
Arsista berhasil mengelabui perias dan Nick. Ia bisa kabur dari tempat itu tanpa di ketahui orang denagn penjagaan yang begitu ketat. Tapi begitu perias itu emnyadari arsista pergi, ia langsung melapor pada Nick, dan Nick langsung mengejar Arsista.
Arsista memiliki tujuan, ia hanya ingin pulang ke Indonesia, dan tak peduli lagi pada kesehata Papa Wisnu. Ibu Maheswari yang ternyata Ibu knadung Arsista pun telah meninggal dalam kecelakaan naas itu.
Suami Ibu Maheswari tidak menuntut apapun dari kejadian ini. Semua rahasia masa lalu dan keterlibatan Maheswari dalam setiap maslah yang terjadi sudah di maafkan.
Tapi, kini giliran Arsista yang sebenarnay tak bisa memaafkan Papah Wisnu. Papahnya sengaja menyembunyikan sosok ibu kanung Arsista dan emnikah dengan Mamanya Nick hanay karena harta.
"Aku harus minta maaf pada Yumna. Benar kata Nick, aku telah merusak hubungan rumah tangga mereka. Tapi ... Aku mencintai Duta. Terus aku harsu menyerah? Pasrah dengan keadaan dan emgakui kekalahan? Ohhh ... Rasanya aku tidak bisa di kalahkan oleh gadis manja seperti Yumna. Apa hebatnya gadis itu?" ucap Arsista dalam hatinya dengan sangat getir.
Tapi Arsista tak membawa apapun. Bagaimana ia bisa naik pesawat?
__ADS_1
"Kamu mau kemana?" tanya Nick tiba -tiba sudah berada di belakang Arsista yang terus duduk termangu sdeang mencari solusi.
"Nick?!" teriak Arsista histeris.
Arsista bangkit berdiri dan melangkah mundur menjauhi Nick.
"Aku tidak mau menikah denagnmu Nick. Aku tidak suka padamu!!" ucap Arsista jujur dan mencoba mencari celah lagi untuk kabur. Tapi beberap orang suruhan Nick sudah mengepung keberadaan Arsista.
"Kamu mnolak aku nikahi? Tak apa. Tak masalah juga. Kamu kira, aku suka sama kamu? Gak!! Sama sekali kamu bukan wanita yang menarik. Aku dan kamu memang pernah menjadi saudara tiri. Aku dan kamu juga, kita menyukai seseorang yang sudah menjadi pasangan orang lain. Tapi aku gak se -gila dirimu, Sista. Aku tidak terlalu terobsebsi untuk mendapatkan Yumna. Aku tidak mau menghancurkan perniakhannya. Tidak seperti kamu, terlalu murahan, sampai -sampai membuat rencana bodoh dan konyol yang malah merugkan diri kamu sendiri!1" ucap Nick tegas.
"STOP!! STOP Nick!! Biarkan aku pergi," ucap Sista denagn nada memohon.
__ADS_1
"Pergi? Membiarkan kamu pergi dan membuat rencana baru untuk merusak hidup Yumna? Gak bisa, Sista. Kamu pilih mau menikah atau aku telepon polisi untuk memenjarakanmu? Lihat ini? Papah kamu pun sudah dalam pengawasan kepolisian. Papah Wisnu terbukti telah merencanakan sebuah pembunuhan terhadap Papah Yumna, dan itu atas permintaan kamu, bukan? Kamu mau membusuk di penjara?" tegas Nicik pada Arsista.
"Tuduhan kamu sungguh tak beralasan dan gak ada bukti sama sekali, Nick!!" ucap Arsista mulai panik.
"Oh ya? Oke. Sekali lagi, mau menikah sekarang atau tidak?" tanya Nick tegas dengan tatapan tajam ke arah dua bola mata Arsista.
Arsista terdiam. Nick memang tak terkalahkan kalau soal penyelidikan. Uang Nick sangat banyak sehingga tidak susah untuk membayar orang untuk memata -matai atau emncari tahu soal apapun.
"Menikah," jawab Arsista lirih dan pasrah.
Niat Nick hanya ingin membantu Arsista saja dan menjauhkan Dutadan Yumna dari kejaran cinta buta Arsista pada Duta.
__ADS_1
Setelah ini, tidak ada lagi drama soal keretakan hubungan anatra Yumna dan Duta. Nick berharap sahabatnya itu bisa kembali lagi menjalani rumah tangganya denagn baik.