
"Au...." jerit Novi berpura pura jatuh.
Saat ini mereka sedang berada di kantin
dengan sengaja Novi berjalan dekat Aisyah duduk, dan berpura pura tersandung dan minuman yang Novi bawa lansung tumpah di baju Aisyah.
Rido lansung berdiri menutupi tubuh Aisyah, karena baju Aisyah menempel dan membuat Squishy Aisyah tercetak jelas, walau pun dia memakai tangtop.
Ganen lansung memberikan jaket yang dia pakai ke Aisyah.
"Pake ini aja Ca" ucap Ganen.
"Loe apa apaan sih Nov" bentak Tio.
"Sorry gue ngak sengaja, kaki gue ke sandung, jadi tumpah deh minumnya ke Aisyah?!" pura pura bersalah, padahal mah hatinya sudah ke girangan melihat tubuh Aisyah basah kuyup.
"Mana ada kesandung di sini, Loe sengaja ya!!" marah Rara.
"Loe kok ngak percaya banget sih. Ra,,,, padahal gue kan juga jatoh, tapi kalian malah perhatian cuma sama Aisyah, sedangkan gue cuma di lihatin aja, dan kalian malah marah sama gue" ucap Novi berpura pura sedih, dan itu mengundang bisik bisik dari semua pengunjung kantin.
"Ihh... kok gitu sih, mereka kan temanan, kok Novi mereka abaikan sih, jahat banget"
"Dasar Aisyah tidak tau diri, dia kan dulu saat ngak punya teman, yang nemanin cuma Novi, sekarang malah jahat sama Novi"
"Kacang lupa kulit, emang kayak gitu"
"Mentang mentang sekarang banyak yang suka, jadi bertingkah"
"Contoh teman laknat kek gitu tuh"
__ADS_1
"Kacang lupa kulit"
Banyak ocehan yang keluar dari mulut siswi di sana, yang menjatuhkan Aisyah.
Novi lansung tersenyum puas, rencananya berjalan dengan lancar, tidak apa apa kakinya sedikit lecet yang penting dia dapat dukungan dari orang orang, Aisyah menjadi jelek di mata orang orang, itu sudah dia rencanakan sebelumnya.
Rido melihat Novi dengan mata membunuhnya, sebelum dia membawa Aisyah ke Toilet untuk ganti baju.
Teman teman Aisyah mengikuti Aisyah dari belakang, meninggal kan Novi seorang diri di sana, dengan drama yang dia buat.
Jijik muak itu yang di rasakan teman temanya kepada Novi.
"Dasar Novi sialan, bisa bisanya dia berlaku culas sama teman sendiri!!" kesal Tio
"Ngak nyaka banget gue Novi ngelakuin kayak gitu" ucap Rara.
Dan di anggukin oleh ke dua temannya.
Di lain tempat.
Rido menunggu Aisyah yang sedang mencuci tubuhnya yang lengket terkenal teh manis anget, untung cuma anget jadi ngak terlalu berbahaya, coba aja panas, bisa melepuh kulit Aisyah, bisa di bayangin semurka apa Rido.
"Dek, bisa ngak? Kakak masuk ya,,,, teriak Rido dari depan pintu toilet.
"Bisa kak, ngak usah masuk, nanti di omelin sama cewek cewek yang mau ke toilet, Ica udah selesai kok kak, ini lagi ganti baju" teriak Aisyah dari dalam sana, agar kedengaran oleh Rido.
"Ya udah..." sahut Rido.
"Mana Aisyah Do?" tanya Rara.
__ADS_1
"Masih di dalam, lagi ganti pakaian" ucap Rido.
"Minggir Do, gue mau masuk, mau lihat Aisyah" seru Rara.
"Ya udah loe liat, apa ada yang luka di tubuh Aisyah, awas aja klau ada yang luka, habis tu anak!!" ucap Rido mengeram kesal.
"Iya sini gue masuk, loe ngalangin jalan" celoteh Rara.
"Eh.. iya" ucap Rido sambil beringsut dari depan pintu toilet tersebut.
Rara masuk ke dalam toilet, bertepatan dengan Aisyah yang sudah rapi memakai jaket ganen dan di tangannya ada seragam sekolah yang sudah kotor, mau Aisyah bilas di westafel.
"Sudah rapi neng? ada yang luka ngak? noh... di tanyain sama pawang?!" celoteh Rara sambil melihat Aisyah yang sedang mengucek baju.
"Ngak ada, cuma basah doang" kekeh Aisyah.
"Syukurlah klau ngak ada, klau ada habis tuh, si Novi di makan sama cowok loe" kekeh Rara.
Dan di anggukin oleh Aisyah sambil terkekeh.
"Ya udah yuk, keluar,, takut di dobrak ini pintu sama Rido" celoteh Rara.
Bersambung....
Haiii.... Maaf telat Up tadi pagi sampai siang Outhor ke rumah sakit dulu, Outhor kontrol ke dokter, biasa lah Outhor habis operasi tulang belakang, gara gara syaraf kejepit, jadi Outhor harus ****** dua minggu sekali. Jadi maaf Outhor jadi telat up🙏🙏🙏
Jangan lupa like komen dan vote ya..
"Terimakasih..."
__ADS_1