Nikah Rahasia

Nikah Rahasia
Bab 61


__ADS_3

Hari berganti hafi ini di mana teman teman Rido dan Aisyah akan kerja kelompok di apartemen Rido.


Namun sampai sekarang pun dua anak manusia itu belum juga bangun, karena sabtu tidak masuk sekolah dan di tambah semalam Rido tidak henti hentinya menggempur sang istri, hingga membuat Aisyah lelah dan terkapar tidak berdaya.


"Eugghhh..." lenguh Rido sambil membuka matanya.


"Sudah pagi rupanya" gumam Rido dan melihat wanita cantik yang ada di sampingnya tanpa memakai apa pun.


"Sayang, hai... bangun, sudah pagi, sebentar lagi biang rusuh pada datang loh sayang, bangun yuk?!" ajak Rido mengguncang tubuh istrinya itu dengan pelan.


"Eughh..." lenguh Aisyah dengan menggeliat, menyenggol pusaka Rido.


"Sayang ini Bangun lagi loh, gara gara kamu senggol" oceh Rido tanpa Filter.


Mata Aisyah molotot sempurna karena ucapan sang suami.


"Mana ada gara gara aku" oceh Aisyah mengelak, karena memang dia tidak sadar.


"Ini apa, tangan kamu ajak ngak ngelepasin dia" ucap Rido.


"Astaga..." kaget Aisyah.


"Kakak ngak mau tau, kamu harus tanggung jawab" Rido lansung berpindah ke atas tubuh sang istri.


Aisyah tidak dapat lagi mengelak dan hanya pasrah di gempur pagi ini oleh Suami mesumnya itu.

__ADS_1


"Terjadi lah, cangkul mencangkul dab menanam bibit jagung di pagi itu beberapa ronde.


Rido yang sudah tau rasanya, keluar masuk goa, di usia muda itu, tentulah mempunyai banyak stamina, dan dimana dia suka ngejim di apartemen itu.


Rido berhasil membuat kekasih halalnya itu kembali tertidur, sedang kan dia, sudah berdiri dan lansung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dari sisa sisa keringat dan sisa sisa percintaannya bersama sang istri.


Keluar dari kamar mandi dengan wajah yang sudah segar dan menghampiri sang istri dan memberikan kecupan manis di bibir sang istri dan berlalu dari kamar itu menuju dapur.


Sementara itu Aisyah bangkit dari kasur dan menuju kamar mandi.


"Ya ampun, itu orang kenapa ngak ada capeknya sih, badan gue rasanya pengen copot deh" gerutu Aisyah mengguyur tubuh sintalnya di bawah sower berlama lama.


Selesai mandi Aisyah Lansung memakai pakaian rumahan dengan baju kaos oblong yang ke besaran dan celana pendek.


"Sudah bangun sayang?!" ucap Rido.


"Ya sudah sarapan dulu, abang sudah bikin coklat panas sama nasi goreng sea food" menarik tangan Aisyah ke kursi di dapur itu.


Aisyah lansung melahap nasi goreng itu tanpa ba bi bu, karena perutnya benar benar sudah lapar, kerena habis di gempur oleh sang suami dari semalam bersambung pagi ini.


"Pelan pelan sayang, ngak ada yang mau ngabil makanannya" kekeh Rido melihat sang istri.


"Aku kelaparan gara gara Kakak" dumel Aisyah dengan nasi yang masih ada di mulutnya.


Rido hanya terkekeh, mendengar curahan hati Aisyah.

__ADS_1


"Eggkkk... kenyang..." ucap Aisyah sambil bersendawa.


Rido hanya bisa geleng geleng kepala melihat kelakuan istrinya itu.


"Sudah kenyang?" tanya Rido.


"Banget..." jawab Aisyah sambil mengelus perutnya.


"Ya udah, ayo kita mulai lagi" kekeh Rido menjahili sang istri.


"Apa... Ngak ada ya..." kaget Aisyah.


"Ini badan aku sudah remuk rasanya ya Kak, jangan aneh aneh lagi deh, mau bikin, aku ngak bisa jalan!" kesal Aisyah.


"Hahaha... ngak sayang, kakak cuma bercanda kok"


"Ncek, aku ngak percaya" Kesal Aisyah.


Rido hanya terkekeh melihat wajah kesal sang istri.


Tidak lama terdengar suara bel di apartemen itu.


Bersambung...


Haiii... jangan lupa like komen dan vote ya...

__ADS_1


"Terimakasih..."


__ADS_2