I Love You, Muridku

I Love You, Muridku
Episode 72 - Bertemu Monicca


__ADS_3

Dukung novel aku yang satu lagi ya guys (Takdir) .. Itu kisah Cherry sama Arjuna. Disana juga Grizelle sama pak Bayu akan sering muncul dan secara tidak sengaja aku sudah membocorkan kehidupan mereka kedepannya disana wkwkwk 😆


Yaudah, happy reading semuanya


🌻


Sudah 3 hari setelah pertemuannya dengan jeno, kini mereka nampak biasa saja. Griz menjadi tidak takut lagi kepada Jeno karena memang Jeno juga tidak sepenuhnya bersalah.


Tetapi, Griz masih menjaga jarak dengannya mengingat sebentar lagi dirinya akan menikah jadi Griz harus menjaga perasaan calon suaminya agar tidak salah paham. Seperti sekarang ini, Griz yang baru pulang sekolah akan pergi ke mall untuk membeli keperluan bulanannya, tetapi Jeno memaksa ingin ikut menemaninya.


"Aku bisa pergi sendiri, Jeno. Aku cuma gak mau nanti kalau calon suami aku salah paham kalau kamu nemenin aku"


"Tapi kamu sendirian loh, gak apa-apa gitu?" Jeno hanya khawatir, laki-laki itu juga paham jika Griz berusaha menjaga kepercayaan calon suaminya.


"Gak apa-apa, nanti ada temen aku, kita udah janjian disana"


Menghela nafasnya perlahan, mau bagaimana lagi jika Griz sudah menolak, Jeno juga cukup sadar diri siapa dirinya sekarang. Hanya seorang mantan kekasih saja, tidak lebih dan tidak berhak.


"Ok!"


Akhirnya Griz pergi setelah Jeno mengerti, ia segera melajukan mobilnya meninggalkan Jeno yang masih berdiri didepan rumahnya.


"I'm late, now you will belong to someone else" Ucapnya terlihat begitu lesu, Aiko yang baru keluar rumah hendak ingin pergi pun terkejut melihat Jeno berada didepan rumahnya.


"Jeno!"


Laki-laki bule itu menoleh, ia tersenyum melihat Aiko yang hanya terdiam.


"Tante"


Aiko berjalan menghampiri Jeno dengan perasaan yang masih shock, bagaimana juga laki-laki itu yang membuat putrinya hampir gila dulu.


"Are you here, since when? Then Grizelle, does he already know you-"


"Sudah Tante, dia sudah memaafkan saya dan kita berteman sekarang"


🌻


Griz berjalan-jalan sendiri, tangannya sudah menenteng beberapa paper bag dan juga plastik berisi barang belanjaan yang sudah dibelinya tadi. Karena merasa lelah, ia berbelok pada sebuah cafe dan membeli makanan dan juga minuman disana.


Senyumnya terukir ketika ponselnya berdering dan menampakan nama 'Calon suami' memanggilnya.


"Hallo"


"Iya mas, aku lagi makan dulu" Sahutnya ketika sambungan telponnya terhubung.

__ADS_1


"Mas kapan pulang? Udah beres masalahnya?"


"Iya, semoga cepat selesai"


Alisnya terangkat sebelah saat tiba-tiba ada seorang perempuan cantik duduk dihadapannya. Iya, Griz masih ingat siapa perempuan berambut sebahu itu.


"Ya sudah mas, aku tutup dulu telponnya ya"


"Me too"


Setelah mematikan ponselnya dan menyimpannya diatas meja, Griz beralih menatap perempuan itu.


"Hai, Grizelle Jovanka!" Sapa perempuan itu dengan anggun


"Siapa ya?" Sahut Griz berpura-pura tidak mengenalinya, memang tidak! Griz hanya mengetahui statusnya saja, tetapi tidak dengan namanya.


Perempuan itu tersenyum, menjulurkan tangannya, "Kenalkan, Monicca Evelyn. Mantan kekasih Bayu Aji Bagaskara!" Ucapnya begitu bangga.


Dalam hati Griz tertawa terbahak-bahak, "Mantan aja bangga banget, tapi emang iya juga sih siapa yang gak bangga bisa pacaran sama mas Bayu"


Griz berdehem setelah menjabat tangan Monicca dan melepaskannya.


"Ada apa?" Tanya nya, pasti Monicca mempunyai maksud tertentu menghampirinya seperti sekarang ini. Dari gelagatnya saja sudah terlihat sangat jelas.


"Dia lagi di Bali" Sahut Griz.


"Oh. Aku kira kamu bersama Bayu"


Memutar bola matanya jengah, terus kalau Griz sendirian dia menyesal gitu sudah menghampirinya?


Menyebalkan!


"Kamu tahu 'kan Bayu itu sangat tampan dan sangat terkenal, pasti banyak sekali wanita yang sepropesi dengannya mengincarnya, apa kamu tidak khawatir?"


Tentu tidak!


"Biasa saja, aku percaya sama dia. Kenapa mesti khawatir." Sahut Griz tetap tenang. Yang terpenting Bayu tidak menanggapinya. Karena meskipun beribu-ribu wanita yang menggodanya, jika Bayu tidak meresponnya jadi untuk apa Griz merasa khawatir.


"Hebat ya, kepercayaan kamu sangat kuat. Tapi ko Bayu ngijinin ya kamu keluar sendirian? Dulu saat kita masih pacaran, dia sangat melarang aku pergi sendiri dan sesibuk apapun dia pasti nemenin aku"


Cih!


Dia pikir Griz akan cemburu, begitu?


Tidak sama sekali!

__ADS_1


Lagian Griz bisa pergi sendiri, kenapa mesti manja ingin ditemani.


"Benarkah? wow, aku merasa cemburu sekarang!" Griz berpura-pura sesedih mungkin dan Monicca terlihat senang, merasa dirinya lebih dicintai oleh Bayu.


"Sudah berapa lama kalian pacaran?" Tanya nya lagi.


"Pacaran? Kita engga pacaran, kamu salah paham" Griz terkekeh, memangnya siapa yang pacaran.


"Maksudnya, kalian tidak mempunyai hubungan apapun?" Tanya Monicc antusias.


"Tidak juga, mas Bayu langsung melamar aku, dan sebentar lagi kita akan menikah" Ucap Griz seraya memainkan cincin berlian yang Bayu sematkan dulu ketika melamarnya.


Seketika wajah Monicca terlihat sangat kesal, ia merasa telah dipermainkan oleh gadis itu karena kata-katanya


Sebisa mungkin Monicca menahan kekesalannya, apalagi melihat wajah gadis itu yang seperti menyindirnya.


"Kita engga pacaran, tapi kita akan menikah!" Ucap Griz sekali lagi dengan menekan kata menikah


"Dimana pikiran Bayu akan menikahi bocah seperti itu. Cih!" Gumamnya pelan, Griz yang memang mempunyai pendengaran kuat bisa mendengarnya dengan jelas tetapi ia berpura-pura tidak perduli meskipun hatinya sangat kesal dan ingin sekali menyiram mulut nya dengan kopi yang sedang digenggamnya.


"Kurang ajar bilang gue masih bocah, gak lihat sendiri penampilannya kayak tante-tante. Mending gue daun muda, lah dia, daun keropos!" Kesalnya dalam hati.


"Kamu tahu 'kan aku itu mantannya Bayu, dan kita sudah 2 tahun berpacaran" Ujar Monicca.


"Terus?"


"Dua tahun itu tidak sebentar, seharusnya jika kamu sudah dewasa kamu pasti mengerti hal apa saja yang sudah kita lakukan, Grizelle!"


DEG!


Tentu, Grizelle mengerti dengan apa yang perempuan itu ucapkan, ia sudah cukup dewasa untuk mengerti semuanya. Tetapi, apakah benar jika mereka sudah melakukannya?


Tidak, pasti perempuan itu sengaja ingin memisahkan Griz dengan Bayu.


"Benarkah? Tapi sayangnya aku gak perduli, karena semua orang juga mempunyai masalalu. Begitupun dengan aku"


Sialan!


Susah sekali membuat Grizelle terprovokasi, ternyata pendirian gadis itu tidak mudah digoyahkan.



🌻


Berikan cinta kalian dengan meninggalkan like disetiap episodenya, terimakasih :)

__ADS_1


__ADS_2