Nikah Rahasia

Nikah Rahasia
Bab 154


__ADS_3

"Waahhh.... kamarnya bagus bangettt ..." seru Aisyah dengan mata berbinar melihat kamar bayi yang sedang di dekor cantik oleh Bu Sandra dan Rara.


"Kamu suka sayang..." ucap Bu Sandra melihat ke arah anak gadisnya itu.


"Suka banget ma....?!' ucap Aisyah.


"Syukurlah kalau kamu suka, jadi kerja kami tidak sia sia" kekeh Rara.


"Kenapa warnanya biru muda?" tanya Aisyah.


"Iya, kan kita belum tau itu Baby cewek apa cowok, klau warna biru ini kan warnanya netral cewek cowok juga bisa, kalian kan ngak mau melihat jenis kelamin mereka, kami kasih pink nanti yang keluar cowok" dengus Rara.


"Hehe... iya iya, kan kejutan" ucap Aisyah memeng dia dan suaminya tidak mau melihat jenis kelamin anak anak mereka, jadi mereka pun membeli perlengkapan juga yang bisa di pakai cewek dan cowok, walau ada beberapa baju untuk bayi cewek.


"Ini pintu kemana?" tanya Aisyah, yang memang belum pernah naik ke lantai atas, semenjak pulang dari kampung, dia sudah tidak di izinkan untuk naik ke atas oleh sang suami, Aisyah hanya menurut saja, karena suaminya melakukan semua itu demi kebaikan dia dan calon anak anaknya.


"Itu ke kamar anda nyonya, jadi anda tidak harus keluar lagi bolak balik, kasian nanti anda kecapean kata suami anda nyonya" saut Rara.


Aisyah terkekeh mendengar gerutuan temannya itu, dia melangkah ke pintu itu dan membuka kamarnya, betapa Aisyah begitu senang karena kamar itu juga di ganti dengan warna kesukaan Aisyah dan barang barang yang sangat Aisyah sukai dan juga tatanan kamar itu sangat bagus, membuat mata Aisyah berbinar.


"Aahhh... kakak sungguh merombak ini semua, dan juga mengganti isi kamar ini dengan ke sukaan aku, makasi suami ku" gumam Aisyah.

__ADS_1


"Berterimakasih dengan benar sayang" bisik Rido tepat di kuping Aisyah dan memeluk istri cantiknya itu dengan sedikit erat.


Itu sedikit membuat Aisyah terjekit kaget.


"Kaka... ngagetin aja" rengek manja Aisyah, sambil menyandarkan kepalanya di dada bidang sang suami.


Rido tidak henti hentinya mengecup puncak kepala Aisyah dengan sayang.


"Adek suka kamarnya" tanya Rido.


"Tidak usah di tanya lagi, tentu saja aku sangat menyukainya, eh... ngomong ngomong kok kakak tau sih... aku suka model model gini?" tanya Aisyah, yang memang dia tidak pernah bilang keinginannya kepada sang suami.


"Apa sih... yang kakak ngak tau tentang kamu, bahkan isi dalam baju kamu kakak tau semua" kekeh Rido.


"Mesum...." dengus Aisyah, lagi bicara serius, suaminya itu bisa bisanya ngelantur kemana mana.


"Klau ngak mesum, Ica ngak akan bisa kek gini" kekeh Rido mengusap usap sayang perut besar sang istri.


"Giman ngak, kakak selalu aja jadiin Ica kuda kudaan setiap hari, mana ngak tau tempat dan waktu lagi, dasar maniak" dengus Aisyah.


Rido hanya terkekeh mendengar gerutuan sang istri.

__ADS_1


"Mau coba kasur baru ngak" rayu Rido dengan tangannya sudah berkelana kemana mana.


"Jangan aneh aneh deh kak, ada mama di sebelah" omel Aisyah.


"Mereka sudah ke bawah sayang, lagian ini kamar juga kedap suara kok, kakak sudah mengatur semuanya" ucap Rido yang tidak mau di bantah lagi.


Rido mendorong tubuh Aisyah pelan pelan ke arah kasur dan melucuti pakaian sang istri dengan cepat, setelah itu juga melucuti pakaian nya sendiri dengan sedikit terburu buru.


Aisyah hanya terkekeh melihat kelakuan suaminya itu, padahal tiap hari dia melakukan dengannya, namun suaminya tidak pernah puas.


"Sebentar lagi kaka akan puasa lama, jadi sekarang kaka mau stok jatah dulu untuk sampai 40 hari kedepan setalah kamu lahiran" kekeh Rid.


Skip aja ya... lagi puasa hehehe...


Rido menatap wajah lelah sang istri, dan membelai pipi caby itu dengan sayang.


"Kamu semakin menggemaskan sayang" gumam Rido dan melabuh kan banyak banyak kecupan di pipi Aisyah.


Puas dengan aktifitasnya, Rido beranjak dari kasur dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang sudah lengket dengan keringat.


Setelah membersihkan badannya Rido juga membersihkan badan sang istri yang sudah berlayar di alam mimpi, Rido ikut naik ke kasur memeluk sang istri dan menutup mata menyusul sang istri ke alam mimpi sana.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2