Gadis Desa Ku

Gadis Desa Ku
Mawar putih


__ADS_3

semua orang kini tengah bersiap ke tempat nya masing-masing, Sania dan Adryan saat ini akan kembali ke ibukota.


Rido juga kembali ke ibukota, dengan keluarga


sementara Maxim yang memutuskan untuk membawa Emily kembali ke negara nya dengan alasan, kalau ia ingin Natalie lebih dekat lagi dengan, Emily.


Sania dan keluarga besar nya pun sebenarnya merasa berat namun mereka tidak punya hak


untuk melarang nya karena Maxim adalah orang tua kandung Emily, yang sudah seharusnya melakukan itu.


sementara, itu Allan, kembali ke Italia untuk mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan, dunia nya.


Allan tidak membawa Gavin karena Gavin sedang menjalankan terapi di kampung dan Danang sudah menunjukan khasiat nya, Gavin sudah mulai kuat untuk berdiri walau itu hanya sampai beberapa menit, Danang tidak ingin cucu kesayangan nya, berakhir di meja operasi.


sampai saat ini, Gavin tinggal di kampung bersama dengan,kakek dan nenek nya, begitu juga Sandra dan sandrina.yang kembali melanjutkan sekolah nya di kampung,ia tidak ingin kakak nya kesepian di sana.


kini di mansion Adryan hanya tinggal pasangan suami istri itu.


rumah besar itu terasa sepi tapi Sania yang mulai bekerja kembali, mengurus perusahaan nya kini tidak terlalu merasa kehilangan.


pergi pagi pulang malam, itu lah kebiasaan mereka hanya bertemu di waktu tidur Sania tidak protes begitu juga dengan Adryan, Sania mengerti kesibukan mereka masing-masing.


"Hanny, bagaimana kalo kita pergi berlibur,satu Minggu lagi kita bisa keliling dunia berdua bagaimana" ucap Adryan.


"aku hanya ingin ke Jepang untuk melihat bunga sakura bermekaran hanya itu saja tidak dengan yang lain nya"jawab Sania.


"baiklah, begitu juga tidak buruk" ucap Adryan.


sampai saat dimana mereka pergi hari-hari mereka pun di lalui dengan kebersamaan selama mulai dari perjalanan darn saat mengunjungi tempat wisata,atau pun ke taman sakura, tangan mereka tidak pernah lepas kecuali saat melakukan sesi foto bahkan Sania kini berfoto menggunakan kimono Jepang ciri khas orang Jepang .


dengan semua yang di lakukan oleh kedua nya,ini adalah tahun yang membahagiakan.


Sania baru kali ini merasakan kebahagiaan yang amat luar biasa menurut nya, tidak perlu keliling dunia sebenarnya asal bisa melewati waktu bersama dan menyatukan isi pikiran, semua sudah lebih membantu untuk membangun kebahagiaan, karena bahagia itu tidak bisa di beli, hanya bisa di rasakan karena bahagia adalah sebuah rasa bukan benda.


"kamu bahagia sayang" tanya Adryan.


"sangat Daddy thanks...and I love you so much muachh" ucap Sania, mencium bibir Adryan sekilas, Sania bahkan mengalungkan tangannya di leher suaminya,kini ia tidak perduli dengan orang di sekitarnya dia mencium bibir Adryan lembut, dan langsung mendapat balasan dari Adryan.


sampai saat mereka hampir kehabisan nafas mereka baru melepaskan itu.


"Daddy, aku lapar bisa kah kita membeli makanan halal" ucap Sania.


"sebaiknya kita beli bahan nya dan masak sendiri itu yang paling aman Sayang ku." ucap Adryan.


mereka pun pergi ke supermarket, dan membeli bahan makanan sayuran dan ikan juga ayam, rencana nya Sania akan masak sendiri semua bahan itu di apartemen yang baru Adryan beli.


sesampainya di apartemen milik Sania mereka langsung bergegas menuju lift, untuk menuju lantai teratas miliknya, sesampainya di depan pintu Adryan yang membawa banyak kantong belanjaan kini,menaruh nya di bawah setelah itu ia menekankan membuka pintu dengan kartu yang ia masuk kan lobang nya setelah memijit angka pintu pun bergeser otomatis.

__ADS_1


Sania langsung masuk di ikuti oleh Adryan yang sudah mengunci pintu.


Adryan. langsung menyimpan belanjaan nya di atas meja berukuran sedang yang ada di tengah-tengah dapur, tempat mereka menyiapkan sayuran yang akan mereka masak.


sementara itu Adryan dan Sania pergi membersihkan diri dan berganti baju setelah itu mereka turun untuk memasak,ini rasanya seperti berbulan madu, karena dari awal pernikahan sampai sekarang ini.


ini adalah kali pertama nya mereka,berdua pergi benar-benar berdua tanpa gangguan.


rasanya seperti, pengantin baru mereka memasak bersama menonton bersama makan dan mandi bersama, seperti yang selalu mereka lakukan.


"sayang tidur lah kamu pasti kelelahan" ucap Adryan.


"tidak Daddy, aku, tidak selelah itu, tapi baiklah lah jika Daddy memaksa aku akan tidur besok pagi aku akan bangun pagi dan jalan-jalan lagi" ucap Sania .


mereka pun tidur dengan berpelukan, saat ini


sementara itu di lain tempat Joe yang sudah mabuk bersama teman baru' nya di sebuah club' malam tiba-tiba, ada seseorang yang mengajak nya ke sebuah kamar di sana Joe melihat seorang wanita yang dalam pengaruh obat perangsang yang tiba-tiba, memeluk dan mencium bibir nya, Joe yang sudah hilang kesadaran mereka pun terlarut dalam gairah malam, saat Joe melakukan nya ternyata gadis itu masih benar-benar virgin.


"maaf kan aku jika aku menyakiti mu" ujar Joe berbisik di telinga perempuan yang ada di bawah nya, Joe pun melakukan penyatuan, berulang kali hingga mereka berdua terlelap dalam mimpi nya.


Joe, menyelimuti tubuh mereka berdua sebelum ia ikut memejamkan mata, saat pagi tiba di sebuah kamar hotel yang kini di tempati oleh Joe dan Kasandra,sinar matahari Keluar dari celah gorden kamar Joe membuat mata mereka menjadi terbuka perlahan lahan mereka yang tidur saling berpelukan .


Kasandra, langsung berteriak, ia pun menutup mata nya saat ini.


"awwww.... tidak......" ucap Kasandra langsung terduduk sambil meringis menahan perih di bagian inti tubuhnya.


"siapa kau, kenapa keadaan ku seperti ini, aku,,, aku,,hiks hiks hiks hiks"Kasandra menangis.


"aku Joe,ini adalah sebuah ketidak sengajaan, entah siapa yang membawa mu masuk kedalam kamar ku malam tadi tapi kamu tidak usah khawatir, aku kan bertanggung jawab, kita akan menikah sepulang nya dari sini" ucap Joe


"itu tidak mungkin, aku masih kuliah" ucap Kasandra.


"tapi ini, sudah terjadi, kamu bisa melanjutkan kuliah mu setelah kita menikah aku akan mengurus semuanya kau tenang saja sekarang mandilah setelah itu tunggu aku kita akan pulang bersama" ucap Joe.


Kasandra menurut tapi saat ia akan berjalan ia menjerit karena ia merasa sakit yang teramat,di bagian inti tubuh nya saat ini dan kakinya lemas tidak ada tenaga sedikit pun.


"kau tidak apa-apa,biar aku bantu ke sana" ucap Joe yang kini menggunakan bokser ia langsung mengangkat tubuh polos Kasandra dan membawa nya masuk kedalam kamar mandi.


Joe, meletakkan, Kasandra di pinggir bathtub dan ia pun mengisi air dan sabun aroma terapi disatukan dengan air hangat yang ada di bathtub, setelah itu Joe menggendong nya lagi untuk memasukkan Kasandra kedalam bathtub.


Joe bahkan tidak melihat betapa merah, nya wajah Kasandra saat ini.


🌹💖💖💖🌹


hari pun sudah siang' Joe Keluar hotel bersama dengan Kasandra, yang tidak lepas dari gendongan joe.saat ini karena keganasan Joe Akhirnya anak orang yang bahkan tidak di kenal nya kini telah ia orak-abrik gawang pertahanan nya.


sesampainya di Mension, milik nya, Joe langsung menyuruh asisten untuk mengurus semua nya, termasuk surat dokumen yang berkaitan dengan mereka berdua yang saat ini akan mengadakan pernikahan di Mension Joe yang berada di Amerika, kebetulan semua di permudah dengan adanya bantuan dari asisten yang menemukan penghulu di negara tersebut.

__ADS_1


hingga acara pernikahan pun selesai dan buku nikah sudah di dapat, Joe dan Kasandra kini sudah resmi menjadi suami istri walau ayah Kasandra menikah kan mereka lewat Vidio call, karena acara dadakan ayah nya pun pasrah dan dengan segala kejujuran Joe ayah Kasandra yang seorang ustadz ternyata ia tau Joe adalah pria yang bertanggung jawab.


sampai saat, Malam tiba, Joe dan Kasandra kini tengah duduk di sofa depan tv di Mension megahnya di Australia.


Joe memang sedang berada di Australia, saat ini.


"sayang, maaf bila semua ini serba dadakan, aku hanya tidak ingin lama-lama menyiapan aib, selagi bisa di perbaiki, aku akan mencoba nya sebisaku, mungkin di antara kita tidak ada yang saling mencintai tapi aku akan berusaha untuk mencintai dan menerima kekurangan dan kelebihan mu, tapi kuharap kamu juga begitu" ucap Joe, panjang kali lebar.


"aku ngerti mas, maaf kan aku juga mungkin ini takdir kita, aku juga tidak menyangka, takdir bisa mempertemukan kita dengan cara yang salah saat itu aku baru pulang kuliah malam, karena siang aku bekerja paruh waktu jadi aku ambil kuliah di malam hari, aku tidak menyangka teman-teman ku Setega itu menjebak ku" ucap Kasandra menjelaskan.


"sudah lah ini harus nya hari yang membahagiakan untuk kita tapi kamu malah sedih, aku akan bolak-balik Australia Indonesia dan Amerika Untuk mengurus perusahaan ku kuharap kau mau mengikuti ku kemanapun aku pergi, karena sekarang kamu adalah istri ku" ucap Joe.


"mas tidak malu menikah dengan ku, yang hanya anak tukang sayur" ucap Kasandra.


"kenapa harus malu Sayang, justru mas bangga kamu bisa menjaga kehormatan mu di negara asing seperti ini, yang mungkin terlalu banyak godaan, dan dengan itu mas yakin, kamu juga bisa menjaga harkat dan martabat keluarga kita,itu yang mas cari, aku bahkan bangga pada mu kamu bisa membanggakan kedua orang tua mu, selama ini dengan prestasi yang kamu raih, tetap lah jadi sosok, sederhana seperti saat ini mas sangat suka, dan soal uang mulai saat ini kamu tidak usah pikirkan itu cukup belajar dengan rajin tunjukkan pada keluarga mu sekalipun kamu melakukan kesalahan-kesalahan kamu juga masih bisa memperbaiki hal itu" ucap Joe memberikan semangat.


"terimakasih mas, aku benar-benar beruntung bertemu dengan orang yang tepat, jika tidak mungkin saat ini aku sudah mati bunuh diri, karena malu dengan apa yang terjadi tapi aku bersyukur kamu orang yang baik dan aku merasa damai di samping mu" ucap Kasandra yang langsung mendapat pelukan dari Joe.


"sayang aku pergi ke ruang kerja dulu, nanti kalau kamu sudah ngantuk kamu tidur duluan saja ya" ucap Joe.


"baiklah mas aku mau nonton dulu sebentar" ucap Kasandra.


"baiklah, jangan lupa berdoa sebelum tidur" ucap Joe mengingat kan.


sementara itu Joe, masuk keruangan kerja nya, dia langsung terduduk di sofa dan menangis betapa tidak, hati nya terasa sakit saat dia menatap wajah Sania yang ada di bingkai foto tersebut, Joe yang mencintai Sania sepenuh hati, walau tau cinta nya tidak terbalas kan, karena ikatan pernikahan nya yang sangat kuat.


Joe merasa telah mengkhianati, cinta nya pada Sania,ia menangis sesenggukan di ruang kedap suara itu.


"Hanny, maaf kan aku, aku telah mengkhianati cinta kita, aku sungguh sangat mencintai mu, bahkan saat aku tidak bsadar kau yang ada di hadapanku saat aku menyentuh nya, aku merasa sakit, dengan perbuatan ku sendiri aku bahkan harus bertanggung jawab atas kecelakaan ini, tapi kamu harus yakin kau akan tetap jadi ratu di hatiku"ucap Joe sambil mencium foto Sania tepat di gambar bibir nya, bahkan Joe, masih bisa merasakan ciuman yang selalu terjadi di antara mereka berdua.


saat ini Joe langsung membereskan semua pas foto kedalam sebuah kotak foto dan memori card yang berisi video kebersamaan mereka saat ini, Joe menyimpan itu di berangkas yang ada di belakang lukisan tersebut.


Joe, masih meneteskan air mata nya, saat ini, dia sudah bertekad untuk membahagiakan istrinya walaupun ia belum bisa mencintai nya atau bahkan tidak akan, tapi semua akan Joe lakukan untuk menebus dosa nya.


dua Minggu berlalu,kini Joe berada di Amerika, Namun tidak bersama dengan, Kasandra,ia sedang sibuk meeting saat ini, sementara Kasandra sedang ujian skripsi,di kampus nya saat ini, Joe tidak ingin mengganggu kuliah nya sebelum ia Lulus Joe tidak akan membawanya ke mana pun. agar Kasandra bisa fokus kuliah.


satu bulan berlalu Kasandra kini telah menyelesaikan skripsi nya,dua tinggal menunggu hari kelulusan tiba, sebagai sarjana termuda yang memiliki prestasi membanggakan sebagai dokter kandungan terbaik, di kampus nya.


sementara itu Joe pun sudah selesai dengan pekerjaan nya, ia memutuskan untuk pulang ke Australia, dan berencana mengundang, keluarga mertua nya, untuk mengadakan resepsi pernikahan setelah Kasandra lulus nanti, setelah perjalanan yang melelahkan kini Joe sudah sampai di Mansion milik nya dia di sambut beberapa pelayan dan istri nya Kasandra yang kini langsung memeluk nya entah kenapa satu bulan lebih di tinggal oleh joe.rasanya ia sangat kangen dengan nya.


"sayang, apa kamu sangat merindukan ku?" tanya Joe sambil mencium bibir Kasandra sekilas.


"aku bahkan sangat merindukan mu,mas entah kenapa rasanya aku tidak ingin jauh dari mu, apa aku boleh meminta itu mas?" ucap Kasandra.


"tentu saja Sayang, kamu adalah istri ku kau berhak atas diri ku, aku ingin segera istirahat apa kau mau ikut dengan ku" tanya Joe.


"tentu saja mas sudah kewajiban ku untuk mengurus suami ku.

__ADS_1


__ADS_2