
di sore hari di cuaca mendung yang seakan mau turun hujan seorang gadis,mendatangi sebuah restoran,iya yang hanya bermodalkan ijazah ,sekolah menengah atas,bermaksud untuk melamar pekerjaan,di restorantersebut
sebetulnya ini bukan tempat pertama yang iya datangi dan iya sudah beberapa kali,mendapatkan penolakan. dan kalau iya mendapat penolakan di tempat yang sekarang iya berencana untuk kembali ke kampungnya, karena semua perbekalan yang iya bawa dari kampung, sudah menipis tak akan cukup untuk bertahan dua-tiga hari lagi,iya sangat berharap kali ini dia di terima.
iya pun bergegas masuk kedalam restoran tersebut,dan menemui bagian kasir untuk bertanya apa masih ada lowongan,untuk iya bekerja saat ini...
"permisi mas saya mau bertanya apa di sini masih membutuhkan karyawan ?... iya bertanya pada seorang lelaki yang tak lain adalah kasir,di restoran tersebut.
"owh maaf mbak saya kurang tau tapi coba deh tanya langsung sama asisten bos yang ada di sana" pria itu menunjuk seorang wanita yang usianya mungkin sekitar 27 tahun...
"owh baiklah makasih ya mas" tanpa ragu gadis itu menemui seorang asisten bos di restoran tersebut.
"maaf sebelumnya perkenalkan nama saya Sania, kalo ibu berkenaan saya ingin melamar kerja di sini apa masih bisa?.. Sania mengatakan itu dengan rasa gugupnya,
"owh mari ikut saya untuk interview"
"oh iya Bu..." Sania tampak bersemangat sepertinya ada secercah harapan di sini untuk nya, iya memasuki ruangan yang cukup nyaman dan begitu rapi.
"silahkan duduk" wanita tersebut mempersilahkan Sania untuk duduk, dan Sania pun ikut duduk di hadapan nya .
"Hal pertama yang ingin saya tanyakan adalah surat lamaran kerja kamu saya ingin melihat dulu " Sania dengan sigap langsung memberikan surat lamaran kerja nya,kepada asisten tersebut,
"ini Bu semua data diri saya lengkap ada di sana" Sania kembali gugup...
"baiklah semua data diri nya lengkap dan hal kedua yang ingin saya tanyakan apa kamu punya pengalaman kerja sebelum nya"
Sania langsung menjawab "saya pernah bekerja di warteg,sambil sekolah dulu.. Bu"
Ok tapi sebagai apa?
"sebagai tukang masak juga merangkap sebagai pelayan di sana"
"ok lumayan berarti kamu sedikit-sedikit sudah ada pengalaman tentang pekerjaan di bidang ini,saya berharap kamu bisa bekerja lebih baik lagi,di sini dan kamu harus mematuhi peraturan yang berlaku, karna peraturan nya sangat ketat.
"baik Bu apakah ini berarti saya di terima"
"ya kamu di terima bekerja di sini semoga kamu tidak mengecewakan kepercayaan saya dan mulai saat ini juga kamu sudah bisa mulai bekerja dan satu hal lagi karyawan baru akan di gajih minimal tiga perempat dari gajih karyawan lama selama masa percobaan minimal satu bulan, setelah lulus masa itu gajih kamu tiga juta Lima ratus ribu rupiah perbulan nya dan semoga kamu lulus.
"baik Bu terima kasih untuk semua nya saya janji bakalan giat bekerja"
"jam kerja kamu dari pagi sampai jam sebelas malam, setiap hari nya,karna restoran ini 24 jam nonstop.ada dua sip..." bagaimana apa kamu siap ? ..
"saya siap Bu.."
"ayo ikut saya ke belakang "
"siap Bu " Sania pun mengikuti langkah atasan barunya itu tak berapa lama iya memasuki sebuah ruangan yang penuh dengan loker penyimpanan barang karyawan wanita itu memberikan kunci locker nya,kepada Sania.
ini kunci locker nya..barang kamu bisa di simpan di sana "
terimakasih Bu"
__ADS_1
"ya sekarang ganti baju kamu dengan seragam yang ada di dalam nya semua ukuran sudah tersedia di sana dalam kamar ganti"
"iya Bu saya ganti baju dulu" tak berselang lama dia keluar ruang ganti bajunya pun terlihat pas di tubuh Sania dia pun sudah merapikan penampilan nya dan bergegas mengikuti asisten bos tersebut ke luar menuju ruangan lain untuk di perkenalkan dan di beri tahu apa-apa saja yang harus iya kerjakan.
"nah Sania tugas kamu mulai dari hari ini menjadi seorang pelayan kamu pasti sudah tau caranya kalo belum saya kasih tau lagi tugas mu mendatangi tamu yang baru masuk dan membawakan buku menu, dan mencatat pesanan apa saja yang di pesan lalu berikan catatan yg mereka pesan di meja kasir dan satu lagi saat waktu luang kamu bisa membantu apa saja atau siapa saja yang butuh bantuan pekerjaan di sini...sudah paham"
"paham Bu" ya sudah sekarang kebetulan para tamu sudah datang kamu bisa kerjakan pekerjaan mu mulai dari saat sekarang,dan yang lain Nya tolong Bingbing dia "
"siap Bu........" jawab para karyawan restoran tersebut dengan lantang dan kompak.
Sania langsung bergegas mengerjakan tugasnya,iya membawakan buku menunya ke setiap meja .yang iya tuju karna kebetulan tamu nya membeludak tak di terduga , seperti sebuah keberuntungan bagi pemilik restoran ,saat didatangi karyawan baru itu semua pegawai berbisik-bisik ,apa wanita ini pembawa keberuntungan ya"kata seseorang yang bernama Rasty....
"mungkin juga " kata Deva, dengan cekatan Sania menulis satu persatu pesanan yang di pesan tamu di setiap meja yg iya hampiri selang beberapa menit kemudian semua sudah beres dan iya membawa catatan yg berisi pesanan ke meja kasir tersebut sesuai perintah nya sang asisten .tak lama restoran tersebut kedatangan tamu VIP yg sebelumnya sudah di pesan terlebih dahulu.
"Sania kemari" panggil asisten bos tersebut.
"ya Bu ..ibu manggil saya"
"iya ikut saya" Sania pun mengikuti langkah sang asisten,iya memasuki ruang VVIP di restoran tersebut.
"tolong layani tuan Adryan.. tanyakan apa saja yang mau dia pesan" Sania pun melihat kearah orang yang di tunjuk oleh sang Asisten bos,
"baik Bu" iya pun menghampiri seorang pria yang begitu gagah,dan ketampanan nya melebihi rata-rata. ada rasa gugup dalam diri Sania. "maaf tuan anda mau pesan apa "
Sania menatap ke arah pria yang ada di hadapan nya sambil memberikan buku Menu yang ada di tangan nya
"saya pesan Nya nanti saja sekarang tolong bawakan minuman yang biasa saya pesan "
"tapi maaf tuan saya tidak tahu apa yang biasanya anda pesan maklumlah saya karyawan baru di sini" Sania berbicara dengan nada rendah saking takut nya berbuat kesalahan ...
"kamu punya mulut kan kenapa tidak tanya mereka "Adryan menahan kesal karna tak biasanya dia mendapat pelayanan yang begitu lelet.
"baiklah lah tuan saya minta maaf dan saya permisi sebentar untuk mengambil pesanan tuan"
"Ehem" Adryan menjawab dengan sebuah anggukan, dan Sania pun bergegas mengambil pesanan Adryan setelah sebelumnya nya bertanya pada asisten bos karna biasanya dia yang mengurus keperluan seorang Adryan ,yang tak lain adalah seorang CEO..dari berbagai perusahaan properti yang ada di negeri ini. dan restoran tersebut adalah milik sang ibunda tercinta nya...nyonya Tias, yang kini berada di negara Eropa karna harus menjalani pengobatan untuk penyakit serius yang di deritanya.
tak lama berselang Sania,pun datang membawa sebotol wine dan satu gelas kecil di nampan tersebut, dia menaruh minuman itu di meja,lalu segera mempersilahkan Adryan, untuk menikmatinya dengan nada sedikit takut.
"silahkan dinikmati tuan minuman nya saya permisi dulu"
"siapa yang menyuruh mu pergi"
"maaf kan saya tuan saya tidak tahu"
"besok-besok masuk sekolah yang bener biar tau bagai mana melayani tamu dengan benar"
perintahnya lagi dengan suaranya yg pelan tapi penuh penekanan, "baik tuan"
"tolong tuangkan minuman Nya"
"iya tuan"
__ADS_1
Sania menuangkan minuman tersebut kedalam gelas sambil sesekali terlihat tangan nya gemetaran ,
"kenapa dengan kamu apa kamu sakit atau ada sesuatu yang kau takutkan... hmmm tenang saja aku tak menggigit"
orang-orang di samping nya yang datang bareng Adryan tak berkata satu patah kata pun karna mereka tahu bahwa lelaki tampan itu tak suka ada yang menyela pembicaraan nya.
"tidak tuan mungkin saya sedikit gugup karna baru pertama kali melayani tamu VVIP..seperti tuan "
"maksud kamu seperti saya kenapa dengan saya? hmmm"...
"Ah tidak ada tuan hanya biasanya saya melayani orang biasa "
"saya juga orang biasa tak ada yg lebih kan gak juga ada yang cacat malah lebih sempurna , sekarang kamu mau jawab apa lagi "
"maaf tuan saya salah"
"berhenti minta maaf aku muak mendengar nya " suara Adryan yang cukup lantang terdengar oleh asisten bos yang ada di depan pintu tak jauh dari ruangan tersebut iya bergegas masuk dan langsung menghentikan perdebatan nya.
"maaf tuan muda dia karyawan baru yg baru di terima kerja hari ini jadi dia kurang tau apa yang anda mau "
"sudah tau orang baru kenapa di suruh melayani ku" Sania yang kala itu berdiri mematung iya memalingkan wajah nya yang sudah berlinang air mata,karna seumur hidupnya baru kali ini dia di bentak oleh seseorang yang baru dia jumpai,melihat itu Adryan,entah kenapa tidak biasanya dia merasa bersalah.
"ajarin dia dengan baik dan mulai besok kalo aku berkunjung dia harus sudah terbiasa "
"baik tuan" jawab sang asisten nya itu,Sania kala itu langsung di ajak keluar oleh asisten tersebut di luar ruangan dia meminta maaf pada asisten bos nya, "maaf kan saya bu saya melakukan kesalahan" di hari pertama saya kerja.
"sudahlah karena hari ini kau sudah bekerja dengan baik karna tak semua karyawan dapat toleransi dari pak Adryan, kamu hari ini sangat beruntung karna dia tak menyuruh ku untuk memecat mu, dia berbaik hati pada mu"
sekarang kembalilah bekerja nanti setelah jam pulang datang ke ruangan ku untuk mengambil catatan,tentang apa-apa saja yang harus di lakukan saat melayani tuan muda.
"baiklah Bu saya permisi untuk,kembali bekerja"
"oke semangat"...
Sania yang kala itu langsung bergegas melakukan pekerjaan nya dengan gesit melayani para tamu yang baru datang, tanpa sadar seseorang memperhatikan nya dari tadi dari balik ruangan yang hanya di batasi dinding kaca, Sabil bergumam
"siapa gadis cantik itu,dan dari mana asalnya kenapa seperti familiar sekali,padahal jelas-jelas iya baru aku temuin hari ini wajahnya mengingatkan ku akan seseorang,hmm apa hubungan dia sama ...ah sudahlah,tapi kenapa klo melayani tamu lain dia biasa saja seperti tak ada beban.
pria itu menatapnya intens,"cantik juga "
dia bergumam dalam hati nya .. hari yang melelahkan bagi Sania,pun berlalu kini sudah pukul sebelas malam, dia menemui asisten tersebut sesuai perintah nya tadi sesampainya di sana dia memberi salam,
"selamat malam Bu saya sudah selesai "
"owh iya ini catatan yang harus kamu pelajari ,besok kamu masuk jam sebelas malam karna dapet sip malam dan ini tips yang tadi tamu titip kan pada saya dia puas dengan kerjaan kamu hari ini"
"owh..makasih Bu saya pamit pulang duluan"
"ya silahkan hati-hati di jalan..
"selamat malam" gadis itu bergegas pulang ke kosan yang baru iya bayar setengah harga tersebut, kosan yang lumayan sangat nyaman dan bersih iya langsung beristirahat setelah membersihkan badannya terlebih dahulu dan dia pun tidur dengan lelap nya di malam yang damai
__ADS_1