DOKTER JENIUS

DOKTER JENIUS
DEWI NADYA.


__ADS_3

"Katakan Siapa Dewi Nadya itu. Dan kenapa tiba - tiba dia membenciku...." Ucap Siyue dengan wajah cemberut. Tentu saja Dewa Wiqya tak bisa lagi menahan keinginannya untuk ******* bibir yang beberapa hari ini membuat dia gemas dan menderita . dengan lembut dia ******* bibir manyun itu . Tentu saja Siyue kaget bukan main. dan setelah puas, Dewa Wiqya baru melepas bibir Siyue.


terlihat wajah kesal Siyue. namun Dewa Wiqya hanya tersenyum gembira .


"Baby...janji jangan pernah pergi dariku lagi.." ucap Dewa Wiqya kemudian . Dia menatap wajah cantik Siyue dengan lembut.


"Iya Honey...." ucap Siyue yang masih betwajah kesal .


"Baik akan aku beri tahu Siapa Nadya. Dia itu bawahanku saat dulu aku masih belum di culik Raja Iblis. Aku tidak tahu kenapa dia masuk dalam keprajuritan . yang aku tahu saat Dia masuk dulu , Karena dia dapat dukungan dari Ayahnya yaitu Dewa Yu (Dewa hujan) . baru setelah beberapa tahun dia berada di pelarihan , barulah aku tahu kalau dia perbuat itu untuk mendekatiku...." Ucap Dewa Wiqya sambil menatap sang Kekasih Lembut. Lalu membimbing Siyue Duduk di pembaringan tempat dia tadi tidur .


"Apakah setelah Honey tahu kalaubdia jatuh cinta padamu kalian berpacaran..." Ucap Siyue sambil tersenyum lembut.


"Tidak..aku tidak berpacaran dengannya. Malah aku menjauh darinya. Aku Merasa getah dan kesal dekat dengannya. Karena memang itu yang dia ingin kan. Dia ingin aku selalu dekat dengannya . Sejak aku mengetahui niat dia sebenarnya, aku memilih menjuhi Dia , karena aku tidak menyukainya. Aku tidak ingin Ada hubungan dengan wanita manapun..." Ucapnya.


"Karena itukah saat kita bertemu pertama Kali maaf mulut sombong Honey berkata menyakitkan...?" Tanya Siyue yang duduk di sebelah Dewa Wiqya. Namun tiba - tiba Dewa Wiqya memeluk Siyue.


" Andai aku benar - benar bisa memnencimu deperti para gadis itu... mungkin aku tak akan tersiksa selama hampir dua tahun ini. Aku melakukan itu sebenarnya untuk menutupi perasaanku yang sejak pertama kali bertemu denganmu, hatiku sudah jatuh Cinta Padamu, aku berusaha Melukaimu agar Kau menjauh dariku dan aku bisa melupakan darimu . Tapi apa yang terjadi ... Saat Kau menghilang dan aku kehilangan dirimu . Bukannya aku bahagia, taoi aku kelabakan sendiri, aku tersiksa sendiri...perasaan cintaku padamu semakin besar apalagi di tambah dengan perasaan Cinta Chu Tianji yang memang sudah jatuh cinta Padamu. dan memang sudah menjadi Kekasih mu. Aku bagaikan orang yang kehilangan arah tujuan.dan Kau semakin tega padaku, Kau sengaja meutup jalan untukku agar bisa bertemu dengan mu. Sayang...maafkan aku.. Aku melakukan itu Karena dua masalah. Masalah pertama sudah aku jelas kan tadi dan masalah kedua Karena aku selalu curiga pada wanita. Aku kesal dengan tingkah laku para wanita yang ingin bersama denganku. . mereka seperti tak punya harga diri . Dua Kali aku hampir terjebak Karena mereka. Seandaianya semua itu terjadi padaku, aku tak mungkin bisa melanjutkan hidupku. Walauoun aku seorang dewa...aku punya keyakinan sendiri. jika aku sampai mengotori diriku sendiri, pada wanita yang tidak aku cintai, lebih baik aku mati..." Ucapnya dengan wajah sendu.


"Ck...Tidak di Bumi maupun di Alam Nirvana . Kau menjadi rebutan para gadis . dan imbasnya padaku. Aku yang akan selalu di salahkan dan di musuhi..." Ucap Siyue kesal.


"Tak akan Ku biar kan mereka menyakitimu..." Ucap Dewa Wiqya sambil memeluk Siyue.


"Ya Sudah Karena Yang Mulia Dewa Wiqya sudah siuman, sekarang kembalilah ke Istana tempat tinggal Yang Mulia . Besok pagi bukankah kita akan datang ke arena Adu kekuatan. Dan Kau ingat gadis yang menyukai Dewa Wiqya sudah menantangku...." Ucap Siyue .


"Kau akan meladeninya...?" Tanya Dewa Wiqya cemas .


"Harus Honey...apakah Kau ingin aku di bilang pengecut...?" Kata Siyue.


"Tapi Dia Perwira prajurit Nirwana Sayang....?" Ucap Dewa Wiqya ketakutan .


" Hey...Kau meragukan kekuatanku..." Ucap Siyue. Siyue tahu walau kesadaran Raja Chu Tian Ji telah bangkit. Mungkin ingatan dari Raja Chu Tian Ji masih belum pulih seratus persen jadi Dewa Wiqya belum menyadari kekuatan Siyue.


"Baby... " ucap Dewa Wiqya dengan wajah Sendu.


"Sudah jangan khawatir, lihat saja besok, aku akan baik- baik saja. Jadi aku harap, Kau jangan membuat masalah padanya. Karena aku tahu Apa yang akan Kau lakukan padanya....?" Ucap Siyue yang membuat Dewa Wiqya kaget.


"Apa maksudmu Baby..." tanya dewa Wigya .


"Sudah kembalilah Pulang..besok kita akan ke arena pertarungan, dan Ingat Kalau Kau sayang padaku, jangan Kau lakukan apapun pada Dewi Nadya. jika Kau ingin memberi pelajaran padanya. Tunggu setelah kami bertarung...." Ucap Siyue sambil menarik sang Kekasih untuk bangun . Mendengar ucapan Siyue, Dewa Wiqya kaget kembali .


"Apakah Dia bisa membaca Fikiranku...?" Ucapnya dalam hati dengan penuh tanda tanya . Sebab dia tadi berfikir dalam hati akan memberi pelajaram pada Dewi Nadya agar tidak bisa bertarung Dengan Siyue .


"Kau bisa membaca fikiranku...?" tanya Dewa Wiqya.


"Mana mungkin...aku hanya menebak saja...jadi benar Yang Mulia akan menyakiti Dewi Nadya...?" ucap Siyue Pura - pura kaget .


Sebab memang benar, Siyue tadi mendengar apa yang di fikirkan Dewa Wiqya. sudah semenjak dia berada di Dalam Alam Nirwana ini. Daya kemampuanya mendengarkan Fikiran seseorang tidak lagi dapat dia lakukan . Mungkin karena kekuatan otak seorang Dewa tidak dapat Siyue tembus. Dan entah kenapa sekarang Dia bisa membaca fikiran Dewa Wiqya. Apakah Karena Dewa Wiqya memiliki separuh otak Raja Chu Tian Ji . Hingga mepengaruhi otak Dewa Wiqya. Dan sekarang saat dia kembali mendengar pertanyaan sang Kekasih. ingin rasanya Siyue tertawa. Namun Dia berusaha menahannya. jika sampai Wiqya tahu kalau dia tahu apa yang dia fikirkan, mungkin dia akan meutupi otaknya dengan kekuatan dewa nya.


"Ya Sudah pulang gih...tapi aku katakan lagi. jangan melakukan apapun padanya...janji ya..." Ucap Siyue.


"Memang kenapa Sick sayang....kenapa Kau ingin bertarung dengannya...dia kuat Lo..." Ucap Dewa Wiqya .


"Karena itulah aku ingin bertarung Dengannya. Selain ingin mengetagui kekuatanku, ada yang harus aku lakykan kenapa, Kau tahu apa itu..?" Kata Siyue pada Dewa Wiqya . Terlihat Dewa Wiqya menggelengkan kepalanya.


" Agar semua orang tahu , kalau Kekasih Dewa Wiqya bukan orang yang dapat di remehkan. Agar mereka tahu kalau aku memang pantas berdiri di sebelah seorang Dewa Wiqya bukan hanya gadis manja yang hanya tahu menggoda srorang Pria ..." Ucap Siyue lembut.


Mendengar ucapan Siyue, Dewa Wiqya tertegun, dan tak lama dia memeluk erat Siyue.


"Beb...jangan pernah tinggal kan aku Ya...apapun yang terjadi..." Ucap Dewa Wiqya dengan masih memeluk Siyue.

__ADS_1


"Iya.... bukankah Soyue tadi sudah mengatakannya.... "Ucap Siyue.


Sambil mengurai pelukannya. dan Dia menatap Dewa Wiqya dengan tatapan menggoda.


"Ataauu..Honey memiliki Rahasia ..." Tanya Siyue dengan tatapan Menggoda.


"Tidak sayang....aku tidak memiliki rahasia yang harus aku sembunyikan, tapi aku hanya takut kehilangam dirimu . karena aku banyak melihat mata nakal Para Dewa menatap dirimu penuh kekaguman ...." Ucapnya sambil menatap wajah Siyue dengan sorot mata cembutu.


"Yang Mulia cemburu...?" Ucap Siyue dengan senyuman lebar di bibir Cantiknya.


"Jangan menertawakanku...aku marah Karena mereka selalu menatap mu dengan mata berharap..." Ucapnya dengam wajah marah. Mendengar ucapan Dewa Wiqya Siyue tak bisa menahan tawa.


"Yang Mulia ...dengar ya... Mana mungkin hamba akan ber paling pada Pria lain, jika Kekasih hamba Adalah Dewa tertampan di Nirwama ini..."goda Siyue . Seketika wajah Pria di depannya Menjadi merah. Dan terlihat senyuman Manis kembali merekah di bibir merahnya. Dan tak Ampun lagi bibir itu kembali menyambar bibir yang telah menggoda nya sejak tadi . Setelah puas baru dia melepasnya.


"Ternyata separuh jiwaku begitu tergila - gila Padamu Karena Kau memang Candu bagi kami sayang ...." Ucap Dewa Wiqya sambil tersenyum bahagia melihat wajah merah sang Kekasih.


"Ternyata Kau lebih mesum dari Raja...." Ucap Siyue kesal. Sebab baru di maaf kan sudah dua Kali Pria di depannya ******* bibir nya.


"Habis Kau menggenaskan baby..." Ucap Dewa Wiqya yang ingin kembali mencium gadis yang sedang kesal di depannya . terlihat sekali wajah sang Kekasih sangat imut dan semakin membuat gemas orang yang melihatnya. Ketika Siyue tahu niat Dewa Wiqya . Buru- buru dia mendorong lembut Dewa Wiqya keluar sambil memelototkan Matanya.


" Dasar mesum...silahkan Yang Mulia Dewa Wiqya kembali ke istana anda .." Ucap Siyue sambil mendorong tubuh gagah itu keluar dari kamarnya. Melihat itu, Dewa Wiqya tertawa sambil berjalan keluar kamar . Sampai di luar rumah Dewa Saora , mereka Baru berhenti. kini terlihat Dewa Wiqya berdiri di depan Siyue.


"Baik aku pulang. besok aku akan kembali dan kita berangkat bersama- sama...." Ucap Dewa Wiwya sambil mengusap kelala Siyue.


"Hmm..." Anggun Siyue.


Akhirnya Dewa tampan itu melesat pergi dari hadapan Siyue. Siyue hanya bisa menghela nafas lega. Dan terlihat senyuman di bibir nya. Tak Kama dia melangkah kearah rumah tinggal nya. tanpa mereka berdua sadari, Dewa Saora menatap mereka berdua dengan wajah bahagia. Dia bahagia melihat sang Sahabat bisa kembali mendapatkan maaf dari Murit yang dia sayangi bagai adik atau putrinya sendiri .


"Semoga Kau bahagia Yue'er. jika sampai Wiqya kembali menyakitimu, aku sendiri yang akan menghajar dia .." Ucapnya perlahan.


Dia melihat Siyue melangkah kearah Rumah yang berada di samping Istananya. Dia tahu Siyue lelah. Sudah dua hari ini Siyue merawat Dewa Wiqya yang pingsan . entah kenapa Dewa tampan itu pingsan sampai lebih dari satu hari . Setelah itu dia sendiri kembali kekamarnya.


"Kenapa kalian para tersenyum....?" Tanya Siyue melihat para sahabat Hewan kesayangannya tersenyum bahagia.


"Kami bahagia melihat kau bahagia Yue'er...." ucap Feng Qui .


"Trimakasih srmuanya..." ucap Siyue terharu .


"Yue'er...sekarang bermeditasilah. Setelah itu kita berlatih ilmu tapak Dewa mu . agar ilmu itu semakin sempurna..." Ucap Zuzaku .


"Baik....tapi Ada apa Kak...?" Tanya Siyue sambil mengeryitkan dahi nya.


"Aku Merasa akan terjadi sesuatu besok saat Kau melawan Dewi pencemburu itu... " ucap Zuzaku. Mendengar itu Siyue tersenyum dan memeluk Pria tampan itu dengan bahagia.


"Trimakasih Kak...kalian memang sahabat dan saudara yang sangat menyayangi diriku dengan tulus..." Ucap Siyue sambil memeluk Zuzaku.


"Tentu saja...Kau Adalah master dan adik yang kami sayangi..." Ucap Feng Qui. Siyue tersenyum dan melepas pelukannya di tubuh Zuzaku. Dia memeluk satu persatu mahluk kontraknya.


"Kalian memang yang terbaik...." ucap Siyue terharu. dan Saat Siyue memeluk pria manja berbaju hijau, pria tampan itu berkata.


"Ijin kan aku memberi pelajaran pada Dewi laknut itu Yue'er..." Ucapnya dengan wajah kesal. Mendengar ucapan Ivy, Siyue tersenyum.


"Boleh ..tapi jangan terlalu parah. biarkan Dia merasakan sedikit pelaharan saja ..." Ucap Siyue.


" Baik..." Jawab Ivy dengan gembira. Tapi terlihat senyuman licik di wajah tampannya.


"Sekarang aku akan bermeditasi dulu. Lalu kita akan berlatih...." Ucap Siyue. Merekapun segera melangkah menuju Pohon Roh. Siyue meminum dan mengusap wajahnya dengan air Suci dan air jiwa. Air yang di keramatkan di luar sana, air yang hanya ada di istana Dewa Brahmadya ,tapi bagi Siyue merupakan air kosumsinya.


Setelah itu Dia Mulai bermeditasi. Dalam Satu hari Satu malam di ruang Teratai, Siyue melakukan latihan ilmu tapak Dewa nya bersama para mahluk Kontrak dan penjaganya. Mereka dengan Senang hati melatih Siyue. Dan saat hari menjelang pagi di alan Nirwana, Siyue sudah keluar Dari ruang Teratainya dan terlihat rapi. Dia memakai pakaian ringkas yang memperlihatkan keanggunannya dan warna kuning kecoklatan membuat Kulit tubuh nya yang putih semakin terlihat bercahaya. Hiasan natural dan rambut diikat ekor kuda dengan Mahkota kecil di kepala semakin membuat Siyue cantik menawan. Setelah itu dia segera keluar dengan membawa Buah di tangan nya . Saat dia sampai di dalam rumah Dewa Saora , Dia melihat Dewa Wiqya telah berada di sana. Ketika Dewa Wiqya melihat kedatangan Siyue, dia segera berdiri dan melangkah mendekatinya.

__ADS_1


"Pagi sayang...."ucapnya sambil mencium lembut kening Siyue. Tentu saja tingkah sang Kekasih membuat Siyue malu, Karena mereka Ada di depan Dewa Wiqya.


"Yang Mulia..."ucap Siyue dengan wajah memerah. Melihat itu Dewa Wiqya tertawa.


"Sao lihatlah kekasih Ku...bukankah dia semakin imut jika dia malu dan kesal..." Ucap Dewa Wiqya sambil tertawa bahagia.


"Dasar Kau ini...Tentu saja dia malu, Kau mencium dia di depan gurunya.." Ucap Dewa Saora. Dan Dewa Wiqya Hanya tertawa bahagia.


"Apa yang Kau bawa sayang..?" Tanya Dewa Wiqya saat melihat keranjang buah di tangan Siyue .


"Buah dari ruang teratai..." Ucap Siyue .


"Ruang teratai....?' Kata Dewa Wiqya dan Dewa Saora bersamaan.


"Apakah di memori ingatan Raja Chu Tian Ji tidak Ada ..?" tanya Siyue pada Dewa Wiqya. Terlihat gelengan kepala Dewa Wiqya.


"Kalau begitu apakah kalian berdua ingin melihat nya....?" Tanya Siyue.


"Apa boleh...?" Tanya Dewa Saora.


"Kenapa tidak...Ayo.." Siyue segera menaruh buah di meja dan memegang tangan Dewa Saora dan Dewa Wiqya. Siyue membawa mereka masuk ke dalam ruang Teratai.


Sampai di sana terlihat kedua Dewa itu ternganga tak percaya. mereka menatap sekelilingnya dengan wajah takjub.


"Baby...itu itu istana Siapa...?" tanya Dewa Wiqya sambil menunjuk pada istana yang Ada di depannya.


"Istana Siyue yang Mulia..." jawab Siyue.


"Ayo kita kesana.. Karena kita hanya sebentar disini. nanti sepulang dari arena pertarungan kita kembali lagi ke sini..." ucap Siyue.


Mereka melangkah kearah istana milik Siyue, setelah menunjukkan istana dan danau air suci, Siyue segera membawa mereka kembali ke Alam Nirwana.


" Kita akan kembali kesana setelah kita pulang dari arena pertarungan..." ucap Siyue setelah mereka berada di Alam Nirwana kembali .


"Jadi itukah ruang terataimu Yue'er..?" tanya Dewa Saora yang sejak tadi terdiam dalam kekaguman.


"Benar guru... tempat itu yang selalu Siyue dan Raja chu Tian Ji datangi. di sana tempat kami berlatih. Selain di ruang Dimensi Raja Chu Tian Ji sendiri..." ucap Siyue sambil menatap Dewa Wiqya.


"jadi aku juga sudah membawamu kesana...?" tanya Dewa Wiqya tak percaya . Siyue hanya menganggukkan kepalanya.


"Dan Kau sering datang ke ruang teratai itu hanya berdua dengan Chu Tian Ji...?" ucapnya lagi dengan wajah cemburu. melihat itu Dewa Saora tertawa sambil memukul pelan pundak sang teman.


"Ha ha ha..Kau cemburu para dirimu sendiri Wiqya...!" seru Dewa Saora sambil tertawa.


"Ck...kalau begitu Kau harus selalu membawaku ke ruang terataimu baby.." ucapnya dengan nada kesal. membuat Siyue tersenyum melihat tingkah Dewa Wiqya.


"Iya.. Kau cemburu para dirimu sendiri Honey..." ucap Siyue.


"Karena aku tidak suka Ada Pria lain yang berada di sisihmu.." ucapnya Posesif sambil merangkul pinggang Siyue agar lebih mendekat padanya.


"Jangan Kau bermesraan di depanku Wiqya...atau aku tidak merestui hubungan kalian ..." ancam Dewa Saora sambil mengambil buah yang Ada di atas meja.


"Cih...Kau mengancamku...? mentang- mentang guru kekasihku..." ucap Dewa Wiqya sambil cemberut. melihat tingkah kedua sahabat itu, Siyue tertawa pelan. akhirnya mereka berangkat ke tempat pertarungan dengan menggenggam buah di tangan mereka. Siyue hanya tersenyum melihat tingkah mereka.


udahan dulu ya....aku lanjut nanti


jangan lupa like , Vite dan komennya aku tunggu.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2