
Baby Javier terus menangis karena asi tidak kunjung keluar, melihat anaknya terus menangis membuat Alexa juga ikut-ikutan menangis karena tidak tau harus berbuat apa.
"Kamu kenapa sayang?"ucap James yang baru masuk ke kamar
"Javier nangis terus aku bingung, asi ku juga keluar nya hanya sedikit"ucap Alexa dengan air mata yang terus menetes.
"Yaudah kamu jangan ikutan nangis dong sayang, kita pikirin solusinya"ucap James dengan suara yang sedikit membentak karena sejak tadi Alexa terus menangis dan jujur saja pria itu bingung mau menangani anaknya atau istrinya.
James baru saja pulang dari kantor karena pekerjaan yang begitu banyak membuat pria itu pulang cukup larut malam ini. Ingin rasanya dia memejamkan mata setelah seharian bekerja tapi apalah daya, jika anak dan istrinya terus menangis seperti ini.
Bukan nya berhenti setelah dibentak James, Alexa malah semakin menangis tersedu-sedu karena merasa James membencinya.
"Kamu jahat James, kamu pasti punya wanita lain kan di luar sana"ucap Alexa menuduh tanpa bukti, membuat masalah yang ringan menjadi rumit
"Wanita yang mana lexa, kamu tu aneh - aneh aja gak jelas"ucap James malas
"Ya iyalah menurut kamu aku gak jelas, karena sekarang aku kan udah gendut."ucap Alexa
"Terserah kamu deh, pusing aku."ucap James keluar dari kamar sambil menggendong Javier
"Ma mama"ucap James memanggil mamanya yang mungkin sudah kembali dari pesta pernikahan kerabatnya.
"Iya sayang, loh kenapa Javier nangis?"ucap Mama Vera
"Kayanya lapar deh ma, ASI-nya Alexa gak keluar dan sekarang dia malah ikutan nangis di kamar"ucap James
"Sini biar mama yang gendong. Kaya nya masih ada sisa satu kantung asi deh di kulkas., kamu tolong hangatkan dulu."ucap Mama Vera sambil menimang cucunya agar berhenti menangis.
Sekarang baby Javier sudah berhenti menangis karena sudah meminum asi dan dia pun tertidur.
"Ayo kita ke kamar, kamu gak marah - marah kan sama Alexa?"ucap Mama Vera menebak gelagat putranya.
"Aku kesal aja mah, anak udah nangis malah dia juga ikutan nangis belum lagi malah nuduh aku punya wanita lain"ucap James dan langsung mendapat tarikan pada telinganya karena di jewer mama Vera.
"Kamu tu gak boleh gitu kasihan Alexa. Hormon nya tu lagi turun pasca lahiran, apalagi dia ibu baru. Kamu jadi suami harus pengertian. " ucap Mama Vera
__ADS_1
"Iya ma, iya"ucap James
*****
Tok tok tok
"Lexa sayang, buka pintu nya dong"ucap Mama Vera
"Sabar ma"ucap Alexa kemudian membuka pintu dan matanya nampak sembab
"ini Javier udah tidur, tadi mama udah kasih dia asi yang ada di kulkas bawah"ucap Mama Vera memberikan Javier pada Alexa.
"Makasih ma"ucap Alexa membawa Javier dan membaringkannya di tempat tidur.
"Itu payudara kamu udah bengkak Lexa"ucap Mama Vera prihatin
"Iya ma, lagi mampet terus sakit banget"ucap Alexa sambil meringis.
"James, urus istri mu sana jangan liat hp terus"ucap Mama Vera merebut hp James yang di pakai untuk bermain game
"Bantu Alexa kompres dan pijat, biar asi nya bisa keluar"ucap Mama Vera
"Dada atau?"ucap James
"Dada nya Alexa, karena tidak mungkin asi keluar dari tempat lain"ucap Mama Vera lengkap karena takut James bertanya lagi dan membuat nya kesal
"Wow, kalau itu aku udah ahli ma. iyakan sayang"ucap James sambil memasang wajah mesum
"Hanya dada yah bukan yang lain"ucap Mama Vera meninggalkan sepasang suami istri di kamar.
Selang beberapa waktu, pelayan membawa tempat berisi air panas dan juga alat kompres.
"Sayang kamu buka dulu baju nya"ucap James
"Hmm"
__ADS_1
"Kamu gak mau ngomong sama aku, masih marah karena tadi aku ngebentak kamu? Aku minta maaf yah"ucap James kemudian mengecup bibir Alexa
"Ada hal lain yang buat kamu kesal?"ucap James lagi dan Alexa mengangguk
"Kamu bisa cerita kan apa masalah nya?"ucap James membujuk agar Alexa jujur
"Jas kamu kemarin ada wangi parfum wanita"ucap Alexa berterus terang
"Kemarin? oh kemarin jas ku di pake sama saudara kembar kamu yang gak tau diri itu. Kemarin Reino mau ketemu klien tapi ada wanita yang menyiram air ke jas nya jadi mau tidak mau dia meminjam jas ku. Kamu bisa bertanya ke Reino, karena setahuku klien nya seorang wanita"ucap James panjang lebar karena tidak ingin Alexa salah paham
"Oke aku percaya"ucap Alexa
"kalau ada sesuatu yang mengganjal, kamu langsung bertanya saja. Jangan sampai kamu kepikiran, stres dan jadi begini. Ingat diam tidak akan menyelesaikan masalah. Ayo cepat buka baju nya sebelum air nya dingin."ucap James
Alexa pun menuruti perintah James, dia melepas baju nya dan dada nya langsung terekspos karena dia memang sengaja tidak memakai bra karena kesakitan.
"sayang ini udah gede banget loh, sampai gak muat dia tangan ku"ucap James dengan wajah genit
"Itu karena bengkak, asin nya gak keluar"ucap Alexa
"Auw pelan Jay"ucap Alexa meringis
"Baru gini aja kamu udah mendesah"ucap James
"Ini sakit bukan mendesah"ucap Alexa
Setelah mengompres dan memijat, James berinisiatif untuk langsung menyedot ASI agar cepat keluar.
"Javier, maaf malam ini Daddy dulu yah yang nyusu ke mommy"ucap James sambil memperhatikan Javier yang terlelap
"Jangan di gigit Jay, kamu lagi bantuin aku apa lagi nuntasin nafsu sih"ucap Alexa
"Dua - dua nya sayang, karena yang di bawah udah bangun"ucap James karena bagian bawah nya sesak
"huft, menambah pekerjaan saja"ucap Alexa
__ADS_1
"hahaha kali ini kamu yang bantu aku keluarin oke, walaupun belum bisa tapi masih ada cara lain kan sayang"ucap james