MENIKAHI ADIK MANTAN

MENIKAHI ADIK MANTAN
Bab 15 : Konferensi pers


__ADS_3

...~HANKUK UNIVERSITY~...



"Dia juga ayahmu keparat!" Dongmin meninju wajah Minhyun, Minhyun yang berdiri tidak seimbang pun jatuh tersungkur kebelakang.


Semua orang memperhatikan mereka, saat Minhyun ingin menghajar kakaknya lagi. Pria itu dilerai oleh teman-temannya. Somi, Lee ze dan juga Jadu memegang tangan Minhyun akan tidak berjalan mendekat ke arah Dongmin.


Dongmin yang masih menatap Minhyun tajam pun ditahan oleh temannya Park Ju dan Jeno.


Mereka memisahkan kedua pria itu, taoi sayang sekali kini mereka sudah menjadi pusat perhatian orang-orang. Bahkan terlihat banyak yang memvideokan keributan mereka.


Setelah kejadian tadi, Dongmin mencoba menelepon Ana, dia tidak mengerti maksud adiknya tadi. Tapi, perasaannya mengatakan kalau ini ada kaitannya dengan Anastasia.


Dongmin pergi ke halte bus untuk ke apartemen Ana, dia takut sesuatu terjadi pada wanita itu. Terlebih, Ana tidak mengabarinya semalam. Setelah 15 menit menunggu bus datang, akhirnya bus itupun tiba.


Dongmin segera masuk kedalam bus, dengan nafas yang saling memburu pria itu duduk di belakang.


Sedangkan Minhyun masih ada di kampus, Somi, Lee ze dan Jadu mengajak Minhyun ke taman.


"Ada apa?" Somi mengernyitkan dahi, dia kebingungan dengan sikap Minhyun yang tiba-tiba seperti itu.


"Apa yang terjadi pada Ana?" Sahut Lee ze pada Minhyun.


"Ana sedang sakit, temuilah Ana. Kurasa dia butuh dukungan kalian saat ini." Minhyun menepuk pundak Jadu mengajaknya pergi. Dia meninggalkan Somi dan Lee ze dengan pertanyaan besar dikepala mereka.


*


*


Saat didalam Bus, Dongmin melihat layar televisi yang ada didepan.


...*BERITA*...


Pewaris KIK Otomotif, Tuan Avaneesh Bumi terlibat perkelahian dengan seorang pemabuk disekitaran perusahaannya. Diduga perkelahian ini didasari oleh wanita cantik misterius yang diduga kekasih Tuan Avaneesh.


Wanita itu diikuti oleh seorang penguntit yang mencoba melecehkannya kemarin malam. Untungnya, penguntit itu sudah dibekuk oleh kepolisian Seoul. Sekian berita ini kami sampaikan, terimakasih.


Melihat berita itu, Dongmin membelalak. Dia segera meraih ponselnya lalu menelepon sepupunya Bumi. Terlihat jelas di layar tv tadi, kalau wanita uang ada di foto itu adalah Anastasia.


Dongmin menunggu panggilannya tersambung, dua kali pria itu menelepon tapi tidak ada jawaban. Dia tidak berhenti sampai disitu, akhirnya panggilan ketiganya tersambung.


"Halo, Bum!" Kata Dongmin panik, dia merasa khawatir tentang keadaan Anastasia.


"Halo, Dongmin ada apa?" Bumi mencoba bersikap biasa saja. Dia bahkan belum tahu kalau ada berita itu di televisi karena sekarang dua sedang sibuk memberi keterangan pada polisi.


"Kau dimana?" Dongmin mengernyitkan dahi sambil menunggu jawaban Bumi.

__ADS_1


"Aku di Kantor Polisi," Kata Bumi ragu-ragu, dia kira sepupunya itu akan menanyakan detail tentang kedatangannya kesana. Tapi dia salah, Dongmin langsung menutup panggilannya. Pria itu akan turun di kantor polisi.


*


"Bisa dijelaskan awal mulanya?" Tanya polisi pada Bumi yang duduk didepannya.


"Malam itu... Aku baru saja pulang dari kantor ku, dari kejauhan aku melihat Anastasia turun dari Busnya, aku juga melihat pria itu membuntutinya dari belakang. Karena aku dupenuhi rasa curiga jadi, aku dengan sigap membuntuti mereka,"


"Aku segera menepikan mobilku saat melihat pria itu mendekat kearah Ana. Kemudian aku menyoroti mereka dengan lampu mobil. Aku turun menghampiri mereka, aku melihat Ana ditarik kasar. Maka dari itu, aku merasa marah, aku dengan cepat menghajar pria itu beberapa kali."


"Dia pun mencoba menyerangku menggunakan pisau, tapi untungnya aku bisa menghindar saat itu, setelah aku lengah, pria itu meninju kakiku lalu kabur." Bumi menjelaskan dengan detail pada polisi.


Tak lama Dongmin pun datang, pria itu berjalan kedalam kantor. Bumi pun langsung menoleh ke arah pria itu.


"Dongmin!" Sapa Bumi dari sana.


"Dimana Pria itu sekarang?" Dongmin berdiri dengan wajah memerah, dia merasa harus memberi pelajaran pada si keparat itu.


"harap tenang, Dia sudah kami amankan." Kata Pak Polisi meyakinkan.


"Aku harus menghajarnya!" Dongmin berdiri seakan mau menerobos masuk, Bumi pun langsung menahannya.


"Duduk dulu. Biar polisi yang mengurusnya," Bumi mencoba menenangkan Dongmin.


Setelah selesai, Bumi dan Dongmin pergi memeriksa Ana di apartemennya. Tepat diluar kantor polisi, qartawan sudah menunggu mereka untuk menanyakan berbagai pertanyaan.


"Pak tolong berikan keterangan!" ucap salah seorang wartawan.


Bumi dan Dongmin masuk kedalam mobil, melihat banyaknya wartawan membuat Bumi mendengus kesal.


"Kekasih? Ada-ada saja mereka!" Bumi menggerutu sambil menghidupkan mesin mobil.


Berita besar lainnya, datang dari Minhyun dan Dongmin. Pernyataan tentang Dia ayahmu juga Keparat! Yang diucapkan Dongmin pagi tadi membuat video perkelahian dia dan Minhyun viral dengan cepat.


Radio yang ada di mobil Bumi pun memberitakan video viral itu.


"Ada kabar hangat terbaru dari pengusaha Lee Ro Jun, anak kandungnya terlibat perkelahian dengan anak sahabatnya Hwang Minhyun.


Tapi pernyataan divideo yang viral ini cukup membuat heboh masyarakat, Lee Dongmin mengatakan bahwa Lee Rojun adalah ayah dari Minhyun, apakah benar Hwang Minhyun adalah anak dari hubungan gelap Lee Ro Jun dengan wanita lain?


Belum diketahui pasti. Tapi sore ini pihak Lee Ro Jun dari KIK otomotif akan menggelar konferensi pers di gedung perusahaan."


Bumi menatap Dongmin dengan kebingungan,


"Kau berkelahi dengan Minhyun?" Pria itu sangat penasaran dengan jawaban sepupunya.


Dongmin mengangguk, ada rasa sesal didalam hatinya. Dia tidak tahu bahwa akan ada orang yang mengunggah perkelahiannya dengan Minhyun.

__ADS_1


Kemudian, berita lain disiarkan.


"Tak kalah menghebohkan, Pewaris Utama KIK otomotif yang juga terlibat perkelahian dengan seorang alkoholik di jalan dekat perusahaannya, rumornya dia berkelahi karena melindungi gadis yang diduga adalah kekasihnya."


Bumi makin membelalak, "Dasar media sampah, mereka seenaknya mengunggah berita yang tidak benar adanya." umpat pria itu.


Bumi sengan cepat mengemudi untuk sampai ke perusahaannya.


Mereka berdua, pergi ke KIK Otomotif. Rupanya, Lee Rojun sudah mengatur jadwal tentang koneferensi pada pers untuk menjelaskan apa yang terjadi apda Dongmin dan Minhyun.


Tentunya, dia akan mengelak tentang kebenaran bahwa Minhyun adalah anaknya.


..."LIVE : KONFERENSI PERS KIK OTOMOTIF"...


"Ada apa ini?" Ana kebingungan dia menonton itu di tv, sedangkan Yuri sedang keluar mencari camilan.


Cuplikan video pertengkaran Minhyun dan Dongmin di putar di televisi.


...Didalam siaran...


"Apa yang akan anda jelaskan tentang ini?" tanya seorang wartawan.


"Sebenarnya tidak ada ynag perlu dibesar-besarkan." Lee Rojun berusaha santai.


"Lagipula, mereka hanya Anak-anak. wajar, karena sudah lama bersama ku, Minhyun memang sudah menganggapku sebagai ayahnya dan aku juga sebaliknya. Perkelahian mereka hanya sebatas saudara, itu saja." Lee Ro Jun tersenyum.


"Bagaimana dengan paras keduanya yang dinilai mirip oleh Netizen?" pertanyaan yang ini membuatnya kesulitan mengelak. Faktanya, mereka memang mirip.


"Kebetulan saja, mereka memang anak yang tampan." Lee Ro Jun tersenyum.


Dilihatnya, Dongmin, Bumi yang baru sampai dan bergabung ke konferensi. Tak lama juga Minhyun pun datang.


"Kami ingin konfirmasi langsung kepada keduanya," Pinta wartawan kepada Dongmin dan Minhyun.


Dongmin memutuskan untuk maju menggantikan Ayahnya, Lee Rojun memberi kode agar Dongmin satu irama dengannya.


"Apa yang kau maksud dari videomu yang viral itu?" tanya wartawan


Dongmin menghela nafas panjang, "Apa yang aku sampaikan memang benar adanya, Minhyun adalah adik sedarahku." Dongmin melihat ke semua wartawan didepannya. Suara riuh pun terdengar, Lee Rojun menatap tajam Dongmin.


"HWANG MIN HYUN ADALAH ANAK KANDUNG LEE RO JUN, AYAHKU!" Dongmin menegaskan pada yang lainnya.


Bumi pun sama terkejutnya, tapi dia sedikit lega, karena dengan ini, rumor kencan nya dengan Ana akan meredup.


...****************...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2