DOKTER JENIUS

DOKTER JENIUS
PENGOBATAN AYAH


__ADS_3

Mulai hari ini, kebanggaannya sebagai seorang Pangeran hilang sudah. Dia tak pernah menyangka keinginan dia dan Putrinya untuk menjebak Raja, telah membuat dia mendapatakan bencana buat kellluarganya . Dia tak pernah menyangka jika perbuatan mereka akan di ketahui sang Raja sendiri . Akhirnya dengan lesuh dia membawa sang Putri pulang kembali Kerumahnya . begitu juga dengan semua orang yang Ada di sana, mereka menatap Raja dengan tatapan betsyukur, karena sang Raja terhindar dari jebakan Pangeran Shan Qi dan Putrinya . yang kini gelar pangetannya telah di copot oleh Sang Raja .


Satu persatu mereka pergi setelah memberi salam pada Raja. Begitu juga Ke tiga guru utama


"Yang Mulia...untung anda terhindar dari masakan ini saya tidak bisa membayangkan jika anda sampai terjebak dengan gadis serakah seperti putri Lusia ..." Ucap guru Wang.


"Benar Yang Mulia...betapa menjijikkannya usaha Tuan Shan Qi untuk menjadikan anda menantu . apakah dia lupa kalau anda Adalah keponakan dia sendiri..." sambung guru They San .


"Keserakahan membuat orang buta guru..." Jawab Raja dengan tenang.


"Lalu bagaiaman anda bisa lolos dari jebakan mereka..." Tanya Guru Yang Si sambil menatap Sang Raja dengan tatapan tanya . walaupun dia sudah memiliki jawabannya .


"Semua Karena Yue'er guru..Dia dan hewan kontraknya yang telah menyelamatkan Raja ini...." Jawab Raja sambil menatap Siyue penuh Cinta.


Membuat para guru kaget melihat Sikap sang Raja pada Siyue selain guru Yang Si . Mendengar jawaban dari sangbRaja , guru Yang Si tersenyum. Dia sudah menyadari kejadian itu. Dia menduga pasti Ada campur tangan Siyue dalam menyelamatkan Raja. Dan perkiraannya ternyata benar.


"Dasar otak Jenius... Selalu Ada saja Cara dia menyekamatkan seseorng..." Ucap guru Yang Si dalam hati. Guru Yang Si hanya berkata.


"Dasar gadis nakal... Tapi untung ada otak kecilmu yang nakal itu . Jika tidak, kami tidak bisa menbayangkan apa yang akan terjadi pada Raja. Nach anak nakal...Jadilah pengawal yang membuat Raja aman selama ke tiga pengawalnya membantu Sekte..." Ucap guru Yang Si sambil menatap Siyue dengan bibir tersenyum . Dia sangat bangga dengan kecerdasan gadis di depannya ini. Dia mengakui kalau Raja Adalah murit yang paling cerdas di Sekte. tapi kini dia memiliki murid yang lebih cerdas dan licik dari Raja. untung saja dia gadis yang hati dan fikiranhya baik. jika tidak. akan sangat membahayakan bagi kehidupan manusia ..


"Baik Guru...." Jawab Siyue.


Akhirnya para guru pun pergi Dari kamar tinggal Raja. Dan ketiga pengawal Raja terlihat masih berada di sana.


"Yang Mulia...hamba ingin kembali menjaga Yang Mulia dan Putri. hamba tidak tenang membiarkan anda berdua menghadapi masalah sendiri..." Ucap Ye Mai dengan wajah sedih .


"Benar Yang Mulia...dan kami dengar. anda berdua pergi ke gunung Naga Salju baru-baru ini...kami ingin berpetualang bersama kalian berdua..." Ucap Ye Xie. Melihat ketiga pengawalnya ber wajah sedih, Raja berkata.


"Tunggulah sebentar lagi. Bukankah besok pendaftaran murid baru akan segera di mulai dan Lusa Adalah ujian masuk murid baru di laksanakan , Setelah semuanya selesai, kalian akan kembali menjaga kami..." Kata Raja dengan wajah tenang .


"Baik Yang Mulia..." Ucap mereka serempak.


Merekapun segera mohon diri meninggalkan kamar tinggal Siyue dan Raja. Setelah kepergian mereka semua, Siyue memilih berlatih di kaki gunung bersama Raja. Tentu saja Raja bahagia. Karena dia akan pergi berdua saja dengan sang kekasih.


#₹₹₹₹##


Sedang kan di sebuah Rumah besar di dalam kota kerajaan , terlihat Beberapa orang sedang duduk di ruang keluarga sedang berbicara . terlihat wajah -wajah nereka terlihat marah dan kesal . terutama dari wajah seorang gadis yang tertuju pada seorang Pria yang terlihat babak belur Karena mendapatkan pukulan.


"Dasar manusia brengsek... . berani sekali Kau menodaiku...!" Teriak Lusia marah para Pria itu. sudah Beberapa Kali gadis itu memukul dan menendang Pria itu .


."Putri...hamba juga tidak tahu, saat itu hamba sedang ingin membuka atap kamar Raja agar bisa memasukkan bubuk itu . tapi tiba- tiba Ada yang memukul hamba dari belakang . Dan saat itulah hamba kehilangam kesadaran hamba. Hamba baru sadar saat Ada suara keras di kamar yang Mulia. Itu saja putri..." Ucap penjahat suruhan Putri Lusia dan Ayahnya.


"Alasan...! Kau fikir aku percaya Ha...!" Teriak Lusia marah.


"Ampun Putri..hamba berkata yang sebenarnya...." Ucap Pria itu ketakutan.


Namun sayang sekali, Lusia yang sudah kehilangan kebangsawanan itu mengambil pedang di dinding dan langsung menerjang Pria itu . Pria yang tidak menyadari bahaya itu terlihat kaget. dia menghidar namun tak urung tangan Kananga yang di gunakan untuk menangkus serangan dari Lusia. Terkena sambaran pedang. Hingga jatuh di Lantai . melihat sasarannya bisa mengelak , Lusia marah dia kembali menterang Pria itu . Perkelahian tangan kosong melawan pedang membuat gerakan mereka tak seimbang. Pria itu yang masih terpengaruh Racun Siyue, ternyata memiliki kelambatan dalam bergerak. Akhirmya dia tewas di ujung pedang milik Lusia.


"Lusia....kenapa Kau bunuh Pria itu...!" Teriak sang Ayah marah. Dia tadi tertegun ketika Lusia menyerang Pria yang telah tidur dengan sang Putri.


"Lebih baik dia mati Ayah...!" Seru Lusia dengan marah.


"Dia Adalah calon suamimu. Setelah Kau tiduer dengan Pria itu , siapa sekarang yang akan meminangmu selain dia..." Ucap Tuan Shan Qi marah.


"Aku tidak mau menikah lengannya ayah... aku ingin menikah dengan Raja. Bagaimana bisa seorang rakyat jelatah mau menikahi aku yang merupakan Putri Dari Pangeram Shan Qi.... !"Kata Lusia dengan marah.


"Kau lupa Kalau Raja telah mencabut gelar ayah sebagai Pangeran...?. kita sudah bersyukur Raja tidak membunuh kita...Dia hanya mencabut gelar Ayah..." ucap sang Ayah.


"Tidak Ayah... Aku tidak ingin gelar Ayah di cabut. Lebih baik kita pergi menemuo Kakek Kaisar, Ayo Ayah...kita kesana sekarang juga . dan kita juga akan meminta Kakek untuk membujuk Raja agar mau menikah denganku..." Ucap Putri Lusia .


"Apaa...gelar ayah di cabut..? Siapa yang melakukannya ...?" Tanya sang istri kaget.


"Raja Ibu....Rencana kita gagal, dan Raja mengetahui semua rencana kita, Karena marah Raja mencabut gelar Ayah...." Kata tuan Shan Qi .

__ADS_1


"Karena itu ayah...ayo kita kerumah Kakek Kaisar, kita meminta Kakek untuk mengembalikan gelar Ayah...." Ucap putri Lusia .


"Tapi Lusia...." Ucap sang Ayah.


"Sudahlah Ayah...lebih baik kau turuti permintaan putrimu itu , aku juga akan ikut pergi kesana. Biar aku yang membujuk Ayah Kaisar..." Ucap sang Istri .


Akhirnya mereka bertiga pergi ke istana menemuimu Kaisar Tua. . Seperti biasa dia akan bertingkah sombong dan congkak. Mereka fikir orang belum Ada yang tahu gelarnya telah di cabut Raja. Saat dia di hentikan di depan gerbang istana, dengan sombong Dia berucap.


"Kalian tidak tahu siapa aku ha...!" Seru nya marah.


"Kami tahu siapa anda, Tolong kalau memang mau masuk kedalam istana, kereta harap di taruh di install luar..." Ucap prajurit itu.


"Hey...Kau berani memerintah seorang Oangeran ha...!" Seru Tuan Shan Qi marah


."Maaf...kami tahu gelar anda yang telah di cabut. Dan sekarang kedudukan anda dengan kami sebagai rakyat sama . Jadi maaf kalau anda memang mau masuk kedalam istana, tempatkan kereta anda di sana..." ucap Penjaga itu dengan Sopan.


Namun tuan Shan Qi sangat marah. Akhirnya terjadi keributan di pintu masuk istana. Lusia yang ikutan campur menambah keramaian di sana, Hingga membuat kepala pasukan pengawal mendatangi tempat itu.


"Ada apa ini...?" Tanya Kepala pengawal .


" Tuan Shan Qi tidak mau menaruh keretanya di sana tuan...dia ingin membawa kereta itu ke dalam istana..." Ucap prajurit itu.


"Dengar , kami ini keluarga pangeran yang harus kalian hormati, Bukan Malah menghina sepertii ini...!" Teriak tuan Shan Qi marah.


"Maaf...kami sudah tahu siapa anda . kami sudah tahu kalau gelar Pangeran anda telah di cabut. Anda Bukan pangeran lagi, anda sekarang rakyat jelata . Kalau kalian memang ingin tetap mau masuk ke dalam istana, kalian harus menaruh mereta kalian di sana, Kalau tidak, kami tidak akan mengijinkan kalian masuk...." Kata Perwira tadi.


Terlihat kemarahan di Wajah tuan Shan Qi dan Putrinya. Tidak ada pilihan lain selain mengikuti perintah mereka . mereka harus masuk ke dalam istanah yang tempatnya memang agak jauh Dari pintu gerbang dengan berjalan Kaki . Akhirnya dengan terpaksa mereka turun dari kereta dan menaruh atau memarkirkan kereta mereka di tempat yang di tunjukkan oleh penjaga tadi.


"Awas kalian Ya...jika aku kelak menjadi Ratu, kalian akan mendapatkan hukuman dariku... ingat itu... " kata Lusia dengan marah. Mereka akhirnya berjalan ke istana Kaisar Tua dengan berjalan kaki . Sesampainya di sana, mereka kembali mendapat hambatan sari penjaga Kaisar Tua. Dan salah satunya Adalah anak Buah Ye Mai.


"Maaf tuan Shan Qi. Anda bisa menunggu di Ruang samping dulu, saya akan memberitahukan pada Kaisar Tua kalau anda datang... " ucap Perwira penjaga.


Tuan Shan Qi tidak berkomentar lagi. Dia tidak ingin berdebat lagi seperti hari yang lalu. Sang istri terlihat cemberut ketika mendapat perlakuan seperti itu dari penjaga sejak tadi . .


"Itu tidak mungkin Istriku..Raja telah memberikan perintah untuk menjaga Ayah Kaisar dengan. ketat ..." Jawab Tuan Shan Qi .


"Cih ..Dasar anak Muda yang sombong..." ucap istri tuan Shan Qi dengan kesal .


"Jaga ucapanmu Istriku...ini Ada di lingkungan istana, Kau bisa masuk penjara Karena omonganmu...." Ucap tuan Shan Qi. Namun tiba - tiba Lusia mulai Merasa kan badannya Terasa aneh. Dia merasa sepertinya banyak semut mejalar dan menggigit di tubuh nya.


"Ibu...Tolong lihat tubuhku...apakah banyak semut di tubuhku...?" Ucapnya pada sang Ibu . dengan lembut si Ibu membantu meneriksa tubuh sang putri.


"Tidak Ada nak...hanya saja kenapa tubuhmu seperti keluar ruam merah.." Kata sang Ibu. untnglah pengawal Kaisar Tua segera datang dan mengantar mereka menemui Kaisar Tua. Mereka berjalan masuk ke dalam kamar Kaisar Tua. Ketika sampai di sana, terlihat Kaisar Tua sedang berbicara dengan seorang pengawalnya.


"Salam Ayah..." Ucap tuan Shan Qi dan istrinya ,


"Kakek...salam Kakek..." Ucap Lusia dengan manja . dia ingin mendekati Kaisar Tia,


Tapi salah satu pengawal yang berdiri di dekat Kakek menghalangi jalan nya.


"Maaf Nona...yang Mulia tidak dapat bersentuhan dengan siapapun...jadi Tolong menjauhlah Nona..." Ucap pengawal itu dingin.


"Hey... apa- apa an Kau ini...!aku ini cucu Kakek Kaisar...!" Seru Lusia marah.


"Maaf...itu sudah perintah Dari yang Mulia Raja..." Kara Pengawal itu tegas.


Terlihat Putri Lusia tak terima. Namun suara Kakek Kaisar terdengar menghentikan tindakannya yang ingin memukul Pengawal itu .


"Ada apa kalian kemarin..?' ucap Kaisar dengan datar.


"Ayah....aku ingin melaporkan perbuatan Raja padaku, dia anak yang tak tahu diri...dia telah mencabut gelarku di muka umum..." ucapnya dengan wajah marah .


"mencabut gelarmu...? Memangnya Kau mempunyai kesalahan apa....?" kata Kaisar Tua dengan tenang. Sebab tadi pagi sudah Ada utusan dari Raja yang memberitahukan pencabutan itu. Dan sang utusan juga menceritakan masalan apa yang terjadi Hingga Raja mencabut gelar Pangeran Pada Pangeran Shan Qi.

__ADS_1


Mendengar perkantaan dari Kaisar yang memiliki wajah tenang, membuat tuan Shan Qi sedikit resah..


"Jangan-jangan pria Tua ini sudah tahu kejadian yang sebenarnya..." Batin tuan Shan Qi.


"Itu hanya salah Paham Yang Mulia saja ... Tapi Raja menjadi marah tanpa mendengarkan penjelasanku Ayah..." Ucap Tuan Shan Qi.


"Kakek...Tolong aku...aku ingin menikah dengan Kakak Chu Tian Ji Kek...." ucap Lusia memohon pada Kaisar Tua. Mendengar capan Lusia, Kaisar Tua terlihat menatap wajah Lusia.


"Kau salah meminta pertolongam padaku ... Aku tidak pernah menekan Raja untuk mencari calon Istrinya. Jadi maaf...jangan memintaku membantumu untuk memaksa Raja agar menjadikanmu istri sang Raja..." jawab Kakek Kaisar .


.


"Tapi Kek...aku Hanya mencintai Kak Chu Tian Ji..!" Seru Lusia sedikit kesal.


"Maaf... Dia bisa mencari calon istri yang terbaik untuk dirinya sendiri. Bukankah Kau telah memiliki calon Suami...dan kalian akan segera menikah...?" Ucap Kakek Kaisar dengan wajah tenang. Namun nada suara nya terdengar dingin .


"Tidak Kek...aku tidak bethubungan dengan orang itu, aku berhubungan dengan Yang Mulia Raja, tapi Dia tidak mengakuinya dan memberikan diriku para Pria lain.." Ucapnya dengan cepat. "


Jadi sekarang Raja harus bertanggung jawab terhadapku...." Ucapnya lagi dengan wajah sedih.


"CUKUP...! kau fikir aku tidak tahu kejadian yang sesungguhnya...! Aku tahu semua ini Adalah rencana kalian yang ingin menjebak Raja...!" Seru Kakek Kaisar marah.


"Tapi semua itu Karena aku mencintai Kakak , Kek..." Ucap Lusia membela diri.


"Mencintai.. Kau mencintai Raja...? Kau itu Bukan Mencintai Raja, tapi Kau ingin dia menjadi muiikmu Kau ingin berkuasa , Kau ingin menjadi Ratu kerajaan ini . Kau egois... jika Kau memang benar Mencintai dia, Kau tidak akan berbuat senekat dan sejauh itu..apakah Kau tidak berfikir, jika saat itu Raja yang Ada di kamar itu dan Bukan Pria yang kedapatan tidur denganmu itu , di Mana akan di taruh wajah Raja..? Apakah masih pantas dia menjadi Raja kerajaan ini . untung saja semua rencanamu dapat di ketahui Kalau tidak... Raja tak akan pernah menjadi Raja lagi. Dasar keluarga Bodoh ..Hanya demi keinginan yang serakah, kalian tidak memikirkan nasib Kerajaan ini . bagaiaman nasib Kerajaaan ini jika Raja sudah tidak mau lagi menduduki tanta Kerajaan Darga ..;" seru Kaisar Tua marah.


"Tapi Kek....aku sangat Mencintai Kak Chu Tian Ji. Aku ingin menikah dengannya. ..." Ucap Lusia ngotot.


"Kau fikir Raja akan menyukai dirimu yang sudah Kotor itu...? Walaupun kejadian ini tidak terjadi, Raja tidak pernah mencintai dirimu...? sudahlah sekarang kalian pergi tinggal kan aku . Kalian membuat penyakitku kambuh saja, pengawal bawa mereka pergi....!" Seru Kaisar marah.


"Baik Yang Mulia....." Jawab pengawal di sisih Kaisar .


"Tapi Ayah...!" Seru istri Tuan Shan Qi tak rela . Dia tak rela usahanya untuk menjodohkan sang putri yang sudah ternoda dengan Raja gagal .(Dasar Mai lqmpir, masak Raja di kasih Sisah.😡)


"Tidak Kek...aku tidak akan pulang kalau kakek tidak menikahkan aku dengan Kakak...! Ayolah kek...Kakak akan menuruti kemauan kakek ...." Ucap Lusia memaksa .


"Ayah...Tolong aku agar gelarku di kembalikan lagi oleh Raja...!" Seru Tuan Shan Qi.


Mendengar ucapan mereka bersamaan, membuat Kakek Kaisar semakin marah.


"Pengawal...seret mereka keluar...dan jangan biarkan mereka masuk kembali ke istana ini, apapun alasannya..!" Teriak Kaisar Tua marah.


Beberapa pengawal segera menyeret mereka bertiga keluar dari istana Kaisar Tua. Walau pun tuan Shan Qi pandai dalam ilmu kanoragan, tapi melawan Perwira yang menjaga jeselamatan Kaisar Tua , dia Kalah jauh.


Setelah membawa dan melempar mereka keluar dari gerbang Istana, para penjaga segera menutup pintu gerbang . Terlihat Lusia berteriak - teriak dengan marah. Mereka menjadi tontonan masyarakat Kota. Mereka menjadi pembicaraan masyarakat kota kerajaan . Karena sudah banyak yang tahu kejadian tadi pagi di Sekte Tapak Dewa


Sedang kan Siyue sendiri dan Raja sedang giat berlatih . mereka melakukan itu Sampai hari menjelang sore. Ketika matahari hampir tenggelam, Raja dan Siyue berlari Cepat menggunakan ilmu meringankan tubuh, kembali ke kamar Inap mereka. Setelah samoai di kamar , mereka memutuskan masuk kedalam ruang Teratai. Setelah selesai Mandi dan berganti baju bersih, Siyue dan Raja menemui Sima Yuan di Ruang pengobatan . terlihat Pria itu sedang ber baring dengan di tunggui Xiao Tu dan Tongsa. Kedua Mahluk pengawal Siyue itu terlihat duduk lotus di pojokan ruangan . ternyata mereka menunggui Sima Yuan sambil bermeditasi .


Saat Siyue masuk terlihat ketiganya menatap kearah pintu . Mereka melihat dua Wajah tampan masuk kedalam ruangan.


"Apa kabar Ayah..bagaimana keadaan Ayah sekarang..?" Ucap Siyue sambil tersenyum lembut.


Terlihat wajah Sima Yuan sudah bisa tersenyum. Wajah tampannya kini sudah terlihat. Walaupun masih terlihat kurus .


"Yue...Yue...aku..ba..ik nak..."ucapnya terbatah .


"Ayah sekarang sudah mendapatkan banyak kemajuan, sekarang Ayah coba mulai memusatkan kekuatan pada anggota badan Ayah untuk bergerak .." Ucap Siyue sambil tertawa bahagia.


Siyue mendekat dan mulai memijit pelan tubuh Sima Yuan untuk melemaskan ototnya yang Kaku. Dan Raja pun ikut melajukan apa yang di lakukan Siyue . terkadang mereka bergantian. Setelah Beberapa saat berada di dekat sang Ayah, Siyue Pa it keluar untuk memvuat makanan untuk mereka semua. . setelah membuat Beberapa masakan dan bubur untuk sang Ayah, Siyue segera membawanya masuk kedalam ruang pengobatan tempat sang Ayah beristirahat .


Maaf aku akhiri dulu ceritanya ya...aku lqnjut besok lagi... Jangan lupa like, vote, dan komennya aku tunggu.


Bersambung . .

__ADS_1


__ADS_2