Nikah Rahasia

Nikah Rahasia
Bab 90


__ADS_3

Pagi hari seperti biasa Rido selalu membuat sarapan buat mereka berdua sambil di tunggui sang istri.


"Kak... "


"Apa sayang?!"


Cup...


Satu kecupan melesat indah di bibir Aisyah.


"Kenapa hmmm..."


"Kakak kok main sekarang buang di dalam? klau aku hamil gimana?" ucap Aisyah pelan.


"Kenapa Ica ngak mau hamil?" tanya Rido lembut.


"Bukan, bukan ngak mau hamil, takutnya kakak yang ngak mau" ucap Aisyah gagap.


"Kakak sangat mau sayang, makanya Kakak buang dalam, sayang aja bibit unggulnya di buang terus" kekeh Rido.


"Trus Ica ngak usah kuliah aja ya kak?" Aisyah menatap Rido.


"Kenapa ngak usah kuliah" bingung Rido.


"Kan klau hamil pas kuliah gimana?" bingung Aisyah.


"Denger sayang, kuliah ngak sama kayak sekolah, kuliah boleh nikah, dan boleh hamil, nanti bisa cuti kuliah saat Ica lahiran" ucap Rido.


"Benar kahhh...." sahut Aisyah girang.


"Benar cantik..." ucap Rido sambil tersenyum dan mendekat ke arah aisyah, dia lansung ******* bibir manis itu dengan lembut.


Aisyah membalas ******* Rido, tangan Rido lansung melang lang buana kedalam baju sang istri.

__ADS_1


Puas melakukan *** *** tipis tipis, Rido menyudahinya.


"Makan dulu ya..." ucap Rido sambil memasang kan penutup squishy Aisyah dan merapikan rambut Aisyah.


Aisyah mengangguk.


"Jangan di pikirkan soal anak ya sayang, sedikasih sama Tuhan aja, jangan di jadikan beban, cepat Alhamdulillah... lama bearti Tuhan maunya kita pacaran dulu" ucap Rido lembut, dia tidak mau sang istri memikirkan soal anak dan membebaninya, biarlah waktu yang menentukan.


Aisyah mengangguk dan tersenyum manis.


Baru juga mereka mau sarapan terdengar bunyi bel.


"Siapa sih... pagi ganggu aja" dengus Rido.


"Biar Ica buka Kak" ucap Aisyah berjalan ke arah pintu.


Aisyah membuka pintu, ternyata yang di luar adalah Tia.


Aisyah menggerinyitkan dahinya.


Tia lansung kesal, bukan nya Rido yang keluar tapi Aisyah.


"Sialan ngapain ini perempuan manja pagi pagi sudah ada di apartemen Rido, apa mereka kumpul kebo?" gumamnya penuh selidik menatap Aisyah dari atas sampai bawah.


Dan matanya lansung melotot banyak tanda di leher Aisyah dan di paha Aisyah juga bayak jejak jejak cinta Rido, karena Aisyah hanya memakai hotpant jadi paha putih mulus itu, membuat Tia meradang.


"Dasar ******... bisa bisanya dia menggoda Rido, sama gue aja Rido dingin banget sama cewek udik ini apa ya dia perbuat" kesal Tia.


Tampa aba aba Tia mendorong tubuh Aisyah, Aisyah yang tidak punya persiapan.


Buk....


Auu....

__ADS_1


Pekik Aisyah merasakan pantatnya mencium lantai.


"Apa yang loe lakuin...!" kesal Aisyah.


"He... dasar ****** apa yang loe lakuin di apartemen Rido, dasar perempuan murahan, mau maunya loe di pake sama Rido!" bentak Tia.


"Emangnya kenapa...? masalah buat loe...!!" kesal Aisyah, yang masih terduduk di lantai.


Tia dengan tak tau dirinya lansung menjambak Rambut Aisyah.


"Auu.... sakit bego....!!"


"APA YANG LOE LAKUIN SIALAN!!" marah Rida pas melihat istrinya di aniaya oleh Tia.


"Rido..." gagap Tia.


"Siapa yang nyuruh loe masuk ke tempat gue!!" teriak Rido.


Rido lansung mengangkat tubuh Aisyah.


"Apa yang sakit sayang...?!" tanya Rido lembut menatap sang istri. membuat Tia semangkin meradang.


Rido merapikan rambut Aisyah dan muka Rido semakin merah melihat banyak rambut istrinya itu tercabut.


"Sialan... apa yang loe lakuin sama istri gue..!!" marah Rido.


Tia tersentak kaget mendengar Aisyah adalah istrinya.


"Istri ...." gumam Tia.


"Heh... jawab... sialan loe apain istri gue!!" marah Rido.


Hampir saja Rido melayangkan tangannya ke Tia, untung ada tangan seseorang menahannya.

__ADS_1


Bersambung....


Haii... jangan lupa like komen dan Vote...


__ADS_2