
Kehadiran buah hati kembar tentunya membuat Ana sangat kerepotan. beruntungnya dia dibantu oleh sang mertua untuk merawat kedua buah hatinya. Kini Kama dan Kalila sudah beranjak remaja. Keduanya tumbuh dengan sehat dan sangat cantik juga tampan. Begitu juga dengan Elina, dia tumbuh menjadi cewek yang anggun tidak seperti Kalila yang sedikit tomboy. ketiganya kerap dikatakan kembar tiga, karena ketiganya selalu merayakan ulang tahun secara bersamaan.
Kama dan Kalila kini sudah dudu di bangku SMA kelas 3.
Selain sangat feminim, Elina juga model di salah satu majalah remaja.
Bukan hanya di lingkungan rumah saja, tapi ketiganya juga sangat terkenal anak kembar tiga, kerena mereka selalu bersama-sama saat di sekolah. Kama dan Elina dijuluki Ratu dan Rajanya sekolah, karena kecantikan dan ketampanan keduanya. Berbeda dengan Kalila, tidak ada satu pun yang berani mendekat padanya. Bahkan Kalila bisa dibilang lebih maco dibanding dengan kakanya Kama.
“Kama! Kalila! Cepat turun, makan!” teriak Ana yang baru saja selesai menata makanan di atas meja.
“Pagi Mami!” sapa Kama dan juga Alaric suaminya sambil mencium pipi Ana yang sudah menjadi kebiasaan mereka.
“Bang Kama, Kalila mana?” tanya Ana yang melihat anak perawannya 'tak kunjung datang.
“Tahu tuh, Mi. Abang sudah coba membangunkan Kalila, tapi dia sama sekali tidak mau bangun,” jawab Kama sambil menikmati makanannya.
__ADS_1
“Ampun anak itu, enggak bisa apa dia berkelakuan seperti remaja wanita lainnya?” kesal Ana langsung naik ke atas untuk membangunkan anaknya.
Ana langsung masuk ke kamar Kalila dan hanya bisa menggelengkan kepalanya saat melihat anak perawan dia tidur dengan gaya superman terbang dengan lendir di wajahnya. Saking geramnya Ana pada Kalila, dia mengambil sedikit air menggunakan gayung, membasahi tanganya kemudian dilap ke wajah Kalila sampai membuat gadis cantik itu kaget.
“Mami! Ampun, Mi! Lila bangun sekarang!” teriak Kalila langsung bangun dan berlari ke kmar mandi. Alaric dan Kama yang sedang menikmati sarapan mereka hanya tertawa saat mendengar teriakan Kalila yang terdengar sampai lantai bawah.
Hal ini sudah menjadi rutinitas Ana yang membangunkan anaknya gadisnya. Ana merasa heran, entah kenapa anak gadisnya malah cuek dan tomboy tidak seperti kama yang kalem. Tidak butuh waktu lama, Kalila pun bergabung ke meja makan.
“Lo mandi atau cuci muka, De?” tanya Kama sambil tertawa. Pasalnya Kalila hanya membutuhkan waktu tidak sampai lima menit untuk bergabung ke meja makan setelah bagun dari tidurnya.
“Rese lo, Bang!” kesal Kalila dan langsung menyantap makanannya.
“Kalila! Mami enggak suka ya kamu terus-menerus seperti ini. Kamu itu perempuan, cobalah untuk bersikap feminim sedikit, lihat tuh ....”
“Kalila, Mami serius! Bisa enggak sih kalau kamu tuh dengerin mami!”
“Iya Mi, Iya. Kalila bakal berubah seperti yang Mami mau. Tapi nanti aja kalau sudah kuliah. Oke, deal!” ucapnya langsung berdiri mencium tangan dan pipi Alaric juga Ana. Si kembar pun pamit untuk berangkat ke sekolah, karena Elina yang sudah menjemput mereka.
Ana memang sengaja belum mengizinkan kedua anaknya untuk membawa kendaraan sendiri. Padahal anak-anaknya sudah mempunyai kendaraan masing-masing. Ana sangat khawatir kalau mereka akan salah bergaul dan terlalu bebas, maka dari itu, kendaraan mereka Ana tahan sampai mereka lulus dari SMA.
__ADS_1
Sama halnya dengan Sonia, dia memperbolehkan Elina untuk membawa kendaraannya dengan syarat mengunakan sopir pribadi. Oleh karena itu, Elina selalu menjemput Kama dan Kalila saat mereka pergi sekolah. Selain alasannya lebih hemat, mereka juga lebih mudah terkontrol.
“Mi, enggak baik loh membanding-bandingkan anak kita sama orang lain. Kasihan mental Kalila, dia juga punya hak untuk menjadi diri dia sendiri,” ucap Alaric.
“Mami bukannya membandingkan, Pi. Mami hanya mau dia menjadi gadis yang sewajarnya, tidak seperti sekarang. Pokoknya Papi tenang saja, Mami bakal merubah Kalila menjadi wanita yang cantik dan anggun.” mendengar itu Alaric hanya bisa pasrah, karena semua keputusan ada pada istrinya.
Hai-Hai semuanya ....
Apa kabar readers aku yang setia?? Semoga kalian semua dalam lindungan Tuhan ya... Aamiin yaa Rabbala'lamin.
Author sengaja nih mau ngasih sedikit gambaran kisah tentang si kembar dan juga Elina. Gimana nih menurut kalian? Lanjut apa enggak ceritanya?
__ADS_1
Ditunggu komentarnya yaaa ...
❤️❤️❤️❤️