
setelah satu Minggu berlalu seperti janji yang ia katakan, saat Sania dan Adryan, berangkat ke Barcelona.
Adryan, tidak melepaskan tangannya sedari perjalanan di rumah dan kini Sania sedang bersandar di dada bidang Adryan, mereka berangkat menggunakan, jet pribadi dan langsung berangkat saat itu juga, ke empat teman Sania semua merasa sedih karena tidak di ajak, dan mereka harus menahan rindu untuk dua bulan lamanya, Sania yang saat ini tertidur di samping Adryan, dia selalu Adryan elus-elus kepala nya dan Adryan pun tidur, dengan Sania di kamar khusus di pesawat tersebut, dan mereka benar-benar terlelap, selama dua jam pelajaran yang teramat melelahkan tidak mereka, hiraukan, karena saat ini pun mereka sedang asik memadu cinta di kamar tersebut.
dan saat ini mereka masih melakukan hal tersebut hingga mereka kembali tertidur di pesawat tersebut, perjalanan yang sangat lama akhirnya, berakhir juga, Sania dan Adryan, sudah mendarat di airport tersebut dan mereka sudah langsung di jemput oleh sopir, dari suruhan Allan, yang khusus mengawal mereka yang saat itu juga membawa mereka ke sebuah Mension milik Allan, dan Sania sepat bertanya karena, Mension yang sangat megah itu ,
"Mension milik siapa ini sayang aku baru lihat yang Segede ini apa ini sengaja kau sewa atau ini milik mu,hmmm .!"
tanya Siena. sambil berjalan menuju pintu masuk,namun Adryan malah memandangi Sania yang begitu mempesona menurut nya.
"sayang, Mension ini milik ku dan ini adalah pemberian dari Daddy, di hari pernikahan ku dengan mu karena Daddy, menyukai mu sebagai menantu nya saat ini dan selamanya di hati Daddy"
mereka kini sudah berada di dalam Mension menuju kamar mereka dan masing-masing membersihkan diri, Sania yang kini tengah mengeringkan rambut di bantu dengan Adryan yang selalu setia mendampingi sang istri iya selalu membantu setiap hari di sana, selama mereka berbulan madu dan kini mereka berjalan-jalan ke tempat-tempat yang sangat menyenangkan, maklum lah saat ini mereka sedang kembali di mabuk cinta, dan Sania selalu di manja kan dengan segala hal dan apa pun yang Sania mau selalu di turuti, dan Adryan, begitu bahagia karena keinginan nya untuk berbulan madu terwujud setiap hari setiap malam mereka selalu bercinta di dalam Mension entah itu di kamar ruang, ruang baca,atau pun dapur dan kamar mandi semua nya begitu mereka nikmati kebersamaan saat ini selalu akan melekat di hati mereka berdua, Adryan, tidak pernah melakukan itu dengan Amelia, yang kini sedang menderita di balik jeruji besi.
sementara, itu di Indonesia tepatnya di ibukota.
sandi, Yeslin Ari dan Siti juga Rido mereka sedang menikmati hari libur mereka di taman belakang rumah Sania mereka juga sama-sama sedang memanjakan diri, dan saat itu tiba-tiba seseorang datang bertamu, dia adalah seorang wanita cantik, dan kecantikan nya itu begitu paripurna, dan mengaku sebagai teman Yeslin pas waktu kuliah di di Belanda, namanya Amara, bule asal Kanada, Yeslin pun langsung memeluk nya, Amara adalah teman Yeslin yang datang setelah kepergian, Sania ke Thailand, saat itu mereka mereka begitu dekat dan, saat ini Amara tengah mengurus perusahaan nya di negara ini.
"Hello apa kabar, semua nya aku Amara temannya Yeslin!"
ucap. Amara yang dengan keterbatasan bahasa nya iya berusaha menyapa sahabat Yeslin.
semua langsung menyalami mereka tapi ada satu yang tak tertarik dengan wanita itu yaitu Rido, bukan gak tertarik sih hanya saja dia, pernah suka dengan Amara, tapi pas Amara kembali datang ke restoran yang berada di Belanda, iya menggandeng seorang cowok dengan mesra nya dan Rido, langsung merasa kecewa yang teramat sangat,
"flashback on"
__ADS_1
hari itu di restoran,milik Sania di Belanda, seorang wanita datang dengan membawa setumpuk buku di tangan nya dia juga meminta bantuan kepada Rido yang saat itu ingin menutup resto karena hari libur mereka telah tiba, tapi Amara datang-datang langsung masuk begitu saja, dia langsung memesan secangkir kopi dan juga beberapa menu saat itu padahal Rido sudah menjelaskan bahwa dia tutup tapi Amara, tetap kekeuh ingin memesan karena dia merasa kelaparan setelah semua tugas kuliahnya, Rido yang merasa kasihan iya pun mengikuti, apa mau nya Amara iya memasak dan menghilangkan makanan itu di meja Amara, dan itu di lakukan nya sendiri oleh sandi setelah, selesai menghilangkan, makanan tersebut, Amara tiba-tiba meminta nya untuk menemani nya makan, dan aneh nya Rido tidak bisa menolak, saat ini, dan satu hal yang tidak bisa di tolak Rido, saat itu Amara tiba-tiba menyuapi Rido di setiap menu di piring yang tadi Rido, bawa dan Rido seperti tersihir, dengan perlakuan Amara, ya Rido tidak munafik, Amara memang begitu cantik, dan sangat, menarik di tambah lagi iya kini begitu perhatian pada Rido,namun sifat Rido yang sedikit dingin membuat Amara sedikit prustasi padahal jujur saja Amara naksir sama Rido, saat ia pertama kali melihat nya di sana saat ia datang ke negara tersebut, untuk berkuliah di sana. Rido mungkin tidak pernah sadar kalo Amara, setiap hari berkunjung ke restoran tersebut, hanya untuk bisa melihat nya di tengah keramaian saat restoran itu penuh dengan orang-orang yang kelaparan, atau sekedar untuk mithing karena di restoran itu juga tersedia ruang yang khusus di adakan tepat untuk mithing, tepat nya di lantai dua.
tiba-tiba saja Amara bertanya pada Rido, apa dia sudah memiliki pacar atau istri, secara Rido itu tampan dan cool di antara dua teman Sania yang kadang pecicilan seperti sandi danari. Rido adalah pria yang paling bijak, saat itu sandi hanya tersenyum miring dan beranjak bangkit dari duduknya, namun tiba-tiba,Amara menggenggam tangan Rido.
dan berkata kalau ia jatuh hati pada Rido.
tapi Rido, tidak berani menjawab, takut nya Amara sedang mabuk soalnya menurut Rido aneh ada wanita, yang tiba-tiba berbuat semaunya dan iya juga menyatakan cinta di hari yang bersamaan, Rido tidak mau percaya begitu saja karena menurut Rido orang bule itu selalu berbuat se enak nya, Rido hampir melepaskan genggaman tangan Amara, namun Amara tiba-tiba berdiri dan men cium bibir Rido dengan penuh cinta dan aneh lagi-lagi Rido tidak bisa menolak nya Rido malah membalas apa yang di lakukan oleh Amara pada nya, Rido terbuai dengan aroma tubuh Amara yang menurut Rido begitu menenangkan.
namun setelah itu sandi melepaskan ciuman itu dan langsung bergegas pergi meninggalkan Amara, yang kini mengejar nya dan memeluk ia dari belakang, memohon agar Rido mau menerima cintanya, namun Rido tidak menjawab, iya lagi-lagi melepaskan, tangan Amara, dari saat itu Rido tidak lagi melihat nya dan terakhir kali ia melihat Amara datang dengan seorang laki-laki, dan iya begitu mesra dengan laki-laki itu jujur saat itu Rido sangat terbakar cemburu, bagaimana tidak Rido yang sudah menanti kan pertemuan mereka malah di kecewakan dengan kedatangan nya bersama pria lain.
"flashback off"
🌹💖💖💖🌹
"Rido, tunggu!!!"" teriakan Amara begitu menggema di rumah besar milik Sania,itu dan semua orang di sana merasa heran dari mana Amara tau nama Rido dan kenapa ia begitu akrab dengan Rido tidak seperti yang baru bertemu, walau Rido tidak merespon Amara saat datang kesana semua orang terbengong kecuali Yeslin.
kata Amara lagi, namun Rido tidak menggubris ia bahkan pergi keruang baca, dan Amara, masih tetap kekeuh mengikuti nya dari belakang, Yeslin yang mengerti itu kini iya mengajak mereka kembali berenang sambil menjelaskan bahwa Amara adalah wanita pertama yang menyatakan cinta pada Rido.
"Rido, please aku mohon tunggu aku, dan Maaf kan aku, aku yang salah aku tidak memberitahu mu sesuatu, saat itu aku memang sangat, marah pada mu, karena kau menolak ku aku begitu kecewa karena kamu juga tidak pernah menghubungi ku, pada hal aku sudah meninggalkan nomor ku di meja saat itu juga, aku juga berharap kau akan membalas cinta ku tapi nyata nya enggak, dan satu hal lagi yang kamu harus tahu, dia bukan kekasih ku tapi dia adalah kakak sepupu ku yang sengaja aku ajak kerjasama untuk melihat seberapa perduli nya kau pada ku saat itu.tapi yang ku lihat kau biasa-biasa saja tidak sedikit pun berusaha mencegah ku untuk bersama dengan pria lain hiks,,, hiks,, hiks seberapa kuat pun aku untuk bisa melupakan mu tapi itu tidak bisa Rido Aku benar-benar mencintai kamu, dan Aku tidak pernah merasakan perasaan seperti ini sebelum nya juga saat bertahun-tahun pada siapa pun, aku sangat-sangat mencintai mu,hiks hiks,, hiks,,I Love you Rido!"
ucap Amara yang kini terduduk di lantai pasrah selama ini dia sudah tak kuasa menahan rindu selama 4 tahun lamanya, saat iya memutuskan untuk menjauh dari Rido, Rido yang melihat wanita yang selama ini ia simpan di lubuk hati nya yang paling dalam , langsung memeluk Amara iya juga mengungkapkan perasaan nya saat ini.
"Amara, maaf kan aku, karena aku telah membuat mu kecewa tapi jujur Sayang, dari semenjak ciuman pertama kita aku tidak bisa membuang semua perasaan ku padamu hingga aku kecewa karena melihat mu dengan nya, aku sakit hati Amara, andai kau tahu perasaan ku saat itu bertahun-tahun aku hidup tidak pernah merasakan jatuh cinta kepada wanita lain selain dirimu, dan kini aku percaya Tuhan mengirim mu untuk mendampingi ku Amara I Love you,,,aku sungguh,sangat mencintai mu dan ingat lah aku akan selalu mencintaimu sepanjang hidup ku. Love you Hanny" ucap Rido.
"love you to,,, Hanny"
__ADS_1
balas Amara, mereka pun kini berciuman begitu mesra dan sangat lama.hingga masing-masing hampir kehabisan nafas.
"Hany mulai saat ini aku akan tinggal di negara ini karena harus mengurus perusahaan Daddy, yang tidak jauh dari ibu kota aku kira aku tidak akan bertemu dengan mu lagi. sayang aku mohon kita menikah saja toh aku sekarang sudah jadi mualaf, seperti itu aku membuktikan cinta ku padamu, aku tau kau pasti keberatan untuk menerima semua itu tapi yakin lah bahwa aku mencintaimu dengan Tuhan mu. dan saat kita menikah nanti aku akan lebih belajar lagi untuk memperbaiki keyakinan ku dan aku ingin kau bisa menjadi imam ku kelak.
Rido yang mendengar kan hal itu ia langsung memeluk dan mencium seluruh bagian wajah dari Amara.
"Terima kasih sayang atas semua pengorbanan mu untuk ku tapi aku ingin kau berpindah keyakinan, bukan karena aku tapi karena Allah,
dan semoga cinta kita direstui oleh nya.
mulai sekarang jika kau benar-benar mencintai ku, aku minta padamu jangan melakukan hal yang di larang oleh agama ku termasuk perbuatan kita tadi dan semua yang di larang oleh agama ku.
setelah bos ku Sania kembali dari bulan madu kita akan segera menikah untuk menghalalkan hubungan kita di mata Allah, dan saat itu belum terjadi lebih baik kita LDR an agar menghindari Dosa, bagaimana sayang, apa kau setuju.
"setuju!!!"""teriak mereka kompak, ternyata mereka mengintip sedari tadi di balik dinding di Vidio,call oleh sandi lewat grup yang mereka lakukan sedari tadi ada yang terharu ada yang Baper ada juga yang pengen ngakak yaitu adalah Ari, yang selalu mengejek tentang jomblo akut nya sandi, selama ini.
"dasar kampret Lo semua sejak kapan Lo semua ada di sini heuhhhhh!!""
teriak Rido bertanya saking kesalnya, karena sudah di ganggu oleh mereka.
"hahahaha, ternyata jomblo akut sudah menemukan sarang nya bule pula yang dia dapat dan bonus nya lagi seorang mualaf gak Ok gimana tuh!" ucap Ari.
"kenalin ini cewek cewek gue cantik bukan dan yang ngatain gue jodoh nya nenek-nenek pasti iri tuh !"
ucap Rido yang jadi narsis tiba-tiba,dan langsung di sambut tawa riang oleh semua nya, mereka pun kini langsung makan siang yang sudah terlewat dua jam karena menonton drama teater di ruang baca Rido begitu perhatian terhadap Amara dia selalu menawarkan setiap menu yang ada di meja makan wanita bule yang sudah terbiasa dengan makanan khas dari Indonesia, iya bahkan sangat suka dengan rasa dari setiap masakan di negara ini semua larut dalam kegembiraan di hari weekend ini, dengan segala cara mereka lakukan termasuk mengerjakan beres-beres rumah membantu pelayan di rumah itu sebagai bukti mereka begitu respek terhadap sesama nya, tapi ada satu hal yang mereka lupakan, hari ini adalah hari di mana Danang Setiaji, datang berkunjung, kerumah Sania tersebut,dan orang nya sudah memasuki pintu rumah tersebut.
__ADS_1
"sandi, Ari, Rido. kalian ko tega membiarkan Ayah dan bunda menunggu di halte bis, apa kalian tahu ayah hampir kecopetan.