I Love You, Muridku

I Love You, Muridku
(S2) Episode 134


__ADS_3

Ting!


Telinganya berdenging nyaring, putaran bumi terasa berhenti dari porosnya. Bayu merasa lututnya bergetar, jantungnya seperti meledak saat suara tembakan tersebut menggema di telinganya.


Ada darah disana, ia masih shock melihat kedua perempuan saling menatap diam. "Aku mohon, jangan terjadi" Batin Bayu ketakutan.


"Griz-"


"Kak, perutmu?"


Bruk!


"GRIZELLE!" Bayu panik, sangat panik. Pria itu berlari, meraih tubuh sang istri yang tergeletak dilantai. "Sayang-" Bayu menyentuh perut Grizelle, banyak darah keluar dari sana. Ia menggeleng sarkas, istrinya telah tertembak.


Sedangkan Rey, ia sempat terkejut melihat darah yang memenuhi baju seorang gadis yang dicintainya.


"Griz-"


Rey ingin mendekat namun ia memundurkan langkahnya ketika menyadari ada anak pemilik kampus Angkasa lebih dulu menghampirinya.


Ada apa ini? Sebenarnya apa hubungan Grizelle dengan anak pemilik kampus itu? Sudah dua kali Rey melihat kejanggalan ini.


"Berhentilah sebelum kamu kecewa karena sebuah fakta yang mungkin kamu sendiri yang akan melihatnya" Itu adalah kalimat yang Sisil katakan beberapa Minggu lalu, tiba-tiba saja memenuhi otaknya.


Tidak! Rey menggelengkan kepalanya berkali-kali, mengusir dugaan yang sudah menumpuk dalam hatinya, bahkan mulai menyesakkannya.


Bisa saja kan mereka bersaudara. Ya mungkin untuk itu, tetapi tidak untuk sebuah hubungan kekasih. Mereka terlalu jauh tentang usia, tolak telak Rey untuk dugaannya.


Namun


"JASSON KEPARAT! GRIZELLE SEDANG MENGANDUNG!"


DEG!


Teriakan pria itu seperti petir yang menyambar telak jantungnya. Tubuhnya terhenyak ke belakang, dadanya sesak bukan main dengan air mata yang merembes tanpa di minta - mengalir semakin deras tanpa isakan yang mengiringi.


Rey linglung, tubuhnya berbalik pergi, meninggalkan sekumpulan orang yang membuatnya sangat shock.


Jadi ini yang Sisil maksud, menyuruhnya untuk berhenti menyukai Grizelle yang ternyata adalah seorang istri seseorang ternama?


Padahal ia baru saja akan menyatakan perasaannya Sabtu malam nanti saat acara ulangtahun kampus Angkasa, tetapi-


"BODOH!" Teriakan pria berambut gondrong itu terdengar menyakitkan. Ini adalah pertama kali bagi seorang Reymond Lionard jatuh cinta dan patah hati secara bersamaan. "KENAPA LOE BODOH BANGET REY! HARUSNYA LOE SADAR DARI AWAL!" Rey bersimpuh, rasanya tidak kuat untuk berdiri diatas kenyataan yang baru ia ketahui sekarang.


Telinganya berdenging kembali, kalimat-kalimat yang Sisil lontarkan terus berputar disekitar kepalanya.


"Berhenti kepoin hidup dia atau loe akan menyesal"


"Menyesal? Tau apa loe emangnya"


"Tau semua apa yang belum loe tau!"


ARGH!


Rey menjerit, menjambak rambutnya frustrasi.

__ADS_1


"KENAPA? KENAPA DI SAAT GUE NGERASAIN PERASAAN INI, KAU MENUMBUHKAN NYA KEPADA ORANG YANG SALAH?"


Sedangkan Andra.


"DIANDRA!"


Diandra terkapar setelah peluru menembus perutnya. Ia menoleh pada Grizelle yang juga mengalami nasib sama sepertinya.


Banyak darah yang keluar dan Andra - pria itu langsung berlari, memeluk Diandra. "Diandra please, wake up sayang!" Teriaknya histeris.


"Grizelle, bayi kamu-" Ucapnya pelan, nyaris tanpa suara. Kemudian ia menoleh pada kekasihnya, Andra. "Sayang, Grizelle-" Ucapnya pelan.


Andra mengangguk, memeluk tubuh Diandra yang melemah. "Tenang sayang, semuanya akan baik-baik saja. Bertahanlah! Ambulance akan datang sebentar lagi."


Diandra mencoba memegang wajah Andra, mengelusnya perlahan. "Maafkan aku Andra, aku sudah mengingkari janji untuk menjadi istri kamu"


Andra menggeleng cepat, air matanya terus mengalir deras serta pelukan yang semakin mengerat.


"Tidak, kita akan tetap menikah. Ingat Diandra, perjuangan kita untuk sampai pada titik ini tidak mudah!"


Diandra tersenyum, berusaha mengecup bibir Andra yang begitu dekat dengan wajahnya. "I love you Andra Pradipta, terima kasih karena telah menerimaku" Dan kemudian, Diandra benar-benar tidak sadarkan diri.


Andra segera menggendong Diandra setelah mendengar sirine ambulance datang. "Aku mohon bertahanlah sebentar"


🌻


Sudah dua jam oprasi itu berlangsung. Bayu terus mondar-mandir didepan ruangan dengan nyala lampu berwarna merah dihadapannya. Hatinya gelisah, ia tidak bisa tenang sampai pintu mengerikan itu terbuka.


"Kenapa lama sekali" Teriak Bayu frustrasi. "Sayang, Grizelle-"


"Bayu tenanglah, semuanya akan baik-baik saja" Samuel menepuk pelan pundak menantunya yang bergetar. "Mereka akan selamat!"


"Tapi dad-"


"Don't worry, everything will be fine."


Tidak! Bayu tidak bisa tenang jika ia belum mengetahui hasilnya dan sampai tiga jam berlalu, akhirnya pintu itu terbuka dengan ketiga dokter bedah yang menanganinya - Bayu segera menghampiri.


"Bagaimana dokter, apakah istri dan anak saya baik-baik saja? Mereka selamat, 'kan?"


Ketiga dokter itu saling menatap ragu.


Ini adalah hal yang dibencinya, "Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Tapi maafkan kami tuan, anak anda tidak bisa di selamatkan. Peluru tersebut mengenai bayi perempuan anda."


DUAR!


🌻


Bayu menatap lurus orang yang duduk bersimpuh dihadapannya. Mereka berada diruangan sempit dengan cahaya matahari yang sedikit masuk melalui celah ventilasi udara, beraroma debu menyesakan dada. Bayu memegang Dessert Eagle ditangannya, berniat menyiksa pria yang sudah menembak istrinya.


Ingat! Bayu bukan pemaaf yang bisa mentolerir sebuah kesalahan, apalagi ini yang menyebabkan anaknya pergi untuk selamanya.


"Kenapa kau tidak langsung membunuhku?" Pria yang duduk tidak berdaya itu bertanya sambil meringis. Kepalanya berdarah dengan wajah yang sudah membengkak dimana-mana karena siksaannya tadi.


Bayu tersenyum miring, "Bukankah mati terlalu mudah untukmu?" Ia berdiri, menghampiri pria yang sudah tidak berdaya lagi. "Aku tidak tahu, sebenarnya apa masalahmu denganku. Sejak kuliah kau selalu saja membuat masalah denganku, Jasson. Kau mengambil Monicca dariku, aku persilahkan. Kau menghancurkan proyek ku yang berada di Bali beberapa bulan lalu, aku masih bisa menahannya. Terus sekarang kau-" Bayu berhenti berkata, dadanya kembali sesak. "Kau membunuh anakku!"

__ADS_1


"Aku berniat menembak dirimu sialan, tetapi istrimu yang bodoh itu malah menghalangi fokus ku, jadi jangan salahkan aku jika anak kalian mati!" Jasson tertawa, mulutnya mengeluarkan darah kembali ketika Bayu menginjak kepalanya lebih keras. "CEPAT BUNUH AKU BAYU AJI BAGASKARA!" Jasson berteriak karena ia sangat tersiksa menahan kesakitan yang sudah memuncak.


Bayu tertawa sarkas, lebih menginjak kepala Jasson keras bahkan menghantamnya sehingga Jasson menjerit. "Belum saatnya Jasson Vernando! Aku belum puas bermain-main dengan dirimu untuk saat ini"


Sungguh, kalimat tersebut membuat siapa saja yang mendengarnya ketakutan - termasuk para pengawalnya. Mereka baru pertama kali melihat bos nya begitu bengis menyiksa langsung musuhnya se-mengerikan ini.


Jasson berteriak kala merasakan tulang rusuknya patah. "Aaaaargh"


"Aku akan memberikanmu siksaan sampai kau terus merengek meminta untuk aku bunuh!" Bayu terkekeh pelan, kemudian menyuruh kedua pengawalnya membawa sesuatu. "Letakan disana!"


Jasson membelalakan matanya lebar-lebar ketika matanya melihat beberapa kotak transparan berisi ribuan atau bahkan jutaan semut rangrang didalamnya.


"Ini akan sangat menyenangkan, Jasson." Bayu tersenyum, ia mengikat tangan dan juga kaki Jasson dan menyuruh pengawal untuk memasukannya ke dalam peti yang sudah ia siapkan. "Aku tidak sabar bagaimana semut-semut besar berwarna orange ini memenuhi tubuhmu, pasti sangat lucu sekali"


"BIADAB KAU BAYU!" Teriak Jasson dari dalam peti tersebut.


Bayu mengangkat bahu acuh dan menyuruh kembali para pengawalnya untuk menumpahkan semut tersebut kedalam peti, lalu menutupnya. Pria itu tersenyum puas ketika mendengar jeritan tersebut. "Life for life. Now let's break it down, Jason! Selamat tinggal" Lalu berjalan menjauh dari sana - meninggalkan Jasson yang terus berteriak dari dalam peti itu.


Tidak!


Bayu bukan seorang biadab ataupun monster. Ia hanya seorang suami yang berusaha melindungi sang istri dari semua musuh-musuh yang berniat mencelakainya. Bayu tidak bisa membiarkan bahaya mengancam keluarganya, ia tidak ingin kehilangan anggota keluarganya lagi. Kematian anaknya sudah menjadi pukulan keras untuknya.


Kini Bayu bisa tenang, musuh yang terobsesi menghancurkan dirinya sudah di ambang kematian. Ia hanya perlu menunggu beberapa jam - umm, mungkin beberapa menit lagi sampai pria brengsek itu menghembuskan nafas terakhirnya.


Setelah urusannya tuntas, Bayu kembali ke rumah sakit untuk melihat keadaan istrinya. Ia berjalan cepat setelah mama Raisha menelpon jika Grizelle sudah mulai sadar.


Didepan ruangan itu, Bayu dapat melihat Raisha sang mama bersama Aiko mertuanya sedang mengobrol bersama dokter - mungkin habis memeriksa istrinya yang sudah sadar, pikirnya.


"Ma-mom" Sapa Bayu kepada Raisha dan juga Aiko secara bergantian.


"Grizelle menunggumu, Bayu" Ucap Aiko dengan raut wajah menyakitkan.


Bayu mengangguk. Sebelum masuk ke dalam, Bayu meraup udara banyak-banyak agar terlihat kuat dihadapan istrinya.


"Sayang" Bayu memanggil gadis yang terbaring itu, pelan.


Grizelle menoleh, bibirnya terlihat bergetar dengan mata memerah. Bayu mendekat langsung memeluk tubuh yang terbalut piyama rumah sakit itu, mendaratkan ribuan kecupan di pucuk kepalanya.


"Mas"


Entah sebesar apa batu yang telah menghujam jantungnya. Ini begitu sangat menyakitkan sekali. Suara isakan sang istri terlalu menyayat hati nya. Bayu tidak tahan.


"Maafin mas." Beberapa tetes airmata jatuh membasahi pipinya. Bayu mengeratkan pelukannya, membisikan kata-kata penyemangat untuk Grizelle.


"Aku baru mau lihat dia, tapi dia udah gak ada mas. Bahkan aku belum ketemu sama dia, belum pegang tangan sama kakinya yang mungil. Aku-"


"Maafin mas, maaf!"


🌻


...Wuanjir, aku sempet ragu mau pake alur ini dan mau ubah .. Tapi setelah aku pikir-pikir, ya udahlah, ini yang terkahir hehehee .....


...Mon maaf ya kelamaan Up....


...Dah, like nya jangan lupa yaaaaahhh. Jangan vote segala, di like juga seneng aku mah 😁...

__ADS_1


...Hmm setelah ini aku bakal skip 5 episode, siap-siap ya Cherry sama Arjuna bakal nongol dimari 😂...


...Thanks you semuanya .....


__ADS_2