MENIKAHI ADIK MANTAN

MENIKAHI ADIK MANTAN
Bab 80 : Punya Cucu


__ADS_3

Hari itu, tepat jam jam 02.00 siang Ana sedang duduk di ruang tv. Dia sedang menonton serial favoritnya, sambil memakan camilan yang dibuat neneknya.


Ana tertawa kecil melihat cuplikan yang ada di TV nya, sambil sesekali wanita itu melihat ke arah ponselnya. Walau sedikit merasa mustahil ada kabar dari Bumi.


Wanita itu masih tetap dengan sabar menunggu, Ana meminum teh buatannya, lalu menaruhnya lagi dimeja. Untunglah ibunya sedang pergi keluar bersama yang lain.


Ana memutuskan untuk tidak ikut mereka, dia hanya ingin bersantai saja dirumah. Sambil melihat aplikasi instagram Ana melihat beberaoa unggahan teman-temannya.


Dilihatnya, Somi mengunggah foto baru. Lokasi nya menunjukan di halaman kampus. Dengan caption, Aku merindukan si kecil Anastasia. Pose yang dia buat adalah pose cemberut dengan tangan mengepal didekat kedua matanya.


Ana tertawa kecil melihat postingan Somu, lalu dia pun meninggalkan komentar pada postingan itu.


Anastasia Jung : Aku di sini, ayo temui aku di Busan.


Ana lalu mengirim komentar itu, setelah itu komentarnya pun berhasil diunggah pada postingan Somi. Ana menaruh lagi ponselnya di meja yang ada didepannya.


Dia kembali mengambil cemilan yang dibuat neneknya, dia agak bosan karena serial favoritnya itu sudah selesai. Dia pun memutuskan untuk mematikan TV dan pergi ke kamarnya. Tak lupa dia juga mengambil ponsel yang dia letakkan di meja.


Ana berjalan dengan santai menaiki anak tangga satu persatu, kemudian dia membuka pintu kamar secara perlahan. Dia melihat ada sebuah rak buku di pojokan kamar, lalu Anastasia pun berjalan mendekat ke arah rak buku itu.


Disana, ada buku novel yang yang terkenal dengan berjudul "dijadikan Bahan Taruhan" yang bergenre romansa, ada juga novel Fantasi bertema pedang dan sihir yang berjudul "Candrasa".


Novel itu memang sangat terkenal di kalangan mahasiswa Hankuk, dengan genre petualangan yang sangat seru Ana pun memutuskan untuk mengambil novel yang satu itu.


Dia memang sangat suka segala hal yang berbau sihir, bahkan dia juga sangat menyukai film Harry Potter. Ana membawa buku novel itu ke tempat tidurnya, dia merebahkan diri di tempat tidur dengan menyangga beberapa bantal di punggungnya.


Ana perlahan membuka Novel itu dan membaca bab pertama. Dia melihat tentang kisah kelahiran seorang putra mahkota yang bernama Candrasa.


"Bagus sekali," Ana bergumam memuji novel itu.


Setelah selesai membaca bab pertama, ada panggilan yang masuk ke ponselnya. Dilihatnya nama Dongmin terpampang dilayar ponselnya. Ana pun segera menutup novel itu, lalu beralih menjawab panggilannya.


"Halo," sapa Anastasia.


"Halo, Kau mau aku bawakan apa? Sebentar lagi aku akan sampai." Kata Dongmin sambil tertawa kecil.


Ana pun menimbang-nimbang apa yang dia inginkan. Kemudian dia spontan menggeleng.


"Aku tidak mau apa-apa, kabari aku jika sudah sampai." kata Ana.


Dongmin pun mengiyakan, tapi dia tidak bisa tidak membawa apapun kesana. Setidaknya dia harus membawa hadiah untuk kedua orang tua Ana dan juga nenek kakeknya.


Dongmin pun melipir ke toko kue, dia turun dari mobilnya lalu berjalan masuk ke toko itu. Dongmin mulai memilih beberapa kue.


Setelah itu dia pun masuk lagi ke mobilnya, belum cukup sampai disitu. Dongmin juga melipir ke tempat bunga. Dia berniat memberikan itu pada neneknya Ana, Dongmin memang sangat romantis.

__ADS_1


Setelah jam 3 sore. Akhirnya Dongmin.sampai di depan rumah nenek dan kakek Ana. sebelum itu, dia pun menelpon Ana lebih dulu. Saat Ana sedang asik melihat aplikasi Instagram, panggilan pun masuk ke ponselnya.


Dengan cepat dia bangun dari tidurnya lalu berjalan ke bawah sambil menjawab telepon itu.


"Halo," kata Ana,


Dongmin pun menjawab, "halo" jawabnya.


"Kau sudah sampai?" Ana membuka pintu lalu berjalan keluar. Dilihatnya mobil hitam terparkir agak jauh dari rumah.


Dongmin pun melambai pada Ana, begitupun dengan wanita itu.


"Aku akan kesana," Ana pun menutup panggilannya, dia menghampiri Dongmin yang berdiri didekat mobil.


Dengan tersenyum Dia berjalan menemui Dongmin, tak lama ibu ayah nenek dan kakek Ana pun sampai di rumah. Mereka keheranan melihat sebuah mobil terparkir dan juga seorang pria tinggi, tampan yang datang menemui Ana.


Neneknya pun langsung menyapa Ana untuk menanyakan pria yang dilihatnya,


"Ana, apa dia teman?" tanya neneknya.


Anapun mengangguk, "iya Nek, kenalkan ini temanku Dongmin, dan Dongmin ini nenekku." Dongmin pun mengulurkan tangannya lalu menjabat tangan ke-4 orang itu satu persatu,


*


*


Ibu Bumi sudah pulang dari perkumpulan sosialitanya, saat sedang bersantai di ruang tamu sambil memainkan ponselnya, wanita itu pun mendapatkan sebuah pesan.


Pesan itu berisikan,


^^^Dari : Jeng kelin^^^


^^^Selamat ya! Kau sebentar lagi punya cucu, aku tidak menyangka secepat itu.^^^


Dengan keheranan ibu Bumi membaca pesan itu. wanita itu pun geram.


"Apa dia sedang mengejekku karena bumi belum nikah?" Dia menggeletukan giginya kesal. Dia pun membalas dengan cepat dan menohok.


^^^Balasan :^^^


^^^Iya-iya aku tahu anakmu sudah menikah dan kau sudah punya cucu. Tapi bukankah tidak pantas berbicara seperti itu? Kau tahu, putra semata wayangku belum menikah. Bagaimana mungkin aku mendapatkan cucu. Lagipula, putraku itu sedang mengembangkan bisnis kami di INGGRIS.^^^


Ibu Bumi pun melempar ponselnya ke samping, dia mendengus kesal sambil menyilangkan tangannya didada. Tidak lama, wanita itu mendapat balasannya lagi.


Dari : Jeng kelin

__ADS_1


Hahaha... Ah kau pasti malu, karena menantumu hamil diluar nikah.


Iya kan? Tapi, tidak perlu berbohong seperti itu, aku belum menyebarkannya di grup kita. Tenang saja, ini buktinya.


[Foto]


Ibu Bumi makin geram, "Apa sih yang wanita gila ini maksud?" Gumamnya. Dia pun membuka foto yang dikirim wanita itu.



(Gambaran Bumi dan Bella saat berbelanja perlengkapan bayi, anggap saja dalam foto ini perut Bella terlihat membuncit).


Matanya membelalak, dia sampai refleks melempar ponselnya ke sofa. Sambil menutup mulutnya dia melihat lagi foto itu.


"Ini benar Bumi," gumam Ibu Bumi.


Dia pun menanyakan hal itu pada jeng kelin,


^^^Balasan :^^^


^^^Dari mana kau dapat foto itu?^^^


Masih dengan jantung yang berdegup, Ibu Bumi hampir kehilangan nafas. Dia tidak percaya dengan apa yang dia lihat. Apakah benar itu anaknya dan siapa sebenarnya wanita berbadan dua itu? pertanyaan itu memutar dikepalanya.


^^^Dari : Jeng kelin^^^


^^^Dari anakku yang ada di Amerika, dia pernah satu angkatan bersama Bumi kan di Hankuk? Jadi dia mengenalinya. Anakmu sedang berbelanja pakaian bayi hahaha.^^^


Ibu Bumi masih merasa tidak menyangka, dia harus segera menutupi hal itu jika memang benar adanya. Dia juga harus mengkonfirmasi langsung kepada Bumi kebenaran itu.


^^^Balasan :^^^


^^^Baiklah, aku mohon hapus fotonya.^^^


^^^Aku akan memberikan berapapun yang kau minta.^^^


Ibu Bumi panik, jika memang benar Bumi menghamili wanita lain. Lalu hubungannya dengan Anastasia itu bagaimana?


Bumi.... Akan ku jewer telingamu, kalau kau benar-benar berselingkuh dari Ana. Ibu tidak akan memaafkan mu Bum!


Batin ibunya.


...****************...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2