
Hari ini adalah hari pertama masuk sekolah bagi sepasang suami istri itu, sehabis libur panjang selama dua minggu.
Aisyah berdecak kesal melihat baju sekolahnya.
"Kenapa hmmm...." tanya Rido yang melihat sang istri memberengut itu.
"Baju sekolah nya kenapa jadi begini? apa tertukar di laudry ya?" ucap Aisyah yang mengerucutkan bibir nya.
"Kenapa emang bajunya sayang..?" ucap Rido yang memang belum melihat ke tubuh sang istri, karena masih sibuk dengan roti bakarnya.
"Abang lihat aja sendiri!" kesal Aisyah.
Rido melihat ke arah sang istri, Rido menelan salivanya bulat bulat gara gara melihat penampilan sang istri yang aduahai itu.
Baju sekolah Aisyah itu membungkus badan Aisyah dengan lumayan membentuk bodynya, sedikit pres di arah gundukanya, rok sekolah Aisyah pun sama membungkus dengan ketat tubuh bagian bawah Aisyah, dulu tubuh Aisyah kurus kering dan sekarang montok dan berkulit putih mulus, libur selama dua minggu membuat badan Aisyah naik drastis, namun membuat gadis manis itu semakin cantik dan ****.
"Ya ampun kok bisa begini sih sayang?" oceh Brian.
"Mana Ica tau?" kesal nya.
"Nanti pulang sekolah kita beli baju baru!" bujuk Rido.
"Trus sekarang Ica pake apa?" rengeknya.
"Sementara pake ini dulu, di lapisan sama almamater aja, tapi ingat jangan jauh jauh dari kaka, kaka ngak suka kamu di pandang laki laki mata keranjang!" kesal Rido.
__ADS_1
Dia sudah membayangkan banyak mata yang akan memandang sang istri, jangan kan orang lain dia sendiri susah payah menelan salivanya melihat body sang istri.
"Siap suaminya aku!" ucap Aisyah dan mengecup bibir singkat bibir Rido.
"Jangan mancing mancing sayang!" kesal Rido.
Aisyah hanya terkekeh melihat wajah kesal sang suami.
Saat mau berangkat, Rido meminta sang istri menggerai rambut panjangnya, agar sedikit membantu menutup tubuh **** sang istri.
Meraka berangkat ke sekolah menggunakan mobil.
Sesampai di sekolah ternyata anak anak sudah banyak yang datang, dan di parkiran banyak anak anak yang sedang memarkir kendaraan mereka.
"Waww.... Baru hari pertama sudah di suguhkan pemandangan yang menyejukan mata"
"Haa.. Itu Aisyah kan ya? dia semakin cantik aja dan semakin ****"
"Haduuhhh... Aisyah bikin jantung ngak aman"
"Mau daftar jadi pacar Aisyah boleh ngak ya"
Masih banyak lagi ocehan yang di dengar oleh Aisyah dan Rido, sebenarnya Aisyah agak risih dengan baju yang dia pakai, namun mau bagai mana lagi, dia harus memakainya untuk saat ini.
Rido juga tidak kalah geramnya, istrinya di pelototi oleh banyak mata, ingin rasanya Rido mencokel mata orang orang di sana agar tidak melihat ke arah sang istri.
__ADS_1
"Ncek... sungguh ingin gue congkel tuh mata!" kesal Rido.
Aisyah hanya terkekeh berjalan di samping sang suami.
"Dih, ketawa senang ya!" ucap Rido memberengut kesal.
"Dih... sensi, mana ada senang, risih yang ada" oceh Aisyah.
"Ah... yang bener...?" goda Rido.
Puk...
Aisyah memukul bahu Rido karena kesal.
"Dih.. istri cantik kakak marah, tapi makin **** bikin pengen" bisik Rido di kuping Aisyah, membuat sang empunya merinding, gara gara hebusan nafas Rido itu.
Aisyah hanya mendelik kesal kepada Rido, bisa bisanya otak suaminya itu di sekolah masih mesum.
Rido terkekeh melihat wajah kesal Aisyah.
Bersambung..
Haiii... jangan lupa like komen dan vote ya...
Terima kasih...
__ADS_1