Nikah Rahasia

Nikah Rahasia
Bab 105


__ADS_3

"Ca.. ada yang nyari loe noh..." ucap Rara yang baru datang dari luar rumah Rido.


"Siapa...? perasaan gue ngak kenal orang deh?" jawab Aisyah.


"Mana gue tau, keknya pengen ketemu banget sama loe" jawab Rara.


"Ya udah deh... gue ke laki gue dulu" jawab Aisyah mencari suaminya di ruang kerja, ya Rido membuat ruang kerja di samping kamarnya, namun pintunya bisa tembus ke kamar tidur mereka.


"Kak..." panggil Aisyah, saat melihat sang suami lagi fokus sama laptop di atas meja.


"Ada apa hmmm..." ucap Rido menarik tangan istrinya dan mendudukan Asiyah di pahanya.


"Masih sibuk ngak?" tanya Aisyah tidak enak hati, sudah mengganggu suami tampannya yang sedang bekerja.


"Ngak kok, kenapa? adek pengen?" goda Rido menaik turunkan alisnya.


"Ncek... itu mulu" dengus Aisyah sambil memukul manja dada Rido.


"Ahahaha... adek mau apa?" tanya Rido sambil tertawa lepas melihat wajah kesal sang istri.


"Kata Rara ada yang cari Ica di luar, tapi Ica ngak tau siapa, jadi Ica nyari Kakak deh buat nemuin orang itu" ucap Aisyah dengan muka imut dan bibir maju maju manja gitu, membuat Rido khilaf dan lansung melapahapnya sebentar.

__ADS_1


"Manis banget sih..." setelah Rido melepaskan pagutannya.


Aisyah hanya tersepu malu.


Cup....


"Yuk... kita lihat siapa yang nyari, kakak juga penasaran" ajak Rido.


"Siapa ya Pak, dan ada apa cari Aisyah?" tanya Rido to the point, memang Rido bukan orang yang suka basa basi.


"Kenal kan, nama saya Sandi" ucap Bapak itu sambil tersenyum, dan mengulurkan tangannya untuk bersalaman.


"Saya Rido" Rido menyambut salam orang itu.


"Mari duduk.." ajak Rido setelah perkenalan.


"Begini... saya waktu di pantai pernah lihat nona Aisyah, jadi saya merasa kenal dengan Nona, Nona sangat mirip dengan keponakan saya" ucap Pak Sandi.


"Lalu... hubungan sama saya apa?" tanya Aisyah.


"Keponakan saya itu dulunya kembar, namun sayang kembarannya hilang, kami sudah mencari sampai kemana pun, tidak menemukannya, kami masih mencari keponakan saya yang hilang itu sampai saat ini" ujar Pak Sandi.

__ADS_1


Deg....


Hati Rido dan Aisyah sama sama berdetak kencang.


"Lalu hubungan dengan saya apa?" tanya Aisyah.


"Saya merasa Nona adalah keponakan saya yang hilang, klau Nona tidak percaya Nona Bisa melihat foto ini" Pak sandi memperliahatlan foto gadis perempuan sepantaran Aisyah dengan wajah yang sama seperti Aisyah, namun tidak dengan penampilan, Aisyah sedikit sopan dengan cara berpakaian, gadis itu dengan pakaian ****.


Aisyah dan Rido terkejut melihat foto itu, namun Rido tidak bisa percaya begitu saja, dia akan memeriksa semuanya.


"Trus mau Bapak Apa..." tanya Rido.


"Maukah... Nona ikut saya ke rumah keluarga saya?" jawab Pak sandi.


Aisyah melihat Rido, dan Rido mengiyakan, dan mengode Aisyah agar tidak memberitahu hubungan mereka, Rido pengen tau apa motif orang ini, memang murni mencari Aisyah atau ada motif lain. Rido akan berhati hati soal itu, dia tidak mau Aisyah celaka dan tidak mau kehilangan Aisyah.


"Baik lah... saya akan ikut, tapi tidak sendiri, saya akan pergi bersama pacar saya" ucap Aisyah yang sudah tau kode dari suaminya itu.


"Terimakasih... Nona mau datang ke rumah saya" senang Pak Sandi usahanya berhasil, tidak sesusah yang dia pikirkan.


"Kalau begitu kami ganti baju dulu" ucap Aisyah minta Izin.

__ADS_1


"Silahkan..." ucap Pak sandi dengan tersenyum manis.


Bersambung....


__ADS_2