
DI RUMAH TUAN PARK.....
Hari kemarin, setelah Tuan Park datang ke KIK Otomotif dan membicarakan soal masalah putrinya dengan Pak Bumi. Dia langsung bergegas pulang, dijalan pulang dia sudah merasa emosinya diujung tanduk.
Sesampainya dirumah dia memarkirkan mobil dengan sembarang, tanpa pikir panjang pria itu langsung turun dari mobilnya dan masuk ke dalam rumah dalam keadaan emosi.
"YERIIIII !!!!" Panggilnya dengan keras, sehingga istrinya dengan cepat menghampiri pria itu.
"Ada apa sayang?" Tanya Istrinya yang masih menggunakan celemek di tubuhnya, rupanya istrinya sedang masak didapur.
Didalam kamar terlihat Yeri sedang menggunakan earphone sambil mendengarkan musik. Dia merasa senang karena sudah menampar wanita yang dia benci itu.
Sebenarnya, alasan utama dia membenci Anastasia adalah karena dia merasa tersisihkan, sejak ada wanita itu dia mulai tidak menjadi pusat peratian lagi. Apalagi, Dongmin malah secara terang-terangan menyukai wanita itu.
Dia masih mendengarkan musik sambil menggoyang-goyangkan kepalanya, ayahnya yang sedari tadi memanggilnya pun tetap tidak dia hiraukan.
Setelaj menunggu lama, akhirnya Tuan Park mendatangi putrinya dikamar tidur, dengan kencang dia membuka pintu kamar. Yeri yang membelakangi pintu kamar masih belum menyadari bahwa ayahnya sudah ada diambang pintu.
Dengan cepat, Tuan Park melangkah kearah Yeri, dia merebut ponsel anaknya dan membantingnya kelantai sampai hancur. Yeri yang terkejut dengan tindakan ayahnya langsung membelalak ke arah pria tua didepannya.
"Appa!!!!" Yeri melihat ponselnya sudah terbuka menjadi dua bagian dilantai.
"Kau !!! Kenapa kau lakukan itu huh? Kenapa sampai harus berurusan dengan pelanggan utama kita???" Tuan Park melotot ke arah anaknya. Nafasnya menggebu seolah ingin meluapkan semua emosi didalamnya.
"Apa maksud appa?" Yeri seperti sedang sembunyi tangan, melihat ayahnya marah seeprti itu dia jadi ketakutan.
"Kau menampar kekasih pria itu, dia mengancam akan menghentikan kerja sama perusahaan kita. Dasar kau anak bodoh!!!!" Tuan Park melempar Yeri dengan buku novel Candrasa yang ada pada rak buku ke wanita itu.
"Appa !! Maafkan aku, aku sedang emosi saat melakukannya." Yeri mendekat ke arah ayahnya mencoba menjelaskan.
Tuan Park tetap tidak bergeming, dia berpikir bagaimana pun caranya anak ini harus meminta maaf pada Keluarga KIK. Dia sama saja sudah menghina keluarga KIK dengan menampar calon menantunya.
"Dasar anak bodoh!! Sekarang buat video permintaan maafmu pada gadis itu!!!!" Pinta Tuan Park pada Yeri.
Yeri mengernyitkan dahi, salah satu sudut bibirnya mengangkat keatas. Untuk apa dia membuat video permintaan maaf? Itu hanya akan membuat namanya semakin jelek dia kalangan teman-teman kampusnya.
"Aku tidak mau!!!!" Yeri menyilangkan tanganmya didada, dia menolak permintaan Tuan Park.
"Kalau begitu. Aku akan menghentikan semua fasilitas dan uang bulanan mu." Kata ayahnya menganca.m.
"Ayah itu tidak adilllll !!" Yeri masih mencoba menolak, tapi Tuan Park tetap kekeh dengan permintaannya. Itu satu-satunya cara agar Bumi mau memaafkan dan melupakan kejadian itu.
Dengan paksaan terus menerus dan diimingi ponsel keluaran terbaru, akhirnya Yeri mau membuat video permintaan maaf itu, menggunakan ponsel Tuan Park.
Yeri membuat video nya dengan durasi singkat 45 detik, dengan hati yang setengah ikhlas dia pun mengunggah permintaan maafnya disitus yang dimiliki kampusnya, Hankuk.
__ADS_1
Setelah video itu di upload, video itu pun langsung mendapat banyak penonton, like dan juga berbagai komentar. Kebanyakan yang berkomentar disana tidak menunjukan nama mereka melainkan menggunakan nama 'Anonymous' .
Rata-rata komentar berisikan tentang rasa kesal mereka pada Yeri, banyak hujatan yang tertulis disana.
*
*
Ana yang sedang dalam perjalanan ke Busan, mendapatkan pesan dari Somi mengenai video yang Yeri unggah. Ponselnya pun berdering, wanita itu langsung merogoh ponselnya yang ada didalam tas.
^^^Dari : Somsomi^^^
^^^Ana, kau harus lihat ini https://hankuk.corp/untukAnastasiaJung ...^^^
Ana membuka situs yang Somi kirim padanya, dia menutup mulutnya saat video itu dia putar. Dia sangat terkejut melihat permintaan maaf itu sudah dipenuhi komentar jahat orang-orang. Didalam dirinya, dia merasa kasihan melihat Yeri di caci maki.
Dengan cepat Ana menulis komentar disana, sebelum itu Ana memilih salah satu pilihan.
• Anonymous
* Ketik Nama
Ana memilih ketik nama, dia mengisi namanya dengan lengkap lalu mulai memberikan komentar.
Kolom komentar :
Terimakasih, aku menerima permintaan maafmu. Untuk yang lain, kumohon jangan menghujat Senior Yeri. Dan untuk senior, kau boleh menghapus video ini.
Pesan itu dia tujukan untuk Yeri, Ana tidak mau masalah ini berlarut-larut. Dia juga tidak ingin punya musuh dimana pun.
Perjalanan ke Busan akan sangat melelahkan bagi mereka, sehingga mereka menyempatkan waktu beristirahat untuk membeli camilan dahulu.
Ana masih dengan setia menunggu Bumi bangun dari tidurnya, wanita itu berharap urusannya disana berjalan dengan lancar.
Ibunya sejak tadi, tidak berbicara ataupun mengajak Ana mengobrol, dia sangat sibuk dengan ponselnya dan sesekali ibunya itu tertidur.
Ayah Ana lah yang malah sering mengajak ngobrol anaknya dan supirnya Johan. Kadang juga ayahnya melemparkan candaan garing yang hanya lucu bagi Ana,
Jauh dari Bumi, semakin membuat Ana sadar kalau rasanya pada pria itu begitu besar. Baru kali ini dia benar-benar mencintai seseorang sedalam itu.
Dia sudah tidak peduli tentang kenyataan bahwa Bumi adalah mantan kekasih kakaknya. Yang dia pedulikan sekarang adalah pria itu dan Bella sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi.
Cepat atau lambat, dia pun akan jujur pada Bella mengenai hubungannya dengan pria itu. Dia hanya berharap bahwa kakaknya tidak masalah mengenai hubungan mereka.
Setelah proyek pembuatan patungnya selesai, para mahasiswa diizinkan untuk mengambil cuti maksimal 2 minggu. Terlebih, 1 semester sebentar lagi akan dengan sukses mereka lewati.
__ADS_1
Ana pun baru ngeh, mengenai sketsa yang dia berikan pada Dongmin kemarin.
Apa pria itu sudah memberikannya pada Minhyun?
Ana membatin, kemudian dia mengambil ponselnya kembali dan mengetikan pesan untuk Minhyun.
^^^Dari : Ana^^^
^^^Minhyun, maafkan aku. Aku benar-benar lupa,^^^
^^^aku menitipkan Sketsanya pada Dongmin.^^^
^^^Apa kau sudah menerimanya?^^^
Ana menekan tombol kirim pada ponselnya, dia pun menunggu Minhyun membalas. Selang beberapa menit, ponselnya berdering dan dia pun mendapatkan balasan dari pria itu.
^^^Dari : Minion^^^
^^^Belum, Aku belum bertemu dengannya.^^^
^^^Apa kau bertemu Dongmin?^^^
Pria itu malah bertanya balik kepada Anastasia, Ana dengan fokus membalas pesannya lagi.
^^^Dari : Ana^^^
^^^Aku bertemu di kampus kemarin,^^^
^^^lalu dia mengantarku pulang, jadi aku menitipkan Sketsa itu padanya.^^^
Ana menunggu balasan dari Minhyun lagi, tapi pria itu tidak membalas cepat kali ini. Mungkin dia sedang sibuk, Ana pun meraih earphone nya yang ada didalam tas lalu memasangkannya dikedua telinga.
Ana mendengarkan musik sambil memejamkan matanya, entah kenapa rasanya hari-harinya terasa sepi tanpa Bumi.
Dia merindukan pria itu, apalagi perbedaan waktu yang membuat mereka sulit untuk berkomunikasi.
Anastasia tidak cocok untuk hubungan jarak jauh seperti ini. Karena Ana merasa, bahwa bahasa cintanya adalah dengan physical touch ¹.
Dia pun merasa sesak didada jika harus berjauhan dengan pria itu cukup lama.
...****************...
...****************...
Kamus Author :
__ADS_1
physical touch¹ : sentuhan fisik. (pelukan, belaian, dsb).