Gadis Desa Ku

Gadis Desa Ku
Dua hati yang terluka


__ADS_3

di Australia, Joe tengah menikmati minuman beralkohol di sebuah club malam, yang berada di sana, Joe, yang selalu teringat kenangan nya bersama dengan Sania setiap hari, dia menghabiskan sisa waktu nya dengan minum hingga, saat ini.


seorang wanita cantik bernama Acha,asal Indonesia yang berada di sana karena sedang melanjutkan studi nya di Melbourne Australia.. dia di bawa, teman-teman nya, untuk merayakan ulang tahun nya,di club tersebut, dan, dengan terpaksa,Acha menuruti keinginan sahabatnya, yang ingin memberikan pesta kejutan untuk, dirinya saat ini.


tanpa ia tahu sebenarnya saat ini dirinya akan di jual kepada pria hidung belang yang sudah membuat janji dengan, mereka yang anda di sana.


sesampainya Acha di sana ia menemukan, keanehan tidak ada kue tart tidak ada apa-apa kecuali minuman beralkohol, saat ini, Acha sudah curiga, dia pun pura-pura ke toilet sebelum sahabat nya, memberikan dia minuman keras tersebut, hingga ia melihat seorang pria yang tampan berkarisma sedang duduk di ruang VVIP, yang ada di dekat jalan menuju toilet.


Acha,, memberanikan diri untuk meminta pertolongan pada laki-laki tersebut yang tak lain adalah Joe.


Joe yang masih dalam kondisi sadar ia bisa melihat seorang gadis yang sedang ketakutan, saat ini sedang menutup pintu ruangan VVIP tersebut, dan langsung bersujud di hadapan nya, dia memohon agar Joe bisa membawa dia, pergi dari club'malam tersebut, karena saat keluar meninggalkan teman-teman nya dia mendengar bahwa dirinya sudah di jual kepada pria hidung belang.


"kak,,, tolong aku, aku mohon selamat kan aku aku di jebak oleh teman-teman ku dengan acara ulang tahun, tapi ternyata mereka ingin menjual aku pada pria hidung belang aku mohon selamat kan aku!!"" ucap Acha.


"kau, siapa kenapa bisa di bodohi oleh teman-teman mu di mana ada teman yang tulus,membawa mu ketempat seperti ini" ucap Joe sambil menyuruh Gadis tersebut duduk di sofa yang sekarang ia tempati.


"duduk lah dulu aku akan menyuruh orang ku untuk mengamankan jalan buat kita pergi"ucap Joe.


"buruan ka aku takut mereka menemukan aku" ucap Acha.


"tenang lah percaya pada ku, kamu juga, jangan pernah pergi dengan pakaian terbuka seperti sekarang ini, semua itu bahaya" ucap Joe yang langsung menutup menyelimuti Acha dengan jas yang di kenakan nya.


Acha, menatap wajah Joe yang sangat tampan dan baik hati, itu tidak lupa ia mengucapkan terima kasih.


"terimakasih, kakak,, aku tidak tahu lagi kalau aku bertemu dengan orang yang salah, aku mungkin sudah berakhir mengenaskan, atau lebih parahnya mati.


"sudah lah, aku juga bukan orang baik,di mana ada orang baik, masuk club malam itu aneh bukan hanya saja mungkin karena aku tidak suka melecehkan wanita, karena aku punya seseorang yang paling aku cintai dan ku sayang hingga akhir hayat ku"kata Joe yang sedari tadi berbalas pesan.


"bangun lah jalanan sudah aman pakai lah itu untuk menutupi tubuh mu dan ingat kamu hanya boleh memeluk aku tetap lah melihat kearah ku jangan menoleh kemana-mana, karena, aku yang akan menuntun jalan mu" ucap Joe memberikan arahan.


setelah mereka bangkit Acha langsung memeluk Joe dari samping, dan terus menatap ke arah Joe, seperti arahan Joe Acha sempat melihat,di depan lorong itu teman-teman nya sedang mencari nya dan menghadang setiap orang yang lewat.


Acha langsung, mengeratkan pelukannya, karena takut Joe pun memberikan kode pada para bodyguard nya untuk mengamankan, jalan yang akan di lalui nya, Joe langsung mengangkat tubuh Acha, ala bridal style dengan wajah aca yang melihat ke arah Joe tubuh nya tertutup jas milik Joe yang di pakai kan nya sebelum di gendong oleh Joe.


"turun lah sekarang kamu aman, masuk lah ke mobil aku akan mengantarmu pulang" ucap Joe.


"tidak,,,kak jangan antar Acha ke apartemen, mereka akan mencari Acha kesana, Acha takut kak" ucap Acha langsung.


"baik lah untuk saat ini kau boleh tinggal di rumah ku sampai semua aman terkendali" ucap Joe, yang kini langsung, membawa Acha ke Mension nya.


sesampainya di sana kebetulan,di sana ada baju milik Yena, yang kini langsung di berikan padanya.


"ganti lah baju mu kamar nya ada di sebelah sana kau bisa tidur di sana nanti kita bicara lagi jika kau ingin makan malam minta sama, pelayan yang ada di sana" ucap Joe Sambil menunjuk ke arah pelayanan, saat ini juga.


"terimakasih kak,, aku akan berusaha untuk membalas kebaikan mu" ucap Acha.


"sudah lah sana bersihkan diri mu aku akan pergi ke kamar ku" ucap Joe yang kini berjalan menuju tangga naik ke lantai dua.


Joe, pun masuk ke dalam kamar nya, dia langsung masuk ke dalam kamar mandi, untuk membersihkan tubuh nya yang terasa lengket, setelah selesai membersihkan diri, dia langsung mengenakan pakaian, dan duduk bersandar di kepala ranjang iya membuka laptop nya, melihat semua kenangan bersama Sania, saat menuruni tebing juga saat pulang dengan motor mereka dan saat Joe memeluk dan mencium bibir Sania di setiap momen dia selalu diam-diam mengabadikan nya,tak terasa air mata nya berlinang.

__ADS_1


"Hanny, aku merindukan mu, maaf kan aku jika aku terlalu mencintaimu, aku berharap kita akan bahagia selamanya suatu hari nanti"ucap Joe.


Joe, pun tertidur,sambil memeluk foto, Sania saat ini hanya itu lah yang jadi pengobat rindu nya, saat ini.


sampai pagi menjelang Joe terjaga dari tidurnya, iya tersenyrum melihat ke arah foto, yang sedang di pelukan nya.


"selamat pagi Hanny, apa tidur mu nyenyak sayang ku muachhhh" Joe mencium bibir foto Sania tersebut, hingga Joe memejamkan mata, sampai saat ini pun manisnya bibir Sania masih terasa di bibir nya.


"maaf kan aku sayang aku terlalu merindukan mu" ucap Joe.


Joe selalu melakukan itu selama ini semenjak dia jatuh cinta dengan Sania.


Joe yang sudah bersiap untuk pergi ke kantor, saat ini,ia turun di lihat nya Acha sedang menunggu nya di meja makan.


Joe langsung duduk di kursi nya dan makan dengan hening, Joe tidak berbicara sedikit pun, saat makan.


setelah selesai makan, dia langsung bicara dengan Acha.


"apa rencana mu hari ini, aku akan pergi bekerja, sebetar lagi,agar aku bisa menyuruh orang untuk mengantarkan mu" ucap Joe tulus.


"kak,, aku ingin pulang saja ke Indonesia, aku akan pindah kuliah, apa aku boleh minta tolong lagi kak, tolong, aku ingin segera mengurus kepulangan ku, aku janji setelah aku pulang ke Bali aku akan mengganti seluruh uang yang kakak keluarkan untuk menolong ku, aku harus memberi tahu mommy, dan Daddy ku sementara posel ku pasti ada pada mereka" ucap Acha sedih.


"kau tidak perlu khawatir aku akan membantu mu mengurus surat kepindahan mu kesana kau tinggal saja dulu di sini nanti aku akan menyuruh orang-orang ku untuk mengambil semua barang mu dan surat-surat kepindahan mu saat ini juga" ucap Joe.


"terimakasih kakak" ucap nya.


"aku pergi ke kantor dulu nanti Sore mungkin baru kembali kalo kau bosan di sana ada ruang baca itung-itung kau belajar tapi jangan sentuh barang pribadi ku"ucap Joe tegas.


"sudah lah aku sudah terlambat, sebentar lagi aku ada rapat ada dia yang akan membantu mu" ucap Joe yang langsung mendapat kan anggukan dari pelayan tersebut.


🌹💖💖💖🌹


satu Minggu berlalu setelah kepergian, Acha pada saat itu, Joe tidak lagi pergi ke club malam,ia hanya diam di dalam kamar nya memutar ulang semua video, kebersamaan nya dengan Sania, dan juga saat event cross, yang langsung Joe abadikan lewat video.


sayang, aku merindukan mu. Joe meneteskan air mata.


sementara itu di Indonesia, Sania, sedang merasa gundah entah apa yang terjadi, ia sedang teringat pada lelaki, yang selama ini mengagumi dirinya, entah apa yang terjadi yang pasti, Sania seperti sedang terluka,batin nya tiba-tiba menangis.


hingga lamunan nya di terhenti oleh suara anak kecil, yang kini terduduk di pangkuan nya.


"mommy, aku lapar,,,"ucap Emily.tiba-tiba Sania tersadar.


"sayang mommy, ada apa hmmm, kamu mau apa maaf mommy lagi gak fokus"ucap Sania.


"aku ingin makan,laper momm.."ucap Emily.


"baik lah sayang,ayo mommy temenin" ucap Sania sambil bangkit.


saat Emily sedang makan malam, tiba-tiba, Adryan pulang dari kantor nya saat itu juga Sania langsung menyebut nya dengan senyum dan memeluk nya mesra.

__ADS_1


sementara Sandra dan sandrina mereka saat ini sedang belajar mengaji di mushola yang baru sebul, ini Adryan bangun khusus untuk anak nya belajar agama.


"sayang, kamu sudah pulang muachh muachh" ucap Sania sambil memeluk dan mencium bibir Adryan.


"aku rindu padamu Hanny, makanya,malam ini aku pulang cepat, apa kegiatan mu hari ini hmm?"tanya Adryan Sambil merangkul pinggang istrinya itu.


"aku hanya di rumah bersama dengan Emily, seharian ini" ucap Sania.


"malam Daddy,mari kita makan" ucap Emily, yang sedang menikmati makanan nya saat ini.


Adryan pun bergegas menuju meja makan, dan langsung, memeluk dan mencium pipi putri bungsu nya itu.


"kau sedang makan apa sayang Daddy, muachh muachh,, Daddy sudah kenyang tadi makan sambil meeting"ucap nya.


"owh,,,ok Daddy, tapi Daddy jangan dulu tidur, tadi aku, menggambar sesuatu, untuk Daddy, bersama dengan mommy, tapi aku harus makan dulu,perutku masih lapar" ucap Emily dengan tingkah nya yang masih polos dan lucu,, Adryan makin gemas di buatnya, sayang nya Emily kini sedang belepotan tangan dan bibir nya, karena dia sedang belajar makan sendiri,kalau tidak pasti saat ini Adryan sedang menggendong nya dan membuat Emily,tertawa geli akibat klitikan kecil yang selalu Adryan berikan.


"yasudah Daddy, pergi mandi dulu kamu sama Nanny, dulu karena mommy, akan membantu Daddy di kamar" ucap Adryan sambil tersenyum manis pada Sania.


"baiklah Daddy" jawab Emily.


"sayang, ikut aku ke kamar" pinta Adryan.


Sania tidak menjawab dia hanya tersenyum dan kini bergelayut manja di lengan suaminya sambil, sesekali melirik kearah Adryan.


sesampainya di kamar bukan nya mandi tapi Adryan malah membawa Sania kepangkuan nya.


"Hanny katanya mau mandi, ayolah ini sudah jam berapa tidak baik mandi larut malam terus" ucap Sania.


"aku sudah mandi tadi setelah meeting di kantor karena tidak tahan gerah, memang nya kamu tidak mencium bau harum tubuh ku sayang" ucap Adryan sambil menatap sayu.


"aku tidak bi membedakan kau sudah mandi atau belum karena kamu itu tetap wangi sudah atau belum mandi pun"ucap Sania sambil mencium bibir, Adryan.


Adryan seperti mendapatkan angin segar, tenaga yang terkuras saat bekerja pun,kini seperti terisi kembali, Adryan menahan tengkuk Sania saat ini mereka bercumbu mesra,di atas sofa, Sania yang duduk di pangkuan Adryan pun memudahkan nya untuk, memperdalam ciuman mereka.


"sayang, selamat ulang tahun" ucap Adryan yang kini, memasang sebuah kalung berlian,di leher Sania.


sontak Sania meneteskan air mata,ia tidak menyangka suaminya, masih ingat hari ulang tahun nya, saat ini, padahal Adryan kini tengah sibuk mengurus proyek pembangunan hotel yang baru.


"Hanny, aku sangat mencintaimu terimakasih telah bersabar selama ini, menjalani hidup bersama dengan ku" ucap Adryan, yang kini mencium bibir Sania.


"aku juga bahagia Hanny, thanks atas semua cinta dan kasih sayang yang selama ini kau berikan, aku sungguh bahagia, hidup bersama mu, walau krikil tajam selalu kita lewati di perjalanan cinta kita" ucap Sania.


Adryan lupa dengan janji nya pada Emily, hingga anak itu pun tertidur, dan Adryan,kini tengah bercinta dengan Sania, mereka begitu terhanyut dengan cinta mereka saat ini.


selama dua jam lamanya, Sania dan Adryan, bercinta, hingga akhirnya mereka tertidur pulas saat ini semua penghuni Mension pun, pada terlelap tidur hanya para bodyguard yang selalu berganti-ganti menjaga keamanan Mension tersebut.


lain, Sania lain pula Joe, saat ini Joe tengah berdoa, untuk kebaikan Sania di hari ulang tahun nya, Joe dengan tulus, berdo'a hingga dia pun tertidur dalam doa, nya Joe meminta kebahagiaan untuk Sania dan juga dirinya.


Joe sadar, semua yang ia inginkan tidak akan pernah terwujud, walau Sulit harus mencintai, tapi tidak bisa memiliki, Joe tetap berharap dalam hati nya, agar suatu saat nanti,ada keajaiban dalam hidup nya.

__ADS_1


sementara itu, di Bali, Acha yang kini sudah tinggal di Mension keluarga nya, dia mentransfer uang ke rekening Joe tanpa sepengetahuan Joe sebesar dua miliar, Karena itu setimpal dengan pertolongan yang di berikan oleh Joe bahkan orang tua nya Acha berharap suatu saat nanti, mereka bisa berterimakasih kepada Joe secara langsung.


Joe tertidur hingga pagi menjelang hari ini adalah hari weekend, Joe berencana untuk hangout, bareng teman-teman nya saat ini, bukan ke club malam, melainkan ke pantai.


__ADS_2