DOKTER JENIUS

DOKTER JENIUS
MASUK KEDUNIA IBLIS .


__ADS_3

Tak terasa haripun berlalu dengan cepat, Tanpa terasa dua hari berjalan dengan cepat. Kesibukan Siyue dan Raja dalam dua hari ini bebar- benar ketat. Karena mereka berdua juga ikut melihat pekerjaan untuk membuat Desa Panglong terbebas dari Bencana. Namun Siyue dan Raja bukan hanya bisa melihat saat rakyat dan para prajurit kerajaan mengeruk Sungai besar yang Menjadi dangkal Karena Erosi tanah dari atas bukit. Raja dan Siyue juga memberi semanfat pada mereka yang sedang bekerja. Siyue tak Segan turun ikut bekerja membantu masyarakat dan prajurit. Melihat sang Kekasih yang Turun sendiri membantu mereka, Rajapun tak mau Kalah. Hingga akhirnya para pembesar yang hadir di sanapun ikut juga turun bekerja bersama masyarakat. Semua ini membuat masyarakat semakin bahagia. Hingga pekerjaan berat pun terasa ringan.


Begitulah, Selama seharian penuh, Siyue ,Raja dan pengawal mereka , bekerja membantu masyarakat di Desa Panglong. Dan sekarang ini , hari ini ...mereka sudah bersiap untuk berangkat ke Sekte Tapak Dewa. Mereka segera berangkat dari rumah kekuarga Sima. Untuk berpamitan dengan Kakek Kaisar, Siyue sudah melakukannya kemarin bersama Raja. Tadi menjelang pagi hari sekali , Siyue meminta pada salah satu pengawal Raja untuk pergi ke Istana untuk memberikan Beberapa Pil dan Vitamin, namun Raja sendiri yang meminta untuk memberikannya pada Kakek Kaisar di dampingi Ye Mai dan Ye Gu . Raja sengaja ingin pergi ke istana selain untuk memberikan Pil , juga Karena Ada sesuatu yang akan dia ambil. Sambil menunggu Raja datang, Siyue memberikan beberapa obat pada keluarga Sima. Obat di tangan Siyur membuat keluarga itu terbelalak kaget. Karena yang mereka tahu obat yang di berikan Siyue Adalah obat langkah yang harganya mencapai Beberapa keeping emas. Sedangkam pada sang Kakek dan Nenek, Siyue juga memberikan Beberapa Pil kesehatan dan beberapa botol Vitamin . melihat pemberian Siyue. Sang Nenek tak dapat membendung air Matanya. Beliau menangis sambil memeluk Siyue.


"Semoga perjalananmu tidak reelalu lama sayang... Nenek masih belum puas Kau hidup di keluarga Sima ini..." ucap sang Nenek.


"Semoga Nek... Aku akan segera cepat kembali saat tugasku sudah selesai..." Ucap Siyue sambil memeluk sang Nenek dengan lembut. Setelah itu dia berganti memeluk tuan Sang Baiki yang sejak tadi sudah meneteskan air mata. Dia sebenarnya tidak pernah menangis walaupun dia mengalami kesedihan . sesedih apapun, dia tidak pernah bisa mengeluarkan air mata. Namun saat sang Cucu Siyue akan pergi, entah Mengapa air mata itu tiba- tiba bisa keluar. Tentu saja sang istri dan putra dan cucunya Sang Baiki heran.


"Ayah menangis...?" Tanya Sima Dion.


"Entah kenapa air mata ini keluar sendiri saat Cucu Kakek ini akan pergi. Sayang...hati - hati ya...di sini masih banyak orang yang memcintaimu menunggu kembalinya kamu..." ucap sang Kakek.


"Baik Kek...Siyue pasti kembali. Siyue akan menjaga kesehatan Siyue agar bisa kembali dengan sehat..." Jawab Siyue.


Saat itu terlihat Raja telah kembali. Akhirnya Siyue , Raja dan ketiga pengawalnya segera berangkat. Mereka segera pergi menuju Sekte Tapak Dewa. Ketika sampai di Sekte, Siyue hanya bisa bertemu dengan para guru . sedangkan dengan para sahabat dan saudara tidak bisa Siyue temui .Karena mereka sedang menjalankn tugas dari Sekte . Siyue sedikit kecewa , karena tidak dapat berpamitan dengan mereka . Setelah dari Sekte , Siyue juga berpamitan pada Kakek Si dan Kakek Fang Bo. Ternyata Kakek Li sudah kembali ke Sekte Pedang Terbang. Siyue melanjutkan perjalanan menuju Sekte Elang Putih yang satu jurusan dengan jalan yang di tempuh Siyue. Mereka singga di Sekte Elang Putih untuk berpamitan pada guru San We dan guru Yun Jin. Saat guru Yun Jin mendengar kemana tujuan Siyue , yaitu mencari Kaisar ddan Ratu, guru Yu. Jin memaksa ingin ikut. walau pun Siyue menolak . Namun dengan paksa Yun Jin Akhirnya Siyue menginjinkan sang guru Ikut mereka juga. Mereka segera berangkat tanpa menunda waktu. Dan Ketika mereka keluar dari Sekte sebuah kapal Melayang di udara.


"Kapal...?bukankah ini kapal milik kerajaan...? Yang Mulia membawa kapal ini...?" Kata Siyue heran.


"Kita tak mungkin berjalan dengan menunggang kuda menuju ke hutan Halimun Yue'er..." Kata Raja dengan lembut.


Karena letak hutan itu sangat jauh dan di luar wilayah Kerajaan Darga. Hutan itu berada di ujung paling barat Alam atas. Jika kita memaksa perjalanan dengan memakai kuda, kita membutuhkan waktu cukup lama...kita akan membuang waktu kita. Selain itu kasihan denga. kuda kita ..." Ucap Raja.


"Tapi kalau kita sampai di sana, bagaiaman kita akan menyembunyikan kapal ini...?" Kata Siyue lagi.


"Kapal ini merupakan sebuah artefak Yue'er. Jadi kita akan mudah membuat benda ini menghilang Jadi tenang saja. Semua akan baik- baik saja..." Jawab Raja. Akhirnya mereka menggunakan kapal itu untuk perjalanan mereka menuju hutan halimun. Mereka segera naik ke kapal itu . untunglah mereka berada di luar kota Nandaka, Hingga tidak Menjadi pusat perhatian rakyat kota Nandaka.


Dan benar saja, Perjalanan Dari Kerajaan Darga menuju hutan halimun Dengan memakai artevak kapal saja mereka sudah berjalan berhari- hari. Sedangkan kecepatan kapal itu sangatlah cepat Karena menggunakan kekuatan Hingga seperti perteleportasi. Dan dalam waktu hampir satu bulan, akhirnya mereka sampai di hutan Halimun.


Hutan Halimun ternyata merupakan hutan dari sebuah pegunungan yang terlihat menjulang tinggi. Hutan Halimun ternyata memiliki wilaya yang sangat Luas. Hanya di siang hari di saat matahari bersira dengan tarik, maka hutan halimun bisa terlihat . dan jika hari menjelang sore maka hutan Halimun akan tertutup oleh kabut yang sangat tebal. Kabut tebal itu nenutupi seluruh wilaya gunung halimun . Dan yang mereka dengar dari para penduduk yang tinggal cukup jauh dari hutan itu, tidak Ada manusia yang berani masuk ke dalam hutan itu. Karena jangan kan manusia, hewan saja yang masuk ke dalam hutan itu tidak akan pernah bisa kembali. Dan mereka juga tidak berani tinggal dekat hutan Halimun. Karena dulu di dekat hutan halimun Ada sebuah Desa yang cukup ramai. Namun karena banyak nya penduduk Desa yang hilang secara miterius . Metekapun pindah menjauh dari hutan Halimun . mendengar berita dari salah satu penduduk yang berani berbicara, (itupun Siyue mengeluarkan sekantung keping perak dari cincin ruangnya ) Siyue , Raja , Yun Jin dan ketiga pengawalnya Diam mendengar kan cerira Dari pebduduk yang mereka temui di sebuah kedai di Desa yang paling dekat dengan hutan Halimun. Mereka memilih turun dari kapal di dekat sebuah desa yang letaknya cukup jauh dari hutan Halimun . Letak Desa itu Beberapa mil dari hutan Halimun. Setelah selesai makan dan sudah mendengar penjelasan dari bapak tadi. Mereka segera melanjutkan perjalanan dengan cara berlari menggunakan ilmu meringankan tubuh mereka. hampir satu jam , akhirnya mereka berada tidak terlalu jauh Dari hutan. Mereka tidak berani mendekati hutan lebih dekat lagi, Karena takut ketahuan oleh mereka dari kerajaan iblis . Karena hutan itulah tempat jalan menuju kerajaan Iblis .


"kita bisa masuk ke Dunia bawah Hanya melalui portal yang Ada di dalam hutan... bagai mana kita bisa sampai di sana tanpa di ketahui mereka. " kata Siyue. Mereka tidak berani mendekati hutan Halimun.


"Yue'er aku bisa membawa dirimu masuk kedalam tapi Hanya satu orang yang bisa aku bawa..." Ucap Feng Qui yang berada di pundak Siyue.


"Ck...kenapa tidak terfikirkan Sich..." seru Siyue pelan .


"Ada apa sayang...." tanya Raja.


"Kalau begitu, guru dan tiga pengawal masuk dulu kedalam ruang Teratai, jadi hanya aku dan Tian'ge yang berada di luar,..."kata Siyue.


"Sayang...bukankah Feng Qui Hanya bisa membawa satu orang...?" Kata Raja. "Aku punya solusinya..Xiao Tu ...bawa mereka kedalam..." Ucap Siyue.


"Baik Yueyue.." Ucap Xiao Tu. Tak lama guru Yun Jin dan tiga pengawal segera pergi masuk kedalam ruang Teratai. Setelah mereka pergi, Siyue mengambil bulu Milik Feng Qui yang dia miliki.

__ADS_1


"Aah...kenapa aku melupakan itu Yue'er...!" Seru Feng Qui.


"Memang bulu apa itu...sepertinya mirip dengan bulu Feng Qui..." Ucap Raja.


"Ini memang milik Feng Qui Honey.." Ucap Siyue.


"Lalu untuk apa sayang.? Tanya Raja.


"Kita akan memakainya agar tidak bisa terlihat mereka...." Jawab Siyue.


"Maksudmu kita akan menghilang jika kita memegang benda itu..." Kata Raja.


"Benar Honey...Karena itu kita akan masuk ke dalam kerajan dengan mengunakan ini. Tapi sebelumnya untuk sampai di tempat portal aku membutuhkan bantuanmu Qui..." Kata Siyue.


"Baik Yue'e..."kata Feng Qui


"Kalau begitu Ayo kita segera pergi sebelum kabut semakin tebal...." Kata Siyue. Feng Qui segera berubah Menjadi burung Phoenix dan dia telah membuat dirinya tak terlihat Hanya Siyue yang bisa melihat Feng Qui.


"Ayo Honey..." Ucap Siyue sambil menarik tubuh Raja.


"Pakailah ini di Dada Yang Mulia..." Ucap Siyue sambil menyematkan bulu Phoenix Di dada Raja.


Dan mengikatnya erat di baju sang Kekasih. Setelah itu Dia membawa Raja naik ke atas tubuh Feng Qui yang telah siap. Karena Ada bulu Phoenix di dadanya maka Raja bisa melihat Feng Qui dan Dia juga tidak terlihat. Tak lama Feng Qui membawa mereka Terbang Di atas hutan Halimun.


"Kalau begitu Pohon yang Ada di tengah itu kan...?" Ucap Feng Qui. Dan benar saja tidak terlalu jauh mereka masuk ke dalam hutan, terlihat Pohon tinggi besar menjulang lebih tinggi dari Pohon yang lain. Namun jika kita masuk melalui darat , Pohon itu tidak akan terlihat sama sekali. Apa lagi jika Kabut mulai datang.


Dengan cepat Feng Qui mengepakkan sayapnya mendekati pohon itu . Tak lama merekapun Sampai di Pohon itu. Perlahan Feng Qui turun. Setelah mendarat di tanah , Siyue dan Raja segera turun. Dan Feng Qui segera berubah Menjadi burung yang kasat mata. Dia hinggap di pundak Siyue.


"Kita mencari pintu Portal lebih dulu...guru berkata pintu itu Ada di sekitar Pohon ini...." Kata Siyue.


"Kalau begitu kita cari pintu itu..." Ucap Raja. Dan merekapun segera mencari pintu itu. Namun sebelum mereka melangkah tiba- tiba mereka mendengar orang bercakap- cakap...Dan tak lama sebuah pintu transparan terbuka persis di depan mereka berdiri.


"Kenapa harus kita yang di beri tugas untuk melihat keadaan kerajaan Darga, kenapa bukan Pangeran bodoh itu.." Ucap Salah satu Pria yang baru keluar dari pintu transparan . Siyue dan Raja yang melihat pintu itu dengan cepat masuk kedalamnya agar tak terlambat jika nanti pintu itu akan tertutup kembali dan hilang dari pandangan . Gerakan kecepatan Siyue dan raja masuk melalui pintu yang masih ada orangnya , menbuat hembusan angin di sekitar tubuh kedua orang itu. Tentu saja kejadian itu mengagetkan ke duanya. Tapi saat mereka melihat sekeliling mereka. mereka tidak mendaoatkan apa yang mereka Cari dan mereka Merasa Kalau itu mungkin hembusan angin di sore .


"Apakah kau Merasa Ada hembusan angin cukup Karas...?" Tanya salah satu Pria tadi .


"Benar...tapi kita tidak melihat apapun..." Kata pria kedua.


"Mungkin itu hanya angin lewat..mana mungkin di sini Ada Manusia yang bisa sampai di sini..." Kata Pria pertama.


"Ya sudah Ayo kita lanjutan perjalanan kita..." Kata sang teman. Akhirnya mereka pergi berlalu dari tempat. Itu. Sedang kan pintu portal yang menuju Kerajaan Iblis telah tertutup Kembali. Siyue dan Raja melihat di sekitar mereka . ternyata kini mereka berada di sebuah tempat lain yang bukan lagi di dalam hutan Halimun tadi . Setelah sampai di sana, Siyue segera mengeluarkan empat orang yang Ada di dalam Ruang teratai. Dan Raja mengembalikan bulu burung Phoenix pada Siyue . Saat mereka berempat melihat tempat di depan mereka, keempatnya pun kaget .


"Ini di mana Yue'er...?" Tanya guru Yun Jin .

__ADS_1


"Di dunia bawah . di wilaya kerajaan Iblis guru.." Jawab Siyue


"Ternyata Dunia bawah terang juga ya...aku fikir dunia bawa gelap gulita tanpa cahaya sama sekali..." Kata Ye Xie.


"Ayo kita lanjut kan perjalanan kita...." Ucap Raja.


"Tunggu Honey... Kita lihat tadi, mereka mirip dengan kita juga kan..bagaimana Kalau kita menyamar jadi penduduk sini..." Kata Siyue.


"Caranya..?" Ucap Raja.


"Kita memakai pakaian seperti mereka.."kata Siyue .


"Seperti mereka...?" Beo Raja.


"Iya...memakai pakaian Hitam dengan ikat Kepala merah.


"Lalu bagaiaman kita akan mendapatkan benda itu..?." Tanya Guru Yun Jin.


"Kalau cuma baju hitam di ruang Teratai banyak tapi mereka memiliki tanda sendiri di baju dan ikat kepala mereka. Jadi hanya satu Cara yang bisa kita lakukan , yaitu merampas dari mereka...* jawab Siyue dengan tenang .


"Betul katamu Yue'er...." kata gurubYun Jin menambahkan .


Akhirnya mereka meneruskan perjalanan mereka sambil mencari mangsa untuk di ambil bajunya. Dan keinginan mereka terkaksana saat mereka menyebrangi sebuah jembatan, tiba - tiba segerombolan prajurit . dan mereka tidak bisa menghindarblagi datang dari arah depan mereka . Dan mereka todak bisa mengelak dari mereka . akhirnya pertempuran Pun terjadi . Namun dalam sekejab saja mereka bisa mengalahkan para prajurid itu. Dengan cepat mereka menukar pakaian mereka dengan baju milik prajurit kerajaan Iblis . Tapi sayang sekali Karena bandan Siyue terlalu kecil sedang para prajurit itu berbadan besar, akhirnya Siyue hanya bisa memakai pakaian mulik dia sendiri. Yang dia ambil dari ruang Teratai . Setelah itu mereka segera membakar tubuh para prajurit yang sudah mati itu untuk menghilangkan jejak . Dan mebuang abunya ke dalam sungai yang mengalir deras . Setelah semuanya selesai, merekapun melanjutkan perjalanan mereka masuk ke dalam kota kerajaan . Ternyata di Kerajaan bawah ini, juga memiliki penduduk . seoeryi layaknya sebuah kehidupan kota . Siyue dan rombongannya segera menuju istana kwrajaan Iblis. Saat mau masuk kedalam Istana, Siyue kembali memasukkan Guru dan tiga pengawal , Kedalam Ruang teratai kembali . Setelah itu Dia dan Raja yang telah kembali memakai bulu Phoenix masuk ke dalam istana. Namun baru beberapa saat berjalan , Siyue mendengar Zuzaku yang Ada do pundaknya berkata.


"Yue'er...aku merasakan getaran aneh datang dari depan, aku takut Dia Raja kegelapan . lebih baik kita menghindar lebih dahulu...kita memang tidak bisa terlihat, tapi takut nya Raja kegelapan mengenali kekuatan dari separuh kekuatan Dewa Wiqya . dan takut nya dia akan merasakan keberadaan Raja Chu Tian Ji... Jika ini terjadi , tugas kita untuk menyelamatkan Dewa Wiqya dan kedua orang Tua Raja akan mengalami hambatan yang sangat berat. Aku harap dia benar - benar Raja kegelapan yang ingin keluar dari kerajaannya. Dengan adanya dia oetgi dari istanannya ini. kita akan lebih mudah membebaskan mereka..." Ucap Zuzaku yang kini berada di pundak Siyue menggantikan Xiao Tu. Mendengar kan ucapan Zuzaku, Siyue segera menarik Raja menjauh dari pintu gerbang . Untunglah tak terlaku jauh dari tempat itu Ada pohon rindang yang tinggi yang bisa menyembunyikan mereka . Siyue membawa Raja naik keatasnya.


"Ada apa sayang...?" Tanta Raja.


"Ada seseorang yang akan lewat dan Dia memiliki kekuatan tinggi . aku takut Dia Raja kegelapan, Jika kita ketahuan sekarang , itu sangat berbahaya , dan Rencana kita takut nya akan mengalami kegagalan . ...." Ucap Siyue.


Namun percakapan mereka terhenti , saat dari arah istana terlihat ronbongan keluar . rombongan itu di pimpin oleh seorang Pria paruh baya yang terlihat memang sangat garang dan kejam. Pria itu berjalan dengan wajah sombong. Dia berjalan dengan seorang ria Muda dan Pria paruh baya yang terlihat sangat licik. Kekejaman wajahnya tak Kalah dengan Pria paruh baya tadi.


"Kau lihat Pria muda itu, Dialah Pangeran Kedua si manusia bodoh itu. Dan Pria Tua itulah gurunya ...." Bisik Raja.


"Oo..jadi mereka itu Pemberontak kerajaan Darga...kehadiran mereka membuatku semakin yakin kalau kedua orang tuamu Ada di sana Sayang..." ucap Siyue . "Kau benar Sayang...aku juga semakin yakin..." Ucap Raja . Sefangkan di deoan gerbang , terlihat kaisar kegelapan dedang menaiki kuda yang terlihat besar di ikuti bebetapa prajurid.


"Aku akan keluar sebentar, ..jaga kerajaan dengan benar, kalau Ada sesuatu yang kalian tidak bisa, katakan pada adikku , Dia yang akan menyelesaikannya.... terdengar suara dari Pria paruh baya yang terlihat sangat kejam itu.


"Baik yang Mulia.... Hamba akan menjaga Kerajaan dengan baik, ucap guru Pangeran kedua dengan patuh. Siyue dan Raja yang memiliki pendengaran yang sangat Tajam mendemgar semua yang mereka ucapkan.


Maaf hari ini sampai di sini dulu ya...aku lanjut besok. Jangan lupa like, vote dan komennya aku tunggu.


Bersambung .

__ADS_1


__ADS_2