Duta & Yumna

Duta & Yumna
8


__ADS_3

Pagi ini sesuai dengan janji Yuri, Yumna dan Yuri akan pergi ke Jepang. Yumna tengah bersiap diri, sejak pagi sudah mandi, sarapan dan tidak lupa minum obat agar tubuhnya benar -benar kembali sehat.


Yumna duduk di ruang makan sambil menikmati sandwich buatan Yuri yang sanagt enak. Yuri adalah tipe istri idaman, ia bisa memasak dan sering membantu Bunda Sinta saat Bundanya sibukmemasaka di dapur kalau Yuri sedang main ke rumah Yumna.


"Ri ... Kita berangkat jam berapa? Kak Dafa tahu, kalau kamu mau pergi ke Jepang sama aku?" tanya Yumna.


Yuri yang sedang membereskan piring dan gelas untuk di rapikan ke dalam rak piring hanya menoleh ke arah Yumna dan mengangguk kecil.


"Tahulah. Kak Jone, Ayah dan Bunda juga tahu. Kamu gak ijin, Na? Kenapa semenjak nikah jarang cerita sama Bunda, Na?" tanya Yuri mengorek informasi dari Yumna.


Memang setelah menikah dengan Duta, dan pindah tinggal di Apartemen. Yumna jarang cerita seperti dulu. Berkabar memang setiap hari, tapi sekedar memberi kabar saja, tanpa bercerita manja.


"Yumna sudah menikah. Yumn amau, apapun yang terjadi antara Yumna dan Kak Duta tidak perlu di ketahui oleh keluarga, Biar kita menyelesaikan masalah kita berdua denga kepala dingin tanpa ada campur tangan orang lain termasuk keluarga. Itu sih, yang Yumna baca dari artikel," ucap Yumna pelan sambil menyeruput teh manis hangatnya dengan sangat nikmat sekali.


Yuri mengangguk mengerti dan duduk di kursi tepat di hadapan Yumna.


"Itu pilihan hidup lho, Na. Tapi kadang orang tua juga tetap kita hargai perannya. Kita belajar untuk bijak menyikapi. Cerita aja, biar orang tua tahu, tapi mungkin tidak perlu detail cukup garis besarnya aja. Ibaratnya biar orang tua itu gak kaget, bila suatu hari terjadi sama kita," ucap Yuri memberikan masukan pada Yumna.


Yumna mengulum senyumnya. Ymna punya prinsip sendiri dan mungkin memang prinsip itu sudah mendarah daging di tubuhnya. Sejak dulu, memang Yumna manja dan suka cerita tapi, Yumna tidak pernah ingin menyusahkan orang lain. Itu sebabnya kenapa Yumna lebih suka di kamar, dan menyenangkan diri sendiri dengan maraton nonton drakor atau baca novel keren milik author kesayangannya di salah satu platform online, karya Beelovers. Boleh kan, Yumna ikutan promosi.


"Kita mungkin punya cara pandang yang berbeda Ri, dalam menyikapi suatu masalah. Mungkin kalau kamu sudah menikah akan tahu, sikap apa yang harus kamu ambil, langkah apa saja yang harus kamu jalani untuk memutuskan mengambil suatu keputusan," ucap Yumna sambil menghabiskan teh manisnya.

__ADS_1


"Iya juga sih," jawab Yuri terkekeh sambil mengunyah sandwichnya.


Tak lama kemudian, keduanya sudah berada di dalam taksi online dan mengantarkan mereka ke Bandara,


Sepanjang perjalanan, Yumna sudah berpikir jauh, bagaimana bila nanti ia bertemu denagn Duta. Sikap apa yang Yumna berikan kepada Duta, padahal Duta bersikeras menolak kedatangan Yumna dengan alasan tak cukup jelas.


***


Tadi malam pesta minuman keras dan obat -obatan terlarang yang di lakukan oleh Yoshua dan Alice serta Atika, tawanan mereka ternyata tercium oleh pihak yang berwajib.


Yoshua adalah pengedar dan bandar besra di lingkungan mahsiswa, ia memang populer dan terkenal di berbagai kampus, ternyata ia memiliki sisi buruk yang tak banyak di ketahui orang. Sedangkan Alice, adalah sahabat Yoshua sejak kecil yang kini menjadi bagian dari keluarganya, Alice adalah seorang pecandu, ia depresi karena tekanan dan intimidasi Ayahnya yang seorang terpandang di Kampusnya. Jabatan dan Profesi Ayah Alice membuat Alice semakin insecure, ia tidak sehebat itu, makanya ia lari untuk menenangkan diri agar terlihat berani dan sempurna seperti Ayahnya dengan doping barang -barang haram itu.


Di saat ketinganya dan beberapa anak buah Yoshua sedang asyik berajip -ajip ria dengan barang haramnya untuk merayakan kemenangan yang tidak pernah tuntas, dan itu tidak di sadari oleh Yoshua dan Alice.


Diam -diam peranan Lukas sangatlah besar, ia mencintai Yumna denagn tulus tanpa pernah berharap cinta itu bersambut. Namun, kondisi tubuhnya sudah tak emmungkinkan lagi untuk bisa menjaga Yumna, akhirnya beberapa waktu lalu, Lukas berpamitan dan ia mengambil langkah seribu utnuk melaporkan semua kejahatan Yoshua, Alice dan Ibu tirinya. Lukas tidak hanya melaporkan saja, ia juga memberikan banyak bukti yang selama ini di kumpulkan dan di berikan begitu saja pada pihak yang berwajib. Termasuk masalah Dutaa di Kampus yang berhubungan denagn Organisasi BEM. Septi, sekertaris kedua periode sebelumnya akhirnya mengungkap, bahwa semua laporan keuangan itu di tukar. Semua berkas ada di komputernya dan print ulang. Ternyhata Alice adalah biang keladinya. Ia sengaja mengambil uang kas organisasi BEM hanay untuk membeli barang haram dan membayar orang untuk menyakiti Yumna.


Atika, orang yang pernah menyakiti Yumna atas obsebsinya demi mendapatkan Duta. Gadis itu baik, tapi hidupnya kini hancur setelah Yoshua mencekokinya dengan barang haram hingga ia harus menjadi kurir barang haram tersebut, pasalnya, Yoshua berhasil merenggut kegadisan Atika hingga gadis itu hamil. Demi janji untuk di nikahi, Atika menuruti smeua kata -kata Yoshua, tidak ada pilihan lain.


BRAKK!!!


Pintu apartemen di buka paksa oleh beberapa orang dari kepolisian yang sudah mengikuti ketiganya dari lama.

__ADS_1


"Angkat tangan kalian semua!! Tidak ada bergerak apalagi berniat untuk kabur dari tempat ini. Wilayah ini sudah terkepung dan kalian tidak bisa melarikan diri!!" teriak salah seorang kepala satuan yang bertugas untuk menangkap Yoshua cs.


Yoshua yang sedang naik karena memang fly, sempat berontak dan mengajak duel pihak yang berwajib. Tapi, keberaniannya tidak sebanding tenaganya yang lemas karena terlalu banyak obat yang ia minum.


Polisi tak hanya menangkap Yoshua, tapi juga Alice dengan kasus berlapis serta Atika yang diam -diam telah emlakukan aborsi dan tertangkap untuk masalah berlapis juga.


Di dalam apartemen itu, Polisi menemukan banyak sekali bukti dan ternyata di sana gudang pembuatan peraciakn obat -obatan haram itu yang akan di salurkan kepada pembelinya. Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Itu yang bisa di dapatkan oleh pihak polisi.


Dengan mudah mereka menangkap semuanya tanpa perlawanan. Sudah jelas, ganjaran apa yang di dapatkan oleh ketiganya karena perbuatannya ini. Yoshua sebagai pengedar sekaligurs bandar dan pemilik obat -obatan haram itu sebanyak sekian kilogram tentu hukuman mati sudah mengancam dan ada di depan mata.


Sedangkan, Alice sebagai pemakai dan penyalahgunaan jabatan untuk melakukan korupsi juga terkena pasal 378 dengan ancaman hukuman lima belas tahun di tambah dengan rehabilitasi yang akan di lakukan padanya karena sudah candu pada obat -obatan haram itu.


Atika, ia juga harus di rehabilitasi dan juga mempertanggung jawabkan atas tindakan aborsi yang ia lakukan.


Istri baru Papahnya juga tersangkut hal yang sama dengan Yoshua, karena ia juga sebagai pemilik bisnis obat haram itu.


Berita ini sudah sampai kepada Lukas, ia tersenyum lebar membaca berita yang sudah bisa membuat Papahnya terlepas dari wanita gila harta. Lukas hanay berharap, Papahnya bisa mendapatkan wanita baik sepeti dokter yang kini merawatnya.


"Kamu yakin dengan pilihanmu kali ini, Lukas?" tanya wanita paruh baya yang tengah merawat Lukas. Wanita itu adalah seorang dokter yang tak bisa memiliki anak, ia memilih hidup sendiri dan merawat banyak anak yang kurang mampu.


"Dokter, apapun pilihan Lukas, tentu sudah Lukas pikirkan dengan baik dan matang. Lukas hanya ingin melihat wanita yang Luaks cintai bahagia. Lukas tahu, kebahagiaannya adalah berkumpul dengan Duta, suaminya," ucap Lukas lirih.

__ADS_1


Lukas yang mulai lemas dan lemah hanya bisa duduk di kursi roda sambil menatap fotoo Yumna yang tersenyum manis. Foto yang ia ambil setahun lalu saat ia masih aktif kuliah di Kampus. Foto yang di ambil secara diam -diam tanpa sepengetahuan empunya. Perlahan, Lukas mengusap gambar di foto itu lalu di cium pelan seoalh ia bisa menggapai dan mencium Yumna. Lukas akan bahagia jika Yumna mengingatnya seumur hidup Yumna. Cukup di ingat, bukan untuk di miliki.


__ADS_2