
Yumna beruntung bertemu dengan Nicholas, teman SMA -nya dulu. Nicholas bukan hanya temaan satu SMA Yumna, tapi juga teman satu kelas Yumna. Sudah tentu Nick tahu tentang Yumna, apapun itu termasuk tindakan pembullyan yang di alamai Yumna saat gosip Yumna sudah jadian denagn Duta tersebar di seluruh sekolah. Bnayak orang tak menyukai Yumna karena mendapat perlakuan khusu dan spesial dari Duta. Beberapa kali, Yumna mendapat tindakan tidak baik dari kakak kelas atau teman satu angkatan termasuk teman satu kelasnya yang bersaing menyukai Duta dan ingin mendapatkan Ketua OSIS idola itu.
Tapi, tidak dengan Nick yang memilih diam tapi selalu mensupport Yumna. Nick adalah juara umum di kelasnya dan ia memiliki perasaan pada Yumna. Saat Nick tahu Yumna menyukai Duta dan begitu sebaliknay hingga mereka memutuskan untuk bersama, Nick perlahan mundur dan setelah lulus pindah jauh ke negeri orang untuk melupakan cinta pertamanya itu.
"Makasih ya Nick. Kalau gak ada kamu, Yumna gak tahu, kayak apa tadi cara daftarnya," ucap Yumna mengucapkan etrma kasih dengan tulus.
"Sama -sama, Na. Kita kan teman, sudah seharusnya saling membantu, kan," ucap Nick lembut.
"Aku trkatir ya. KIta makan dimana yang enak gitu, skelaian pereknalkan kota ini pada Yumna, biar Yumna bisa beradaptasi," ucap Yumna pada Nick.
"Oke. Kita makan disana. Kafe murah meriah ala kantong mahasiswa. Yuk," ucap Nick mengajak lalu berdiri dan mengulurkan tangannya untuk membantu Yumna berdiri.
__ADS_1
Yumna meraih tangan Nick dan berdiri lalu berjalan bersama menuju kafe yang di tunjuk oleh Nick tadi.
Saat keduanya membuka pintu kafe itu beberapa karyawan kafe menunduk ke arah Nick. Yumna awalnya tak paham, mungkin saja Nick adalah pelanggan setia kafe ini. Nick memilihtempat dilantai dua, karena pemandangan di sana lebih indah.
"Ayo duduk dan pesan semua makanan yang kamu suka. Biar aku yang trkatir," ucap Nick pada Yumna.
"Gak. Aku yang trkatir. Kalau gak mau, aku gak akan makan," ucap Yumna pada Nick.
Yumna menatap Nick lalu tersenyum lebar.
"Kamu salah Nick. Aku sudah menikah," ucap Yumna bahagia sambil memperlihatkan cincin pernikahan di jari manisnya.
__ADS_1
Nick menatap Yumna lekat dan masih tak percaya dengan pernyataan Yumna.
"Ka -kamu sudah menikah?" tanya Nick mengulang dengan takjub.
"Iya. Sama Kak Duta. Inget kan? Kakak kelas kita. Idola sekolah," ucap Yumna memuji dengan rasa bangga.
"Ohhh ... Selamat ya Na. Kamu pasti bahagia banget," ucap Nick menatap kecewa. Hari ini Nick merasa bersemangat lagi saat melihat Yumna berada satu kampus dengannya. Tapi, kenyataannya, ia harus kembali menlan pil pahit karena gadis yang selama ini ia sukai sudah menikah.
"Sama -sama Nick. Makanya, biarkan aku yang traktir kamu. Itung -itung syukuran pernikahan Yumna yang pertama dan kehamilan Yumna," ucap Yumna lembut.
"Kamu udah hamil? Kalian sudah satu tahun menikah?" tanya Nick lagi - lagi terkejut dengan pernyataan Yumna.
__ADS_1
"Ya Nick. Jadi waktu semester tiga kita menikah, terus kak Duta ada pertukaran pelajar. Ehh pulang -pulang malah lulus cepat. Ini dapat panggilan di tempat teman Ayah. Jadi mau gak mau Yumna ikut suami aja. Pilih pindah kampus asal bersama suami," ucap Yumna penuh binar bahagia. Tak ada bosan -bosannya sejak dulu Yumna selalu membanggakan kehebatan Duta, sama seperti Duta yang tak pernah bosan berkata tidak untuk setiap wanita yang mendekatinya karena ketulusan cintanya untuk Yumna.