Gadis Desa Ku

Gadis Desa Ku
semakin cinta


__ADS_3

mereka pun tidur di sore hari yang agak mendung tersebut beruntung mereka sudah pulang saat ini ke villa yang indah itu, tiba-tiba turun hujan cuma Untung nya hanya hujan lebat tidak dengan petir saat ini jadi mereka tidak perlu menutup tirai dan saat malam tiba hujan pun berhenti hanya rintik-rintik hujan tidak selebat saat sore hari.


"Hanny aku akan buatkan kamu suf agar badan mu hangat cuacanya sangat dingin sekarang"ucap Adryan.


"baiklah sayang apa perlu bantuan"ucap Sania.


"tidak usah Hanny, aku bisa sendiri ko"ucap Adryan sambil turun ke lantai satu.


suasana sangat hening Sania tiba-tiba merindukan buah hati nya Gibran yang berada di asuhan sang Ayah yang tidak mengizinkan nya untuk membawa bayi gebuk tersebut.


"sayang kamu lagi apa, saat ini tiba-tiba mommy begitu kangen sama kamu"ucap Sania.


satu jam menunggu semu sudah siap saat ini Adryan pun membawa nampan yang cukup besar berisi makanan yang sengaja dibuat nya untuk makan malam mereka berdua.


"Hanny makanan nya sudah siap ayo makan dulu"ucap Adryan.


"sayang, aku rindu pada Gibran, saat ini apa dia baik-baik saja"ucap Sania.


"dia baik-baik saja mungkin karena kamu sudah lama tidak menemui nya padahal ASI masih di kirim ke sana iya kan"ucap Adryan.


"iya, aku selalu mengirim ASI setiap kali mereka datang berkunjung"ucap Sania.


ya anak buah Adryan memang dua hari sekali datang untuk mengecek keadaan tuan nya dan Sania, selalu menitipkan ASI dalam boxs Freezer saat itu.


"sudah lah ayo makan jika kamu masih rindu maka,besok kita akan segera pulang"ucap Adryan


"tidak sayang aku masih betah di sini dan aku ingin rumah ini jadi rumah masa tua kita nanti"ujar Sania.


"owh tentu saja Sayang ku"ucap Adryan.


mereka pun makan bersama sambil sesekali mengobrol dengan candaan, mereka begitu bahagia saat ini entah kenapa malam ini Adryan, begitu bersemangat dia bahkan tidak memperlihatkan bahwa dia sangat lelah.


"Hanny kenapa kamu melihat ku terus seperti itu?"ucap Adryan.


""sayang, kamu itu semakin hari semakin tampan"ucap Sania yang langsung memalingkan wajahnya karena malu.


"owh ternyata istri ku yang cantik ini baru menyadari nya ya,,,,sini aku bisikin, Hanny aku memang sudah tampan sejak lahir, jadi kamu adalah wanita paling beruntung mendapatkan cintaku ya,,, cinta pria tampan hehehe"ucap Adryan.


"ih,,,, dasar narsis"ucap Sania.


"kok,,, narsis bukan nya itu kenyataan ya, aku Adryan Stevano yang begitu tampan"ucap Adryan yang terus-terusan menggoda istrinya itu,


"owh ya ampun kamu itu Lo sayang, kamu begitu parah tingkat dewa narsis nya"ucap Sania.


"istri ku sayang memang tidak akan pernah ada habisnya jika kamu membahas tentang ketampanan ku"ucap Adryan, yang makin di sengaja.


"sudah ah ah aku geli dengernya"ucap Sania.


setelah mengobrol akhirnya mereka berdua pun, pergi tidur tidak lupa mengisi malam dengan bercinta selama dua jam, lamanya,itu adalah kebiasaan mereka berdua bisa jadi dua kali sambungan, bisa jadi sekali itu adalah kegiatan mereka.


setelah pagi menjelang rencana nya Adryan, akan meeting hari ini lewat video call yang di lakukan di ruang kerjanya karena Adryan memutuskan selama satu bulan itu tidak akan pernah kekantor, dan itu keputusan mutlak tidak bisa di ganggu begitu juga Sania.


saat sesudah sarapan pagi Adryan bergegas ke ruang baca sementara Sania bersih-bersih rumah hingga selesai setelah selesai membersihkan rumah nya,Sania membuat camilan, untuk suaminya yang kini tengah meeting, sudah hampir tiga jam lebih,belum juga selesai.


Sania berkutat membuat puding kesukaan Adryan, yang sangat nikmat jika di cicipi nya saat melihat nya saja sudah cukup ngiler yaitu puding cake chocholate.setelah selesai membuat itu kini Sania masuk ke dalam ruangan meeting tersebut dia memberikan itu pada Adryan, dengan minuman yang tidak kalah menggiurkan, saat ini tertata rapi di atas nampan.


Adryan pun tersenyum setelah itu dia menutup rapat nya, dan langsung menyimpan headset bluetooth nya itu di atas meja.


"Hanny, kamu datang tepat waktu, aku sangat merindukan mu"ucap Adryan sbil menghampiri Sania dan memeluk nya.


"sayang....kok, bisa merindukan aku padahal aku dari tadi berada di rumah ini"ucap Sania.

__ADS_1


"hemm Hanny, apa kau tidak tau sedari dulu kalau bukan karena pekerjaan ku aku selalu ingin pulang dan berduan seperti ini terus"ucap Adryan.


"iya aku percaya kok, siapa pun orangnya akan selalu merindukan ku karena aku cantik dan baik hati"ucap Sania yang membalas perbuatan nya semalam.


"mau, bagaimana pun kamu tetap cantik untuk ku"ucap Adryan


"owh makasih Hanny"ucap Sania.


mereka pun menikmati puding itu bersama-sama hingga habis Sania lalu bangkit dan mbawa nampan tersebut.


Adryan mengikuti dari belakang mereka begitu menikmati kebersamaan nya


sementara itu di Jakarta Andara baru tiba dari kampung karena habis menengok keadaan di sana Danang saat ini turun menggendong Gibran dengan sangat bahagia karena bayi gembul itu tersenyum ceria pada sang kakek.


Gibran pun di bawa ke ruang istirahat nya seperti biasa dia bukan nya tidur tapi,malah mengajak, bermain saat ini.


"sayang apa kamu tidak merindukan mommy mu"ucap Danang.


bayi itu pun tersenyum, seketika dan Danang pun berkata lagi.


"mommy mu masih dua Minggu lagi di sana sayang biar kamu dengan kakek saja agar mommy bahagia bersama dengan Daddy mu"ucap Danang.


Andara pun ikut merebahkan diri di sana bersama Gibran sang cucu sementara kedua cucu kembar nya itu masih di sekolah karena tidak ikut serta ke kampung halaman.


Sania kini sedang duduk di taman yang sangat teduh dan sejuk dia sedang bersantai bersama suami tercinta nya itu.


"Hanny, apa kamu tidak ingin jalan-jalan dengan motor menyusuri pulau ini?"ucap Adryan.


"aku lagi malas Daddy aku mau seperti ini saja dengan mu"jawab Sania.


"tunggu sebentar di sini aku mau ngambil sesuatu"ucap Adryan.


Adryan pun pergi entah kemana setelah tiga puluh menit, dia kembali dengan membawa sifood kesukaan Sania,entah dimana Adryan mendapatkan nya, padahal tempat Sania berada adalah pulau terpencil.


"Hanny lihat apa yang aku bawa, apa kamu suka"ucap Adryan sambil mengangkat kantung berisi berbagai macam jenis sifood.


"sayang kamu beli itu di mana"ucap Sania.


"aku di kasih sama nelayan di sana mereka sengaja lewat dan aku di kasih"ucap Adryan berbohong padahal anak buah nya yang mengirim itu dari pulau tetangga yang sedikit lebih jauh dari sana Adryan mengirim pesan pada mereka semalam.


"owh,kok.. bisa ada nelayan di daerah sini"ucap Sania.


"Hanya kebetulan lewat saja Sayang ku ayo masak ini"ucap Adryan.


mereka pun bergandengan tangan menuju dapur, saat itu juga Adryan membersihkan berbagai jenis sifood tersebut ada udang, cumi, dan lobster, juga berbagai macam jenis kerang dan gurita, setelah di bersihkan sebagai di simpan dalam freezer, dan sebagian lagi di masak mereka begitu kompak saat ini hingga masakan pun jadi Sania duduk berhadapan dengan Adryan di depan meja kecil.


"mari makan Sayang ku"ucap Adryan.


mereka pun menikmati makan siang nya berdua penuh cinta di setiap suapan, karena mereka saling menyuapi makanan satu sama lain.


🌹💖💖💖🌹


setelah selesai makan siang mereka pun beristirahat sambil menonton film romantis berdua dan mereka terhanyut di dalam nya, Adryan begitu menikmati tontonan yang mereka tonton padahal entah sejak kapan Adryan melakukan hal itu, karena dia tipe pria sibuk dan sedari ABG pun dia bukan tipe orang yang suka mengajak kekasihnya, nonton di bioskop.


"Hanny,pemeran utama nya jelek begitu kamu tatap terus mending kamu lihatin aku"ucap Adryan, kesal karena istrinya terlu fokus melihat film tersebut.


"owh, ya ampun sayang sejak kapan suamiku itu suka menghina orang lain"ucap Sania sambil menatap kearah Adryan yang kini muram gara-gara Sania terlu mengagumi sosok aktor pria tersebut.


"sejak kamu melihat itu"ucap Adryan kesal.


"ah... aku lupa suami ku ini orang yang paling ganteng maafkan aku sayang please hanya saja aku hilap melihat yang lebih ganteng, hahahaha"ucap Sania tidak tahan ingin tertawa.

__ADS_1


"terus, saja puas-puasin ketawanya seneng ya kamu, bisa tertawain suami kamu sendiri"ucap Adryan sambil meninggalkan ruangan tersebut menuju arah balkon dia berdiri di sana dengan muka cemberut, Sania pun mengikuti nya, dan memeluk suaminya dari belakang.


"sayang jangan ngambek gitu aku cuma bercanda, tidak ada yang lebih tampan dari suamiku ini"ucap Sania.


"bohong, buktinya kamu lebih suka memilih, menatap wajah orang lain ketimbang aku"ucap Adryan yang masih ngambek.


"owh sayang ku, lihat lah kemari akan aku buktikan bahwa aku lebih mencintai mu dari apapun di dunia ini"ucap Sania,sambil mencium bibir Adryan begitu penuh cinta saat ini.


sementara itu, di Australia Joe dan keluarga nya kini tengah makan malam, mereka begitu bahagia berkumpul bersama dan bisa melakukan segala hal bersama Joe lebih manja saat ini pada kedua orang tua nya,mungkin karena Joe baru bisa bersama dengan mereka saat ini.


"Joe, sayang, kamu itu ada apa hemm kenapa kamu bisa hidup terpisah dengan istri mu"ucap Zoya.


"momm... dia itu sedang hamil anak orang ku pikir selama ini dia tidak pernah selingkuh tapi pada kenyataannya dia hamil anak pacar pertama nya"ucap Joe.


"lalu kenapa kamu masih pertahankan pernikahan kalian ini hemm?"ucap Zoya yang langsung mengelus puncak kepala putra semata wayangnya itu.


"aku... hanya tidak mau melukai perasaan keluargganya, momm..."ucap Joe.


sementara itu, ayah Joe kini hanya menyimak pembicaraan mereka saat ini.


"sayang, apa mommy boleh tau siapa orang yang kamu cintai saat ini"pancing Zoya.


dia wanita paling sempurna momm... aku hanya bisa mengagumi nya sedari dulu hingga saat ini.


"Joe, Daddy mohon lupakan wanita itu dia tidak akan pernah menjadi milikmu bagaimana pun dia adalah istri dari sepupu mu"ucap Allandra.


"Daddy tau itu"ucap Joe.


"tentu saja Sayang , Daddy tau semua nya karena Daddy Allan yang memberitahukan semua nya pada Daddy.


"tapi Daddy cinta itu tumbuh dari hati Joe sangat sedih' tak bisa sekalipun Joe mencoba untuk melupakan semua nya"ucap Joe.


"Daddy tau Sayang tapi pelan-pelan Daddy yakin bisa melupakan semua nya, tentang nya"ucap Allandra.


"itu lah yang paling sulit Daddy"ucap Joe.


Allandra pun menatap Zoya begitu terlihat kepedihan yang Joe rasakan saat ini tidak seharusnya semua orang ikut campur urusan putra nya itu, mereka sudah dewasa saat ini bukan ABG lagi.


setelah mereka mengobrol kini Joe pergi ke ruang baca nya dia membuka laptop nya di sana begitu banyak foto Sania dari mulai saat mereka bersama hingga waktu ciuman di setiap momen pertemuan penting.


"Hanny, apa kabar mu saat ini, apa kamu pernah memikirkan aku walaupun hanya sesaat"ucap Joe sambil meneguk Wine nya saat ini.


Joe minum, minuman nya sendiri di ruang tersebut hingga malam tiba dia, belum juga mau keluar bahkan untuk sekedar makan malam.


Joe pun tertidur di sofa sambil memeluk bingkai foto Sania saat ini hanya itu yang bisa dia lakukan, untuk bisa tertidur.


di sisi lain Kasandra kini tengah bercinta dengan pria, yang tak lain adalah ayah kandung bayi yang ada dalam kandungan nya saat ini.


Kasandra begitu bergairah walau pun diri nya kini telah hamil besar, tapi dia begitu binal seperti pelacur profesional.


mereka melakukan pergumulan panas nya hingga jam dua pagi.


ke esokan pagi nya, dia di pergoki oleh kedua orang tua nya yang baru kembali dari rumah saudara nya di kampung mereka tengah terlelap dalam keadaan telanjang bulat dan saling berpelukan, dengan murka nya sang ayah menyeret pria tersebut dan berulang kali menghajar nya.


"ayah maaf kan dia, ayah dia adalah ayah dari anak yang ku kandung saat ini"ucap Kasandra,deg...deg.. akhirnya ayah Kasandra tumbang karena Serangan jantung, dan ibunya pun pingsan.


mereka berdua di larikan ke rumah sakit,namun sayang nyawa kedua nya tidak tertolong,suami istri itu mati karena serangan jantung, dadakan dan juga akibat perbuatan Kasandra secara tidak langsung dia sudah menjadi pembunuh Nya, jangan kan, orang lain bahkan orang tua nya pun tidak pernah mau memaafkan perbuatan nya itu hingga kematian merenggut nyawa mereka berdua.


Joe yang mendengar kabar itu dari pelayan rumah itu, dia langsung bergegas menuju Indonesia dengan pesawat pribadi milik nya,di kawal beberapa bodyguard nya saat ini Joe menghadiri prosesi pemakaman kedua mertua nya itu, Joe bahkan mengabaikan Kasandra yang saat ini tengah berada di tengah-tengah makam ayah dan ibu nya itu.


Joe bahkan menunggu Kasandra dengan tidak sabar di rumah nya itu dia ingin memberikan surat cerai saat itu juga.

__ADS_1


__ADS_2