
Rido bangkit dari tidurnya, mendengar bel rumahnya berbunyi, dia melihat sang istri yang tertidur pulas di sampingnya.
Rido tersenyum lepas mengingat sesuatu yang berharga sudah dia ambil dari sang istri, dia orang yang pertama mereguk manisnya madu sang istri.
"Terimakasih, sayang..." ucap Rido sebelum turun dari kasur untuk membuka pintu rumah, dia buru buru keluar membuka pintu rumahnya, sebelum itu Rido tidak lupa mengecup pipi sang istri, dan membenarkan selimut yang di pakai Aisyah.
Ceklek....
Pintu terbuka dari dalam, dengan tampang yang terlihat baru bangun tidur itu keluar melihat orang yang membunyikan bel rumahnya.
"Oh.... Mas sama Kak Andin sudah datang?" ucap Rido.
"Iya Den, maaf mengganggu waktu istirahatnya Aden?!" ucap Farhan tidak enak hati, dia tau majikan barunya itu pasti baru bangun tidur, terlihat dari baju kusut dan rambut berantakannya.
"Ngak apa apa kok Mas, klau gitu lansung ke paviliun aja ya, dan sudah tau kan tugas tugas yang akan di kerjakan?" tanya Rido.
"Sudah Den...?!" ucap sepasang suami istri yang masih muda itu.
"Ya sudah, ambil kunci paviliun di dinding sana, sekalian kunci rumah ini juga, biar nanti bisa memudahkan Mas sama Kakak masuk ke rumah ini, sekalian nanti tolong masakin makanan buat makan malam ya, untuk kita makan, sekalian buat kalian?!" perintah Rido sopan, walau dia adalah majikannya tapi Rido tidak pernah berlaku angkuh kepada seluruh orang ke percayaannya dan anak buahnya.
Namun klau anak buahnya kurang ajar kepadanya dan istri tercintanya jangan harap akan lepas darinya.
"Baik Den, klau gitu kami permisi ke belakang?!" ucap Farhan dengan hormat dan di ikuti oleh sang istri Andin dari belakang.
Rido kembali naik ke lantai atas ke kamar tidurnya.
__ADS_1
Ceklek...
Pintu kamar terbuka, masuk lah Rido ke dalam kamar, namu dia tidak menemukan sang istri di dalam kamar itu.
Rido berjalan ke arah kamar mandi dan menempelkan kepalanya di pintu kamar mandi, ternyata sang istri lagi mandi di dalam sana, dia berbalik ke arah ranjang dan melihat sisa sisa peryempuranya di atas ranjang tersebut .
Senyum Rido lansung terbit melihat darah perawan sang istri di sepray sana, dia lansung membersihkan tempat tidur sebelum sang istri selesai mandi dan tidak lupa menyimpan sepray yang dia pakai tadi di jadi kan kenang kenangan.
Ceklek....
Pintu kamar mandi terbuka, dan menampilkan wajah segar sang istri.
"Kakak dari mana?" tanya Aisyah, yang masih memakai handuk sebatas bahu dan melilitkan handuk di kepalanya dan menampakkan bahu yang tidak mulus lagi itu, yang di penuhi mahakarya sang suami.
Rido tersenyum melihat penampilan sang istri.
"Hiss.... Di tanya apa, jawabnya apa sudah... sana mandi, janga aneh aneh deh, ini aja masih sakit!" kesal Aisyah.
"Hehehe... Abis kamu menggoda sayang?!" ucap Rido yang sudah ada di depan Aisyah tersebut, tangannya mulai nakal kemana mana.
Sebelum terjadi apa apa, Aisyah lansung mendorong sang suami ke kamar mandi.
"Mandi sana, janga mesum!!" oceh Aisyah.
"Yang... Kok di suruh mandi sih, ini nih.. lihat sudah berdiri tegak siap tempur iisshh..." oceh Rido yang tidak di dengarkan sama sekali oleh sang istri.
__ADS_1
"Bodo amat... sudah mau magrib malah aneh aneh!' kesal Aisyah, dan berlalu memakai pakaiannya dan tidak lupa memakai skin care.
"Kak Andin sudah datang belum ya?" monolog Aisyah seorang diri, dia berjalan ke arah balkon yang menghadap lansung ke taman belakang dan ke arah vapiliun di bawah sana.
"Oh... mereka sudah datang!" gumam Aisyah, yang melihat lampu di vapiliun itu sudah menyala, maklum sudah senja.
"Ngapain di sini sayang?" tanya Rido yang memeluk Aisyah dari belakang.
"Kak..." Kaget Aisyah.
"Hmmm..." jawab Rido yang sedang sibuk mengendus curuk sang istri.
"Masuk yuk... sudah magrib" ucap Rido selesai dengan aksinya.
Bukan maunya sih selesai, cuma suara adzan yang membuat dia berhenti.
Bersambung.....
Haiiii.... Jangan lupa like komen dan vote ya.
jangan lupa juga singgah di novel pertama aku yang berjudul AIRA SI GADIS DINGIN ya.
Sebenarnya itu bukan novel pertama aku, novel pertamaku itu masih dalam review, masih banyak kesalahan yang harus aku perbaiki
Alhamdulillah tiga novel yang aku buat di antaranya dua sudah di kontrak sama novel toon ya itu novel ini sama AIRA SI GADIS DINGIN.
__ADS_1
Jangan lupa mampir ya ke novel aku yang satu lagi dan doakan novel pertama ku yang menjadi ke tiga itu juga lulus kontrak ya hehehe....
"Terimakasih..."