JANDA KARENA JANDA ( PENYESALAN )

JANDA KARENA JANDA ( PENYESALAN )
Kesedihan Yasmin


__ADS_3

Husain pun menunjukkan aksinya disekolah bocah itu yang biasanya sikapnya biasa biasa saja sekarang jadi sedikit berbeda, sering pad jam istirahat pergi dari sekolah dan kembali lagi saat jam sekolah sudah dimulai kembali alias telat, bajunya juga sering berantakan tak serapi dulu, malah sering dikelas ngobrol tak seserius dulu.


Jelas perubahan itu menjadi perhatian semua guru kelasnya, Husain termasuk anak yang pandai serta pendiam berbeda dengan akhir akhir ini, jelas guru pun merasa jengah dengan perubahan Husain.


Bocah itu yang tadinya tidak game tidak tertarik masuk warnet jafi ada keinginan kesana, pertama tama hanya lihat teman temannya yang main lama lama mulai paham cara permainannya dan mulailah Husain mengikuti teman temannya yang belum lama ia kenal, teman teman yang dulu ia hindari karena dulu merasa tak sepaham kini menjadi satu aliran.


Sementara Yasmin sibuk memberikan ilmu pelajaran di tempat les, dan Haya yang sekarang jadi pemurung dan juga gampang marah, sementara Husain sering bolos sekolah, banyak PR nya telat dikerjakan, Hasan yang sibuk belajar karena sebentar lagi akan masuk ujian. Tetangga yang sibuk bergunjing dan Hanan yang semakin tidak peduli dengan anak anaknya karena sibuk bantuin usaha Dewi yang srmakin ramai.


Sebulan dua bulan Yasmin belum menyadari perubahan pada anak anaknya, kesibukannya mengajar les menjadikannya sedikit teledor.


Sehingga dimana pas ambil raport Husain disitu Yasmin menyadari tentang putranya. Hatinya sedih bukan karena nilai Husain dan Rankingnya yang melorot namun dari laporan ibu guru wali kelasnya menyatakan perilaku Husain akhir akhir ini berbeda, sering membolos.


Sedih, sudah pasti. Bingung Yasmin mau bagaimana menasrhati putranya jrlas dia hanya mengandalkan nalurinya sebagai ibu tetapi tentang ilmu dia tidak ada, apalagi mengenai psikologi anak yang broken home.


" Bu, minta tolong kabari saya jika Husain berulah, mungkin masa perubahan dari anak anak menuju remaja membuatnya mudah terpengaruh", Ujar Yasmin pada guru wali kelas Husain.


" Pasti buk, putra ibu ini sangat berprestasi sebelumnya tentu saya juga berharap Husain akan terus maju dan lebih baik lagi, kami usahakan ya bu, tolong bantu dalam pengawasannya setiap hari", Ujar bu wali kelas.


" Iya bu terima kasih", Jawab Yasmin.


" Saya permisi ya bu, mau ke kelas putri saya dulu", Pamit Yasmin kemudian, hatinyapun kembali ketar ketir takut jika putrinya juga akan mengalami hal yang sama.


" Assalamualaikum", Yasmin masuk kekelas Haya dan mencari tempat duduk, rupanya dia sudah tertinggal karena sambutan wali kelas sudah dimulai.


Sampai pada giliran nama Haya dipanggil oleh wali kelas maka Yasminpun sebagai orang tuanya maju menghadap ibu wali kelas Haya tersebut.

__ADS_1


" Bu, Haya masih bertahan ya, Alhamdulillah namun disini ada nilai yang turun yang tadinya A plus menjadi minus, bukan apaapa bu saya memberikan penilaian itu, Haya sekarang sedikit berubah bu, sepertinya putri ibu ada beban yang dirasakan anak itu sekarang banyak diam dan melamun tetapi suka membangkang tidak nurut seperti dulu", Ujar bu Wali kelas menceritakan keadaan Haya akhir akhir ini.


Yasmin menghela nafas panjang, ada kesedihan dalam dadanya, ada tangis sesak ingin menyeruak keluar, dadanya sesak seperti ada batu besar menghimpitnya dan siap meledak, tetapi bisa apa Yasmin selain menahan dengan senyum getir terukir dibibirnya, mengangguk tanda mengerti dan paham yang diceritakan bu guru.


" Mungkin karena sekarang saya bekerja bu, jadi dia protes karena saya tak seintens dulu mengajari dan mrngawasi dia, mohon maaf jika ada tingkah Haya yang membuat ibu menjadi lebih repot, terima kasih karena sudah memperhatikan putri saya bu", Ucap Yasmin sopan.


" Iya bu, untuk ranking kelas Haya masih bertahan bu, dia ranking satu lagi, namun saya harap Haya akan kembali ceria dan semangat seperti dulu lagi".


" Terima kasih bu, akan saya sampaikan perhatian dan harapan ibu ini kepada Haya bu, semoga dia bisa memahaminya".


" Mari bu" Assalamualaikum, pamit Yasmin.


" Iya bu mari waalaikum salam".


Jika bisa Yasmin akan marah dan mengumpat menyalahkan suaminya tetapi pasti jika ia lakukan semuanya akan berbalik, dirinya akan semakin di tindas lelaki yang berstatus suami itu.


Diam bagi Yasmin itu pilihan terbaik, bukan kah dulu Habshah juga diam ketika Nabi memarahinya, membela Aisyah bahkan ketika Nabi menceraikannya, Hashah hanya diam menerima takdirnya, dan atas diamnya Hashah, Alloh melalu malaikat Jibril akhirnya menurunkan surat At- Tahrim ayat 1-5 ( QS : 66: 1-5) Diamnya Hashah dianggap istri yang sholehah.


Mohon ralat jika saya salah🙏


" Assalamualaikum", Yasmin memasuki rumah dengan senyum tipusnya, disana kedua anaknya yakni Husain dan Haya sudah menunggu bundanya untuk melihat rapirt mereka, Sengaja mereka tidak kesekolah karena bu guru bilang boleh kesekolah boleh tidak tetapi orang tua harus datang untuk ambil raport.


" Waalaikum salam bunda, mana raport Haya", Bocah itu sudah tidak sabar ingin melihat buku raportnya.


" Ini, Adik masih ranking satu tetapi adik harus berubah sikap, tidak boleh murung lagi harus happy dan ceria kembali ya", Ujar Yasmin membelai rambut puttinya dengan penuh kasih sayang.

__ADS_1


" Kakak masig ranking kan?", Tanya Husain.


" Masih kak, tetapi punya kakak nanti ya lihatnya, kakak bantu bunda dulu untuk membereskan kamar bunda ya".


" Kok? Memang kenapa kakak harus bantu bunda dulu dih?", Protes Husain.


" Haya, simpan raportmu dimeja belajar mu ya, bunda sama kakak mau beresin kamar bunda dulu".


" Ya bun", Haya nurut namun Husain merengut.


Sesampainya dikamar Yasmin menyuruh Husain duduk dipinggiran kasur tempat tidurnya.


" Kak, kali ini nilai kakak turun semua, dan kakak ranking empat, maafkan bunda kak, karena sibuk kerja sehingga kakak sedikit terabaikan", Yasmin bersimpuh dilutut Husain.


Anak itu melongo, tapi sebetulnya dia tahu hal itu akan terjadi mengingat dirinya yang sekarang sering tinggalkan kelas.


" Bunda Husain yang minta maaf, Husain tidak bisa mempertahan nilai Husain, Husain marah pada bapak bunda, membuat Husain merasa seperti tidak berarti buat bapak, lihat bapak sekarang sibuk dengan keluarga barunya, Husain, marah, kecewa, malu, semuanya bunda, semuanya", Bocah yang baru berusia sepuluh tahun itu menghambur memeluk bundanya dengan terisak disana.


" Ini bukan salah bunda, bunda tidak salah Husain yang sekarang jadi anak nakal bunda, maafin Husain", Isaknya dalam dekapan sang bunda.


Iya, Yasmin sengaja membawa Husain masuk kamar karena ingin menyampaikan tentang nilainya yang turun, Yasmin tidak ingin Haya tahu, itu akan membuat Haya juga down, atau bocah itu bisa lebih murung lagi. jika tahu kakaknya tidak ranking satu seperti biasanya.


Kakak adalah contoh untuk adiknya makanya Yasmin tidak ingin Haya tahu tentang kenakalan Husain.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2