajah cantik yang Ada di atas Burung Phoenix , mereka berseru dengan gembira.
"Yang Mulia Ratu kembali....Yang Mulia Ratu kembali....!" Seru mereka . mereka berseru di sepanjang jalan kota kerajaan Phoenix.
Siyue membalas salam mereka dengan senyuman dan lambaian tangannya .ketika sampai Do istana, Zuzaku menurunkan Siyue di halaman istananya. Ketika mereka melihat kedatangan sang Ratu, mereka segera membungkuk memberi hormat. ,
"Salam sejahtera yang Mulia Ratu...Semoga kebahagian selalu bersama yang Mulia..." ucap mereka serempak.
"Baik...salam kalian aku terima... Sekarang kembalilah kalian bekerja,, tolong samoaikan pada Kakek Kaisar aku akan menghadap setelah selesai aku Mandi ...." Ucap Siyue.
"Baik yang Mulai..." Ucap mereka serempak dengan wajah bahagia. Siyue segera masuk ke dalam istananya di ikuti oleh Burung Zuzaku yang sudah berubah. Menjadi kecil kembali.
Sesampainya di dalam kamar yang memang kamar pribadi Siyue , Siyue segera mengunci pintu kamar. Dia segera masuk kedalam ruang Dimensi nya. Ketik sampai di sana. Dia masuk ke dalam ruangan yang hanya Siyue yang bisa masuk kesana tanpa siapapun yang bisa masuk. Tidak juga hewan penjaganya. Semuah hewan penjaga Siyue menatap gadis itu yang sedang masuk kedalam ruangan itu dengan wajah terlihat tegar, namun semua tahu duka yang Siyue rasakan. Namun mereka tidak bisa berbuat apapun itu . Ketika sampai di dalam ruangan, Siyue. menangis sepuasnya. Setegar apapun Siyue saat dia harus kehilangan pria yang Dia sayangi , Diapun tak bisa menahan air Matanya yang jatuh dengan deras. Cukup lama Siyue tenggelam dalam tangisannya. Setwlah puas, Siyue Akhirnya berduri dan berkata.
" Honey aku fikir cukup sudah aku menangis. Aku tidak akan menangis lagi, aku akan menunggu kehadiranmu di dunia ini kembali. Trimakasih Kau telah sempat hadir di dalam hidupku. ..."Ucapnya pelan .
Siyue tersenyum dan keluar dari dalam kamar itu. Melihat Siyue yang telah keluar,baik Para penjaganya maupun pengawal Raja yang kini sudah memilih menjadi pengawalnya serta guru Yun Jin, terlihat berdiri di depan pintu kabar Siyue .
"Yue'er...Kau tidak apa - apa kan..?" Tanya Guru Fun Jin Sambil memeluk Siyue lembut.
Terlihat Siyue mendekat dan segera meneluk sang Paman lama . setelah puas Dia melepas pelukannya.
" Siyue tidak Apa - apa Paman .." Ucap Siyue sambil tersenyum lembut. Mereka melihat Siyue dengan haru.
Siyue meminta ijin ntuk berendam di kamar mandi. Dan kebetulan Kaisar dan Ratu sudah tidak menggunakan kamar mandi. Setelah mandi dan berbena, Siyue melihat keadaan Kaisarvdan Ratu, Dia berusaja menggunakan kekuatan pengobatan akupynturnya untuk mem.ercepat oenyembuhan Kaisar dan Ratu. , Kaisar dan Ratu sudah tahu Siapa Siyue dari cerita Ye Mai. namun saat Siyue datang kesana dan selesai mengobati Kaisar dan Ratu, sang Ratu menanyakan di mana Raja. . Namun Siyue sudah mempersiapan pertanyaan dari Ratu.
Dengan lembut Siyue berkata kalau Raja Chu Tian Ji sedang bersama guru Saojin . mendengar itu, Kaisar dan Ratu Merasa lega .
Udahan dulu ya....yaaa...hampir luoa author
SELAMAT HARI KASIH SAYANG YA...
Semoga kalian semua selalu di dalam hati yang selaku bahagia. 💐💐💐💐💗💗💗
Jangan lupa like, vote, dan komennya aku tunggu .
Bersambung .
__ADS_1