I Love You, Muridku

I Love You, Muridku
Episode 63 - Kecelakaan


__ADS_3

Happy reading :)


🌻


"Mas, kamu mau bunuh aku?" Grizelle masih sangat kesal dengan kejadian di panggung tadi saat Bayu hampir saja keceplosan menyebutkan namanya.


Astaga, Griz benar-benar kesal sekarang!Tetapi lihat laki-laki di hadapannya, dia begitu santainya, seakan tidak mempunyai salah apapun.


Rrrraahhh!


Sangat menyebalkan. Untung cinta!


Setelah Grizelle pergi tadi, Bayu memang langsung mengejarnya. Menarik tangan gadis itu lalu mendorongnya untuk masuk ke ruangannya. Meskipun Grizelle sempat menolaknya dan mengancam untuk berteriak, tetapi bukan Bayu namanya jika tidak bisa membuat Grizelle diam dan menurut.


Untung saja di lantai dua tidak ada murid berkeliaran karena memang semua nya sedang berkumpul di lapangan, menikmati acara puncak ulang tahun sekolah, jadi Bayu bisa leluasa membopong tubuh Grizelle untuk masuk ke ruangannya.


"Kamu tuh marah-marah terus tahu gak, makin gemes aku!" Ucap Bayu tak kalah kesal karena menurutnya wajah Grizelle yang marah sangat imut dan semakin membuatnya cantik


"Mas, aku hampir mati mendadak ya tadi pas kamu hampir keceplosan, sumpah rasanya aku mau pindah aja ke planet Mars aja tahu gak!"


"Ceroboh banget lagian!" Imbuh nya.


Bayu tertawa, ia mencubit pipi Grizelle yang sedang cemberut, "Yaudah maafin mas, sayang. Ya?"


Menghembuskan nafasnya kasar, percuma Griz marah-marah juga. Semua murid pasti sedang mencurigainya karena memangnya siapa lagi murid yang paling di curigai disekolah ini. Apalagi adik-adik kelasnya yang sudah beberapa kali memergoki Griz dijemput olehnya


Oke, kita lihat besok. Kehebohan apa yang akan terjadi


🌻


Setelah semua acara ulang tahun sekolah selesai, Bayu mengantarkan calon istrinya pulang terlebih dahulu. Bayu terpaksa membawa mobil Grizelle ke kantornya karena ban mobilnya ternyata bocor dan Andra terus saja mendesak agar Bayu untuk cepat datang karena ada sedikit masalah dengan proyek nya yang berada di Bali.


"Iya, gue lagi dijalan!"


"Astaga Andra, mau gue pecat loe!"


"Bye!"


"Ck! Punya wakil udah ngalahin mak-emak kompleks bawelnya!" Kesal Bayu.


Bayu melajukan mobilnya diatas mecepatan rata-rata, ia terus menyalip beberapa mobil yang berada didepannya. Kabar dari Andra membuat nya tidak tenang dan ingin cepat sampai ke kantor, meskipun hari sudah sangat sore tetapi Bayu tidak bisa menunggu nya sampai besok.


Ponsel yang ia simpan di jas nya terus saja berdering, ia melihat sekilas nama calon istrinya yang tertera dilayar sana. Baru saja Bayu akan menggeser tombol hijau, tiba-tiba saja ponselnya terjatuh tepat pada kakinya sehingga dirinya kesulitan untuk menjangkaunya


"Siyal!"


Ia terus saja berusaha mengambilnya namun sayang ponselnya semakin jauh dan membuatnya tidak fokus pada jalan. Sedangkan dari arah depan nampak seorang perempuan yang hendak menyebrang dengan terburu-buru sehingga Bayu yang sedang tidak fokus ke jalanan tidak menyadarinya


BRUK!


"Astaga!"

__ADS_1


Bayu cepat menepikan mobilnya, menghampiri seorang perempuan yang tidak sengaja terserempet nya tadi


"Sorry-sorry, saya sedang tidak fokus tadi"


Sedangkan perempuan itu, ia masih terduduk di tengah jalan. Lututnya mengeluarkan darah yang lumayan banyak "Aduh, sakit banget!" Ucapnya dengan air mata yang terus menetes, Bayu yang melihatnya panik


"Mas tuh ya kalau bawa mobil itu lihat-lihat bisa?"


"Jangan ugal-ugalan, SIM nya nembak ya?" Imbuhnya kesal.


Perempuan itu mendongkakan wajahnya dengan mulut yang terus mengomeli Bayu, tetapi saat ia melihat wajah Bayu, mulutnya langsung terkatup rapat. Matanya begitu terpesona dengan keindahan maha karya tuhan di hadapannya.


"Sorry, saya benar-benar tidak sengaja"


"Oh my God, perfect!" Gumamnya tanpa sadar, Bayu yang mendengarnya heran, tadi saja mengomelinya sekarang malah memujinya.


Ck! Dasar perempuan.


Bayu membantu perempuan itu untuk menepi ke pinggir jalan, mendudukan nya di bangku yang tersedia disana.


"Ini kartu nama saya, sekarang kamu ke rumah sakit sendiri, bisa? Saya sedang terburu-buru dan tidak bisa mengantarkan kamu!" Ucap Bayu dingin, sedangkan wanita itu tidak percaya dengan apa yang di dengarnya tadi


"Hey mas, tanggung jawab ya, lutut saya berdarah kayak gini mana bisa saya pergi ke rumah sakit sendiri, gila ya?"


Bayu yang sudah berbalik akan pergi tiba-tiba menghentikan langkahnya, lalu menatap perempuan itu dengan tajam. "Oke, saya antarkan kamu ke rumah sakit!" Ucapnya malas. Tidak tahu apa jika dia sedang terburu-buru


Mencebikkan bibirnya sebal, susah payah perempuan itu berdiri dan berjalan tertatih masuk kedalam mobil Bayu dan duduk didepan, bersebelahan dengan Bayu.


Mengerjap-kan matanya tidak percaya, baru saja tangannya akan menutup pintu mobil itu, terpaksa ia turun kembali dan duduk dibelakang.


"Nyebelin banget, untung ganteng!" Gerutunya pelan, sedangkan Bayu, laki-laki itu tetap acuh mulai melajukan kembali mobilnya


Bayu mengambil ponselnya lalu menghubungi Andra untuk memberitahukan jika dirinya akan sedikit terlambat untuk datang ke kantor karena ada sedikit kecelakaan. Tentu Andra kaget, ia mengira jika bos nya lah yang terluka namun setelah Bayu menjelaskan Andra bisa bernafas lega.


Setelah menelpon Andra, Bayu kembali menelpon seseorang, sedangkan perempuan itu terus saja memperhatikan laki-laki di hadapannya yang memang dirinya tahu siapa dia


"Selama ini gue cuma lihat di majalah, tv atau koran. Sekarang gue bisa satu mobil sama dia, astaga, gue gak mimpi kan?" Gumamnya dalam hati dan terus memperhatikan Bayu yang sedang menelpon seseorang dengan sangat lembut


"Hallo"


"Maaf sayang, tadi ponsel mas jatuh"


Sayang?


Mas?


Jadi benar berita yang tersebar di media xx jika pengusaha muda tersukses itu sudah memiliki kekasih?


"Iya, mobil kamu mas bawa ke apartement ya, mas kayaknya lembur"


"Jadi ini mobil kekasihnya?" Ucapnya pelan

__ADS_1


Astaga, kenapa nada bicaranya sangat lembut sekali.


Ia jadi penasaran dengan perempuan yang sudah berhasil menaklukan seorang pengusaha muda tersukses di Asia, Bayu Aji Bagaskara yang terkenal sangat dingin.


"Yaudah besok mas jemput!"


"Hati-hati, salam untuk Megan"


"Megan? kayak nama keponakan gue" Gumamnya lagi.


Sedangkan dirumahnya setelah menutup telpon dari calon suaminya, Grizelle buru-buru mengganti bajunya dan menghampiri Aiko yang sedang berada di taman belakang


"Mommy" Panggilnya panik, Aiko yang sedang memperhatikan para tukang kebun pun menoleh kaget melihat wajah putrinya yang menangis


"Kenapa sayang?" Heran Aiko


"Megan, mom" Ucapnya dengan sesegukan


"Iya Megan, kenapa dia?"


"Megan kecelakaan mommy!"


🌻


RUMAH SAKIT


Grizelle yang ditemani Aiko baru saja sampai di rumah sakit, ia buru-buru ke ruang perawatan dimana Megan berada.


"Megan!" Grizelle langsung memeluk Megan yang terbaring dengan perban yang membalut kepalanya, ia menangis sesegukan melihat Megan yang terlihat sangat pucat sekali


"Griz, aku gak apa-apa ko" Megan berusaha menenangkan Grizelle Nyang tidak mau melepaskan pelukannya


"Gak apa-apa gimana, lihat kepala kamu, di bungkus gitu!" Omelnya kesal dengan air mata yang terus saja mengalir


Megan tertawa, begitu juga dengan Mentari, orang tua Megan. "Dikira bala-bala di bungkus!" Sahutnya dengan tawa kecil, kemudian ia beralih pada Aiko yang menyapanya


"Hai sayang, kenapa bisa kecelakaan seperti ini?" Tanya Aiko begitu khawatir


Megan mulai menceritakan kronologinya dimana rem mobilnya tiba-tiba blong dan tidak bisa mengendalikan kecepatannya, untung saja jalanan menuju perumahannya nampak sepi jadi tidak ada korban lagi selain dirinya dan juga pohon yang ia tabrak


"Masih mending aku gak di tuntut sama pohon" Selorohnya yang membuat penghuni disana tertawa.


🌻


Gimana kalau bikin mas Bayu berpaling dari Grizelle ya, seru nih kayaknya 😂


Setuju gak? Haha


Oke, maaf ya telat terus, Gaktau lagi males ngetik. Ini aja maksain hehe .. Jadi maaf ya kalau berantakan


Jangan lupa, berikan cinta kalian dengan meninggalkan like disetiap episodenya, terimakasih :)

__ADS_1


__ADS_2