
Pagi ini Rara dan Bu Sandra sedang sibuk berkutat di dapur untuk membuat sarapan untuk mereka semua, terkecuali Aisyah, Aisyah mana boleh sama Rido untuk masuk dapur kecuali mengambil minuman dan makanan yang sudah siap di masak.
Tadinya Rido sudah meminta di carikan tukang masak untuk di rumah ini, namun di tolak mentah mentah oleh Bu Sandra, Bu Sandra ingin dia sendiri yang memasak untuk anak menantunya itu, mau tak mau Rido mengizinkan ke inginan mertuanya itu.
"Masak apa ma...?" tanya Aisyah tiba tiba sudah berdiri di dekat Bu Sandra dan Rara.
"Ini mama mau bikin nasi goreng sea food aja" sahut Bu Sandra sambil menoleh kepada sang anak dan tersenyum manis.
Aisyah menganggukan kepalanya, dan mencomot kerupuk udang dari sana.
"Itu susu Namira sudah Mama buatkan, minum gih, takut nanti dingin" ucap Bu Sandra sambil mengelus perut buncit sang anak.
"Makasih mama..." ucap Aisyah sambil mencium pipi Bu Sandra, Bu Sandra hanya terkekeh melihat tingkah manja sang anak.
Aisyah lansung menuju meja makan untuk meminum susu buatan sang mama, yang sudah tersedia di atas meja makan itu.
"Rido kemana sayang... kok belum ke lihatan?" tanya sang Mama yang memang sedari tadi belum melihat sang menantu.
"Ada di ruang olah Raga" sahut Aisyah.
"Oo.. " sahut sang mama.
"Ada apa emang mah?" tanya Aisyah.
"Ngak kok, cuma nanya aja, mama dari tadi belum lihat dia, itu kopinya takut dingin" sahut sang mama.
"Aku di sini Ma..." sahut Rido yang tiba tiba sudah masuk ke dapur.
Cup...
Satu kecupan di daratkan Rido di pipi chaby sang istri.
__ADS_1
Bu Sandra hanya tersenyum melihat kemesraan anak menantunya itu.
"Ica masih capek ngak sayang?" tanya Rido.
"Ngak sih... sudah biasa aja, emang kenapa kak?" tanya Aisyah.
"Klau sudah ngak capek kita mau ke makam papa habis sarapan, apa ngak apa apa" tanya Rido, dia tau Ibu mertuanya itu sudah sangat ingin ke makam sang suami.
"Ok, kita ke makam papa abis sarapan" jawab Aisyah dengan semangat.
Huf....
Huf...
Tiba tiba Tio dan Ganen datang datang dengan suara nafas menderu dan keringat mengaliri wajah mereka.
"Kalian kenapa? abis lari?." tanya Rara menggerinyitkan jidatnya.
"Hmm..." jawab ke duanya sambil meminum air putih dingin.
"Ih... curang pergi ngak ajak ajak" sewot Rara.
"Kan Cintaku lagi masak, tadi ngak niat pergi sih, cuma iseng iseng doang keluar pagar, eh... tau tau kakinya keterusan melangkah" kekeh Ganen.
"Hm... kami sampai di ujug kampung sana, ternyata ada tempat wisata bagus di sana" terang Tio.
"Masa...." sahut Aisyah.
"Hmmm... benar, kayaknya ada pasar malam juga Ca, soalnya ada komedi putar juga di sana kami lihat tadi" jawab Tio.
"Waahhh... bagus banget itu, nanti malam kita kesana yuk kak" ajak Aisyah dengan wajah imutnya.
__ADS_1
"Baik lah..." ucap Rido, mana bisa dia menolak keinginan sang istri.
"Sarapan dulu yuk..." ajak Bu Sandra yang sudah menarok nasi goreng sea food di atas meja dan sedikit lengkap telur mata sapu, acar dan kerupuk.
"Wahh... wangi banget dan kelihatan enak banget!" seru Tio dengan mata berbinar.
"Ya sudah di makan sampai habis" sahut Bu Sandra kepada Tio.
"Ah... mama, ngak usah di suruh ini pasti habis sama aku" kekeh Tio.
"Ya iya lah habis, perit loe kan perut gentong, apa aja masuk" ledek Rara.
"Pacarnya Ganen suka bener klau ngomong" sahut Tio cengengesan.
Rara hanya menatap malas ke arah Tio.
Yang lain hanya menggelengkan kepala melihat tom and jarry itu.
Aisyah masa bodo, dia malah sudah asik mengunyah nasi goreng yang sudah di ambilin oleh sang suami ke dalam piringnya, maklum lah ada tiga debay yang harus dia kasih makan saat ini, makanya dia tidak perduli sama temannya masik asik berdebat itu.
Bu Sandra tersenyum melihat anak perempuannya yang selalu lahap menyantap makanan yang dia buat, maka dari itu Bu Sandra tidak ingin orang lain yang memasak makanan buat mereka, dia ingin anaknya makan banyak setiap hari, klau ibu hamil itu makan banyak dan di pastikan debay yang ada di dalam kandungannya tumbuh sehat, tidak mengapa dia harus capek memasak asal anak dan cucu cucunya sehat, Rido juga senang melihat Aisyah yang selalu menghabiskan setiap makanan yang dia makan tanpa sisa.
"Mau tambah sayang..." tanya Rido.
"Nanti aja, ini masih banyak, kakak sama Mama juga makan gih, kenapa kalian hanya menatap aku makan" heran Aisyah.
Bu Sandra dan Rido hanya nyengir kuda melihat ke arah Aisyah, karena mereka tanpa sadar bukan makan malah asik memperhatikan Aisyah yang memakan sarapan dengan lahap.
"Iya... ini mama mau makan" ucap Bu Sandra menyendok nasi goreng ke mulutnya.
Dan di ikuti oleh Rido.
__ADS_1
Bersambung...
Jangan lupa like komen dan vote ya...😘😘😘