Gadis Desa Ku

Gadis Desa Ku
Perlakukan khusus


__ADS_3

Sania kini memutuskan untuk tinggal di Mension ia tidak jadi berangkat ke Hongkong di karena kan, ia benar-benar marah pada Adryan yang membiarkan wanita menjijikan itu bekerja di perusahaan nya saat sebelum Sania tau dan menghajar nya.


"sayang kamu beneran tega tidak ingin menemani aku ke Hongkong"ucap Adryan.


"pergi saja dengan mantan istri mu itu aku tidak perduli, mulai saat ini lakukan apapun yang kamu mau aku sudah tidak perduli, rasanya aku sudah pegal melihat semuanya" ucap Sania.


sementara Adryan terdiam saat ini dia pun memutuskan untuk tidak pernah pergi ia menyerahkan semua nya pada asiten nya itu, dan setelah itu ia duduk di samping Sania.


Adryan tidak mau ia kehilangan cinta dari istrinya itu saat ini, Adryan membawa dirinya kedalam dekapannya.


"sayang maafkan semua kesalahanku selama ini padamu aku janji mulai saat ini tidak akan berbuat hal yang membuat mu kesal sayang aku, akan berusaha untuk membahagiakan mu lebih dari kemarin" ucap Adryan.


"kapan kamu pernah melakukan janji mu itu yang ku ingat selama ini kau hanya menyakiti ku berulang kali, tidak ada yang namanya manis nya janji mu yang kau ucapkan itu.


Adryan memandang, Sania, yang melenggang, meninggalkan, dirinya dari.


"Hanny, aku sudah bertekad tidak akan pernah menyakiti hati mu lagi jadi percaya lah!!!"" teriak Adryan saat ini.


"terserah kamu saja Daddy, aku cape dengarnya" saat ini.


sementara itu di sebut rumah mewah Joe kini sedang bermain dengan ****** karena ia tidak mampu memiliki Sania.


Joe bermain dengan kasar sementara pikiran nya berfantasi dengan Sania sungguh menjijikan jika Sania tau soal itu karena Joe,, berhubungan dengan Miranda, wanita yang sangat licik.


sementara itu di kampung sandi sedang sibuk mengurus semua yang datang di restoran nya maklum saja semakin banyak pula pengunjung ada yang delivery ada juga yang langsung datang ke sana bersama keluarga kerabat dan lain sebagainya karena sandi sengaja membangun restoran, dengan gaya kekinian bahkan banyak yang menjadi kan nya tempat berfoto-foto.


setelah sekitar satu tahun lebih restoran dan butik itu tidak pernah sepi pengunjung, bahkan saat ini seperti kekurangan pegawai sandi juga merekrut karyawan lamanya dulu yang sempat ikut bekerja sama dengan nya saat di Hongkong.


sementara itu Sania tengah memanaskan mesin, di pagi ini dia sengaja tidak menyuruh Adryan, atau pun supir untuk memanaskan mesin mobil nya, karena Sania masih kesal dengan Adryan.


"sayang, kenapa kamu lakukan itu, kenapa tidak minta sopir atau pun aku, untuk hal itu" ucap Adryan yang berdiri di samping mobil sport milik Sania.


"kau pikir saja sendiri Daddy yang suka selingkuh" ucap Sania sambil masuk kedalam Mension nya kembali.


"sayang itu tidak benar aku belum pernah selingkuh dengan si Miranda" bela Adryan.


"belum tapi akan buktinya, apa?? bahkan kau menyayangkannya saat aku meminta mu memecat dia" ucap Sania yang membuat Adryan mati kutu.


"sayang aku hanya senang dengan kinerja dia saat bekerja" bela Adryan.


" owh jadi menurut mu dengan gaya ****** nya sementara otaknya nol itu kah yang kau sebut kinerja,baik jika itu mau mu mulai besok aku akan kekantor mu dan merekrut orang-orang yang bergaya erotis untuk bekerja di kantor mu agar kau seenang dan bisa betah di kantor sekalian saja gak usah pulang" ucap Sania yang kini tengah bersandar di dinding kamar sambil melipat kedua tangannya di dada,ia menatap tajam ke arah Adryan.

__ADS_1


Adryan menelan Saliva nya dengan susah payah, istrinya sudah mengeluarkan taring nya kalo sudah begitu jangan kan dia mendapat kan jatah untuk tidur bersama pun akan terasa sulit.


Sania, yang awalnya selalu mengalah bukan berarti tidak punya kekuatan untuk melawan hanya saja, dia tengah mencoba untuk bersabar, dan mengalah tapi sekarang tidak ada lagi semua itu hanya ada di masa lalu, sekarang Sania tidak mau lagi mengalami luka yang selalu ia terima.


"sayang, kamu ngomong apa sih aku sama sekali tidak membutuhkan itu, aku sangat mencintaimu bahkan tidak ada yang lain di hidup ku selain kamu"ucap Adryan mendekat Sania tidak menolak hal itu tapi dia tau Adryan sedang ketakutan karena Sania akan susah untuk di bujuk.


"hmm... begitu ya,lalu apa ini" ucap Sania sambil memberikan ponsel nya yang berisi foto-foto dirinya dan Miranda,ada yang sedang duduk di pangkuan nya,ada juga yang sedang mencium bibir nya dan memeluknya erat dan yang terakhir Adryan sedang meraba paha, Miranda.


Adryan begitu terkejut melihat bukti-bukti nyata Tersebut, Sania mengambil ponsel nya dan membanting nya keras.


Dengar ya tuan Adryan yang terhormat mulai saat ini dan selamanya kita akan bercerai, silahkan puaskan dirimu sampai kapan pun aku tak akan melarang mu.


Sania pergi membawa koper berserta kedua anak nya itu memasuki mobilnya Adryan sudah bersusah payah mencegah Sania namun gagal, Sania kecewa dengan sikap Adryan yang selalu tergoda oleh ****** di luar sana.


Sania merasa dirinya tidak pernah mengecewakan suaminya selama ini ia bahkan selalu memberikan apa yang Adryan mau tapi nyata nya, Adryan tak pernah puas dengan itu walau tidak sampai berhubungan badan tapi tetap saja itu adalah sebuah penghianatan.


"Sania tunggu Sayang aku mohon jangan pernah pergi lagi dari ku, aku tidak menyentuh nya, sayang itu foto hasil rekayasa" ucap Adryan, yang kini tengah memegang tangan Sania...


"haha lucu sekali tuan Adryan bahkan anak TK pun tau foto asli dan yang palsu, jangan kau coba membohongi diri ku lagi, aku sudah cape setiap kali di bego-begoin bukan aku tak tau hanya saja berusaha sabar kalau orang lain bilang kesabaran tidak terbatas tapi tidak dengan ku kesabaran ku sudah musnah dengan semua penghianatan yang kau lakukan maafkan aku jika selama ini aku tidak becus memuaskan diri mu,di ranjang aku tahu terlalu banyak kekurangan ku aku pergi untuk selamanya" Sania masuk dan mengunci pintu mobilnya dan langsung pergi bersama dengan kedua putrinya.


miris memang semudah itu Adryan menyakiti Sania, cinta mana yang bisa melukai pasangan nya berulang kali, hanya cinta Adryan yang begitu posesif tapi lemah iman nya.


Adryan kini menyesal nasi sudah menjadi bubur, Adryan kehilangan sosok wanita yang sangat di cintai nya, Sania bahkan mengalami kecelakaan, mobilnya masuk kedalam, sungai, yang sangat deras, begitu berita itu tersebar seluruh keluarga melakukan pencarian darat dan air namun nihil yang mereka dapatkan hanya bangkai mobil yang kosong tidak ada satu pun penghuni di dalam nya hanya ada koper-koper dan berbagai barang yang Sania bawa terapung di muara sementara korban tidak di temukan.


🌹💖💖💖🌹


satu tahun berlalu kini Danang masih dalam keadaan koma, Andara tidak ingin kehilangan suami yang begitu di cintai nya, dia sendiri bukan tidak merasa sakit karena kehilangan putri satu-satunya yang terlahir dari rahim nya.


tapi Andara punya satu keyakinan bahwa putrinya kini masih hidup dan berada di suatu tempat, ya itu keyakinan seseorang ibu, yang hingga saat ini berjuang untuk tidak kalah dengan nasib hidup nya, yang menyakitkan menerima kenyataan bahwa anak dan kedua cucunya telah tiada.


begitu juga dengan ketiga saudara angkatnya mereka semua punya keyakinan bahwa Sania dan kedua putrinya masih hidup hingga saat ini.


sandi sering bolak balik ibukota dan kampung soalnya, sandi tidak tega membiarkan Andra dan kakak nya Sonya merawat ayah yang begitu di cintai nya, menderita, dia terbaring lemah di bantu dengan alat, bantu pernapasan dan alat medis lain nya, untuk menopang kehidupan nya kini.


"ayah, bangun lah, aku sudah datang, berkali-kali kemari untuk bertemu dengan mu, apa ayah hanya sayang dengan Sania saja, apa kami tidak berarti apa-apa untuk ayah,mana ayah yang selama ini kami banggakan, dan mana ayah yang selalu memberikan kami kekuatan,ayah kalau ayah tidak bangun juga, kapan kita bisa menemukan adik bungsu kita yang manja itu, apa ayah tidak ingin mencari nya, ayah tau kan Sania masih hidup Namun ia lupa jalan pulang,ayo kita sama-sama mencarinya, apa ayah juga tidak merindukan nya, Bangun lah ayah...ayo bangun tunjukkan pada dunia,bahwa kita sangat menyayangi Ratu di hati kita" ucap sandi yang sedang menangis menggenggam tangan Danang saat ini, semua orang yang sedang ada di ruangan itu terbawa suasana semua menangis.


"bangun lah suamiku,mau sampai kapan, kamu menyerah seperti ini,ayo kita cari putri dan kedua cucu kita hingga keujung dunia bersama sama-sama " ucap Andara.


"ayah dengar itu bukan, mau sampai kapan ayah jadi pengecut seperti sekarang ini, ayah dengar itu aku marah pada ayah,mana ayah yang selama ini aku bangga kan ternyata ayah tidak sekuat itu ayah bahkan lemah dengan berita kebohongan nya bangun ayah bangun hiks hiks hiks, mau sampai kapan ayah begini sampai kapan pula kami akan terhambat mencari adik kami ayah tau aku sangat menderita kehilangan sosok adik yang begitu manja pada ku hanya dia adiku ayah bangun lah dan bantu aku mencari nya" saat sandi tidak sengaja membasahi tangan Danang dengan air mata nya tiba-tiba saja telunjuk Danang bergerak, perlahan tapi pasti pergerakan itu terus berlanjut semua orang pun saling berpelukan tapi hanya sandi yang masih menggenggam tangan Danang.


akhirnya Danang membuka mata, Adryan yang sedang berada di sana,ia begitu bahagia karena salah satu kebahagiaan istrinya kini sudah kembali.

__ADS_1


los angeles-Amerika. seorang dokter keluar dari sebuah ruangan ICU, dia menemui seorang pria keluarga dari pasien yang selama ini mengalami koma, dia adalah wanita yang mereka rindukan selama ini, sementara kedua anak nya berada dalam perlindungan pria yang bernama Maxim, seorang pengusaha sukses di bidang pertambangan minyak di negara tersebut.


sementara dia mendengar kan apa yang di katakan oleh dokter bahwa Sania keadaan nya sudah mulai membaik pasca operasi transplantasi jantung,ia mengalami koma selama satu tahun ini.


Maxim, adalah seorang duda kaya raya, yang mempunyai seorang putri bernama Alisnya, yang kini tengah berada dalam pengasuhan mertua nya di Indonesia.


saat awal mereka bertemu adalah, saat kecelakaan itu terjadi, Maxim, tengah berada di sebuah jembatan, dia sedang menghentikan mobilnya nya untuk menelpon kebetulan jembatan itu, tengah sepi tidak ada satu pun yang lewat ke arah situ.


tiba-tiba saja dari arah depan sebuah mobil oleng karena pengendara nya kehilangan kesadaran tepat nya kena serrangan jantung, air sungai yang dalam dan tenang itu telah menelan mobil tersebut dalam hitungan detik tanpa pikir panjang Maxim melompat dari jembatan tersebut menerjang air karena dia tahu bukan hanya satu atau dua orang yang ada di sana.


mendengar semua jeritan yang ada di dalam sana anak buah Maxim pun ikut melompat iya langsung menyelam ke bawah sana bebil yang belum sempat terendam air, itu berhasil Maxim dan Bodyguard nya buka paksa dan mereka berhasil mengembangkan ketiga nya walau dalam keadaan pingsan.


ia mbawa ya ketepian sungai, saat ini Maxim langsung memberikan nafas buatan dan pertolongan pertama seperti layaknya seorang dokter.


kedua anak nya telah sadar walaupun masih terauma dan terdiam tak mau bicara.


Maxim menyuruh bodyguard nya untuk naik terlebih dahulu karena dia tidak tahu harus melakukan apa lagi Sania sempat terbatuk namun ia kembali pingsan, hari itu benar-benar tidak ada satu pun yang melewati jembatan tersebut, hingga para bodyguard Maxim datang setelah di beritahukan oleh orang yang tadi membatunya bodyguard sekaligus sopir tersebut.


mereka pun membawa peralatan untuk membawa naik Sania dan kedua anak nya ia langsung membawa mereka bertiga ke sebuah rumah sakit swasta, tapi karena Maxim tidak mungkin meninggalkan mereka begitu saja, Maxim membawa serta ketiga nya dengan peralatan medis yang lengkap kedalam jet pribadi milik nya, dan terbang ke Amerika serikat.


Sania, tiba-tiba membuka mata nya, ketika max .. masuk kedalam ruangan tersebut.


dengan mengunakan bahan Indonesia yang sedikit kaku max, bertanya.


"nonna... apa kau baik-baik saja, syukurlah kalau kamu sudah sadar, saya sangat senang" ucap Maxim,sambil mengelus tangan Sania.


"Anda, siapa, dan aku di mana mana kedua putri ku" ucap Sania yang baru saja sadar.


tenang kan dirimu dulu mereka ada di rumah ku mereka aman di sana mungkin saat ini mereka sedang sekolah biasanya pengasuh nya, akan membawanya ke mari.


"perkenalkan nama saya Maxim,,,asli dari negara ini, saya yang menyelamatkan kalian bertiga saat itu, juga,satu tahun yang lalu tepat nya, saat mobil anda tercebur ke sungai, apa anda mengingatnya?" ucap Maxim.


"aku tidak tahu pasti tapi saat hampir sampai di jembatan tersebut aku, telah mengalami serangan jantung untuk ketiga kalinya, saat itu aku masih setengah sadar sampai aku mendengar jeritan dari kedua putri ku" ucap Sania .


"ya beruntung aku tidak terlambat, dan dan Maaf tanpa persetujuan mu aku telah menggantikan jantung mu dengan jantung istri ku yang baru meninggal dunia saat aku kembali ke sini membawa mu, saat itu istri ku kecelakaan, dan mengalami koma bertahun tahun lamanya, dan saat dia meninggal kebetulan keadaan jantung mu sangat keritis, aku sengaja mendonorkan jantungnya kepada mu, karena setidaknya ada kenangan yang tersisa dari cinta kami yaitu jantung nya, yang kini berada dalam tubuh mu, semoga kamu bisa memaklumi nya" ucap Maxim panjang lebar.


"tuan, justru aku yang seharusnya berterimakasih pada mu karena berkat pertolongan mu, selama ini aku dan kedua putri ku masih baik-baik saja saat ini, aku berhutang nyawa, dengan mu tiga nyawa sekaligus,ada satu lagi yang ingin aku pinta dari mu aku minta tolong agar kau mengabari keluarga ku di Indonesia sana,agar mereka bisa menjemput ku dan agar mereka tidak mencemaskan ku" ucap Sania.


"Tentu saja nona, apa pun itu akan aku lakukan demi dirimu,maaf karena tidak bisa melakukan hal itu sebelum nya"ucap Maxim.


"kau pria yang baik semoga Allah membalas. semua kebaikan mu Oya, nama ku Sania, aku adalah cucu pertama keluarga Anderson.

__ADS_1


"sebentar-sebebtar kamu, adalah Sania Paramitha Anderson,benar begitu" ucap Maxim.


"ya tuan itu adalah nama ku dan aku adalah istri dari Adryan Stevano, putra dari Allan Stevano.. seorang bos mafia di Rusia dan kini tinggal di Italia"jawaban Sania membuat Maxim... ternganga ternyata orang yang ia selamatkan adalah menantu dari penyelamat nya dulu


__ADS_2