
Penjaga itu sekarang bisa sedikit bernafas lega setelah kepergian Reino dan juga mamanya.
"Aku benar-benar gak tau kalau dia adalah tuan muda Aquino."ucap penjaga itu menyesal sekarang
"Aku juga gak tau, tapi seharusnya kamu gak perlu menghinanya."ucap penjaga yang satu lagi menasehati
"Aku awalnya gak berniat menghina, hanya saja selama ini yang aku tau hanya nona Alexa dan aku merasa kalau dia sedang mengarang cerita bohong. Liat saja pakayan nya saja terlihat biasa saja tadi."ucap penjaga itu lagi memberi alasan
"Pakayan nya memang biasa saja tapi harga belum tentu murah, sebaiknya kamu berdoa agar tuan muda Aquino gak dendam sama kamu."ucap penjaga senior
Di mobil menuju rumah.
"Kenapa gak suruh supir taksinya antar sampai rumah?"ucap mama Eva
"oh itu penjaga di gerbang depan tadi gak kenal Reino ma, jadi gak di ijinin masuk."ucap Reino
Dia tidak mengatakan kalau tadi ada penjaga yang menghinanya karena nanti terkesan seperti anak yang suka mengadu. Walaupun mama nya baik hati, Reino yakin kalau dia menceritakan hal itu mamanya pasti akan marah besar pada penjaga tadi.
"Malam nanti mama mau undang semua keluarga kita untuk makan malam, mereka pasti sangat senang bertemu kamu Rei."ucap mama Eva
"Atur aja ma."ucap Reino
__ADS_1
Mereka sampai di rumah mewah itu dan semua orang menyambutnya dengan kata selamat datang tuan muda. Eva sang mama terus tersenyum bahagia melihat anaknya yang selama ini hilang kini telah kembali ke rumah mereka.
"Ini foto papa mama waktu masih mudah?"ucap Reino saat melihat foto yang terpajang di tembok rumah
"Iya sayang, setelah Alexa melahirkan mama mau kita foto keluarga dan memajangnya disini. Tapi setelah dipikir-pikir nanti kamu sendiri yang jomblo yah Rei."ucap mama Eva
"Gak mama, gak Lexa sama James sama aja."ucap Reino
"Apa mereka sering menghina kamu karena masih jomblo?"ucap mama Eva sambil tertawa
"Sering banget ma"ucap Reino
"Sebaiknya kamu cari pacar dan setelah itu menikah. Apa perlu mama yang carikan, banyak lo cewek cantik anak dari teman mama dan papa ?"ucap mama Eva
"Kamu rencananya mau kuliah dimana Rei?"ucap mama Eva
"Di Harvard university ma."ucap Reino
"Disana itu ada kakek Tony, kamu bisa belajar banyak tentang bisnis padanya."ucap mama Eva
"Kakek Tony itu siapa ma?"ucap Reino karena dia masih merasa asing dengan nama itu.
__ADS_1
"Kakek Tony itu sahabat dari kakek kamu dari papa."ucap mama Eva
"Baiklah aku akan bertemu dengan kakek Tony kalau aku sudah disana nanti."ucap Reino
"Apa masalah Hendra sudah beres Rei?"ucap mama Eva
"Sebentar lagi masuk persidangan ma"ucap Reino
"Yasudah nanti biar pengacara saja yang mengurusnya."ucap mama Eva
Setelah berbincang dan makan siang berdua dengan mama Eva, sekarang Reino sudah berada di kamarnya.
Dia menelpon supirnya untuk menanyakan tentang wanita yang dia tolong.
"Halo tuan."ucap supir yang baru saja mendapat telpon dari bos nya.
"Apa bapa sudah mengantar wanita tadi ke tempat tujuannya?"ucap Reino
"Sudah tuan muda. Wanita itu pergi ke restoran dan dia menitipkan handphone milik tuan pada saya."ucap supir.
"Apa bapa mengantarnya pulang setelah itu?"ucap Reino
__ADS_1
"Tidak tuan, wanita itu meminta saya untuk pulang dan tidak menunggunya. Saya pergi setelah wanita itu masuk ke dalam restoran."ucap supir
"hmmm baiklah pak, saya cuman mau tanya tentang itu saja."ucap Reino