DOKTER JENIUS

DOKTER JENIUS
KEMBALI KE NEGRI PHOENIX .


__ADS_3

Apalagi berita itu...aku tidak akan percaya sama - sekali..." ucapnya dengan nada marah dan iri.


"Terserah...kalau kau tidak percaya datang saja kerumah keluarga Si. karena yang aku dengar , banyak warga yang ingin mengucapkan banyak Terimakasih pada Siyue..." ucap gadis itu lagi.


Dan para orang tua yang duduk di sana hanya mendengarkan saja perdebatan mereka berdua . Metekabsaja tak menyangka kalau keluarga Si akan kembali ke Alam bawah ini. dan mereka terlihat sehat- sehat semua . Mereka bagai tidak mengalami masalah , Malah terlihat semakin kuat.


Sedangkan Siyue sendiri kini sedang berjalan pulang ke rumah Keluarga Si bersama para sahabatnya. Di setiap jalan terlihat banyak orang yang berbicara sambil melihat kearah mereka. Dan Ketika sampai di rumah ternyata Kakek dan Paman Mo Can sudah menunggu kedatangan mereka . Saat mereka melihat Siyue , Terlihat senyum bangga di bibir tua Kakek Si.


"Kau tidak apa- apa sayang...?" tanya Kakek.


"Aku baik- baik saja Kek... memangnya ada apa Kek...?" tanya Siyue heran.


"Kakek mendengar kalau di Perguruan Lentera putih Ada penyerbuan , Apa benar itu nak...?" tanya Kakek Si dengan wajah cenas.


"Benar Kek...tapi jangan cemas...kan ada suamiku yang akan selalu melindungi diriku..." kata Siyue lembut .


"Aah. benar katamu nak.... Ada Dewa Wiwya bersamamu...Trimakasih yang mulia.." "ucap kakek Se bahagia.


" Sudah kewajibanku melindungi Istrimu Kek..." ucap Dewa wiqya.


Dan tak lama terlihat ada Raja dan permaisuri yang datang berkunjung. Dan ada juga masyarakat yang ikut datang kerumah Siyue. Kejadian itu membuat Siyue dan kawan- kawan serta Kakek Si heran. Namun akhirnya mereka tahu kalau mereka datang kesana karena mereka hanya ingin bertemu Siyue dan Kawan - kawan untuk mengucapkan Terimakasih serta ingin melihat Siyue yang dulu pernah mereka kenal sebagai gadis bodoh. Raja yang tahu keinginan Rakyat kerajaan Juhan, meminta Siyue untuk menemui mereka.


Setelah berbicara dengan Raja Siyue keluar bersama Kakak, sahabat dan ketiga Dewa Dewi serta Dewa Wiqya. Saat siyue terlihat di depan mereka, Mereka malah terdiam. Mereka menatap Siyue dan Dewa Wiqya dengan wajah kagum . Mereka tak percaya gadis yang dulu di anggap sebagai sampah masyarakat itu , kini terlihat anggun lembut tapi ada kekuatan di tubuhnya. Serta terlihat sangat cantik . di antara para penduduk yang menatap kepadanya. Terlihat Xio Lan berada di sana bersama seorang pria paruh baya.


"Jadi Siyue adalah Yueyue...tapi apa benar dia Yueyue... memang sich dia mirip dengan Yueyue... Tapi gadis ini cantik sekali... Tidak, tidak... gadis itu bohong...aku yakin dia bukan Yueyue... Lalu kenapa dia mengaku- ngaku sebagai Yueyue...?"batin Xio Lan.


Sedangkan Siyue sendiri kini sedang berbicara dengan lembur dan ramah di depan semua orang.


"Trimakasih kalian telah datang.. Kalian tidak usah berterimakasih padaku, karena itu memang sudah tugas kami melindungi kerajaan serta perguruan kami. Karena kami juga penduduk karajaan Juhan dan murid perguruan Lentera Putih. Hanya satu pesan dari saya...saya harap kalian harus selalu penuh waspada menghadapi orang asing. Berhati- hatilah jika bertemu dengan orang yang belum kalian kenal . karena Kerajaan iblis sekarang sedang berusaha mendirikan kekuatan mereka di Alam bawah . Mereka berusaha menghimpun kekuatan . jadi demi keselamatan Alam bawah , saya harap anda sekalian menolak menjadi prajurif kerajaan iblis . walaupun mereka mengancam atau memberi iming- iming kekayaan . semoga saja kejadian di perguruan Lentera Putih bisa membuat mereka tidak ingin datang ke kota kerajaan Juhan ini. Ya sudah saya kira pembicaraan kita sampai di dini saja.. trimakasih atas kedatangan anda sekalian kerumah keluarga Sin. ." ucapan Siyue di akhiri dengan Siyue menundukkan kepala sedikit kepada semua orang , lalu berbalik ingin kembali masuk kedalam rumah.


"TUNGGU..." terdengar suara lantang yang membuat langkah Siyue dan Kawan- kawan terhenti melangkah . Dan dia menatap kearah suara yang menghentikan langkahnya. Terlihat seorang wanita dengan pakaian berwarna hijau tua dan memakai kerudung dan cadar berjalan kedepan bersama seorang pria . Melihat pada wajah si pria Siyue merasa mengenal Pria itu . dan saat melihat wajah di balik cadar, Siyue merasa aneh, dia merasa tidak mengenali wanita itu, karena wajah yang bopeng dengan sebagian luka yang masih bernanah membuat Siyue tak mengenali wajah itu.


"Pff....hi hi hi..".terdengar beberapa tawa di otak Siyur .


"Kalian mengenal wajah itu..?" tanya Siyue .


"Tentu saja Yue'er...." ucap Xiao Tu .


"Siapa....?" tanya Siyue.


" Xio Lan...buah ha ha ha...." tawa Xiao Tu dan Feng Qui menggema di otak Siyue .


"Xio Lan...?" tanya Siyue . Namun sebelum Xiao Tu menjawab terdengar ucapan bernada nyinyir terdengar.


"Kau Yueyue..? Kau Yueyue pecundang itu..?" ucapnya Sinis . Siyue menatap pada mata tajam wanita berkerudung itu. tak lama terdengar suara merdunya .


"Oo..nyonya Xio Lan....aku fikir siapa..apa kabar nyonya...?"ucap Siyue dengan wajah tenang.


"Jadi kau benar- benar wanita Sialan itu...!" teriak Xio Lan dengan wajah kesal.


"Tentu saja nyonya...dan aaah....pasti ini pria yang ada di kamar nyonya Xio Lan dulu itu ya.... Aduh...selamat ya Nyonya... Pasti kalian sudah menjadi suami istri kan...?selamat , Selamat...semoga kalian di berkati banyak anak. Atau...jangan- jangan kalian belum menikah ya....? Ist itu tidak baik nyonya ... ataaauu...kalian sudah Menikah dan memiliki anak...punya berapa anak nyinya...?" tanya Siyue dengan wajah konyolnya. Sedangkan Tiger , Xiao Tu dan Feng Qui tertawa di dalam otak Siyue . Dan Xio Lan sendiri terlihat berwajah merah menahan marah .


"Brengsek... Dari mana kalian tahu semua itu ... Atau...jangan - jangan kau yang mejebakku saat itu...!" seru Xio Lan dengan wajah merah.


"Ck...jangan asal menuduh nyonya.. Kau sendiri yang membawa pria itu kedalam kamar kamu , eeee. Sekarang malah menuduh ku kalau aku yang menjebakmu..Ck Ck ck... kau bisa di katakan memfitnah diriku jika tanpa bukti lo ..."ucap Siyue dengan wajah imutnya. Dewa Widya yang sejak tadi memperhatikan sang istri tak tahan dengan keimutannya. Dia lalu memeluk Siyue dari belakang. Tentu saja Siyue kaget.


"Han ...kau mengagetkanku..." ucap Siyue sambil menepuk pelan lengan kekar yang sekarang sedang memeluknya .


"Siapa dia...Kenapa mulutnya minta di robek..." ucap Dewa Wiqya dingin.


"Aah..teman lama Sayang...jangan kawatir. Aku bisa menangani ini..." ucap Siyue sambil tersenyum manis. Senyumnya membuat orang bahagia. Sedangkan Xio Lan semakin marah. Apalagi saat melihat pria yang berada di sebelah Siyue yang sedang memeluk gadis itu . Dia Terpesona tanpa ampun .tanpa sadar mulutnya sampai menganga takjub. Dan ketiga mahluk kontraknya tertawa melihat tingkah Xio Lan.

__ADS_1


"Ini pasti kerjaan kalian kan...? kalian apakan dia...?" tanya Siyue .


"He he he..benar...saat itu ada Sisa racun yang kita berikan pada adik sepupunya. dan akhirnya kami memutuskan memberi dia pelajaran juga..." ucap Feng Xun .


"Kalian ini....tapi nggak apa- apa dech hadiah untuk dia..." ucap Siyue .


"Siapa gadis itu...dan kenapa wajahnya rusak...dan sepertinya terkena Racun milik Yue'er..."tanya Ivy yang ada di dada Siyue .


Xiao Tu lalu menceritakan secara Singkat tentang Xio Lan. Mendengar cerita Xiao Tu terlihat Ivy marah. Tiba- tiba dia meniupkan sesuatu ke arah Xio Lan. Sedangkan Xio Lan tersadar saat terdengar suara Siyue memanggil namanya.


"Brengsek... kalau begitu kau tahu dari mana semua itu..!" teriak Xio Lan yang lupa sekarang mereka ada di mana .


"Tentu saja mudah nyonya....kau fikir di dalam rumah besarmu itu mudah menyembunyikan kebusukan....? Makanya Nona....jangan befikiran jahat , sebab perbuatan atau Niat jahat kita , bisa berbalik menyerang kita Sendiri. Itu bisa dikatakan karma dari perbuatan kita...aah...aku hampir lupa..bagaimana keadaan Nona Lan Kwayin.. Aku mendengar dia memiliki penyakit menular , apakah dia sudah sembuh....?" ucap Siyue dengan lembut.


"Bedebah...aku semakin yakin kalau semua ini perbuatanmu.. !" teriak Xio Lan marah.


"Ais....mengapa kau kembali menuduh ku Nona Lan....apakah aku sehebat itu...apakah aku seorang Alkemia hingga aku bisa membuat orang sakit. ..." ucap Siyue sambil menggeleng - gelengkan kepalanya.


"Dan aku bisa membawamu kepengadilan kerajaan karena kau telah berani menghina dan menuduh ku...dan para penduduk di sini bisa menjadi saksi kalau kau telah nifitnah dengan kejam... "ucap Siyue dengan tingkah lucu menggemaskan .


"Dasar wanita j****g...Da..." belum selesai dia berkata, sebuah tamparan mendarat di mulutnya. Namun tamparan itu cukup kuat hingga dia terjatuh dan cadar yang dia pakai terlepas dari mukanya .


"Jaga ucapanmu Manusia...kau berani mengatai istriku ******. lalu siapa kau... !" ucap Dewa Wiqya dingin. suaranya membuat orang di sekitarnya merasakan hawa dingin menakutkan.


"Ka..kau..!" deru Xio Lan tak percaya dan marah. Dia memuntahkan darah segar dari mulutnya .


"Apa... mau lagi...,"seru Dewa Widya yang terlihat sangat marah . Seketika Xio Lan ketakutan melihat kemarahan di wajah Dewa Wiqya. Dia menelan ludah untuk membasahi kerongkongannya yang tiba - tiba mengering.


Siyue mengusap lembut punggung sang Suami.


"Berani kau mengucap kata- kata kotor seperti itu, ku robek mulutmu.... Kau fikir siapa kau.. berani menghina seorang Ratu...!" ucap Dewa Wiqya dengan marah.


Setelah itu Dewa Wiqya membawa masuk Siyue kedalam rumah. di ikuti oleh para Sahabat dan sang Kakak. Saat itulah kuda Putra Mahkota dan kuda pangeran kedua datang. dan mereka sempat melihat kejadian Di depan mata mereka. Pangeran Kedua tersenyum . sedangkan Putra Mahkota yang sebentar lagi akan menjadi Raja , menatap pada Xio Lan dengan penuh kebencian. Melihat wajah Putra Mahkota ingin rasanya Xi Lan berlari dan memeluk pria itu. namun apalah daya , karena selain melihat kemarahan dan tatapan jijik Putra Mahkota dia juga tahu kalau Dia sudah tidak secantik dulu lagi. Setelah kejadian Dia tertangkap di kamar sedang dalam keadaan Bugil dengan Pria yang kini sudah menjadi Suaminya, Dia sudah Di nihkahkan dengan pria itu . Entah penyakit apa yang ada di tubuhnya. Sehari setelah kejadian itu , tiba- tiba dia merasakan seluruh badannya sakit dan gatal. dan anehnya setiap Dia menggaruk badannya, perasaan gatal semakin besar menyerang tubuhnya. dan sudah beberapa tabib dia datangi atau di panggil ke rumahnya. tapi tidak ada seorang tabibpun yang bisa menyembuhkan dirinya . begitu juga dengan Lan Kwayin sepupunya . sampai ajal menjemput, Dia tidak bisa di sembuhkan . badannya membusuk dan tidak ada seorang tabibpun yang bisa menyembuhkan dirinya. hingga karena sudah tidak tahan lagi, Dia memilih bunuh diri . untung saja dia tidak separah Lan Kwanyin. hingga dia masih dapat hidup sampai sekarang ini .


Putra mahkota mengangguk sebentar dan berjalan.masuk kedalam rumah Keluarga Siyue . Putra Mahkota dan Pangeran kedua memang sengaja datang kerumah Siyue menyusul Sang Ayah dan Bunda yang telah pergi lebih dahulu. Saat masuk kedalam rumah, mereka berdua melihat Raja sedang berbicara dengan Siyue. memang dua hari lagi mereka akan berangkat ke Alam Atas. Putra Mahkota dan Pangeran Kedua segera berbaur dengan mereka. Raja, Permaisuri , serta para sahabat Siyue. Raja ,Putra Mahkota dan Pangeran kedua berada dibrumah keluarga Si hingga makan malam . Setelah selesai makan malan, mereka baru pulang.


Di hari berikutnya Raja melantik Putra Mahkota menjadi Raja, Siang harinya di tempat Siyue, Chan Sin membawa keluarganya pindah kerumah yang ada di sebelah keluarga Si. sangat kebetulan sekali. rumah mewah di sebelah rumah keluarga Si di jual . Keluarga Chan Sin yang memang membutuhkan Rumah, tak berpikir panjang segera membelinya . Dan pada hari ketiga, Di sore Hari, Siyue Cs dan Raja Gong Saocin serta pangeran Kedua segera berangkat kembali ke Alam tengah untuk menjemput Raja keranjang Feng Yang ingin pergi juga keTempat Siyue. Siyue memasukkan Raja , Permausuri ,Kakek Si kedalam ruang Teratai. sedangkan yang lain segera menggunakan Hewan terbang mereka menuju hutan Sunyi. karena bertambah pengikut , Ketiga saudara Dewa Wiqya memilih masuk kedalam ruang teratai. dan Beban di punggung Feng Qui hanya dua orang saja. sedangkan Siyue dan Dewa Wiqya ada di punggung Ye Sha .


Tiga hari kemudian mereka telah berada di Kerajaan Feng . Raja Feng dan Permaisuri serta Putra Mahkota Feng Bao sudah menunggu kedatangan mereka. tanpa menunggu terlalu lama mereka segera berangkat kembali. untuk menyingkat waktu menuju kota Suci, Dewa Wiqya menggunakan teleportasi. dua hari kemudian mereka telah berada di Kota Dingin. barulah ketika mereka sampai Di sana, Siyue menggunakan kekuatan Cincin Dewanya . Dan dalam sekejap saja. mereka telah berada di depan Rumah keluarga Sima Yuan .


Namun karena Siyue kelelahan, entah kenapa akhir- akhir ini Siyue sering merasa kelelahan. dirinya tidak seperti biasanya. Dewa Wiqya pun memutuskan Mereka beristirahat dahulu di rumah keluarga Sima Yuan.


Saat sampai di Rumah Sima Yuan, terlihat Pangeran Sang tertegun.


"ini kita di mana...?" ucapnya perlahan pada sang adik.


"Aah...di rumah keluarga Sima kak...ini keluarga Siyue yang sesungguhnya. Ayah Siyue berasal dari Alam atas..." ucap Pangeran Luo Yi. dan saat itulah seorang pria paruh baya yang terlihat gagah dan tampan dengan wajah mirip Siyue jika berubah menjadi anak laki- laki , datang bersama seorang Wanita cantik kedua orang itu menghampiri mereka dan terlihat Siyue dan Dewa Widya Memberi salam dan memeluk kedua orang itu. dan terlihat sekali kalau kedua orang itu sangat menyayangi Siyue.


"Siapa Mereka berdua...?" tanya Pangeran Sang bertanya pada sang adik.


"Mereka kedua orang Tua Siyue..." jawab Pangeran Luo Yi .


"Jadi itu ke dua orang tua Siyue...?" tanya Pangeran Kedua.


"Benar sekali..." jawab Pangeran Luo Yi .


"Apakah ini Kerajaan Milik Siyue...?" tanya Pangeran Sang .


"Tida..bukan di sini tapi di Kerajaan Phoenix.." Jawab Pangeran Luo Yi lagi.


"Apaa...kerajaan Phoenix...jadi kerajaan Phonix memang ada..?" tanya Oangeran Kedua dengan wajah kaget .

__ADS_1


"Kau akan melihatnya nanti kak..." ucap pangeran Luo Yi .


"Jadi selama ini kalian juga tinggal di istana itu...?" tanya Pangeran kedua dengan wajah tidak percaya.


"Benar kak.. Dalam hampir dua tahun ini kami tinggal di kerajaan Phoenix ..." ucap Pangeran Luo Yi.


"Lo bukanya kalian pergi enam tahunan yq...?" ucap Pangeran Kedua.


"Nanti akan aku ceritakan pengalaman kami saat mengikuti Siyue. Kita memberi salam dulu pada Paman Sima.." ucap Pangeran Luo Yi . Terlihat kekaguman di mata Pangeran Kedua. mereka berjalan memberi salam pada kedua orang tua Siyue. Dan segera di bawa masuk kedalam rumah keluarga Sima Yuan oleh Siyue. Mereka bermalam di rumah keluarga Sima semalam. Dan keesokan harinya. Mereka bersiap untuk berangkat ke Kerajaan Phoenix .


Karena banyaknya keluarga Sima yang akan ikut, akhirnya Dewa Wiqya mengeluarkan kapal teleportasi yang dia miliki. kapal itu terlihat sangat indah.


Besar kapal lebih panjang dari sebuah Rumah . terlihat kapal berada di udara. hingga membuat Rakyat kerajaan Juhan terkagum- kagum melihat kapal yang ada di udara . mereka fikir itu kapal Milik kerajaan Darga, tetapi mereka kaget karena kapal itu lebih indah dan lebih besar dari milik kerajaan Darga. Karena jarak kapal terlalu jauh dari Bumi. maka para mahluk terbanglah yang membawa mereka kesana. sedangkan Siyue dan Dewa Wiqya memilih terbang kearah kapal.


Dalam waktu 30 Menit semua sudah berada di dalam kapal. setelah itu Dewa Wiqya segera membawa mereka pergi ke Kerajaan Phoenix dengan cepat. ternyata jarak tempuh yang seharusnya satu minggu jika menggunakan kendaraan Dari Kerajaan Phoenix , namun menggunakan kapal milik Dewa Wiqya hanya memerlukan sehari semalam saja. Dan hari ini mereka telah berada di gerbang kerajaan Phoenix .


Melihat sebuah kapal yang sangat indah di depan mereka, penjaga gerbang kerajaan Phoenix terlihat kaget bukan main, Mereka bingung harus bagaimana . Namun kebingungan mereka terjawab saat melihat sang Ratu yang hampir dua bulan ini pergi ke alam bawah keluar dari dalam kapal . Siyue dan Dewa Wiqya yang melayang turun segera di sambut oleh para penjaga yang memberi hormat padanya.


"Salam Yang Mulia Ratu...Salam Yang Mulia Dewa Wiqya... semoga panjang umur, panjang umur bagi yang Milia.." ucap mereka serempak.


"Salam kalian aku terima, sekarang tolong buka gerbang untuk kami..." ucap Siyue lembut.


"Baik Yang Mulia..." ucap mereka serempak. dan tak lama terlihat mereka terburu- buru membuka pintu gerbang. Setelah mengucapkan terimakasih, Siyue dan Dewa Wiqya segera kembali masuk kedalam kapal dan melanjutkan pergi masuk ke kerajaan Phoenix .


Kedatangan kapal itu membuat gempar rakyat kerajaan Phoenix . kapal yang terlihat indah itu terlihat berjalan cepat menuju Istana . Hanya dalam waktu sepuluh menit saja, Kapal telah berada di atas istana Siyue.


Perlahan kapal mendarat di depan istana Siyue. Terlihat para pembesar istana menyambut mereka. Entah dari mana mereka tahubkedatangan Siyue .


Satu persatu mereka keluar dari dalam kapal. begitu juga dengan Raja Darga, Raja Feng Dan Kakek Kaisar yang sudah dikeluarkan dari ruang Teratai. Saat melihat Istana milik Siyue dan beberapa istana lain yang berada di depan mereka, Raja dan permausuri kerajaan Juhan dan Kerajaan Feng kaget dan kagum.


"Nak...ini...ini di mana..?" tanya Raja Gong Saocin Pada Pangeran Luo Yi yang berada di sampingnya.


"Benar Yi'er.... ini di mana...?" tanya permausuri.


"Ini istana milik Ratu Phoenix Ayah...dan Ratu nya adalah Siyue Putri Angkatan Ayah dan Bunda..." ucap Pangeran Luo Yi dengan bangga .


" A..apaa...i..ini kerajaan Phoenix itu...!" seru Raja dan Permausuri bersamaan.


"Bebar Ayah..inilah kerajaan Phoenix ." ucap Pangeran Luo Yi. sedangkan Pangeran Kedua sudah berjalan melihat keadaan istana Siyue.


Begitu juga Dengan Raja Feng . Dengan antusias beliau menanyakan pada Sang Putra Feng Xun. Dan dengan sabar Feng Xun menjelaskan di mana mereka sekarang .


"Jadi selama ini kakak tinggal di sini...?" tanya putra Mahkota Feng Bao .


"Tidak...Pertama kali kami tinggal Di alam Atas, dekat perguruan Tapak Dewa, lalu hampir dua tahun ini kami tinggal Di kerajaan Ini...aku dan kawan- kawan menjadi pengawal Ratu Yue'er Selain menjadi pengawal, kami juga Di latih oleh Ratu sendiri..." ucap Feng Xun.


"Lalu istana itu...tanya Putra Mahkota Feng Bao sambil menunjuk Istana milik Kaisar Tang Song .


"Itu istana Kaisar Tang Song...istana milik Kakek Ratu Siyue ..." jawab Feng Xun .


"Apa maksudmu Nak...!" tanya Raja Feng tak mengerti dan bingung.


"Di Sini ada dua penguasa Ayah... Ada Kekuasaan Kaisar dan Ada Kekuasaan Ratu.. tapi Kekuasaan tertinggi adalah kekuasaan Ratu . Jika Ratu ada di Istana, semua kekuasaan di pegang oleh Ratu, tapi jika tidak ada, maka Kaisarlah penentu kekuasaan tertinggi..." jawab Feng Xun .


"Apakah mereka tidak saling berebut..." tanya Raja lagi.


"Tidak Ayah...karena menjadi seorang Ratu tidaklah mudah. Tidak sembarang keturunan Kaisar bisa menjadi Ratu, karena Ratu Phoenix adalah Seseorang yang memiliki darah Phoenix ... jadi hanya gadis atau wanita darah Phoenix saja yang bisa menjadi seorang Ratu ..." ucap Feng Xun menjelaskan. namun percakapan mereka terputus saat Siyue meminta mereka mengikuti pelayan untuk menunjukkan kamar yang akan mereka tinggali.


para pelayan yang terlihat cantik dan gagah mengantar mereka ke tempat tinggal yang sudah di persiapankan. Sedangkan Kakek Kaisar tinggal berdekatan dengan kamar Kakek Si .


Maaf udahan dulu ya ...aku lanjut besok.

__ADS_1


jangan lupa like, vote dan komennya aku tunggu. Maaf jika masih ada Typo adai salah ketik . 🙏🙏


Bersambung.


__ADS_2