JANDA KARENA JANDA ( PENYESALAN )

JANDA KARENA JANDA ( PENYESALAN )
Berkunjung ke rumah besan


__ADS_3

" Kapan kamu kenalin ibu pada istri baru mu?", Tanya bu Ainun, mau di tolak seperti apapun bu Ainun hanya berfikir Yasmin sudah menjrmput kebahagiaannya, tentu bu Ainun juga harus bisa mulai menerima istri Hanan yang baru, pikir bu Ainun.


Disebrang Hanan yang mendengar perkataan ibunya langsung lemas, demi apapun tak ada tenaga, batinnya menjerit, menyesal pasti tapi dimana letak penyesalsn Hanan.


" Iya bu nanti ", jawab Hanyn tak bersemangat.


" Kalau liburan pulanglah, barang kali cucu cucu ibu yang bersama Yasmin juga akan datang jadi kalian bisa bertemu, pasti ramai ", perkataan ibunya membuat Hanan makin frustasi.


" Iya bu", Hanya kata itu yang bisa keluar dari mulut Hanan.


" Ya sudah ya, ibu mau menyusul bapakmu disawah, mau ngirim makan", Ucap bu Ainun.


" Slamet slamet ", Batin Hanan.


" Ya bu, hati hati salam buat bapak, Assalamualaikum", Ucap Hanan.


" Waalaikum salam".


Setelah sambungan telpon ditutup Hanan kembali menhela nafas panjang, miris.


Iya, itu yang dirasakan Hanan, setelah lampu hijau didapat dari ibunya, tapi nyatanya pernikahan itu ibarat sudah tidak ada.


Hubungan Dewi dan Hanan sudah diujung tanduk, sekuat apapun untuk diperbaiki rasanya sulit. Tindakan Dewi nyata di depan mata, bohong jika Hanan mau bilang baik baik saja dan akan bertahan, rasanya sudah jijik, bahkan rasanya cintanya yang dulu di dulukan rela membuang Yasmin demi Dewi sudah tak berbekas lagi.


Hanan seperti kehilangan arah, mau ceraikan Dewi, rasanya terlalu mudah dan ringan jika langdung dicerai begitu saja, mau bertahan itu lebih tidak mungkin lagi.


Mau mengejar bu Rosa juga tidak mungkin, suaminya punya uang sangat mudah jika akan mencrlakai Hanan.


Sendiri, kini hidup dikontrakan, tak ada hiburan, anak anak tiri yang biasa menyambutnya jika pulang dari sekolah kini sudah tak mungkin lagi.


Dipelupuk mata Hanan selalu teringat akan Haya, gadis kecilnya yang selalu terbayang merengek manja, dua jagoannya pun terkadang terbayang.


" Dimana mereka sekarang sudah berapa lama kita tak ketemu?", Batin Hanan.




Keluarga pak Yasman kini sudah berada di rumah orang tua dokter Yusuf, merrka disamput oleh keluarga besar dokter Yusuf dengan ramah.



Bahkan orang tua mantan istri dokter Yusuf juga ada disana, jauh jauh datang dari luar kota demi memberi ucapan selamat pada dokter Yusuf dan Yasmin.



Orang tua dokter Yusuf dan orang tua ibunya Halwa itu dulu sahabat saat SMA, namun kemudian orang tua ibunya Halwa dapat jodoh orang luar kota makanya sekarang tinggal di kota neneknya Halwa.



Masih kerabat jauh juga, makanya dulu dokter Yusuf di jodohkan dengan sedikit paksaan soalnya dokter Yusuf merasa dijodohkan dengan anak kecil yang masih pecicilan belum ada dewasa dewasanya sama sekali.



" Ma", Sapa dokter Yusuf pada mantan mertuanya yang tinggal mamanya saja karena bapak mertuanya yang bersahabat dengan bapaknya dokter Yuduf sudah meninggal.



" Iya, selamat ya mas, semoga bahagia terus, mama merestui pernikahan kalian", Ucapnya dengan mata berkaca kaca.

__ADS_1



" Aamiin terima kasih ma", Ucap dokter Yusuf.



" Ini istriku ma, Yasmin", Dokter Yusuf memperkrnalkan Yasmin, dan Yasmin pu menyalami nenrknya Halwa itu.



" Titip Halwa ya, dia anak yang manis kok", Ujar nenek Halwa.



" Sebelum kami dekat justru Halwa yang dekat dengan bundanya ini ma, bahkan hampir setiap malam Halwa minta tidur di rumah bundanya", Ujar dokter Yusuf.



" Oh, syukurlah mama jadi lebih tenang menitipkan Halwa dalam pengasuhannya, semoga kalian bahagia terus", Ucap mama.



" Aamiin mama iya terima kasih, semoga mama sehat terus agar bisa melihat Halwa sukses kelak", Ucap dokter Yusuf.



Dokter Yusuf dan Yasmin kemudian menyapa dengan yang lainnya. Mereka semua menyambut Yasmin dengan senang dan mengatakan jika Yasmin cantik dan kalem serta anggun.



" Pantes dulu Yusuf pernah ngadat ga mau nikah, ternyata oh ternyata", Ucap paman dokter Yusuf.




" Dia yang beruntung dapetin aku, aku kan keren Oom, jangan lihat sebelah mata Oom ponakanmu ini pria idaman", Dokter Yusuf menaik turunkan alidnya memandang kearah Oomnya.



" Halah gayamu, wong duda hampir empat tahun ga laku laku gitu kok, ngakunya pria keren, sok keren kamu", Pamannya melempar dokter Yusuf dengan kacang rebus yang tengah dia nikmati bersama secangkir kopi.



Yasmin hanya tergelak melihat interaksi keduanya, " Iya Oom saya yang beruntung, tapi dia juga sangat beruntung langsung dapat bonus tiga", timpal Yasmin, membuat semua yang berada disana ikut tergelak.



Mendengar jawaban Yasmin yang seperti itu dokter Yusuf yang duduk disamping Yasmin langsung merangkul punggung Yasmin dan mendaratkan kecupan dikepala Yasmin.



Mrmbuat Yasmin merona, tingkah suaminya membuatnya jadi grogi didepan banyak orang.



" Mas malu!", bisiknya lirih.


__ADS_1


" ha haaa.... Biar Oom ngiler, dia kan duda sudah tiga bulan lalu istrinya meninggal", Dokter Yusuf tergelak membuat Oomnya kembali melempar kacang rebus.



" Ooo.... Bocah, sengaja manas manasin Oom to, ra ngenah, apa ga kasihan kamu sama Oom mu ini?", Ujarnya.



" Makanya cepet kawin lagi", Dokter Yusuf terkekeh.



" Oom udah tua Suf, bentar lagi pensiun, apa masih ada yang mau sama orang tua ini?", Ucap paman.



" Ya nyarinya yang mau menua bersama, bukan yang ABG, ya pasti ga ada yang mau, mana ada anak ABG mau nikah sama kakek kakek", Ucap dokter Yusuf santai.



" Hustt kamu itu, ya iya Oommu carinya yang sudah setengah abad, mana ada ABG yang mau wong modal dia cuma modal motor butut kok", Ucap ibunya dokter Yusuf.



Semua orang pun jadi tertawa, " Setuju Oom sama bulek Mia saja!", Ucap dokter Yusuf.


Mia adalah saudara jauh juga yang belum menikah hingga usianya hampir lima puluh.



" Nah, ibu setuju dengan ucapan Yusuf", Akhirnya paman hanya tersenyum senyum saja.



Semua orang bertukar cerita dengan sangat akrab dan mereka juga menikmati oleh oleh dari orang tua Yasmin, berupa Lemper isi ayam, dan abon sapi, dan aneka jajanan pasar laiinnya, keluarga Yasmin juga membawakan aneka masakan menu makan siang komplit untuk makan bersama di rumah krluarga dokter Yusuf bertujuan agar tidak merepotkan tuan rumah.



" Yang masak diapa bu?", Tanya Yasmin pada ibunya.



" Ada ibu sengaja sewa tukang masak agar tidak capek, jika jajanan ini semua pesan saja, biar praktis", Jawab ibu Hasanah pelan.



" Ibu cuma masak empal daging dan juga sayur lombok saja, yang lainnya sama mbak Dinda yang masak", imbuh ibu.



" Mantap tapi masakannya enak enak", Jawab Yasmin.



" Alhamdulillah, semoga keluarga suami mu menyukainya".



" Pasti ibu, terima kasih untuk semuanya ibu, semoga ibu sehat terus... doakan Yasmin ya bu , mas Yusuf setia", Lirih Yasmin sambil merangkul bahu ibunya, dan bu Hasanah manggut manggut.

__ADS_1



Bersambung.....


__ADS_2