
Seketika suasana menjadi sangat hening. Kalila diam tertunduk dan membuat semua merasa heran, dengan apa yang terjadi sebenarnya antara mereka berdua.
“Selamat pagi anak-anak! Perkenalkan saya Pak Akbar. Dan saya akan mengantikan sementara Bu Wati yang kalian tahu sendiri kalau beliau kenapa,” ucap Akbar mencairkan suasana.
“Pak, status Pak!” teriak salah satu murid perempuan diikuti sorakan murid perempuan lainnya. Tapi tidak dengan Kalila, dia hanya diam tertunduk, walaupun sebenarnya Kalila sangat penasaran dengan jawaban akbar atas pertanyaan itu.
Akbar hanya melempar senyuman manisnya, “Kita mulai pelajaran ya!” ucapnya tanpa menjawab pertanyaan muridnya. Semua bersorak kecewa, karena tidak mendapat jawaban dari sang guru idola.
Akbar pun mulai menyuruh semua siswa untuk mengumpulkan tugas dan memulai pelajarannya. Dia sesekali melayangkan humor dan membuat seisi kelas tertawa, kecuali Kalila. Sedikit cerita tentang Kalila jaman dulu. Kalila adalah gadis manis, feminim, sikap yang dewasa dan sejak dulu dia memang selalu berprestasi. Pada saat dia kelas IX, dia les di salah satu tempat les terbaik di kota Jakarta. Di sanalah Kalila bertemu dengan Akbar, gurunya.
Akbar pada saat itu masih berusia 20 tahun dan bekerja sebagai guru matematika. Karena kebutuhan ekonomi yang mendesak, Akbar kuliah sambil bekerja. Beruntungnya dia berprestasi dan mempunyai nilai yang bagus, sehingga dia diterima mengajar di tempat Kalila mengambil pelajaran tambahan.
Di tempat les itulah Kalila pertama kali bertemu dengan Akbar. Pada saat itu kebetulan Akbar memang hanya mengajar empat siswa saja. Selama empat bulan keduanya semakin dekat, bahkan Kalila selalu datang lebih awal dan pulang lebih akhir agar bisa mempunyai waktu berdua dengan gurunya. Mungkin untuk Kalila ini adalah cinta pertamanya, karena dia benar-benar sangat menyukai Akbar. Terlebih, Kalila tipikal orang yang sangat sulit menyukai seseorang. Bahkan dia sangat sulit mencari teman, karena dia hanya akan berteman dengan orang-orang yang menurut dia nyaman.
__ADS_1
Pada saat itu tidak bisa dipungkiri kalau Akbar juga menyukai Kalila. Siapa sih yang tidak menyukai gadis manis dan cantik seperti Kalila. Tapi, akbar harus membuang jauh-jauh perasaannya pada saat Kalila jujur dengan perasaan dia, karena dia tidak mau membuat kuliahnya berantakan hanya karena cinta, apalagi wanita yang dia sukai adalah seorang gadis yang masih duduk di bangku SMP. Saat Kalila memutuskan untuk mengutarakan perasaannya, terlebih dulu Akbar menjauh. Setiap kali Kalila ingin mendekat, pasti akbar menjauh. Mulai dari sana Kalila merasa ada yang aneh dengan gurunya. Sampai suatu saat Kalila mengikuti Akbar seusai pulang dari tempat les.
“Kak!” panggil Kalila saat Akbar sedang berjalan menyusuri gang rumahnya. Melihat Kalila jujur Akbar sangat kaget.
“Ka-Kalila! Ngapain di sini?” tanya Akbar terbata.
“Kakak, kenapa akhir-akhir ini menjauhi aku? Apa aku melakukan kesalahan?” jantung akbar berdebar dengan kencang. Dia tidak tahu harus menjawab apa, karena dia takut melukai perasaan Kalila.
“... kenapa diem, Kak? Aku cuma ingin tahu, kesalahan apa yang membuat Kak Akbar menjauhiku.”
Kalila orangnya selalu jujur dengan apa yang dia rasa. Saat itu juga, Kalila mengungkapkan perasaannya pada Akbar, sampai membuat guru lesnya itu tercengang. Akbar tidak tahu harus berbuat apa. Dia juga menyukai Kalila, tapi dia tidak bisa menerima gadis 15 tahun ini. Akbar melihat dari status mereka yang berbeda dan juga umur mereka yang terpaut jauh menurutnya.
“Maaf, Kalila! Bukannya Kakak tidak menyukai kamu, tapi kamu masih terlalu kecil dan hubungan kita tidak akan mungkin terjalin.” mendengar itu membuat Kalila sangat kecewa.
__ADS_1
“Tapi, Kak Akbar menyukai aku juga 'kan?” tanya Kalila yang sudah mulai berkaca-kaca. Pasalnya ini adalah cinta pertamanya.
“Maaf Kalila, aku tidak bisa menjawab itu. Lebih baik kamu pulang sekarang ya!” Akbar pun memutuskan untuk pergi meninggalkan Kalila yang masih berdiam mematung sambil meneteskan air matanya.
Sejak saat itu, Akbar berhenti dari kerja mengajar di tempat les dan memilih fokus pada kuliahnya. Dan pastinya ini membuat Kalila semakin terpukul. Mulai saat itulah, Kalila menjadi berubah. Dia tidak peduli dengan penampilannya, tidak peduli dengan keadaan sekitar. Kekecewaan pada cinta pertamanya membuat Kalila menjadi cuek dan tomboy. Dia takut untuk jatuh cinta lagi, karena menurut Kalila itu sangat menyakitkan.
~Bersambung~
Hai-hai readers yang Author sayangi. Btw ... ada yang sudah mampir ke novel Author yang berjudul TERJERAT CINTA MANTAN SUAMI belum???? ceritanya sudah tamat loh 🤭🤭🤭. Jamin cerita itu bisa bikin kalian marah, kesal, sedih dan pastinya bahagia juga.
Oia, Author mau kasih rekomendasi nih, buat kalian yang sudah baca novel author di atas, baca juga cerita yang berjudul BEHIND BLACK kisah seorang remaja yang sudah merasakan pahitnya dunia. Cuzz baca, diaplikasi yang sama 😘😘😘😘
HAPPY READING
__ADS_1
AKU PADAMU 😘😘😘😘