Nikah Rahasia

Nikah Rahasia
Bab 155


__ADS_3

"Apa kabar dek" tanya orang itu dengan mata berkaca kaca.


"Aku baik bang, abang apa kabar, kok ada di sini?" tanya Rido.


"Abang juga baik, abang lagi ada seminar di kota ini beberapa hari ke depan" ujar abang Rido itu, ya yang ketemu sama Rido adalah abang nya, Kevin atmaja.


Rido mengangguk tanda mengerti.


"Aisyah kemana kok ngak bersama kamu?' tanya Kevin.


"Istri ku mau melahirkan bang, sekarang lagi di rumah sakit, rencananya besok mau operasi, jadi aku dari rumah ngabil keperluan istri dan calon anak kami" terang Rido berbinar seketika ingat dengan istri dan calon anaknya.


"Benarkah, apa abang boleh ikut melihat Aisyah?" tanya Kevin juga ikut bahagia.


"Boleh, tapi.... apa ngak mengganggu urusan abang?" tanya Rido agak ragu.


"Ngak kok, acaranya baru besok siang di mulai hari ini abang lagi senggang" ucap Kevin.


"Baik lah... klau gitu" ucap Rido.

__ADS_1


"Abang bawa kendaraan apa gimana?" tanya Rido.


"Abang tadi pake taxi" bohong Kevin, jelas dia turun dari mobil mewah, demi ingin berdekatan dan mengobrol banyak hal dengan sang adik dia harus berbohong agar bisa naik mobil sang adik yang di rinduinya itu.


"Baik lah... klau gitu abang bareng aku aja" ucap Rido santai, namun di dalam hatinya ingin tertawa, bisa bisanya abangnya itu berbohong naik taxi, jelas jelas tadi turun dari mobil mewah, ya kali mobil sebagus itu di jadiin taxi.


Dengan semangat empat lima Kevin ikut masuk ke dalam mobil sang adik, duduk manis di samping kursi kemudi, dan menulis pesan untuk seseorang dan setelah itu duduk anteng di samping kemudi, sementara itu, Rido masih memasukan buah buah di bagasi mobil, baru lah dia masuk ke dalam mobil.


"Abang nginap dimana di kota ini?" tanya Rido.


"Abang di Villa R&A jalan xx" jawab Kevin santai.


"Bagaiman kehidupan kamu di sini dek?" tanya Kevin.


"Aku baik baik saja bang, apa lagi kini aku dan Aisyah juga akan mempunyai tiga baby sekaligus" tutur Rido berbinar.


"Ha.... tiga baby, abang ngak salah dengarkan, kamu akan punya anak tiga sekaligus" tanya Kevin dia sedikit tidak percaya adiknya itu akan punya anak tiga.


"Iya bang... abang akan punya tiga keponakan dari ku" ucap Kevin.

__ADS_1


"Ahhh... kau hebat sekali dek, sekali sembur jadi banyak" kekeh Kevin.


"Bukan sekali bang, tapi berkali kali nyemburnya, cuma ngak di jadiin, baru ini yanh di jadiin, klau di jadiin semua, mungkin anakku sudah selusin" kelakar Rido.


Kevin mendengar ucapan Rido tersebut lansung terbahak.


"Kau ini, ada ada saja, kamu pikir Aisyah kucing, beranak tiap tahun" kekeh Kevin.


"Aku sih ngak masalah bang, tapi kasian Aisyahnya klau hamil terus, tapi aku akan sediakan banyak baby siter untuk mengurus anak anakku, aku ngak ingin istriku ke capean" jujur Rido, tapi masalahnya apakah Aisyah dan Bu Sandra mau di kasih banyak baby siter, baru ngomong aja sudah di tentang oleh dua wanita kesayangan Rido itu.


Kevin hanya geleng geleng kepala mendengar celotehan adik nya itu, bisa bisanya adiknya ingin menyewa banyak baby siter di kira baby siter bayarannya ngak mahal, emang adiknya mampu bayar baby siter, pikir Kevin, dia ngak tau seberapa kayanya laki laki yang di sampingnya itu, harta melimpah dari peninggalan sang ibu, belum lagi dengan usaha sendiri, sekarang di tambah dengan harta sang mertua di kelola oleh sang adik, tanpa di gabung pun dengan harta mertuanya itu, kekayaan Rido setara bahkan lebih banyak harta Rido dari pada ayahnya.


"Kalian sudah mengetahui jenis kelamin calon anak anak kalian?" tanya Kevin penasaran, di tambah dia ingin membelikan hadiah untuk keponakannya itu.


"Belum bang, kami sepakat ingin mengetahui nya saat lahiran saja, biar jadi kejutan buat kami" kekeh Rido.


Tidak terasa mereka sudah berada di parkiran rumah sakit tempat Aisyah di rawat.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2