
Semuanya segera memasuki mobil masing-masing. Mereka berangkat menuju lokasi pesta ulang tahun Kyra. Sampai disana ternyata banyak tamu undangan yang sudah datang.
Acara pun segera dimulai karena gadis kecil itu tak mau menunggu lagi. Pembawa acara mengajak para orang tua dan teman-teman Kyra untuk menyanyikan lagu selamat ulang tahu.
Happy Birthday to You
Happy Birthday to You
Happy Birthday, Happy Birthday
Happy Birthday to you.
“Tiup lilinnya,” sorak pembawa Acara.
Tiup lilinnya, Tiup lilinnya
Tiup lilinnya, Tiup lilinnya sekarang juga
Abi mengendong sang putri agar dapat menjangkau lilin di kue besar itu. Larisa pun ikut mendampingi dan mereka bertiga bersama-sama meniup lilin di kue bertemakan princes Anna dari film forzen kesukaan Kyra.
“Yeeaa … “ Semua orang bersorak dan bertepuk tangan.
“Oke, Papa dan Mama silahkan bantu putrinya potong kue,” ujar pembawa acara. “Kira-kira suapan pertamanya buat siapa, ya?”
__ADS_1
“Buat siapa, Ky?” tanya Larisa pada putrinya.
“Mama sama Papa aja yang suapin aku. Aku gak mungkin pilih antara kalian berdua, soalnya aku sayang Mama dan Papa,” jelas Kyra.
Akhirnya Abi dan Larisa secara bersama menyuapkan potongan kue pada gadis kecil itu, setelahnya merek memberikan ciuman di pipi Kyra.
“Tahan, ya biar kang poto ambil gambarnya,”seru pembawa acara.
Setelah tiup lilin dan pemotongan kue acara selanjutnya hiburan dari pesulap dan beberapa badut. Anak-anak lain pun diminta untuk mengikut permainan, jika ada yang kalah maka mereka harus menerima hukumannya.
Para orang tua pun tak hanya sekedar menemani anak-anak mereka. Larisa pun mengajak semua Ibu-ibu dari teman anaknya untuk ikut bermain juga dan jika ada yang kalah harus dihukum.
Semua bergembira dan larut dalam keseruan. Buat bapak-bapak yang hadir mengantar istri dan anaknya, bisa menunggu di restoran sebelah lokasi pesta ulang tahun itu.
“Terimakasih buat emak-emak dan adik-adik, teman, sahabat, saudara dan keluarga yang sudah datang dan ikut berpesta bersama gadis kecil kita, Kyra. Sekali lagi selamat ulang tahun, semoga panjang umur dan doa terbaik untukmu selalu. Saya sebagai pembawa acara penutup pesta kita sore ini, Assalamualaikum,” ucap sang pembawa acara.
Larisa ditemani Kania menyalami seluruh tamu yang hendak berpamitan untuk pulang.
...🍩🍩🍩🍩...
Mereka semua akhirnya kembali pulang. Kyra tak henti-hentinya mengoceh di dalam mobil selama perjalanan. Ia tampak sangat bahagia melihat banyak sekali kado nan diberikan oleh para teman-temannya.
Sampai di villa, Larisa membantu gadis kecilnya itu mandi dan berganti pakaian.
__ADS_1
“Mama, apa Moci boleh tidur di kamar bersama Kyra?” tanya Kyra.
“Siapa itu Mochi?”
“Anak kucing lucu dari Mami dan Papi.”
“Ooh, haha nama yang lucu. Kapan kamu memikirkannya?”
“Tadi ketika kita lagi mandi. Dia menggemaskan, bulat, lembut seperti mochi.”
“Boleh asalkan setiap pagi setelah bagun tidur kamu akan memiliki tugas baru, yaitu membersihkan kotorannya.”
“Boleh nanti aku minta bantuan Papa?”
“Boleh, asalkan kamu ikut membantu dan tidak membiarkan Papa melakukan sendirian.”
“Oke, Mama. Apa ada lagi tugas lain?”
“Kyra harus mengisi tempat makannya dan memberinya minum agar dia tidak kehausan.”
Gadis kecil itu mengangguk. “Aku akan mengurus Mochi dengan baik.”
“Gadis pintar. Sekarang kita turun ke bawah, waktunya makan malam.”
__ADS_1
......................