
Happy reading
🌻
Indonesia adalah negara yang akan menjadi tempat tujuan utama bulan madunya bersama sang suami.
Sebelumnya Bayu sempat mengajak Griz ke Italy namun ia menolaknya karena, "Aku udah pernah kesana mas. Can we stay in Indonesia?" Karena permintaan sang istri, jadi Bayu membatalkannya.
Jika di Indonesia pun masih banyak tempat indah, kenapa harus jauh-jauh ke luar negeri? Lagipula Griz sudah pernah mengunjungi hampir ke seluruh negara, hanya Indonesia saja yang baru beberapa ia datangi. Seperti Bali, Lombok dan yang terakhir Bandung saat bersama Bayu dulu.
"Jadi, istriku yang cantik ini mau kemana, hm?"
Sebenarnya ada beberapa pulau yang sangat ingin ia kunjungi, namun karena tidak mungkin dalam waktu 3 hari dirinya bisa mengunjungi masing-masing tempat tersebut, jadi Griz memilih "Nihiwatu beach" Sebagai tempat yang akan dikunjunginya.
"Ready, tomorrow we go"
Ke esokan harinya, mereka langsung berangkat menggunakan pesawat biasa, meskipun Daddy Samuel dan papa Theo menyiapkan jet pribadi, namun Griz menolaknya dengan alasan, "Aku pengen ngerasain naik pesawat biasa, duduk dengan orang lain dan keluar dengan mengantri"
Ya begitulah permintaan Griz lainnya, meskipun Daddy Samuel sempat khawatir tentang keselamatan putrinya namun akhirnya, "Baiklah" Ia tidak bisa menolak keinginan putri satu-satunya. Tapi dengan satu syarat, "Jangan pernah buka masker ataupun topi sebelum sampai ke hotel!" Tegas Daddy Samuel tanpa ingin ada penolakan atau alasan apapun.
"Kenapa?" Griz merasa heran dengan syarat yang Daddy nya berikan.
"Iya atau tidak?" 2 pilihan kembali diberikan tanpa penjelasan.
Ck!
Baiklah.
"Iya Daddy" Sahutnya malas.
Samuel mengangguk lalu beralih pada menantunya. "Hati-hati, ingat pesan Daddy"
"Everything's gonna be all right, Daddy"
"Mas, kenapa aku gak boleh buka topi sama maskernya?" Tanya Griz masih penasaran dengan persyaratan dari Samuel.
Bayu yang baru memejamkan matanya karena merasa mengantuk membuka matanya kembali, membawa Griz kedalam pelukannya sebelum dirinya menjawab.
"Karena kamu anak dari Samuel Adelard Jovanka, pengusaha paling ditakuti dan banyak sekali musuh yang ingin menjatuhkannya. Jadi... Jika sasaran utamanya tidak kena, menurut kamu siapa yang diincar selanjutnya?"
"A-aku?" Mendongkakan wajahnya, menunggu jawaban dari suaminya.
"Itulah alasan kenapa Daddy menyuruh kita jangan membuka topi ataupun masker sebelum sampai tempat tujuan. Daddy hanya takut kita kenapa-napa sayang"
__ADS_1
"Aku mengerti mas"
Setelah menempuh penerbangan hampir 4 jam, kini Griz dan Bayu telah sampai disebuah bandara internasional Airport. Kedatangannya sudah ditunggu oleh beberapa orang yang sudah Griz duga adalah orang suruhan Daddy nya.
"Selamat datang nona dan juga tuan, saya dan yang lainnya akan menjaga nona dan juga tuan disini" Kata pria berpakaian serba hitam tersebut. Penampilannya begitu mencolok dengan jas lengkap serta alat komunikasi yang telah terhubung satu sama lainnya dan tentu semua itu menjadi pusat perhatian beberapa orang yang melihatnya.
"Daddy tuh berlebihan banget, ini sih sama aja" Gerutu Griz, "'kan kita udah pakai topi sama masker" Imbuhnya sebal. Karena bukan hanya 2 bodyguard saja yang ada, namun 4 sekaligus.
"Demi keselamatan kita, sayang" Sahut Bayu begitu santai.
"Kita 'kan cuma mau honeymoon mas, bukan perang" Masih mengomel dengan imut, membuat Bayu tidak tahan untuk mencium pipi istrinya.
"Mas! Ini di tempat umum ih" Omelnya karena Bayu akan mencium nya, untung Griz menahannya.
"Bawel sih, ayo sini cium dulu"
"Ih genit!"
Ketika akan keluar dari bandara, ada segerombolan ibu-ibu yang menghampiri Bayu dan juga Griz, bahkan mereka meminta Bayu untuk menjadi menantunya dan mengatakan jika anak gadisnya sangat ingin sekali bekerja di perusahaan nya.
"Maaf semuanya saya telah mengecewakan kalian, tetapi saya sudah menikah dan ini," Merangkul Griz yang sedari tadi menahan tawanya, "Istri saya" Imbuhnya.
Ibu-ibu tersebut terlihat sangat terkejut sekali, bahkan ada yang tidak percaya jika pengusaha muda tersebut telah menikah dan istrinya masih sangat muda sekali. Tetapi kenapa tidak ada pemberitaan apapun di media?
"Tidak apa-apa Bu" Potong Griz begitu ramah.
Sebelum ke pergi ke hotel, Bayu mengajak Griz terlebih dahulu untuk makan disebuah resto yang sangat terkenal dikota tersebut.
"Mas, ko ibu-ibu tadi bilangnya gak ada berita pernikahan kita sama sekali?" Heran Griz, padahal saat itu banyak sekali media yang meliputnya.
"Tanyakan aja sama Daddy dan papa Theo, sayang. Mereka yang lebih tahu"
"Tapi mas tahu?"
Bayu mengangguk. "Kamu gak akan mengerti meskipun mas jelasin sayang, jadi, sekarang ayo kita ke hotel. Mas udah cape banget pengen tidurin kamu"
"HEH!"
🌻
"DAMN!"
Gebrakan meja membuat kedua orang itu terlonjak kaget, apalagi saat sebuah pistol uang siap pria itu tembakan mengarah pada kepala mereka masing-masing.
__ADS_1
"Maafkan kami tuan, ternyata mereka sengaja menyiarkannya sehari setelah pernikahan, dan sepertinya mereka sudah mencurigai kita" Ujarnya.
Pernyataan itu membuat pria itu semakin marah, semua miniatur yang terpajang rapih pada rak kaca disebelahnya berserakan saat pria itu memukulnya dengan sebuah tongkat kasti.
"Kalian mempermainkan ku, brengsek!" Teriaknya frustrasi, "Keluar kalian!" Imbuhnya.
Setelah puas membuat ruangannya berantakan, pria itu berusaha meredam amarahnya. "Bayu Aji Bagaskara, saya tidak akan pernah membuat hidupmu bahagia, apalagi dengan gadis yang saya cintai. Lihat saja apa yang akan saya lakukan!"
"Argh!"
"Saya harus melakukan sesuatu"
Pria itu mengambil ponselnya, menelpon seseorang untuk kepulangan nya hari ini juga. Ia tidak bisa diam saja setelah mengetahui jika Bayu sudah melaksanakan pernikahan bersama gadis yang dicintainya.
"Pesankan tiket ke Indonesia hari ini juga! Dan tolong lacak dimana orang yang bernama Bayu Aji Bagaskara berada"
🌻
Saat Bayu membuka pintu kamar resort yang akan ditempatinya, mereka langsung disambut oleh hamparan lautan biru yang begitu indah.
"Ya Tuhan! Indah banget!"
Griz terlihat sangat bahagia saat tahu jika hotel yang ia tempati menghadap langsung ke arah pantai, dengan ke elokan alam yang menjadi background resortnya. Udaranya yang sejuk membuat Griz merasa sangat tenang.
Resort ini memang sangat bagus dan nyaman, tidak heran bila Nihiwatu resort menjadi resort terbaik ke-2 didunia dan 10 besar se-Asia.
"Do you like it?" Tanya Bayu setelah menyimpan kopernya dan menghampiri sang istri yang sedang menikmati keindahan pantai dihadapannya.
Nampaknya Griz sudah tidak kaget dan mulai terbiasa dengan kebiasaan suaminya yang suka memeluknya dari belakang, hanya masih sedikit geli saja ketika suaminya mulai menciumi tengkuk lehernya.
"Sangat! Terima kasih sayang"
"Anything for you baby"
Dan diantara suara deburan ombak lautan serta angin yang begitu menyejukkan, mereka saling berciuman dan selanjutnya apa yang terjadi?
Imajinasi kalian aja guys haha
(Huaaa aku teriak sendiri ngebayangin nya, secara visualnya mas Bayu tuh bias aku haha)
Vote nya dong hehe 😅
__ADS_1