I Love You, Muridku

I Love You, Muridku
Episode 31 - HARI PATAH HATI NASIONAL


__ADS_3

"You have to see it!"


Megan menyerahkan tab miliknya kepada Grizelle. Gadis berambut coklat terang itu hampir saja berteriak jika tidak menyadari dirinya sedang berada dikantin saat ini.


Grizelle mengerutkan alisnya, membaca sebuah berita tentang pertunangannya kemarin.


Hotnews.com : [Pict] Mengejutkan! Pewaris tunggal Bagaskara crop, diduga telah melakukan pertunangan. Benarkah karena perjodohan?


"What the-" Desisnya pelan. Bagaimana pertunangannya kemarin sampai diketahui media? Dan apa ini? Foto dimana Bayu dengan keluarganya sedang bersiap-siap memasuki mobil.


"Masih banyak lagi, kamu harus membacanya!"


Grizelle membaca artikel lain dibawahnya, hatinya berdegup kencang saat foto tersebut menampakkan sebuah kawasan menuju rumahnya.


Berita.com : [Pict] iring-iringan mobil mewah diduga keluarga Bagaskara, masuki kawasan elit ternama. Diduga calon istrinya bertempat tinggal disana.


"Mati!"


Grizelle menutup tab tersebut dan menyerahkannya pada Megan. Ia berdiri, meskipun makanannya baru sedikit ia icipi, entah selepas melihat berita tersebut, mendadak ***** makannya menghilang.


"Aku ke kelas dulu ya?" Grizelle berkata, wajahnya sedikit cemas.


"Aku ikut!"


"No. Habiskan makanan kamu dan susul setelahnya!"


Disepanjang koridor sekolah, semua murid sedang membahas berita tersebut. Mereka saling menebak siapa perempuan yang bertempat tinggal disana, karena hanya orang-orang kaya lah yang mampu menempatinya.


Sebenarnya tidak ada yang mesti Grizelle takutkan karena isi dari berita tersebut hanya dugaan semua. Tetapi ada satu artikel yang membuat dirinya khawatir.


Desus.com : [Pict] Terlihat berlibur ke Bandung sebulan yang lalu, inikah sosok perempuan yang akan menjadi istri dari Bayu Aji Bagaskara?


"Siapa yang sudah memotretnya. Aish, ada saja! Untung posisi aku sedang membelakangi kamera. Kalau tidak bisa-bisa mati hari ini juga"


Setelah sampai dilantai dua dan akan menaiki anak tangga, Grizelle terkejut dengan kehadiran seseorang yang memanggilnya.


Orang itu mendekat.


"Jangan membuka berita kalau membuat kamu tidak tenang. Besok siang akan ada konferensi pers di kantor jadi, jangan khawatir. Mas pamit kerja ya sayang, love you"


Kemudian pergi setelahnya.


🌻


Wowfakta.com : Konfirmasi telah bertunangan. Bayu mengatakan dalam konferensi pers kemarin "Jangan usik privasi saya dengan calon istri saya!"


"Kapan?" Bisik Megan pelan karena pengunjung kantin terlihat ramai.


Bertanya tentang sebuah artikel konferensi pers yang membahas berita kemarin siang. Artikel tersebut juga menuliskan asal-usul perempuan yang tertulis sebagai putri tunggal pengusaha asal Amerika.


"Kemarin siang" Grizelle membalas tak kalah pelan.


"Terus tentang kawasan tempat tinggal kamu"


"Dia bilang itu hanya sementara menjalankan acara. Setelahnya mereka sudah kembali ke Amerika"


"Haha, pembohong besar!"


Grizelle terkekeh menanggapi ejekan Megan tersebut.


"Daripada bahaya buat keselamatan kita, wleee~"


Megan ikut terkekeh kemudian melanjutkan membaca semua deretan artikel tentang konferensi pers kemarin.


Kicau.com : Menyatakan telah bertunangan. Netizen resmi jadikan tanggal 2 Agustus 2020 sebagai hari patah hati Nasional.

__ADS_1


Megan tertawa, mengundang atensi sebagian temannya.


"Gimana tidak patah hati, pria idaman berjuta umat!" Komentarnya pada judul artikel yang baru ia baca. Kemudian dia melanjutkan, "Aku gak tau bagaimana ekspresi mereka kalau suatu saat tau, siapa gadis yang menjadi tunangannya pak Bayu" Imbuhnya. Kini tidak se-pelan sebelumnya.


Beberapa teman yang duduk satu meja dengannya mendengar, ikut mengobrol membicarakan artikel tersebut.


"Aku bakalan sedih sih tentunya. Secara kabar itu mendadak banget, tiba-tiba aja konfirmasi udah bertunangan"


"Tapi kalau pak Bayu senang sih kita gak apa-apa"


"Bagus itu. Kalau ngaku fans nya apapun keputusan dia tetap dukung dan jangan menghujat calon istrinya nanti" Kata Megan.


Grizelle tersenyum mendengarnya.


"Tapi~"


Grizelle kembali cemas dengan tatapan salah seorang teman yang mengarah kepadanya.


"Kenapa?"


"Katanya dia tinggal di kawasan yang sama persis dengan kamu, Grizelle" Ucap gadis bernama Alin itu.


Grizelle gugup bukan main, dia ingin pergi saja rasanya.


"M-mana a-a-aku tau, Alin. Katanya kan mereka cuma sehari aja disana selama acara, jadi kemungkinan mereka sudah kembali ke Amerika. Y-ya gitu kan?"


"Iya juga sih"


"Huh tadinya pulang sekolah kita mau kesana, siapa tau aja ketemu yeee kan"


HA?


🌻


Sudah dua Minggu berlalu setelah berita yang trending selama hampir seminggu itu berlalu, Grizelle kembali menjalani hari-hari seperti biasanya. Tidak ada lagi yang bertanya ini dan itu kepadanya mengenai kawasan rumahnya, semuanya kembali normal seperti biasa.


Ini adalah weekend, pagi-pagi sekali keluarga calon mertuanya sudah menjemput ke rumah dan mengatakan akan mengajaknya berlibur ke suatu tempat.


Mereka berempat sudah berada didalam mobil, dengan Theo yang memegang kemudi. Sedangkan Bayu dan Grizelle, mereka berdua duduk pada jok belakang.


"Jalan-jalan saja sayang. Bosen di rumah terus"


Grizelle mengangguk, memilih diam daripada banyak bertanya karena sepertinya dia sendiri sudah tau kemana arah mereka akan pergi.


Ancol.


Semuanya hening untuk beberapa menit, tidak ada suara apapun didalam mobil mewah berwarna hitam itu, kecuali alunan musik klasik yang mengiringi perjalanan mereka sampai akhirnya Grizelle bersuara karena merasa kesal oleh pria yang terus saja mengganggu nya.


Raisha menoleh, menatap pria tersebut dengan tajam.


"Diam atau mama akan memindahkan kamu ke depan, Bayu!"


Okay, Bayu diam!


"Wleeee~"


🌻


"Ma, berhenti memonopoli Grizelle! Gandeng saja papa"


Bayu berkata setengah kesal. Pasalnya dari tadi mama nya itu terus menempeli calon istrinya dan tidak membiarkan sama sekali dia untuk mendekatinya.


Menyebalkan!


"Apa?! Grizelle nya aja gak keberatan, ya 'kan sayang?"

__ADS_1


Grizelle mengangguk, kembali diseret oleh mama, meninggalkan kedua pria dewasa yang menahan kesal dibelakangnya. Bagaimana tidak, keduanya dianggap tidak ada dan hanya dijadikan ATM ketika dua bidadari itu merasa ingin sesuatu.


"Ide siapa sih berlibur kesini?" Protes Bayu pada sang papa.


Pria yang memakai topi hitam dengan kacamata sewarna itu menoleh dan berkata, "Siapa lagi" lalu merangkul pundak putranya dan menyeretnya mengikuti kemana saja dua perempuan itu pergi.


"Pa, seafood yuk?"


"Let's go!"


Kini mereka telah duduk dipinggir pantai, disebuah restoran seafood terbesar yang memiliki varian seafood terlengkap yang memiliki pemandangan langsung ke laut.


Beberapa pesanan sudah tersaji dimeja. Grizelle menoleh menatap pria disebelahnya.


"Abis mas?" Tunjuknya pada makanan diatas mejanya.


"Percaya, semuanya akan habis karena wanita didepan kamu adalah maniak seafood sayang"


Grizelle tertawa, ia mengangguk melihat mama Raisha begitu lahapnya menyantapnya.


🌻


Bayu menarik tangan Grizelle untuk berjalan-jalan disekitar pantai. Menikmati waktu senja dengan tangan yang bertaut mesra. Keduanya banyak bicara, menceritakan keseharian mereka maupun sebaliknya.


Mereka berhenti pada pembatas jembatan, menikmati matahari menghilang dibawah cakrawala sebelah barat.


"Sunset itu bukti bahwa apa pun yang terjadi setiap hari dapat berakhir dengan indah." Grizelle tersenyum, mengelus tangan sang pria yang sedang memeluknya dari belakang.


"Dan sunset akan lebih indah jika ada kamu yang menemani" Bayu menambahi.


Dan bersamaan dengan matahari tenggelam, dua belah bibir bertemu saling memberikan kelembutan dan menunjukan rasa cinta.


"Jangan bosan ya but, I really really love you, Grizelle Jovanka"


🌻


"Where's my hat?"


"Ini" Bayu memakaikan topi tersebut, setelah merapikan poni kekasihnya. "Tidak perlu dipakai, sudah malam tidak akan ada yang melihat" Imbuhnya.


Grizelle menggelengkan kepalanya.


"Justru malam lebih bahaya, kita gak akan selalu tau kalau mereka ada disekitar kita" Kemudian memakai maskernya.


Grizelle selalu memakai topi maupun masker ketika keluar dengan Bayu. Dia melakukan itu karena takut dan merasa belum siap kalau ada seseorang yang mengetahui jika dirinyalah perempuan yang menjadi sasaran sirik fans calon suaminya. Dan dia juga tidak mau jika Bayu maupun dirinya terkena masalah.


"Apalagi ini weekend" Tambahnya.


"Tapi sejauh ini gak ada 'kan?"


"Bukan gak ada, tapi belum terlihat"


Dan benar saja, setelah mereka memasuki mobil untuk pulang, beberapa murid Saint Peterson melihatnya. Mereka memekik, saling meremat tangan karena gemas melihat perlakuan guru itu kepada calon istrinya.


"Mau pingsan aja gue"


"Manis banget, masa iya sih dijodohin?"


"Dijodohin tapi sama-sama mau deh kayaknya"


"Gila! Beruntung banget ceweknya"


"Tapi kayak kenal deh gue, siapa ya?"


🌻

__ADS_1


\={R E V I S I}\=


__ADS_2