I Love You, Muridku

I Love You, Muridku
Episode 67 - Ketahuan


__ADS_3

Maafkan akuuuuu .. aku lagi malas ngetik banget sumpah haha.


lagi malas mikir juga, hiksss!


Semangatin dong :")


Happy reading


🌻


"FIONA!" Teriak seseorang yang baru saja keluar dari balik tembok. Laki-laki itu mendengar semua apa yang dikatakan perempuan berjuluk Genk pembully itu, tadi. Ia tidak habis fikir, mereka tidak hanya membully siswa yang lemah saja tetapi juga berani mencelakainya.


Ini sudah keterlaluan!


Kelima perempuan itu tersentak kaget, mereka yang sedang dudukpun langsung berdiri ketakutan dengan wajah yang terlihat sangat pias.


"Bryand!" Gumam Fiona kaget.


Bryand berjalan cepat menghampiri Fiona yang berdiri pasif ditempatnya, menarik tangan gadis itu dengan kasar, lalu menyudutkannya ke tembok.


"Bilang sama gue, apa gue harus laporin ini ke polisi?" Menggeram kesal.


Tangannya sudah terkepal mencengkram kerah baju Fiona menahan emosi, jika saja Fiona seorang lelaki, sudah dipastikan wajahnya itu pasti sudah babak belur Bryand pukuli tanpa ampun.


Bagaimana seorang perempuan berpikiran jahat seperti itu hanya karena gara-gara laki-laki?


Fiona panik menggelengkan kepalanya, ia terus berusaha melepaskan tangan Bryand dan ingin pergi, tetapi saat melihat seseorang keluar dari balik tembok badannya seakan terkunci, tidak bisa bergerak.


"You are wrong to have dared to deal with the Jovanka family!"


(Loe salah udah berurusan sama keluarga Jovanka!)


Laki-laki itu sangat terlihat marah, ia yang datang bersama Bryand sangat kaget mendengar saat Fiona merencanakan mencelakai adiknya, Grizelle.


Shawn berdiri disebelah Fiona dengan melipat tangan didepan dadanya.


"Tell me, what should I do to avenge all your crimes?"


(Katakan, apa yang harus saya lakukan untuk membalas semua kejahatan kamu?)


Glek!


Tubuh Fiona semakin menegang, bahkan keringat sudah membanjiri dahinya saat ini. Ia ingin berontak tetapi karena tangannya masih di cekal oleh Bryand ia tidak bisa berbuat apa-apa, bahkan ke empat sahabatnya hanya bisa diam menyaksikannya.


"Loe pasti tahu 'kan berita mendunia 12 tahun lalu tentang pengusaha tersukses Samuel Adelard Jovanka saat anak gadisnya diculik?"


Ya, Fiona memang mengetahuinya dan mereka berakhir tragis.

__ADS_1


Shawn tersenyum menyeringai melihat wajah Fiona yang semakin pias


"Kayaknya loe penasaran ya, gimana menakutkannya kalau keluarga gue marah?"


"Jangan salahkan gue, kalau besok keluarga Affandy Wijaya ada dalam berita dengan judul 'Anak dari Keluarga terpandang Affandy Wijaya telah melakukan percobaan pembunuhan kepada anak dari pengusaha, Samuel Adelard Jovanka' gimana?"


Shawn mendekatkan wajahnya pada Fiona, perempuan itu memejamkan matanya takut saat suara treble Shawn terdengar mengerikan ditelinga nya "Loe bakalan dikeluarin dari sekolah, perusahaan keluarga loe hancur dan kalian, semua keluarga Affandy Wijaya... Loe bisa tebak sendiri selanjutnya"


"Bahkan gue pastikan loe gak bisa nafas didunia ini!" Imbuhnya.


Jantung Fiona seakan ingin meledak mendengarnya, apakah mereka akan membuat seluruh keluarganya menderita?


Tidak!


Masih ada polisi yang akan melindungi keluarga nya jika itu terjadi, dan mereka akan di tuntut.


"Gak akan ada yang bantu kalian!" Tambahnya


DEG!


"Loe udah ngebahayain nyawa seseorang, dan gue rasa seharusnya umur loe sudah cukup buat mendekam dipenjara!"


Mata Fiona terbuka lebar


Apa, penjara?


"Please, jangan laporin gue ke polisi. Gue minta maaf, ya gue minta maaf!"


Bagaimana nasib sekolahnya yang hanya dua bulan lagi? Bahkan sebentar lagi akan ujian, tidak mungkin dia tidak mengikutinya


🌻


Shawn menarik tangan Fiona dengan kasar. Ia membawa perempuan itu ke hadapan Grizelle yang memang sedang membaca novel disebelah kelasnya yang terdapat bangku kecil disana


Grizelle mengerinyitkan alis nya heran saat Fiona didorong sampai tersungkur di hadapannya. "Fiona!"


Untung saja semua murid sedang berada dikelas, jadi tidak ada siapapun yang melihatnya kecuali Bryand, Shawn, Nathan dan juga Grizelle


"Ada apa sih, bang?" Heran Griz saat tangannya terus ditahan oleh Shawn saat akan membantu Fiona bangun. Fiona menggeram kesal, ini sangat memalukan!


"Loe minta maaf sekarang, atau..." Tunjuknya pada Fiona yang sudah bangun dan berdiri dihadapan Grizelle


Mengangkat kedua tangannya, menahan Shawn untuk tidak melanjutkan kalimatnya. Atau tidak, Shawn akan membuatnya malu.


"Oke, gue minta maaf!"


"Maaf, untuk apa?" Griz heran untuk apa Fiona meminta maaf kepadanya

__ADS_1


Beberapa murid yang berada dikelas mulai keluar dan bertanya-tanya sebenarnya apa yang terjadi


"Ada apa sih?" Grizelle masih tidak mengerti.


"Jelasin!" Titah Shawn pada Fiona yang masih diam.


"Tadinya gue-"


"Dia mau nyelakain loe dengan cara bikin rem mobil loe blong, tapi orang suruhannya malah salah mobil dan malah cewek gue yang jadi korban!" Sela Bryand menjelaskan karena kesal melihat Fiona yang tidak kunjung berbicara pada intinya.


Griz hanya diam, ia tidak menyangka jika Fiona berniat sejahat itu padanya. Padahal Griz tidak pernah mengusik apapun terhadapnya, tetapi dia, malah ingin mencelakainya.


"Kamu kenapa sih Fi, benci banget sama aku?" Heran Griz, bahkan dia bingung harus berekspresi seperti apa untuk menanggapi kebencian Fiona padanya. Tidak bisakah untuk berteman saja?


"Loe tau jawabannya, kenapa loe mesti tanya lagi!"


Lagi-lagi alasannya karena Bayu, jika itu menjadi alasan kebencian Fiona terhadapnya, Griz harus apa. Melepaskan Bayu yang sebentar lagi akan menjadi suaminya? Tentu tidak!


Jika Fiona merasa keberatan dengan hubungannya dengan Bayu, katakan saja pada laki-laki yang memohon untuk dijodohkan dengannya dulu, bukan menyalahkannya seperti sekarang.


"Hanya itu?"


"Loe bilang hanya? Grizelle-" Fiona yang hendak berteriak mendadak diam saat melihat Bayu berjalan ke arahnya


"Ada apa ini, kenapa kalian masih diluar?" Tanya Bayu pada murid-muridnya. Semua murid yang melihat langsung berhamburan memasuki kelasnya masing-masing, begitu juga dengan Shawn.


"Urusan kita belum selesai!" Ancam Shawn pada Fiona. Laki-laki itu pergi, begitu juga dengan Nathan dan juga Bryand yang kembali ke kelasnya.


Bayu memperhatikan gadisnya, mengusap kepalanya lembut dihadapan Fiona "Masuk" Titahnya lembut, sedangkan Fiona ia masih diam dan merasa benci melihat perlakuan Bayu pada Grizelle


Griz mengangguk kemudian masuk ke kelasnya.


"Ingat baik-baik dan dengarkan secara seksama Fiona Affandy Wijaya, sekali lagi kamu berbuat ulah kepada calon istri saya, saya tidak akan tinggal diam!"


Setelah mengatakan itu, Bayu berjalan melewati Fiona. laki-laki itu memasuki kelas 12A, kelas dimana calon istrinya berada. Sedangkan Fiona, ia mengambil ponselnya lalu menelpon seseorang


"Ke tempat biasa!"


3 CEO bobrok, check!


Hendry, Bayu dan Andra


(Aku ganti visualnya Andra yang tadinya Chen jadi doyoung) Biar Nct semuanya wkwkwk



🌻

__ADS_1


Jangan lupa, tekan gambar jempol dibawah ini sampai jadi merah ya. Mau vote juga gak apa-apa gak maksa haha


Sayang kalian 🤗


__ADS_2