
Tia yang tidak percaya dengan pernikahan Rido itu, masih saja mencari gara gara dengan Aisyah.
Tia melapor kepada Security.
"Pak..."
"Iya dek... ada yang bisa kami bantu?" tanya Security.
"Iya Pak... saya mau melapor klau di apartemen lantai 5 nomor 12a terjadi kumpul kebo" lapor Tia.
"Apa.... baik dek, klau gitu mari kita ke sana dan adek jadi saksi" ucap Security dan lansung memanggil teman temannya.
"Ayo dek... langsung kita grebek sekarang juga" ucap beberapa Security.
"Ayo pak.." dengan semangat Tia memimpin jalan ke kamar Rido.
Sementara itu Rido lagi sibuk menyuapi sang istri.
"Kak... biar Ica makan sendiri, kakak makan juga, kakakkan juga belum makan"
"Biar kakak suapin kamu dulu sayang, kakak mah gampang, kamu kan lagi sakit" Tolak Rido.
"Yang sakit itu kepala aku sama bokong, bukan tangan, jadi aku masih bisa makan sendiri" ucap Aisyah.
"Ngak pa apa biarin aja, mau tangan mau kepala, mau bokong yang penting kamu kakak suapin, kakak bisa makan sekalian kok" ngeyel Rido.
Akhirnya Aisyah mengalah, dia memilih diam dan mengunyah makanan yang sudah di suapin Rido, percuma saja berdebat tidak akan menang"
Teman temannya terkekeh dengan kelakuan bucin sepasang suami istri itu, mereka juga berharap suatu hari nanti bisa ketemu jodoh yang mengerti satu sama lain.
__ADS_1
Di luar sudah berdiri Tia dan beberapa security.
"Yakin disini dek?' tanya Security, karena yang dia tau penghuni apartemen Rido itu sudah menikah.
"Yakin Pak... saya lihat dengan mata kepala saya sendiri!" tegas Tia.
"Ya sudah Ayo kita cek...." ajak security.
Security lansung memencet Bel apartemen Rido.
Ting....
Nong....
"Siapa sih...?" dengus Rido.
Tio berjalan ke pintu apartemen itu, sementara Rido sibuk menyuapi istri nya sesekali mendaratkan ciuman di pipi Aisyah.
"Itu mereka Pak...!" teriak Tia melihat Rido yang sedang mencium Aisyah.
"Apa apaan... ini...!!" bentak Rido marah.
"Maaf Mas Rido, ini adek ini bilang di sini ada yang kumpul kebo" ucap Security tidak enak hati.
"Siapa yang kumpul kebo...!!" tatap Rido nyalang.
"Kamu... kamu yang kumpul kebo!" tunjuk Tia.
"Heh... cewek sampah... klau ngomong mikir dulu, klau nuduh cari tau dulu, jangan asal nuduh, siapa loe bilang gue kumpul kebo, tanya sama security itu siapa dia buat gue!!" marah Rido.
__ADS_1
"Kamu nuduh Mas Rido sama Neng Aisyah kumpul kebo?" tanya Security itu.
"Iya..." jawab Tia.
"Kamu salah alamat dek, mereka suami istri sah dimata agama maupun negara" jawab security.
Apaa... bagai mana mungkin! mereka baru tamat sekolah, kenapa sudah menikah saja?!" marah Tia.
"Kenapa bisa mungkin, ya bisa lah, itu buktinya Rido bisa" ketus Tio.
"Dasar... cewek aneh, pengen ngerayu Rido ya... tapi Rido nolak, kaasiaaan...." ledek Rara, dia kesal kepala Aisyah yang sampai terluka gara gara cewek aneh itu.
"Saya juga mau melapor pak, dia sudah mencelakai istri saya, dan masuk apartemen saya tanpa izin, dan dia juga membuat fitnah, saya mau dia di bawa ke kantor polisi" tegas Rido.
"Baik, Mas klau gitu kami akan bawa adek ini ke kantor polisi, dan Mas bisa melakukan Visum untuk memperkuat laporan" ucap security.
Tia yang mendengar itu lansung kaget dan ketakutan, niat hati ingin mendapatkan hati Rido malah Masuk bui, sungguh Tia ketakutan.
"Tidak... jangan bawa gue ke kantor polisi, gue mohon jangan bawa gue, maafin gue, gue ngaku salah, huu.... uu..." jerit Tia ketakutan saat di seret security.
"Ncek... sekarang jerit jerit loe, tadi kemana... saat loe ngelukain istri gue, sekarang hilang nyali loe, makanya mikir!" amuk Rido dan tidak perduli dengan jeritan Tia.
Bersambung...
Maaf ya.. up nya sedikit lambat, saya nulisnya di rumah sakit sambil menunggu dokter datang, hari ini jadwal saya untuk kontrol jadi lah saya menulis di rumah sakit.
Jangan lupa like komen dan vote ya...
"Terimakasih.."
__ADS_1