Nikah Rahasia

Nikah Rahasia
Bab 95


__ADS_3

Sedang kan di perusahaan Riki mulang kalang kabut, kerja Team IT yang di carikan sang mama tidak sebagus dan cepat tanggap team IT Rido.


Pekerjaan ke teter, dan banyak kehilangan data rahasia, berbagai masalah mulai datang menghampiri perusahaan itu.


Rido benar benar angkat tangan tentang perusahaan itu, biarlah itu jadi urusan mereka, kerana percuma saja membantu, Rido tidak mengharapkan harta dari mereka, yang Rido inginkan cuma kasih sayang, hanya meminta itu sangat sulit bagi mereka mengabulkan.


Beberapa hari berlalu, kini waktu kepindahan Rido ke kampung halamannya.


Semua urusan Rido dan Aisyah sudah selesai di sini, termasuk tentang masalah Tia.


"Kita pindah ke kampung juga ya sayang" ucap Rido memeluk sang istri.


"Iya... Ica sudah tidak sabar ketemu sama Kak Andin" ucap Aisyah berbinar.


"Nanti sore juga ketemu sama kak Andin, tapi sekarang ketemu ini dulu" ucap Rido membawa tangan Aisyah ke arah Rajawalinya yang sudah mengepakkan sayap.


"Kakak..." lenguh Aisyah saat lehernya melai di kuasai oleh Rido, tangan Rido sudah begerilya di atas bukit, dan tangan yang satu bergerilya di hutan belantara dan mencari goa sarang si Pyton.


******* Aisyah memenuhi kamar itu dan Rido semangkin buas ingin memangsa sang istri, pakaian Aisyah dan Rido sudah bertebaran kemana mana, terlihat tubuh toples mereka.


Terjadilah pertarungan sengit di kamar itu untuk beberapa jam sampai Rido puas melepas anak anak kecebongnya.

__ADS_1


Aisyah benar benar di buat lelah oleh Rido, entah kenapa tubuh istrinya semakin hari semakin candu buat Rido, tidak menyentuh sehari membuat pening kepala.


Puas menuntaskan ****** nya, Rido berbaring di samping sang istri yang sudah terbang ke alam mimpi.


Rido diam di samping sang istri, tentu saja tidak, tangan dan mulutnya masih sibuk memainkan squishy istrinya itu.


Selah puas dia juga ikut tidur di samping sang istri, sambil ******* seperti bayi.


Saat Aisyah bergerak ingin melepas Squishynya dari mulut sang suami, malah Rido semakin erat memeluk Aisyah.


"Ya ampun... pegel banget lagi, ini coba kenapa ngak di lepas, perih tau" kesal Aisyah melihat ke kepala sang suami yang masih betah di dadanya itu.


"Abang... lepasin ih...." rengek Aisyah.


Bukanya melepas sang istri, tangannya malah merayap kebawah sana, dan memasukannya ke goa sana dan menari nari di sana, sampai membuat goa tersebut mengeluarkan Air mata air.


Rido kembali melakukan pertaringa.


"Ya ampun abang.... kenapa ngak puas puasnya sih..!" omel Aisyah.


"Ngak akan pernah puas sayang, ini nikmat?!" kekeh Rido yang bergerak gerak di atas tubuh Aisyah dan tangannya jangan lupa sudah ******* ***** squishy dengan lembut dan bermain main dengan tombolnya membuat Aisyah mengeluarkan suara merdunya.

__ADS_1


Puas melakukan hal *** ***, Rido membawa sang istri ke kamar mandi, untuk mandi bersama.


Selesai mandi Rido sudah siap dengan pakaian nya, dan dia melihat Aisyah keluar dari kamar mandi dengan jalan sedikit mengangkang, Rido terkekeh dengan ulahnya membuat sang istri sulit berjalan.


"Kenapa ketawa" sinis Aisyah, dia tau suaminya itu menertawakan cara jalannya itu.


"Ini gara gara abang" kesal Aisyah.


"Iya iya maafin abang, habis kamu enak banget legit" kekeh Rido.


"Ncek... emang Ica makanan" sengus Aisyah dengan bibir yang sudah maju.


Hap... dengan gesit Rido lansung melahap bibir itu.


"Mmm..." omel Aisyah sambil memukul Rido, karena mulutnya tidak bisa bicara, mulut itu di bungkam oleh Rido dengan mulutnya.


Setelah puas baru Rido melepaskannya.


"Ih... Kakaa ngeselin" oceh Aisyah dan meninggal kan Rido di sana, dan memakai pakaiannya.


Rido hanya terkekeh dan meninggalkan Aisyah di dalam kamar itu.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2