Kepedihan Jiwa

Kepedihan Jiwa
Bab 79


__ADS_3

Kepergian Kyra, Abi langsung menghimpit tubuh Larisa. “Ini juga hari ulang tahun Kakak, kamu mau ngasih hadiah apa?”


“Hahaha … Kakak maunya apa?”


“Gimana kalau adik buat Kyra.” Pria itu mulai membenamkan wajahnya di leher sang istri.


“Apa tadi, Kakak, janjikan seorang adik pada Kyra?”


“Hanya menjanjikan dia akan menjadi seorang Kakak.”


“Oke, sebaiknya kita mulai sekarang tanpa menggunakan pengaman.” 


“Dengan senang hati.”


Keduanya memulai hari mereka dengan hal yang paling nikmat pagi ini.


...🧊🧊🧊🧊...


Acara ulang tahun Kyra dilakukan di sebuah wahana permainan anak-anak. Larisa sudah menyewa tempat itu satu bulan yang lalu. Teman-teman satu sekolah Kyra pun diundang untuk hadir memeriahkan acara ulang tahun pertama bagi Kyra. 


Gadis kecil nan lincah juga bijak itu tampak sudah tak sabar. Sang Mama mendandaninya memakai gaun yang ia pilih ketika belanja di mall kemarin. Lalu rambut hitam sebahunya di biarkan tergerai, hanya memakai mahkota mutiara yang sebagai pemanis.


“Anak Mama sudah cantik. Sekarang kamu bisa tunggu Mama ganti baju dulu di bawah sama Papa dan para nenek-kakek,” kata Larisa.


“Jangan lama-lama, ya, Ma.”


“Iya, sayang.” Larisa mencubit gemas pipi bulat putrinya.

__ADS_1


Kyra pun segera menuruni tangga menuju ruang tamu dimana Abi dan para eyangnya menunggu di sana.


“Cantik sekali,” seru Kania yang ternyata sudah datang.


“Terima kasih, Mami Nia.”


“Sini Mami mau kiss dulu baby donat yang mau ulang tahun.”


“Aku bukan baby lagi, Mami. Aku sudah besar,” sanggah Kyra.


“Maaf, sayang Mami lupa.” Kania pun tertawa.


“Papi Boni, hadiah buat Kyra mana? Kemarin janji bakalan ngasih sebelum kita ke pesta.”


Semua orang yang ada di sana tertawa karena gadis kecil itu langsung menagih janji yang kemarin sempat diutarakan Boni.


“Apa ini?”


“Ayo, di buka?” ajak Abi.


Kyra membuka simpul pita pink yang mengikat kotak berwarna putih itu dan saat tutup nya di angkat seekor anak kucing berwarna putih dan kuning keluar dari sana.


“Kitten? Aaaww … dia sangat lucu.”


Boni dan Kania mengangguk. “Karena sekarang kamu sudah besar artinya bisa bertanggung jawab. Mami sama Papi memberikan anak kucing lucu sesuai keinginan kamu belakangan ini.”


“Bilang apa sama Papi, Mami?” tanya Abi.

__ADS_1


“Terimakasih. Kyra janji akan mengurus dan merawat kitten lucu ini dengan baik.”


“Wah, sudah ada yang ngasih kado rupanya.” Larisa pun tiba dan ikut bergabung.


“Kyra mendapatkan apa yang diinginkannya,” kata Davira.


“Oke, tapi kamu haru bisa memberi makannya dan membersihkan litter boxnya nanti.”


“Siap, Mama.”


“Berangkat sekarang?” tanya Endra.


“Ayok.”


...----------------...


jangan bosan ya karena hari ini aku bawa rekomendasi lagi dari teman ku.


Jika penasaran langsung cus ke novelnya dan pastikan kalian tinggalkan jejak sebagai bentuk dukungan.


Terima kasih 🥰



DIA TIDAK PERNAH MENEMUKAN KEBAHAGIAAN DALAM PERNIKAHANNYA KARENA SIKAP ISTRINYA. TAPI DIA MALAH BERTEMU DENGAN SOSOK WANITA LAIN YANG MAMPU MEMBAWANYA LEBIH NYAMAN, APAKAH YANG HARUS DIA LAKUKAN? MEMILIH SETIA DALAM PERNIKAHAN NERAKA ATAU MENDUA UNTUK MENGGAPAI SURGA?


Reyhan rela menikah dengan istrinya yang kejam demi membayar hutang sang ayah. Namun, pernikahan Reyhan tidaklah seperti pernikahan pada umumnya. Belasan tahun menikah dikaruniai dua orang anak, tapi tak pernah sekalipun dia menyentuh istrinya. Sejak bertemu Hanna kehidupan Reyhan mulai berubah. Bagaimana nasib pernikahannya dengan istri kejamnya? Ataukah dia lebih memilih Hanna sebagian teman dalam hidupnya? Lalu anak siapakah keduanya?

__ADS_1


__ADS_2