Musuhku Suamiku

Musuhku Suamiku
BAB 32 MAAF


__ADS_3

Berbeda dengan Alexa, sekarang James sedang duduk bersama teman-temannya dan juga teman-teman Alexa.


Mereka semua mengucapkan selamat pada James, setelah selesai mereka melihat ke meja Revan berharap Alexa akan bergabung bersama mereka dan ternyata disana hanya ada Revan dan Rara.


"Kenapa Alexa gak kesini" ucap Sheila


"Tadi dia masih ngobrol sama ka Rara, mungkin sekarang dia udah balik ke kamar buat istirahat" ucap James


"Oh yaudah, tapi kalian gak lagi berantem kan" ucap Sheila lagi sedangkan yang lain memilih untuk diam karena sejak pagi, mereka sudah melihat suasana hati James sedang tidak baik


"Gak" ucap James datar


Dan seketika semua orang berada di meja itu diam tidak ada yang berbicara lagi.


Untuk mencairkan suasana Bryan memilih menggoda James.


"James lo gak istirahat biar ada tenaga buat ntar malam" ucap Bryan mengedipkan sebelah matanya.


Semua teman- temannya menoleh ke Bryan karena ucapannya yang ambigu, berbeda dengan James yang membalas ucapan Bryan dengan santai


"Gue gak perlu istirahat, gue bisa ngikutin acara resepsi sampe selesai" ucap James sebenarnya dia sudah maksud dari ucapan temannya itu

__ADS_1


"Tuan muda bukan itu. Maksud gue siapin tenaga buat nyoblos ntar malam" ucap Bryan


"Benar tu" ucap Kevin dan Rendi bersamaan


sedangkan Shasa dan Sheila memilih untuk diam.


"Otak lo semua udah pada kotor" ucap James


Berbeda dengan reaksi temannya, Cintya tertawa terbahak-bahak mendengar kata nyoblos.


"hahaha...Shel liat tu cowo lo, orang lagi gak pemilu dia nyuruh James nyoblos. Mana nyoblosnya malam lagi emang ada" ucap Cintya dengan polosnya. Dari mereka berempat memang Cintya yang sedikit polos.


"iya emang si Bryan ada gila-gilanya" ucap Sheila


"Iya. Emang maksud lo apa?" ucap Cintya


"Maksud gue, hiks sakit-sakit" ucap bryan belum selesai telinganya langsung di tarik Sheila


"Maksud Bryan itu malam pertama" ucap Kevin menjelaskan ke Cintya karena kalau Bryan yang jelasin bakal ngerusak otak orang yang dengerin


Beberapa saat kemudian James langsung pamit ke teman-temannya untuk kembali ke kamar.Saat membuka pintu kamar, dia melihat Alexa yang tidur di atas kasur.

__ADS_1


Diapun berjalan mendekati tempat tidur kemudian, memandangi wajah istrinya yang sedang tertidur lelap.


James merasa kasihan karena mangacuhkan Alexa dari semalam, sudah hampir seharian mereka sama sekali tidak berbicara satu sama lain.


Tapi dia akan terus mengacuhkan alexa, sampai istrinya itu mau minta maaf dan menyadari kesalahannya.


Selesai memandangi wajah Alexa, dia langsung ke kamar mandi untuk mandi. Selesai mandi dan memakai piyama, James langsung berjalan ke sofa untuk tidur disana.


James lebih memilih untuk tidur sofa, apalagi sekarang dia masih marah dengan Alexa dan tidak mau mengganggu isterinya yang sedang tidur.


setelah beberapa jam


tok...tok...tok


Tidak ada jawaban dari dalam kamar pengantin itu. Pelayan akhirnya pergi untuk melaporkan ke mama Eva dan Vera


"Nyonya, maaf tadi saya sudah mengetuk pintu kamar tuan dan nona tapi tidak ada jawaban" ucap pelayan.


"Apa mereka gak ada di kamar" ucap mama Eva


"Saya tidak tau nyonya. Pintu kamar tuan dan nona tidak di kunci, tapi saya tidak berani masuk nyonya" ucap pelayan sopan

__ADS_1


"Yasudah kalau gitu biar kita aja yang bangunin" ucap mama Vera ramah dan mengajak mama Eva untuk membangunkan putra dan putri mereka.


Jangan lupa dukung outhor dengan like, komen dan vote😍


__ADS_2