
setelah Joe kembali ke Australia dia langsung bicara dengan kedua orang tua nya saat ini dia tidak ingin menyembunyikan apa pun dari mereka dia , langsung bilang kalau Joe sudah menceraikan Kasandra saat itu juga jadi beban Joe sudah usai.
setelah mereka mendengar keputusan anaknya mereka hanya bisa pasrah semua yang menjalani adalah anak nya sendiri dia yang berhak memutuskan semua itu kapan pun apa lagi posisi nya adalah kesalahan ada di pihak wanita selama ini Joe sudah berusaha untuk tetap mempertahankan hubungan itu tapi Kasandra bukan tipe wanita yang mau bersabar dia cenderung egois.
saat ini Joe sedang makan siang bersama dengan keluarga nya, dia tidak berbicara sedikit pun hanya sesekali melirik kearah mereka berdua dan adik perempuan nya Joyu,kini tengah sibuk melahap makanan yang di masak nya sendiri.
"Joyu, apa kamu tidak punya rencana untuk menikah saat ini"ucap Joe penasaran.
"siapa juga yang akan mau menikah dengan gadis culun seperti ku ini kak"ucap Joyu merendah.
"kamu itu sangat cantik adikku jangan bersembunyi terus di balik kacamata dan rambut palsu mu itu"ucap Joe.
"hemm, tapi aku nyaman dengan ini kak"ucap Joyu.
"ya ampun, nanti habis makan siang ikut kakak ke salon"ucap Joe yang tidak bisa di bantah.
"ya, baik'lah-baiklah" ucap nya pasrah.
hari-hari pun di lalui Joe dan Joyu mereka berjalan beriringan setelah berbelanja kebutuhan adiknya itu mereka di kira pasangan kekasih, saat ini karena ketampanan Joe dan kecantikan Joyu, mereka hanya berbeda lima tahun dari kedua nya.
setelah, selesai berbelanja mereka pun makan berdua di sebuah kafe restoran tersebut tiba-tiba Joe di tepuk seseorang dari belakang yang tak lain adalah sahabat nya Robert.
"Hay,,,bro apa kabar?"ucap pria bule tersebut.
"eh Lo ternyata kabar gue baik"ucap Joe mereka tidak menggunakan bahasa asing karena Robert memang bertemu Joe saat di Bali, dan dia pintar berbahasa Indonesia.
"ini istri Lo yang ke berapa"ucap Robert yang tau Joe sudah tiga kali menikah,namun selalu gagal membina rumah tangga.
"ngaco Lo apa Lo gak lihat muka gue sama dia itu sama"ucap Joe kesal.
"owh ya ampun ternyata Lo punya adik secantik ini"ucap Robert.
"boleh kenalan gak Dee..."ucap Robert si bule Casanova tersebut.
"heumm", ucap Joyu singkat.
"nama nya Joyu, dia gadis baik-baik jadi jangan pernah Lo pikir macam-macam"ucap Joe.
"gak macam-macam ko hanya satu macam"ucap Robert yang langsung tersenyum kearah Joyu.
mereka pun mengobrol dengan sangat santai di selingi canda tawa saat ini Sementara di pulau Adryan kini sedang tertidur karena tidak enak badan Sania pun langsung membuatkan bubur dan juga memberikan nya obat namun Adryan belum membaik juga, Sania sangat sedih tubuh suaminya itu menjadi lemas seperti tidak berdaya.
"sayang, apa yang harus aku lakukan bagaimana jika kita kembali saja saat ini aku tidak tega melihat mu seperti ini"ucap Sania .
"jangan sayang kita tidak akan kembali lagi, mulai sekarang kita hanya akan tinggal di sini selama nya, akan menetap di sini aku akan membawa beberapa anak buah ku dan kita bisa kembali membangun rumah untuk mereka kita juga bisa mengajak anak kita Gibran tinggal di sini"ucap Adryan yang sudah memikirkan semua nya matang-matang.
"tapi bagaimana dengan kondisi mu aku tidak ingin kamu kenapa-napa Hanny hiks hiks"Sania menangis sesenggukan dia bukan tidak ingin tinggal selama nya di sana tapi karena melihat kondisi Adryan yang tiba-tiba drop saat ini mungkin gara-gara kelelahan atau karena kebanyakan makan sifood atau Adryan memang memiliki kolesterol tinggi Sania tidak tau yang dia tahu selama ini suaminya sehat-sehat saja.
"sayang kemari lah aku tidak apa-apa ko aku baik-baik saja sini peluk aku hemmm sebentar lagi juga baikan karena tuan putri sudah memberikan obat juga bubur yang lezat"ucap Adryan menenangkan istri nya itu, saat ini Sania pun memeluk Adryan yang kini langsung tertidur bersama nya.
__ADS_1
tidak lama setelah itu asisten Adryan datang dengan Dokter pribadi Adryan saat ini dia langsung memeriksa kondisi Adryan dan memasang infus di tangan Adryan saat itu juga dan beruntung nya Adryan memiliki daya tahan tubuh yang kuat saat ini jadi dia tidak terlalu parah meski keracunan.
"dokter apa yang terjadi dengan suami ku"ucap Sania.
"dia keracunan makanan nyonya sepertinya makanan sejenis sifood "ucap dokter tersebut.
"owh ya ampun aku tidak tau itu padahal kami makan bersama loh...dokter satu Minggu ini memang kita gemar makan sifood, tapi kenapa hanya Adryan yang keracunan aku tidak"ucap Sania.
"mungkin ada yang terlewat di makan oleh nyonya tapi di makan oleh tuan muda"ucap dokter tersebut menjelaskan.
"hmmm.... yang tidak ku makan owh astaga aku tidak memakan jenis kerang yang mirip bekicot itu, apa karena itu ya"ucap Sania bertanya-tanya.
"mungkin saja nyonya karena di bagian kerang jenis apa pun itu biasanya ada bagian yang tidak boleh di makan mungkin karena itu tuan keracunan.
"nyonya tidak usah khawatir sekarang saya sudah menyuntikkan obat Lewat infus tinggal nunggu habis infus tersebut tuan akan segera pulih"ucap Dokter tersebut.
Sania pun merasa lega karena Adryan sudah di tangani oleh dokter tersebut, saat ini dia langsung membuatkan minum untuk dokter dan asisten nya juga menyuguhkan makan di meja makan dengan hidangan yang sangat lezat walau mereka sungkan tapi Sania terus memaksa mereka, dan akhirnya mereka pun memakan nya.
setelah selesai makan mereka pun mencuci piring nya masing-masing karena tidak ingin merepotkan nyonya nya itu bisa-bisa dia di penggal oleh Adryan yang saat ini tidak mengetahui nya.
Adryan pun sadar dia kini sudah terlihat segar dan tidak demam lagi.
"Hanny syukur lah kamu sudah baikan aku sangat senang"ucap Sania.
Adryan pun mendekat dan memeluk istrinya itu dan mencium bibir Sania dia tau istrinya begitu sangat mencintai nya jadi Sania begitu cemas saat melihat nya sakit.
"sayang, kamu lihat kan aku baik-baik saja, maaf kan aku sudah membuat mu cemas saat ini aku janji itu tidak akan pernah terulang lagi"ucap Adryan.
🌹💖💖💖🌹
satu bulan sudah Sania dan Adryan berlibur kini mereka pun kembali ke Mension nya, dan tidak lupa menemui Ayah dan Bunda nya juga putra-putri nya mereka pun melepas rindu, terutama Gibran yang kini masih memeluk nya mungkin bayi berusia delapan bulan itu sangat merindukan mommy nya itu.
"owh sayang mommy, kamu rindu mommy ya,sama Sayang mommy juga rindu padamu, tapi di sana begitu indah, jadi mommy enggan untuk pulang,meski rindu kalian semua"ucap Sania.
"duh yang punya pulau pribadi kini lupa dengan ayah nya sendiri"ucap Danang sengaja menggoda putri nya itu.
"hemmm ingat gak yah... hehehe tentu saja kami ingat ayah dan juga Bunda lain kali kita berlibur ke sana setelah pasilitas baru selesai di bangun "ucap Sania.
"wowww...ayah akan menantikan hari itu, dan jangan lupa, ayah ingin naik kapal pesiar"ucap Danang lagi.
"tentu ayah putri mu juga sangat bahagia saat mancing ikan seberat dua pulu kg saat itu.
"wah ayah jadi ingin mancing kita akan lomba memancing jadi kita akan membawa seluruh keluarga besar kita ke sana, ucap Danang antusias.
kini mereka pun menantikan hal itu Adryan pun berniat segera membangun Mension mewah di sana pulau yang sangat luas itu cukup untuk membangun landasan helikopter dan beberapa pasilitas lengkap lain'nya Adryan sudah berniat tinggal di sana menghabiskan masa tua nya dengan istrinya itu.
dua bulan berlalu kini pulau itu tengah membangun Mension yang megah dengan segala pasilitas lengkap nya dan rencana nya akan rampung lima bulan lagi karena para pekerja ahli dan dengan di tunjang peralatan yang modern Adryan tidak tanggung-tanggung dia menghabiskan dana ratusan triliun, untuk pembangunan pulau pribadi nya itu kerja keras nya selama ini terbayar sudah, dia bahkan tidak perlu khawatir kehabisan uang karena perusahaan nya semakin maju pesat dari tahun ke tahun dia merajai bisnis apa lagi saat ini Gavin,begitu mahir mengelola bisnis nya.
rencana nya, mulai tahun depan Adryan dan Sania akan pindah ke pulau tersebut dan dia tidak perlu takut kekurangan apapun saat tinggal di sana karena semua pasilitas lengkap di pulau pribadi tersebut.
__ADS_1
kini, Adryan sedang berada di Jakarta tepatnya di Mension milik nya, saat ini bersama sang istri dan putra bungsu nya karena ayah nya mengijinkan Gibran dalam pengasuhan nya hingga saat Adryan dan Sania pindah ke pulau tersebut, rencananya Adryan akan membawa serta putra bungsu nya itu kalau Danang mengijinkan, tapi pria tua itu tidak ingin berpisah dengan semua cucunya itu.
"Hanny, aku ingin istirahat apa kamu mau menemani ku"ucap Adryan.
"tentu Daddy"ucap Sania menirukan suara Gibran.
"hemmm anak Daddy pintar bicara"ucap Adryan,sambil memeluk erat tubuh istrinya itu sementara Gibran menangis karena melihat mommy nya di ganggu Daddy nya itu.
"owh cup cup cup, sayang ku Daddy tidak jahatin mommy mu ko, hanya sedikit nakal "ucap Adryan.
"bohong Gibran Daddy sering menghukum mommy, bahkan sering di hukum hingga lemas"ucap Sania mengadu.
"sayang kamu itu, jangan bilang-bilang Gibran jika, kamu di hukum lemas nya,itu kan juga mau mu hehehehe"ucap Adryan cengengesan.
sementara itu Gavin kini baru selesai meeting di sebuah hotel dia langsung bergegas menuju mobil tapi saat dia akan masuk ke dalam mobil tersebut tiba-tiba dia melihat adik ketiga nya sedang menangis di cekal oleh para bodyguard yang tidak di kenal nya.
"Emily"ucap Gavin yang sedikit tidak yakin bahwa dia adalah Emily.
"kakak, Gavin tolong aku mereka orang jahat yang ingin menjual ku"ucap Emily.
"kenapa kalian diam saja urus mereka dan selamat kan adikku"ucap Gavin pada seluruh anak buah bayangan nya tidak sampai sepuluh menit mereka sudah tumbang dan kini Emily sudah berada di pelukan Gavin.
"Emily, dengan siapa kamu datang ke negara ini"ucap Gavin.
"aku kabur dari rumah Daddy tidak pernah bilang kalau aku bukan lah anaknya tapi aku adalah anak Daddy Joe,hiks hiks hiks"ucap Emily yang kini menangis sesenggukan.
"apa katamu" ucap Gavin tidak percaya.
"mommy Natalie memberitahu ku, bahwa aku adalah anak dari hasil hubungan terlarang Daddy Joe dan mommy Eren"ucap nya masih gemetaran sambil menangis.
"sudah ya sekarang kamu aman bersama kakak, jadi jangan sedih lagi kakak akan coba mempertemukan mu dengan Daddy mu"ucap Gavin, yang kini mencium puncak kepala adiknya itu agar dia bisa tenang.
mereka pun kembali ke Mension Allan di sana Allan sedang memberikan keterangan pada cucunya itu.
"sayang, opah,harap kamu bisa tenang karena Daddy mu sebentar lagi akan segera kemari karena opah sudah menghubungi nya mungkin besok dia sudah sampai kemari jadi kamu tidak perlu khawatir opah juga akan menjelaskan pada, Daddy Maxim nantinya.
"terimakasih opah, tapi kenapa Daddy Joe tidak pernah mengakui ku"ucap Emily sedih.
"dia sebenarnya sangat bahagia memiliki mu hanya saja dia malu dengan Daddy max .. karena dia mau menerima mommy mu kembali setelah, itu makanya dia membiarkan max mengurus mu, sebagai rasa bersalah.
"aku mengerti kenapa Daddy tidak pernah menginginkan aku selama ini aku anak hasil hubungan gelap"ucap Emily anak usia sebelas tahun itu bisa mengerti itu pasti ada yang menghasut nya siapa lagi kalau bukan ibu tiri angkat nya itu.
"Emily, ingat jangan berpikir macam-macam, nanti Daddy Maxim akan sangat sedih"ucap Gavin.
ke esokan pagi nya Joe sudah sampai di Mension Allan sang paman, dia begitu terburu-buru saat tahu putri nya datang mencari nya ke Rusia.
"Emily, Daddy datang sayang"ucap Joe tidak memperdulikan keberadaan yang lain, saat ini dia langsung memeluk putri semata wayangnya itu dia menangis sesenggukan saat ini dia tidak menyangka anak nya yang selama ini tidak mengetahui tentang nya tiba-tiba saja dia datang mencari nya.
"sayang maafkan Daddy, Daddy bersalah pada mu, sejak dulu Daddy ingin sekali memeluk mu dan mengatakan jika Daddy sangat mencintai mu, tapi Daddy takut ini akan melukai Daddy max... karena dia adalah orang yang sangat baik dan begitu pengertian, Daddy tidak tega melukai hati nya"ucap Joe yang bercucuran air mata.
__ADS_1
"Daddy, izinkan aku untuk tinggal dengan mu, aku tidak ingin lagi kembali karena mommy Natalie jahat pada Emily"ucap Emily sambil memeluk erat tubuh Daddy nya itu.
"baiklah sayang, Daddy akan meminta izin"